Author Topic: LOVE : "WHAT'S HAPPENING?" update 17 oktober  (Read 17045 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
loh? kok updatetannya gak ada [what]
loh [what] [what] iya, kok hilang [sweat] [sweat]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
unyu.... ni kok minsun jadi anak kecil terus, sih.... cepetan buat yang versi dewasa... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
gw tau pikiran lu, disuruh bikin yg versi dewasanya supaya ada adegan lime-nya kan [head break] [hmff] noooooooo [nono]

 [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] versi dewasanya yang ciuman di balkon itu, lho..... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Laki-laki berparas tampan itu mengerjapkan kelopak matanya beberapa kali. Masih terasa berat untuk membuka kedua onyxnya sepenuhnya. Tapi dia tetap beranjak bangun, dia bukan orang malas.
Tangan kanannya terayun ke meja di sebelah ranjangnya, mematikan alarm ponselnya yang berdering―dan telah berhasil membuatnya bangun.
Setelah merasa energinya cukup. Min Ho―nama laki-laki itu―melangkahkan kaki ke jendela besar di kamarnya, dan membukanya lebar-lebar. Membiarkan udara dingin khas musim gugur berebut masuk ke dalam kamarnya, dan dihirupnya dalam-dalam.
"Hari ini akan menjadi minggu yang membosankan." gumamnya tepat sebelum ponselnya berdering.
Segera diangkatnya telefon itu setelah mengetahui siapa yang menelefon. "Hm?"
"Min-aaa! Min di rumah nggak? Temenin, yuk! Kan ini awal bulan, aku mau beli teenlit, ya ya ya? Sekalian jalan-jalan gitu." suara lucu seorang gadis di seberang sana langsung menghambur.
"Hn. Tapi motorku dipakai, Kim Bum." Min Ho mengambil handuk biru tuanya yang masih terlipat rapi di lemari, baru saja dicuci.
"Jalan ajaaa.. Kan deket, cuma dua blok dari rumahku. Rumahmu ke rumahku juga nggak jauh-jauh banget. Ya?" bujuk gadis di telefon itu, Hye Sun.
"Oke."
"Yaudah, kamu mandi dulu sana! Pasti belom mandi kan, hayoo.. Aku tunggu di rumah, ya, Min Ho-kun! Jaa." pamit Hye Sun lalu menutup telefon.
Min Ho dengan sedikit terkesiap meletakkan ponselnya di meja, di membatin, 'bagaimana Hye Sun tau aku baru mau mandi?'
Tak butuh waktu lama hingga laki-laki tampan itu keluar dari kamar mandi kamarnya dengan handuk bertengger di kedua bahu.
Dengan langkah santai Min Ho menuju lemari, memutuskan untuk memakai celana jeans abu-abu, kaos biru tua dengan model turtleneck dan mantel musim dinginnya yang berwarna hitam mengingat musim gugur kali ini dinginnya hampir membuat menggigil.
Min Ho bersiap dengan santai. Bukan apa-apa, tapi Hye Sun tidak pernah menyuruhnya cepat-cepat, tapi bukan berarti Min Ho berlambat-lambat.
Setelah bercermin sedikit, Min Ho memasukkan dompet hitamnya ke saku lalu memencet-mencet keypad ponselnya sambil beranjak ke luar kamar.
"Omma aku pergi, ya!" pamitnya saat tidak sengaja melewati Ibunya yang sedang memotong-motong apel di dapur.
"Tidak sarapan dulu? Pergi sama Hye Sun?" tanya Ibunya tanpa mengalihkan pandangannya dari apel-apel merah itu.
"Hn. Tidak usah, paling sebentar. Dah, omma!" sahut Min Ho sambil mengambil satu buah apel dari hadapan Ibunya dengan secepat kilat.
"Hati-hati." pesan Ibu Min Ho, sambil menggelengkan kepala perlahan melihat kelakuan anak bungsunya itu.
"Hm." gumam Min Ho sesaat lalu meninggalkan dapur dan menggigit apel yang tadi diambilnya.
Θ Θ Θ
"Aku berangkat dulu, ya, omma!" Hye Sun melambaikan tangan pada Ibunya sesaat sebelum meninggalkan gerbang.
"Titip Hye Sun, ya, Min Ho!" kata Ibu Hye Sun dari pintu rumah dengan suara yang sedikit lebih keras.
Min Ho pun hanya mengangguk, tersenyum sekilas lalu menutup gerbang.
"Yuk!" Hye Sun menyeret tangan Min Ho dan berlari menuju toko buku yang mereka tuju.
"Nggak usah lari, nanti kalo capek aku nggak mau gendong." terang Min Ho yang seketika membuat kekasihnya berhenti berlari, hanya berjalan biasa, dengan bibir mengerucut.
"Nggak asik, ah." ucap Hye Sun.
"Hm."
"Min Ho sukanya hm-hm mulu, deh. Hn itu kan nggak ada artinya, ambigu pula. Jangan sering-sering pake hm, ah, nggak baik." Hye Sun membuat teori sendiri karena bosan mendengar kata andalan Min Ho.
"Hm."
"Ih, Min Ho dibilangin, kok!" dengus Hye Sun lalu memukul pelan bahu kanan Min Ho yang sejajar dengan kepalanya.
Dan hal tersebut berhasil membuat Min Ho tertawa pelan lalu berlari meninggalkan Hye Sun.
"Tadi katanya nggak boleh lari! Min gimana, sih, ih!" keluh Hye Sun lalu berlari kecil menyusul Min Ho.
Θ Θ Θ
"Udah?" tanya Min Ho yang hampir bosan menunggu pacarnya satu itu memilih teenlit.
"Udaah, hehe. Min bosen, ya?" Hye Sun bertanya balik dengan takut-takut.
"Hn. Kenapa nggak beli satu aja, sih?"
"Ini juga tadinya aku mau beli empat. Tapi uangku nggak cukup. Jadi harus milih tiga aja, nah, milihnya itu yang bikin lama." terang Hye Sun sambil menunjukkan kantong plastik berwarna putih yang berisi tiga teenlit barunya.
"Kanapa nggak minta aku aja, hm?" laki-laki itu melirik sedikit kantong plastik putih itu.
"Nggak mau, dong! Teenlit bulananku itu harus pake uang sendiri, Min-a.." gadis mungil itu menjulurkan lidahnya pada kekasihnya yang menggelengkan kepala pelan di sebelahnya.
"Mau takoyaki?" tanya Min Ho saat melihat ada kedai takoyaki di ujung jalan.
"Mau mau mauuu!" pekik Hye Sun semangat.
Sempat terlintas di benak Min Ho, 'oh my God, my girlfriend is so cute', tapi dibatalkannya.
Sepasang kekasih itu kemudian berjalan mendekati kedai takoyaki itu dan Min Ho segera memesan dua takoyaki.
"Bawa pulang?" tanya Min Ho pada Hye Sun yang duduk di sebelahnya sambil melihat-lihat bangunan di sekitar kedai itu.
Gadis itu menoleh cepat pada Min Ho dan mengangguk sambil tersenyum manis, hampir saja Min Ho berpikiran seperti beberapa saat yang lalu dan kembali dibatalkan.
"Eh, Min-aa.." panggil Hye Sun sambil menarik pelan ujung mantelnya.
"Hm?"
"Aku kesitu bentar, ya?" pamit Hye Sun sambil menunjuk drink machine beberapa meter dari tempat mereka berada sekarang.
"Hm." sahut Min Ho singkat sambil mengangguk tipis.
Rambut panjang Hye Sun yang sebagian tertutup kupluk berwarna hitam berayun ringan saat gadis itu dengan cepat berbalik dan berjalan menuju mesin minuman.
Hye Sun melihat-lihat sebentar minuman apa saja yang ada di dalam kotak besar berwarna merah dihadapannya. Seketika kedua emerald Hye Sun berbinar saat melihat ada kemasan sedang berwarna pink di dalam kotak itu, yogurt stroberi.
Dilihatnya daftar harga di atas tombol tombol, di situ tertulis yogurt stroberi bisa didapatkan dengan 7500 won.
Gadis pink itu merogoh kantong sweaternya, dan mengeluarkan beberapa koin. Hye Sun langsung tertunduk lesu saat mengetahui koin-koin itu hanya berjumlah 4500 won.
Tiba-tiba Hye Sun mendongak saat ada telapak tangan menepuk pelan bahu kanannya.
"Nggak jadi?" tanya si penepuk bahu, Min Ho.
Yang ditanya hanya menggeleng lemah dengan kepala sedikit tertunduk.
"Kenapa?" mau tak mau Min Ho ikut merunduk untuk melihat wajah Hye Sun yang tidak bersemangat.
"Uangku nggak cukuup. Udah, ah, pulang, yuk!" Hye Sun berbalik sambil menarik tangan Min Ho yang memegang bungkusan takoyaki.
"Bentar." Min Ho menarik gadis pink itu kembali.
"Eh?"
Hye Sun hanya diam saja melihat kekasihnya memencet-mencet beberapa tombol pada drink machine itu setelah sebelumnya memasukkan beberapa keping koin.
"Nih." Min Ho memberikan dua kemasan berukuran sedang berwarna pink pada Hye Sun.
Seketika kedua emerald gadis itu kembali berbinar.
"Kok tau kalau aku pingin yogurt stroberi?" pekiknya sambil menerima dua kemasan itu dari Min Ho.
"Kamu kan kalo ketemu drink machine pasti yang dicariin yogurt sroberi. Makanya lain kali kalo nggak ada uang, tuh, minta." terang Min Ho lalu berbalik dan melangkah menuju arah pulang.
Namun langkahnya terhenti, dan terkesiap saat tiba-tiba Hye Sun menjajarinya dan berjinjit untuk mengecup sebelah pipi Min Ho.
"Makasih, Min-aa! Kamu baik, deh! Yuk, pulang!" kata Hye Sun..
Min Ho hanya tersenyum lalu mengacak kupluk hitam yang dipakai Hye Sun.
"Jangan diacak-acak nanti berantakan!" keluh Hye Sun sambil membetulkan kupluknya dengan bibir mengerucut.
Komentar dan tingkah Hye Sun justru semakin membuat senyum Min Ho semakin lebar.
Dan kali ini, yang dipikirkannya saat ini hanya satu, 'my girlfriend is really cute.'.



gak tau kenapa tadi ilang.  [heh]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
kok bisa hilang? paling-paling kamu gak sengaja meremove...  [briggin] [briggin] [briggin] [briggin]

sekali lagi gue koment, jangan ilang lagi, ye....


hye sun di sini orangnya baik, gak suka merekin cowoknya.. pantas di tiru tuh,  [hmpfh] [hmpfh]


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
kok bisa hilang? paling-paling kamu gak sengaja meremove...  [briggin] [briggin] [briggin] [briggin]

sekali lagi gue koment, jangan ilang lagi, ye....


hye sun di sini orangnya baik, gak suka merekin cowoknya.. pantas di tiru tuh,  [hmpfh] [hmpfh]
hehe, mungkin emang gak sengaja ke hapus [heh]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
LOVE LAGI LOVE LAGI [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [hmpfh]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
lagi lagi lagi,, versi dewasanya ya [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline huey

  • Newbie
  • *
  • Posts: 73
  • bogosipta....saranghae...
  • Location: Semarang
    • View Profile
    • Huey is Coming
lagi lagi lagi,, versi dewasanya ya [hmpfh] [hmpfh]

setuju..... [sweat] [sweat] [lovestruck]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
lagi lagi lagi,, versi dewasanya ya [hmpfh] [hmpfh]
versi dewasa yg gimana ya? *pura-pura polos* [hmpfh]
step by step mam. nikah dulu, terus bulan madu, terus bikin dedek [laughing] suka kan?
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline dafa yuvi

  • Junior
  • **
  • Posts: 202
  • love is trust
  • Location: surabaya
    • View Profile
 punk punk ni bocah bocah bikin aku me`sem terkekeh... my girlfriend is really cute... ntr diucapin langsung yehhh kgak usah dicancel. *kirim sms kali cancel*  [hmpfh]
hyesun lucu bgt, juga gak matrealistis, tapi si minho pengertian bgtz, nih pasangan bocah yang gue rasa bkalan aweeettt wet wet wet....  [smiley-gen013]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
punk punk ni bocah bocah bikin aku me`sem terkekeh... my girlfriend is really cute... ntr diucapin langsung yehhh kgak usah dicancel. *kirim sms kali cancel*  [hmpfh]
hyesun lucu bgt, juga gak matrealistis, tapi si minho pengertian bgtz, nih pasangan bocah yang gue rasa bkalan aweeettt wet wet wet....  [smiley-gen013]
sama dong kek minsun yg sekarang. iya kan  [biggrin]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: LOVE : part 1 VOLDI COMEBACK :))
« Reply #296 on: August 04, 2011, 07:04:11 pm »
DISHONEST, HUH?

"Appa, appa mau ulang tahun ya?" Sesosok bocah unyu menatap Min Ho dengan pandangan tertarik.

"Hn."

"Kapan?"

"Lusa."

"Waaaah. Keren ya."

"Tentu saja," ujar Min Ho dengan bangga. "Kalau appa tidak keren, omma tidak akan mau menikah dengan appa."

"Jadi omma suka yang keren-keren?" Tanya bocah unyu itu antusias.

Min Ho tak menjawab. Ia hanya memperlihatkan cengirannya.

"Berarti omma suka ahjussi itu dong."

Eh?

Cengiran Min Ho luntur seketika. Omma? Suka? Ahjussi? Waktunya menginterogasi, Lee Min Ho-ssi.

"Ahjussi siapa?" Tanyanya sambil lalu. Ia berpura-pura tidak peduli, padahal dalam hatinya ia merasa sangat kesal.

"Ahjussi yang mengantar pulang omma kemarin."

Jadi Hye Sun jalan dengan pria lain tanpa sepengetahuanku? Bagus, chagi. Geramnya dalam hati.

"Memang omma kemarin kemana? Omma tidak menjemputmu?"

"Omma menjemput Ryuu kok. Tapi setelah itu omma pergi lagi sama ahjussi itu. Ahjussi itu keren loh, appa. Omma saja senang sekali berbicara dengannya."

"Darimana kau tau ommamu senang, huh?" Tanya Min Ho lagi. Kali ini ia tak bisa menahan nada sinis dalam suaranya.

"Tau dong. Kemarin kan omma senyum terus."

Hn. Apa Ryuu tidak melihat bahwa hawa membunuh sudah menguar dari tubuh ayahnya?

"Memang siapa ahjussi itu?" Susah payah Min Ho menahan amarahnya, tapi tetap saja getaran dalam suaranya masih terdengar.

"Ah In ahjussi."

JEDEEEER

Bocah polos itu tidak tahu, jika informasi-informasinya barusan bisa membuat perang dunia ketiga dirumah mereka.

"Besok omma mau pergi lagi dengan ahjussi. Ahjussi bilang mau kasih kejutan ke omma. Ahjussi keren ya, appa."

Cukup, bocah. Kau tidak lihat wajah ayahmu yang merah padam begini?

"Aku pulang."

Seruan seorang wanita mengagetkan keduanya. Secepat kilat Ryuu berlari kearah pintu depan. "Ommaaaa, selamat tinggaaal."

Hye Sun terkekeh. "Yang benar itu 'Selamat datang' Ryuu." Dengan gemas ia mengacak rambut lebat anaknya. "Anyong, Mino-a."

Min Ho tidak menjawab. Ia berpura-pura menegelamkan fokusnya pada setumpuk kertas dihadapannya. Tak mendapat tanggapan, Hye Sun beralih pada bocah dalam pelukannya. "Ryuu sudah mandi?"

"Aaaa...." Bocah itu berlagak berpikir keras, "belum. Hehehe."

Hye Sun tersenyum lembut. Diturunkannya Ryuu dan dengan lembut ditepuknya puncak kepala bocah itu. "Mandi dulu. Omma sudah belikan cake kesukaan Ryuu."

Tanpa membantah Ryuu segera berlari kelantai dua rumah mereka dengan gaduhnya. Hn. Sangat Hye Sun sekali.

Hye Sun mendekati Min Ho yang tengah duduk disofa ruang tengah mereka. Dengan mesra ia melingkarkan lengan mungilnya keleher Min Ho. "Keliatannya sibuk skali hm?" Bisiknya pelan.

Min Ho tak menjawab. Ia masih berpura-pura berkonsentrasi pada setumpuk kertas dihadapannya. Merasa tak mendapat jawaban, Hye Sun lantas bangkit. "Ya sudah, aku urus Ryuu."

Setelah itu ia pergi. Min Ho yang ditinggalkan hanya mendengus sebal. Sejak kapan ia jadi gampang menyerah begitu? Dulu walaupun aku cuek dia selalu memelukku. Cih.

***

"Kau pergi dengan Ah In kemarin?" Tanya Min Ho ketika ia dan Hye Sun sudah berada dalam kamar. Waktu telah menunjukkan pukul 9 malam.

"Ya."

Oh Hye Sun-ssi, suamimu sedang cemburu buta jawabanmu hanya 'Ya' ?

Secara tiba-tiba Min Ho memeluk Hye Sun dari belakang dengan erat. "Kau tau siapa Ah In?"

"Tentu saja. Dia kan senior kita di kampus dulu."

Dengan kasar Min Ho membalikkan tubuh Hye Sun agar menghadap kearahnya. "Kita sudah menikah lebih dari lima tahun, Hye Sun-ssi, tidak ada alasan bagimu untuk meninggalkanku!" Geramnya.

Hye Sun mengernyit bingung. "Tentu saja aku tidak akan meninggalkanmu Mino-a," dengan lembut Hye Sun mengusap-usap pipi Min Ho dengan ibu jarinya. "Aku sangat mencintaimu, kau tahu itu kan."

"Hn. Tidurlah."

Min Ho membawa kepala Hye Sun kedadanya dan memeluk istri mungilnya itu erat. Walaupun Hye Sun bilang dia mencintai Min Ho, tetap saja Min Ho merasa terancam. Yang hadir dikehidupan mereka sekarang adalah seorang Yoo Ah In, ex Goo Hye Sun. Ah In dan Hye Sun sempat menjalin hubungan selama lebih dari empat tahun, and guess what? Min Ho lah penyebab putusnya mereka. Walaupun sudah berkali-kali Hye Sun mengatakan bahwa ia tidak pernah menyesal dengan keputusannya waktu itu, Min Ho tetaplah merasa cemas.

Mungkinkah Hye Sun berpaling dari Min Ho? Apakah penyesalan itu baru datang sekarang?

***

"Kau tidak ke kantor?" Hye Sun bertanya pada Min Ho yang masih memakai kaus oblong di ruang makan, padahal jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Ya walaupun perusahaan itu milik keluarga Lee, tapi tetap saja Min Ho tidak pernah seenaknya.

"Lagi malas kekantor. Kau sendiri mau kemana?" Tanyanya balik. Hye Sun terlihat sangat cantik dengan dress ungu itu.

"Rahasia."

Setelah mengecup sudut bibir Min Ho, Hye Sun kemudian pergi. Dalam hati Min Ho bingung juga dengan sikap Hye Sun. Biasanya, kalo istri mau pergi bersama 'selingkuhan' rata-rata pasti akan bilang 'Pergi kerumah teman' atau 'Jalan-jalan sebentar'. Tapi kenapa Hye Sun malah bilang rahasia?

***TBC***

Discontinued dulu ya. Kapan-kapan lagi lanjutnya. Sebenarnya fict ini cuman buat mancing mami update UL. Huhuhu UL-ku yang malang yang udah dari jaman kapan tau ga di update-update (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

Ps : mam, tolong edit ya. Gue updatenya lewat hape soalnya (merana gara2 modem ilang) *tiduran direl*
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
edit apanya [what] tgl updatean ya [what] udah kan [what] [what]
eh klu mau mancing gw update UL sehrsnya update Alay and bkn yg ini [hmpfh] [hmpfh]
btw--minho cembokornya cuma segitu doang [what] biasanya kan lbh dr itu [chin] ayo ayo bertandang ke rumah ah in [smiley-gen013] [smiley-gen013] [hmff]
lanjutannya yg cpt ya, kentang and ubi nih [goodgrief]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Oh iya udah diedit ya ternyata. Huahaha ~(˘▾˘~) ~(˘▾˘)~ (~˘▾˘)~

Alay udah mam, tp ga tau mau posting gimana? *_*
Demen amat liat mino cembukor.

Aku update kalo ul udah tamat ( ื▿ ืʃƪ) (yg gue tau pasti masih lama) ~(˘▾˘~) ~(˘▾˘)~ (~˘▾˘)~
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Oh iya udah diedit ya ternyata. Huahaha ~(˘▾˘~) ~(˘▾˘)~ (~˘▾˘)~

Alay udah mam, tp ga tau mau posting gimana? *_*
Demen amat liat mino cembukor.

Aku update kalo ul udah tamat ( ื▿ ืʃƪ) (yg gue tau pasti masih lama) ~(˘▾˘~) ~(˘▾˘)~ (~˘▾˘)~
[head break] [head break] [head break] jgn minta updatean UL klu gitu [nono] [nono] gw update yg lain dulu ah [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun