Author Topic: MY SUNSHINE ---> HIATUS  (Read 17362 times)

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
sista tayang...........berhubung absennya kesiangan,,trus yg mau gw comment uda pada dicomment....
jadiiiii,,,gw mau tanya "NEXT CHAP KAPAN,,,,,BUUUURRRRUUUUUU.....  [hmpfh] [laughing] [laughing]

Love you more than I can say

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Chapter 8
[/size]

Previous Chapter

“Apapun akan ku lakukan , bahkan nyawapun akan aku berikan untukmu asalkan kau bisa sembuh dari penyakitmu. Jadi aku mohon bertahanlah chagiya,..bertahanlah,… demi aku “, isak Joon Hyun dan tangisnya pun pecah tidak kuasa menahan rasa sakit yang dialami kekasihnya. Joon Hyun membenamkan wajahnya ditengkuk Ji Won sedangkan Ji Won semakin mempererat pelukan kekasihnya dan dalam hitungan detik pasangan kekasih itu menangis bersamaan di bangku lorong rumah sakit itu.


---&&&&----
Additional cast:

Yoo Ah In as Yoo Ah In




“Manager Yoo, kamsahamnida kau sudah melakukan tugas pertamamu dengan baik", tukas Ji yoon pada Manager HRD nya yang baru.

“itu sudah menjadi kewajiban saya Ibu Direktur. Lagipula kesalahan seperti itu bisa saja terjadi di mana dan pada siapa saja", jawab Manager Yoo lagi.

“Tapi yang dilakukan Pak Bong sangat fatal. Bayangkan saja jika sampai hal ini sampai tersebar luas , maka citra perusahaan akan menjadi buruk dan aku akan di cap sebagai pimpinan yang tidak becus dalam memberikan posisi yang tepat pada karyawan baru, huffff", tukas Ji Yoon kesal sambil mengusap-ngusap perutnya yang sedang membuncit.

“Ibu Direktur tenang saja, saya akan menjamin jika Pak Bong tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi dan soal Lee Joon Hyun, percayalah dia adalah orang yang patut untuk diberi kesempatan dan saya pastikan anda tidak akan menyesal sudah memberikan posisi ini padanya", tukas Ah In yang membuat Ji Yoon mengerutkan keningnya.

“Maksudmu?”, tanya Ji Yoon penasaran

“Lee Joon Hyun .., dia adalah orang yang sangat cerdas dan kemampuannya dalam bernegoisasi sudah tidak diragukan lagi, walaupun ini adalah pertama kalinya dia bekerja karena dulu Joon Hyun sangat menggantungkan hidupnya pada orang tuanya sebelum keluarganya mengalami kebangkrutan,”…. *kalimatnya terpotong saat terdengar ketukan dari luar ruangan Ji Yoon*

“masuklah”., jawab Ji Yoon lembut

“Ibu Direktur, siang ini ada interview dengan Nn. Heo Ga In dari Fashion TV perihal event Summer Fashion pukul 1 siang , apa ada yang Ibu Direktur perlukan untuk interview siang ini?”, Tanya Nn. Min

“Tolong kau beritahu pada Joon Hyun-ssi untuk menghadiri interview itu bersamaku", tukas Ji yoon

“Ne, algaeseumnida, tukas Nn Min dan beranjak keluar dari ruangan tersebut.

********************************************************************************

@ Milan , Italia

Sudah hampir setengah tahun ini Hyo Jo menetap di Milan setelah bertunangan dengan seorang Billionaire Daniel Henney dan karirnya sebagai model semakin bersinar dan saat ini Hyo Jo tengah menikmati hasil dari jerih payahnya dan tidak luput juga dari bantuan Daniel. Baru –baru ini Hyo Jo mendapatkan award sebagai Best Model International dari Vogue Magazine dan juga terpilih sebagai Best Icon in Fashion untuk Award dari Donatella Versace.

Tapi dibalik kesuksesannya Hyo Jo tidak pernah merasakan kebahagiaan dalam hubungannya dengan Danniel, terutama saat Hyo Jo mengetahui jika tunangannya itu mempunyai banyak wanita simpanan dan tidak segan-segan Daniel membawa wanita-wanita nya tersebut ke acara-acara dihadiri juga oleh Hyo Jo dan tentu saja membuat Hyo jo merasa di permalukan dan membuatnya sangat stress dan juga depresi . Semuanya itu hampir saja membuatnya untuk melakukan tindak bunuh diri, tapi untungnya perbuatannya tersebut dapat dicegah oleh Asistennya .

Hyo Jo nampak sedang menikmati hari liburnya di apartemen mewahnya, sudah seharian ini Hyo jo disibukkan dengan hobinya berkebun, karena hanya di waktu ini Hyo Jo bisa puas untuk merawat tanaman anggreknya yang sangat di cintainya.

Setelah selesai berkebun, Hyo Jo memutuskan untuk mandi dan menonton acara fashion yang sangat digemarinya.
Tapi saat akan menuju kamarnya langkahnya terhenti pada layar kaca yang sedang menampilkan wajah seorang pemuda yang dulu pernah mengisi hatinya dan mungkin sampai saat ini sosok itu tidak pernah hilang dari hatinya.
“Lee Joon Hyun!”, gumamnya pelan sambil terus menatap layar TV itu menyimak beritanya.



“Hyun-aa, kaukah itu?”, rupanya kau sudah bangkit lagi. Syukurlah,”, ucap Hyo Jo tersenyum. “ kau semakin tampan saja, bagaimana kabarmu, apa kau masih merindukanku?” ucap Hyo Jo dalam batinnya.

“Rupanya kau bekerja di Shinwa resort sebagai Marketing & Promotion Manager, ucap Hyo Jo dan pikirannya pun menerawang beberapa bulan yang lalu saat dirinya masih menjadi kekasih Joon Hyun.

“ Hyun-aa, aku sekali dengan suasana Resort ini begitu tenang, dan pemandangannya serta dekorasinya it’s so perfect, aku ingin pernikahan kita dilangsungkan disini dan konsep yang aku ambil Garden Party, bagaimana kau setujukan?,tanya Hyo Jo sambil menggandengn lengan Joon Hyun.

“ anything for you.” , ujar Joon Hyun sambil mengecup lengan Hyo Jo.



Jika saja aku tidak meninggalkanmu kita pasti sudah menikah dan hidup bahagia. Miane Hyun-aa, jeongmal miane. Aku yang sangat menyesal sudah meninggalkanmu disaat kau dan keluargamu sedang mengalami musibah. “Kau tahu ,sampai detik inipun aku masih sangat mencintaimu, hikss…hikss, tukas Hyo Jo dalam isaknya dan penyesalan yang mendalam.



****************
@M_Club

“Kita putus!” hardik Hyo Jo sambil melepas cincin pertunangannya.

“What did you say?”, ..“Kau memutuskanku?, tukas Danniel dengan senyum tipisnya.

“Ne, aku mau putus denganmu, dan kau bisa bebas bersenang-senang dengan wanita-wanita murahanmu itu”, geram Hyo jo.

“okay, kita putus dan asal kau tahu karir mu di dunia modeling mu akan berakhir sayang”, tukas Danniel santai sambil menghirup wine nya.

“ araso. Itu semua tidak masalah bagiku. Dan perlu kau tahu juga sudah ada Agency yang akan mengontrakku karena mereka tahu kemampuanku, jadi aku tidak takut dengan ancamanmu itu”, tantang Hyo Jo.


“sombong sekali kau. Dasar wanita serigala, tidak tahu terima kasih. Begini balasanmu padaku?,,, ah aku tahu ini pasti ada hubungannya dengan Lee Joon Hyun bukan?”, tukas Danniel

“jangan sangkut pautkan masalah kita dengan orang lain. Semuanya sudah berakhir dan jangan pernah menggangguku lagi”, ucap Hyo Jo dan berlalu dari pandangan Danniel .

“kau akan menyesal melakukan ini sayang. Dan aku pastikan kau akan membayar mahal atas semuanya”, ucap Danniel dalam batinnya.


**&&&&****

kembali ke Seoul, Korea


Joon Hyun mengajak Ji Won untuk menemui Ayahnya di penjara pusat Seoul, karena sudah beberapa minggu terakhir ini Tn Lee memaksa Joon hyun untuk mempertemukannya dengan gadis yang sudah mencuri hati putranya.

“Apa Paman Lee  akan menyukaiku, Oppa?”, aku takut jika paman tidak menyukaiku ?, ucap Ji Won pelan saat akan memasuki ruang tunggu tahanan.

“tenang saja, Appa ku akan sangat menyukaimu jadi kau jangan gugup seperti itu", ucap Joon Hyun.

Sementara itu petugas sipir yang menerima kedatangan mereka segera menjemput Tn Lee di sel tahanannya.
“ingat waktunya hanya 1 jam, tukas sipir penjara itu saat mengantar Tn Lee bertemu dengan keluarganya.

“Ne. Kamsahamnida, jawab Tn Lee pada petugas sipir tersebut.

“Appa!!, bogoshipo. Miane baru sempat mengunjungi Appa sekarang", tukas Joon Hyun yang menghambur dalam pelukan ayahnya

“kwencana, Joon-aa, Appa sangat senang dengan kedatanganmu hari ini, tukas Tn Lee sambil menepuk halus punggung putranya.

“wajahmu terlihat sangat berseri-seri dan kau juga terlihat sangat tampan”, tukas Tn Lee saat melepas pelukannya dan mengunci wajah putranya itu.

“apa karena nona cantik yang ada disampingmu?” tukas Tn Lee sambil mengedipkan sebelah matanya
Joon Hyun menggangguk tanda setuju pernyataan ayahnya sedangkan Ji Won hanya bisa tertunduk malu menyembunyikan wajahnya yang sudah merah merona.

“Annyeong Ji Won-ssi!. sapa Tn lee sambil mengulurkan tangannya pada gadis cantik di depannya.

“Annyeong , balas Ji Won dan membalas uluran tangan Tn lee dengan senyum manisnya .




“ Pacarmu ini benar-benar sangat cantik Joon-aa, persis seperti yang sering kau ceritakan pada Appa. Rupanya gadis ini yang sudah berhasil mencuri hatimu, hah", tukas Tn lee dengan senyumannya.

“Paman mempunyai putra yang hebat, dia sangat berbakti pada orang tuanya dan aku sangat beruntung bisa bertemu dengan pria seperti Joon Hyun Oppa", ucap Ji Won.

“seharusnya paman yang berterima kasih padamu, nak. Karena kau mau mencintai putraku yang agak bodoh ini, apalagi saat ini keluarga kami yang sedang tertimpa musibah dan paman yang sekarang menjadi narapidana. Apa kau tidak malu dengan keadaan keluarga kami , dan keluargamu apa mereka bisa menerima keadaan keluarga kami”, tukas Tn Lee

“Paman Lee, buatku itu tidak masalah dan soal kondisi yang di alami keluarga kalian, Oppa sudah menceritakannya padaku dan aku akan berusaha untuk membantu keluarga Lee dan mencarikan Paman pengacara yang hebat", tukas Ji Won sambil menatap lembut Tn lee.

“Aku sangat mencintai Joon hyun oppa karena dialah aku bisa mempunyai semangat hidup lagi dengan kondisiku yang sedang sekarat ini", tukas Ji Won lirih ,….

“kau pasti sembuh , aku janji dan aku tidak akan membiarkan sesuatu yang buruk terjadi padamu, araso!!" ucap Joon Hyun dengan memeluk tubuh mungil kekasihnya.

Tn lee begitu terharu melihat pasangan kekasih ini, putranya yang sudah menemukan kembali kebahagiannya harus dihadapkan dengan kondisi Ji Won yang sedang sekarat. Walaupun baru pertama kali bertemu dengan Ji Won, Tn Lee merasa sudah mengenal Ji Won sejak lama.

Tidak lama kemudian Ny Lee datang mengunjungi suaminya dan membawa makanan yang cukup banyak.

“Wah wah sepertinya suamiku kedatangan tamu istimewa”, tukas Ny lee yang muncul ditengah-tengah pembicaraan tiga orang tersebut serta duduk di samping suaminya.




Raut wajahnya yang cantik dan senyumnya yang menawan sangat dirindukan oleh Tn lee, lelaki paruh baya itupun mengecup sayang kening istrinya dan memeluk tubuh wanita di hadapannya dengan penuh cinta dan kerinduan yang mendalam.

“Bogoshipo yeobo!”, tukas Tn Lee dengan mata yang berkaca-kaca dan tanpa disadari keduanya, Joon Hyun dan Ji Won sangat terharu menyaksikan kerinduan sepasang suami istri ini .

“Aku ingin disaat kita tua nanti, tetap mesra dan penuh cinta seperti orang tuamu Oppa”. “ Itupun jika Tuhan mengizinkan umurku panjang sampai renta nanti”, tukas Ji Won lirih

Joon Hyun hanya mampu mengusap sayang punggung tangan Ji Won dan dengan anggukan Joon Hyun cukup untuk menjawab harapan Ji Won.

“Rupanya gadis cantik ini juga hadir, apa kabarmu sayang, tukas Ny lee sambil menepuk halus punggung tangan Ji Won

“kabarku baik-baik saja  dan aku sangat merindukan Bibi, jawab Ji Won manja.

“aigo, andaikan aku punya anak perempuan, aku ingin dia cantik sepertimu sayang, tukas Ny lee.
“Kalau begitu kenapa tidak berikan aku adik perempuan saja Eomma, supaya Ji Won ada teman", ledek Joon Hyun dan langsung mendapat cubitan dalam oleh Ny lee.

“EOMMA!!!!, apho!”keluh Joon Hyun sambil mengusap-ngusap lengannya yang di cubit ibunya.

“kau sih cari gara-gara, tukas Tn lee dengan tersenyum.

“Sudah, sudah bercandanya. Sekarang kita makan siang dulu, kasihan Appa mu harus makan makanan yang tidak layak disini. Yeobo , aku buatkan masakan kesukaanmu dank au harus menghabiskannya, lihat tubuhmu kurus sekali", tukas Ny lee cemas melihat berat badan suaminya yang semakin kurus.

“araso, aku akan makan banyak . ayo kalian juga ikut makan", tukas Tn Lee sambil meletakkan mangkuk-mangkuk dan beberapa hidangan yang sudah tersimpan rapi dalam Tupperware.

“Ji Won, kau juga kurus sekali. Ayo kau harus makan yang banyak", tukas Ny lee sambil menaruh nasi kedalam mangkok untuk Ji Won dan menaruh beberapa lauk diatasnya.

Dan mereka berempat pun menikmati makan siang seperti sebuah keluarga bahagia.

“Paman Lee, aku akan berusaha mencarikan pengacara terbaik untuk membantu kasus paman, dan aku pastikan Paman akan bebas dan menjebloskan orang yang sebenarnya bersalah", tukas Ji Won serius.
“Sayang , kau tidak perlu repot-repot, jawab Tn Lee lagi.

“Paman percaya padaku kan? Paman sangat mencintai Bibi dan Joon Hyun Oppa kan?, jadi Paman harus optimis dan please trust me", tukas Ji Won dengan tatapan lembutnya seperti tatapan permohonan seorang putri terhadap ayahnya.

“Ji Won-aa!!, putraku sangat beruntung memilikimu dan aku pasti akan sangat bahagia jika aku mempunyai putri sepertimu. Kau seperti sebuah sinar harapan bagi kelurga kami yang selalu ditutupi kabut hitam. Komawo sayang untuk semuanya”, tukas Tn Lee dengan senyumnya yang hangat.




@ TOKYO, JAPAN

Gedung-gedung pencakar langit nampak begitu megah dan lalu lintas jalan raya nampak begitu padat walaupun hujan tengah mengguyur kota sibuk ini, sepertinya tidak menghalangi orang – orang ini untuk melakukan aktifitas mereka.
Dong Kyung Hun salah satunya, seorang Marketing Director dari Dong Group masih berkutat dengan dokumen-dokumen penawaran kerjasama serta beberapa surat –surat perjanjian dengan perusahaan-perusahaan besar membuatnya tidak bisa untuk cepat pulang malam ini walaupun hari sudah larut malam. Hanya sebuah instrument musik yang terdengar lewat IPOdnya, sebuah music yang bagi Kyung Hun cukup menenangkan pikirannya.

Kyung Hun menyandarkan tubuhnya di sandaran kusir kerjanya dan mulai memejamkan matanya untuk istirahat sebentar, namun pikirannya menerawang pada sosok gadis yang masih mengisi ruang hatinya.

“Ji Won-aa, bagaimana kabarmu?, apa kau baik-baik saja?, apa kau masih merindukanku?, tukas Kyung Hun lirih dengan air mata yang mulai membasahi wajah tampannya.

*****************************************************************************
Kembali ke Seoul , Korea

Joon Hyun yang sedang tidak sibuk dengan pekerjaannya memilih untuk menemani Ji Won yang dari semalam memintanya untuk menemaninya seharian penuh.

Entah kenapa Ji Won akhir-akhir ini begitu manja pada Joon Hyun, walaupun sikap manja Ji Won sangat di sukainya tapi terkadang Joon Hyun sering merasa cemas dengan sikap manja kekasihnya itu.

Joon Hyun dan Ji Won nampak sedang menghabiskan waktu di sebuah ruangan , lebih tepatnya studio lukis Ji Won. tempat ini dibuat khusus oleh Presdir Han untuk menyalurkan hobi Ji Won yang senang melukis dan di ruangan tersebut terlihat banyak lukisan-lukisan indah hasil karya Ji Won, tapi gadis itu enggan untuk menjualnya, karena menurutnya lukisan-lukisan itu mencerminkan setiap kejadian yang terjadi dalam hidupnya dan sangat berharga bagi Ji Won, walaupun tidak sedikit tamu-tamu resort ini member harga tinggi untuk setiap lukisan Ji Won, namun gadis itu tetap tidak mau menjualnya.

Sedangkan di sudut-sudut ruangan tersebut terlihat beberapa pajangan guci-guci indah dan unik yang merupakan koleksi Ji Yoon. Jadi bisa dikatakan studio itu di buat khusus untuk kedua kakak beradik yang sangat disayangi oleh Presdir Han.

“kenapa kau menatapku seperti itu, ahhh kau pasti sedang memikirkan yang aneh-aneh ya??, mmm ,pasti kau sedang membayangkan aku tanpa busana", ledek Joon Hyun pada kekasihnya.

“Mwo!!, kau pikir aku punya pikiran kotor seperti itu, tega sekali,…”, protes Ji Won .

“Oppa!, aku sedang berusaha melukismu, jadi aku mohon kau jangan terlalu banyak bergerak. Aku jadi tidak bisa fokus untuk menuangkannya di kanvasku. Memang nya kau mau jika nanti wajahmu terlihat miring di lukisanku?", tukas Ji Won kesal

“wah wah , gadisku ini jika sedang marah semakin cantik saja", goda Joon Hyun



“OPPA!!!!!!", protes Ji Won .

“Okay, okay, lukis aku yang bagus yach", sahut Joon Hyun tersenyum.

Dan Ji Won pun langsung mengambil alat lukisnya dan mulai membuat sketsa wajah Joon Hyun ke dalam kanvasnya dan dengan penuh ketelitian Ji Won melukis wajah pemuda itu dengan sangat sempurna, walaupun Joon Hyun masih tetap menggodanya, tapi Ji Won sepertinya sudah bisa mengatasi kejahilan Joon hyun dan tetap fokus dengan lukisannya.


 “Selesai!!!!”, tukas Ji Won puas sambil memamerkan hasil karyanya pad Joon Hyun, sedangkan Joon Hyun hanya bisa duduk termangu menatap hasil lukisan wajahnya yang terlihat seperti nyata.

“Oppa, kau suka?", tanya Ji Won sambil merebahkan kepalanya di bahu Joon Hyun.

 “Ne, suka sekali, sangat suka. Komawo, tukas Joon Hyun mengecup sayang kepala Ji Won.
“Oppa!!, lusa ulang tahun Ji Yoon Eonni, kau datang yach?", pinta Ji Won
“mmm, “ gumam Joon hyun

“Oppa!!!, tukas  Ji Won memandang penuh harap kekasihnya.

“Oppa!!, kau bisa datang kan?,”rengek Ji Won. “ aku juga ingin mengenalkanmu secara resmi pada Ji Yoon Eonni dan Yoong Hoon Oppa dan juga Ryu Jin, kalau kau Lee Joon Hyun adalah pria yang sangat aku cintai,”sahutnya lagi.

“Jeongmal?, hanya aku pria yang kau cintai?", tanya Joon Hyun menggoda kekasihnya
“Ne, Sarangheyo Joon Hyun Oppa!”, sahut Ji Won manja

“Sarangheyo Ji Won-ssi, jawabnya dan Joon Hyun pun mengecup mesra bibir Ji Won.

Ji Won reflek menutup kedua matanya dan mulai membalas kecupan Joon hyun.



Joon Hyun mengunci wajah gadis itu dan Ji Won pun melingkarkan tangannya  di pinggang Joon hyun dan kedua insan itupun semakin larut dalam ciuman mereka, bukan ciuman nafsu tetapi ciuman yang penuh cinta *tetep aje nafsu, [hmpfh]*

“Saranghee !”, tukas Joon Hyun saat keduanya melepas ciuman mereka.

Dan merekapun berpelukan seperti takut terpisahkan.

Tanpa disadari keduanya, sepasang mata yang tajam sedang menahan amarah dengan mengepalkan kedua tangannya.




“Sepertinya kau memang sudah bosan hidup, berani sekali kau mengambil Ji Won dariku”, tukas Ryu Jin geram melihat kemesraan antara Ji Won dan Joon Hyun.

Dengan langkah dan raut wajah yang mengeras, Ryu Jin melangkah kan kakinya menuju mobilnya terparkir .

“Tidak akan pernah aku biarkan siapapun merebut kau dari sisiku, jikapun harus melenyapkan nyawa seseorang untuk membuatmu menjadi milikku bahkan bersekutu dengan iblispun akan aku lakukan, asalkan kau menjadi milikku, milikku seorang", batin Ryu Jin.

Dan setelah menaiki mobil jaguarnya, Ryu Jin menginjak gas dengan kasar dan mengemudikan mobilnya seperti orang kesetanan. Rasa marah, cemburu, sakit hati sudah menguasai akal sehatnya .



@ Han Residence
[/size]

“Annyeong dorenim”, sapa Pelayan Im pada tuan mudanya, namun yang disapa hanya menampakkan wajah muramnya.
Dengan langkah cepat Ryu Jin berjalan menuju kamarnya , para pelayan yang melihat tuan mudanya kesal tidak ada yang berani mendekatinya termasuk pelayan Im.

“BUK!!!!” suara bantingan pintu dari arah kamar Ryu jin dan terdengar pula suara bantingan barang-barang yang dilempar kasar oleh Ryu Jin menandakan sang pemilik kamar itu sedang kesal atau lebih tepatnya lagi sedang marah besar.

Pelayan Im hanya mampu mengelus dadanya dan berharap tuan mudanya itu tidak melakukan tindakan bodoh.
“Aaarrrgggh, brengsek, brengsek,….hhhhhhhhh", teriak Ryu Jin dengan nafas memburu.

JI WON HANYA MILIKKU, JI WON HANYA MILIK HAN RYU JIN. TIDAK BOLEH ADA YANG MEREBUTMU DARIKU, SELAMANYA KAU HANYA MILIKKU.




“BRAKKKK!!”, Ryu jin melayangkan tinjunya kearah cermin dan mengakibatkan buku-buku jarinya berlumuran darah, tapi yang bersangkutan nampak tidak memperdulikannya. Tubuhnya pun merosot dan dengan menundukkan kepalanya diantara kedua kakinya, Ryu Jin menangis pilu  mengeluarkan semua kekesalan dan kekecewaan yang dirasakannya.

Ji Won yang sudah tiba di Han Residence bergegas masuk dan sedikit berlari untuk menemui Ryu Jin. Ji Won sudah tidak sabar untuk bercerita pada Ryu Jin perihal Lee Joon Hyun, pria yang sudah membuatnya merasakan jatuh cinta lagi, cinta yang lebih membuatnya hidup.

Tanpa ragu Ji Won membuka pintu kamar Ryu Jin, tapi yang dilihatnya hanya cahaya lampu kecil yang berasal dari lampu duduk dekat ranjang Ryu Jin. Dengan mencari sosok Ryu jin , Ji Won pun memasuki kamar sepupunya tersebut dan betapa kagetnya Ji Won saat melihat tubuh Ryu Jin tergeletak di lantai dengan tangan berlumuran darah yang sudah agak mengering.


“Ya Tuhan!, Ryu Jin, …, Ryu Jin-aa, gwaenchana?, Ryu Jin-aa!!!!!” …..“PELAYAN IM, PELAYAN IM,……. “ teriak Ji Won histeris

*****&&&&&***

“Dokter, bagaimana keadaannya?, dia tidak apa-apakan?, tanya Ji Won cemas sambil mengusap lembut wajah Ryu Jin.
“sepupumu tidak apa-apa, untung saja pecahan kaca tersebut hanya melukai kulit luar jari-jari tangannya, jadi tidak berbahaya. Tapi jangan lupa untuk terus memberikan obat antisepticnya dan mengganti perbannya dengan teratur', tukas Dokter tersebut sambil memberikan resep yang harus ditebus.

“Ne, kamsahamnida", tukas Ji Won dan meminta Pelayan Im untuk mengantar dokter tersebut keluar.

Ji Won mengusap lembut wajah Ryu Jin yang sedang tertidur lelap. Ji Won terisak menahan tangisnya dan kecemasan menghinggapinya akan apa yang sebenarnya terjadi pada Ryu Jin. Setahu Ji Won Ryu Jin tidak pernah seperti ini.

“Ryu Jin-aa, ada apa denganmu, kenapa jadi seperti ini . Kenapa kau melukai dirimu sendiri?, Ryu Jin-aa, jangan membuatku cemas seperti ini”, tukas Ji Won lembut dan mengecup lembut jemari Ryu Jin dan merebahkan kepalanya didada Ryu Jin berharap bisa menenangkan hati Ryu Jin yang sedang kalut.

“Jangan pernah meninggalkanku!”, tukas Ryu Jin tiba-tiba dan memeluk tubuh Ji Won dengan erat.

“Ryu Jin, sahut Ji Won yang berusaha untuk bangkit tapi pelukan Ryu Jin sangat erat sehingga membuat Ji Won tidak bisa bergerak dan hanya pasrah dalam pelukan Ryu Jin  dan berusaha untuk memaklumi sikap sepupunya itu.

“Biarkan seperti ini sampai aku tertidur, araso!”, tukas Ryu Jin yang masih memeluk Ji Won.
Ji Won pun hanya mengangguk menyetujui permintaan Ryu Jin.



Keesokan harinya di Han Residence

Cahaya matahari yang bersinar terang memasuki celah-celah jendela kamar Ryu jin membuat sang pemilik kamar tersebut mau tidak mau membuka matanya perlahan-lahan.

Tubuhnya terasa lelah dan dibagian punggung tangan kirinya yang terperban masih terasa sakit. Ryu Jin berusaha untuk bangkit dari posisi tidurnya tapi terasa sangat berat dan Ryu Jin baru menyadari jika dirinya sedang memeluk tubuh Ji Won , dan gadis itupun masih tertidur dalam pelukannya.

Senyum manis tersungging di bibirnya dan rasa bahagiapun meliputi hatinya. Ji Won masih berada dalam dekapannya ya, walaupun bukan dalam arti sebenarnya karena Ji Won sebenarnya masih dalam keadaan posisi duduk hanya kepalanya saja yang tertidur di dada pemuda itu .

“Pasti kau pegal sekali tidur dalam posisi seperti ini, ”, tukas Ryu jin tersenyum tipis.

Dan pemuda itupun dengan hati-hati menarik lembut tubuh gadis itu dan merebahkan tubuh mungil itu diranjangnya walaupun rasa nyeri disekitar punggung tangannya begitu menyakitkan tapi semua itu tidak dipedulikannya. Dilihatnya penuh cinta wajah gadis yang sedang terbaring disampingnya. Wajahnya terlihat lelah tapi tidurnya terlihat sangat lelap dan wajahnya yang cantik begitu meneduhkan hati Ryu Jin.

Ryu Jin mengecup lembut kening Ji Won dan menyelimuti tubuh gadis itu dengan selimut tebal, dan Ryu Jin pun bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya untuk bersiap-siap ke kampus.
*********************************************************************************
Ji Won yang sudah bangun dan keluar dari kamar Ryu Jin masih berusaha untuk mencari sosok pemuda itu . Dengan langkah pelan Ji Won berjalan menuruni anak tangga dan langkahnya pun semakin dipercepat saat mendengar suara deruman mobil yang diyakininya suara mobil Ryu Jin.

“Agashi!!, hati-hati!!, tukas Pelayan Im yang cemas melihat nona mudanya berlari-lari menuruni anak tangga.

“Pelayan Im, apa itu tadi Ryu Jin?, apa dia sudah pergi?, Tanya Ji Won bertubi-tubi dengan nafasnya yangtersengal-sengal.

“Ne, agashi. Ryu Jin dorenim baru saja pergi ke kampus. Dan beliau berpesan supaya Agashi memakan sarapan yang sudah disiapkan oleh Ryu Jin dorenim, sahut Pelayan Im lembut.

Ji Won hanya mengangguk mengiyakan pernyataan pelayan Im dan berbalik ke arah kamarnya untuk membersihkan diri dulu baru setelah itu sarapan.

Sementara di tempat lain, Ryu Jin nampak terlihat bahagia. Di kampusnya Ryu Jin terlihat begitu semangat dan setelah mengikuti mata kuliah terakhirnya Ryu Jin bergegas pergi menuju mobilnya terparkir .

“Han Ryu Jin, hwaiting!!, tukas Ryu Jin menyemangati dirinya dan dengan cepat Ryu Jin melajukan Jaguar hitamnya keluar dari area kampusnya menuju suatu tempat untuk bertemu dengan pujaan hatinya.


@ Incheon Airport

“akhirnya aku sampai juga di Seoul, aku sangat merindukan kota ini”, seru Hyo Jo sumringah sambil melepaskan kaca mata hitamnya dan senyum manis tersungging dibibirnya.

“Hyo Jo-ssi, sebaiknya kita ke Apartemen dulu baru setelah itu kita jalan-jalan mengelilingi kota Seoul, okay", sahut Nn. Byul asisten pribadinya.

“Okay,” balas Hyo Jo . Dan kedua gadis itupun mengambil koper-kopernya dan berjalan keluar pintu Airport.
Ditempat yang sama di pintu gate yang berbeda.

“Suasana Seoul yang aku rindukan, seperti aku yang merindukan belahan jiwaku yang tertinggal di sini. Ji Won-aa, bogoshipo”, tukas Kyung Hun yang menatap foto Ji Won yang terpasang di layar ponselnya.


*****&&&******

Ji won yang tengah menikmati sarapannya atau lebih tepatnya makan siangnya (karena setelah tadi memutuskan untuk segera mandi rupanya Ji Won memilih untuk tidur lagi)  .

“Rasa omelet ini tidak pernah berubah, Ryu jin memang pintar membuatnya", batinnya saat mulai mengunyah omelet tersebut, tapi kenikmatannya terganggu saat Ji Won merasakan sesuatu yang mengganggu mulutnya, dan Ji Wonpun mengeluarkan benda tersebut yang rupanya secarik kertas roti yang dilipat dengan sangat kecil yang dibentuk seperti bintang. Karena penasaran Ji Won pun membuka lipatan kertas roti tersebut dan matanya pun terbelalak saat melihat tulisan di kertas tersebut,

“Shin Ji Won, hari ini jam 11 siang aku tunggu di taman Gyung Sang. Awas jangan sampai terlambat!!!”
[/i]
-Han Ryu Jin-


“ Jam 11 siang?, maksudnya apa?", dengus Ji Won kesal dengan permainan Ryu Jin.

Ji Won menoleh kearah jam dinding yang terpajang manis di atas dinding ruang makan tersebut.

“Ya Tuhan, inikan sudah jam 3 sore, memangnya Ryu Jin masih menungguku, gumam Ji Won pelan .

Tanpa harus berpikir lama-lama, Ji won pun segera berdiri dan bergegas ke kamarnya untuk mengambil tasnya dan segera pergi untuk menemui Ryu Jin. Ji Won hafal betul watak Ryu Jin dan Ji Won yakin jika pemuda itu masih menunggunya walaupun kesal tapi Ryu Jin pasti masih menunggunya datang.

Sementara ditaman Gyung Sang, Ryu jin sudah nampak kelelahan dan kesal karena menunggu Ji Won yang tidak kunjung datang juga. Ryu jin semakin terlihat kesal saat melihat jam tangannya yang sudah menunjuk kearah jam 3 sore.

“apa dia sempat sarapan, kenapa jam segini belum datang juga, atau jangan-jangan Ji Won tidak sempat menyentuh sarapannya”, batin Ryu Jin bertanya-tanya, dan tangannya sudah terasa pegal sekali memegang 1 buket bunga mawar yang akan diberikannya untuk Ji Won.

Min Soo Hee, teman kuliah Ryu Jin yang kebetulan melewati taman tersebut segera menghampiri Ryu Jin yang sedang berdiri seperti sedang menunggu kedatangan seseorang.

“Ryu Jin-ssi!!!," panggil Soo Hee pada pemuda itu.

Ryu Jin yang mengira itu Ji Won segera membalikkan badannya, namun sekali lagi hanya kekecewaan yang didapatnya, karena yang dating bukanlah gadis yang dia harapkan tetapi sahabatnya Min Soo Hee.

“Ryu Jin-ssi, sedang apa kau disini?, kau sedang menunggu pacarmu?", tanya Soo Hee penasaran.

“Kenapa harus kau yang muncul dihadapanku, kenapa harus kau?” gumam Ryu Jin dalam batinnya, dan Ryu Jin pun segera beranjak dari tempatnya tanpa menghiraukan Soo Hee yang masih terpaku dengan pertanyaannya yang belum dijawab olehnya.

Ryu Jin pun segera menyalakan mesin mobilnya dan langsung menancapkan gasnya dan beranjak dari tempat itu, tapi sebelumnya Ryu Jin membuka kaca mobilnya dan membuang bunganya, bunga yang seharusnya diberikan pada Ji Won.

“Ryu Jin-ssi, kau pasti sedang menunggu ji Won. Andaikan kau tahu bagaimana perasaanku padamu, tetapi kau malah mencintai orang yang tidak pernah membalas cintamu , ucap Soo Hee lirih.



@ SHINWA RESORT

Joon Hyun terlihat sedang melamun di ruangannya, kejadian di ruang studio kemarin selalu terbayang-bayang di pikirannya. Baru kali ini Joon Hyun merasakan perasaan cinta yang begitu bergelora terhadap seorang wanita dan wanita itu tidak lain adalah Ji Won. Kepolosannya, sifatnya yang manja dan terkadang gampang menangis untuk sesuatu yang menurut Joon Hyun adalah sesuatu yang simple tapi menurut Ji Won itu adalah sesuatu yang sangat besar. Tapi cinta yang diberikan Ji Won terhadapnya benar-benar membuatnya menjadi pria paling beruntung.

Senyum terus tersungging diwajah tampannya dan jemarinya menyentuh lembut lukisan dirinya  yang merupakan hasil karya kekasihnya. Terutama ciuman yang terjadi kemarin itupun masih terbayang jelas di pelupuk matanya, ciuman yang begitu hangat dan penuh cinta semakin membuat Joon Hyun mencintai gadisnya , namun rasa cemas akan kehilangan Ji Won pun selalu menghantuinya .

“Ji Won-aa, demi kau akan aku lakukan apapun juga, demi kesembuhanmu aku rela memberikan hidupku untukmu, hanya untukmu seorang chagiya”.


***&&&***

Ji Won yang sudah tiba di taman Gyung Sang dengan nafas tersengal-sengal mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok Ryu Jin, tapi yang dicari tidak terlihat.

“Apa dia sudah pergi?, ahhh dia pasti marah besar padaku”, sesal ji Won

“Shin Ji Won!!!! kenapa kau sampai membuatnya menunggu terlalu lama”, rutuk Ji Won pada dirinya.

Tiba-tiba Ji Won teringat sesuatu, dia teringat sebuah tempat yang pasti akan menjadi tujuan Ryu Jin jika dia sedang kesal, dan Ji Won pun segera meninggalkan tempat itu dan menuju dimana Ryu Jin berada.


Bunyi telepon yang terus menjerit didalam tas Ji Won pun tidak dipedulikannya, Ji Won terus saja berlari menuju tempat Ryu Jin berada.


Sementara ditempat lain Joon Hyun nampak kesal karena dari tadi Ji Won tidak mengangkat ponselnya.



“Kenapa tidak diangkat, apa dia sedang tidur?, tidak mungkin Ji Won tidak pernah tidur dijam segini, ucap Joon Hyun kesal karena teleponnya tidak diangkat-angkat oleh Ji Won. “Apa kau tidak merindukanku, chagiya?” tanya Joon Hyun kesal *dengan mulut dimajukan*pada foto kekasihnya yang terpajang manis di meja kerjanya.

*****&&*****

Ryu Jin nampak sedang duduk di atas batu dipinggir danau yang tenang. Hatinya terasa sakit dan marah karena perasaan cintanya yang tadinya ingin diungkapkan pada Ji Won harus terkubur dalam-dalam, karena gadis itu tidak akan datang untuk menemuinya.

Ryu Jin pun memandang kedalam danau tersebut, dan melihat bayangannya yang terlihsat sangat menyedihkan dan patut untuk dikasihani pikirnya.

Disaat Ryu jin sedang sibuk dengan pikirannya sendiri , Ji Won pun muncul dan berjalan mendekati Ryu Jin yang masih belum menyadari kehadirannya.

“Rupanya kau disini", sahut Ji Won yang langsung membuat Ryu Jin tersadar dari lamunannya dan menoleh kearah sumber suara tersebut.
“Darimana kau tahu aku ada disini, jawab Ryu Jin ketus.




“Ryu Jin-aa, aku mengenalmu selama 11 tahun, tentu saja aku tahu kemana kau akan pergi jika hatimu sedang kesal, balas Ji Won sambil berjalan mendekati Ryu Jin .

Ryu Jin merasa sangat terharu dengan pernyataan Ji Won, jika selama ini Ji Won memang sangat mengetahui kebiasaan dirinya, walaupun didalam hatinya masih ada perasaan kesal dan marah pada gadis dihadapannya ini.

“Miane, membuatmu lama menunggu”. “Lagipula kau ini kenapa tidak langsung saja mengajakku untuk bertemu di taman, kenapa harus memakai cara seperti itu dan kau tahu caramu tadi hampir saja membuatku tersedak”. “Dan lain kali jika ada yang kau ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting katakan saja langsung padaku, jangan membuat kejutan yang pada akhirnya akan membuatmu menderita seperti ini", tukas Ji Won sambil mengusap lembut wajah Ryu Jin.

“Awww", rintih Ji Won kesakitan


“Gwaenchana?, Tanya Ryu Jin khawatir.

“Kakimu, kakimu kenapa?? Apa kau jalan kaki kemari?", tanya Ryu Jin lagi saat melihat kaki Ji Won yang sudah lecet-lecet .
Ji Won hanya menganggukkan pertanyaan Ryu jin dan langsung mendapatkan jitakan pelan dari pemuda itu.

“Pabo yaaa, benar-benar gadis bodoh. Sudah tahu pakai high heels kenapa jalan kaki untuk mencariku, huhhhh. INgat jangan pernah lakukan lagi, jangan pernah membuat kakimu terluka seperti ini lagi, araso", sahut Ryu Jin kesal sambil mengelus-ngelus kedua kaki Ji Won dan meniupnya lembut supaya gadis itu tidak merasakan kesakitan lagi.

“Hey, kau menangis??, Ryu Jin-aa, aku tidak apa-apa. Inikan hanya lecet-lecet biasa, jangan seperti itu", tukas Ji Won lembut.

Ryu Jin langsung memeluk tubuh mungil itu , Jangan pernah membuatku menunggu seperti ini, jangan pernah membuatku cemas seperti ini lagi.  

Ji Won , aku sudah berusaha untuk menahannya , aku berusaha untuk menahan perasaanku tapi sungguh aku sudah tidak sanggup lagi . Ji Won-aa, Saranghee,…, ucap Ryu Jin mantap, tapi sayang kalimat yang diucapkan Ryu Jin tidak sempat didengar Ji Won karena gadis itu sudah jatuh pingsan dalm pelukan Ryu Jin.

“Ji Won,..Ji Won-aa, Shin Ji Won,…kau kenapa, Ji Won-aa,…, “ teriak Ryu Jin panik

TBC to Chapter 9




Author's Note : miane lama up date-nya, silahkan dibaca dan jgn lupa saran & kritik,
Miane juga kalo ngebosenin, soalnya jd bingung sendiri coz banyak perombakan ,  [hmpfh]

« Last Edit: March 04, 2011, 12:02:38 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
tanda petik msh byk yg tercecer, and... update lg, dunk.


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
 [arms] [arms] [arms] [arms] [arms] yuhuu akhirnya diupdate hmm  [chin] si ryu jin ngamuk ceritanya  banghead banghead  [hmff] [hmff] [hmff]
onn ntu kenapa si ji won ??? kumat ya penyakitnya [what] [what]

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
sista gomawo di updat lgi,duuh hbungannya mkin mesra aja neh...!tpi untuk selnjut nya q semkin menkutkan aja soalnya Ryu jin pasti akn berbuat apa aja untuk memisahkan mreka,di tambh lgi kepulngan hyo jo mka tambh lah lgi msalh nya,untuk ji won pingsan jdi g sempat deh mendngar ryu jin mengungkap kan persaannya,mudah" penykitnya g terllu prah lgi,& sgra mendapkan pendonornya biar ji won g skit" lgi ya sist...!

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
tanda petik msh byk yg tercecer, and... update lg, dunk.
hehehh iya coz td ga sempet di cek lg tulisannya. Thanx bt perhatiannya. Nunggu dikau update bang maestro,mami update rantang ama bengkok and author laennya update ff br ane lanjutin,hmpf. @ virna & imahminsun: ryu jin murka coz makin ga bs buat dptin ji won and ya penyakit ji won kumat maning. Soal pendonor msh lom dpt coz sangat sulit mendptkan pendonor yg cocok bt ji won. The Ex- is comming and jd masalah baru. Thanx bt semua komen2nnya.


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Yuhuuuuuuu tengkyu san udah diupdate (´˘з(˘⌣˘) ♥

Hihi ryujin kalo ngamuk atut (┌_┐) jiaaaahhhh si keong racun hyojoo uda blk ni para ex nya pd minta ketemuan de ni ©ќ©ќ©ќ ╮(╯_╰")╭ yah masalah baru akan dimulai yah bakalan jarang liat jonghyun jiwon sweet momen ('˘~˘)
 


ADAM COUPLE SELCA

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Yuhuuuuuuu tengkyu san udah diupdate (´˘з(˘⌣˘) ♥

Hihi ryujin kalo ngamuk atut (┌_┐) jiaaaahhhh si keong racun hyojoo uda blk ni para ex nya pd minta ketemuan de ni ©ќ©ќ©ќ ╮(╯_╰")╭ yah masalah baru akan dimulai yah bakalan jarang liat jonghyun jiwon sweet momen ('˘~˘)
 
ye say ryu jin kalo murka nyeremin gimana kgk cewe yg di incer selama 11 thn kgk bs di dptin *ya iyalah kgk mgkn pan msh sodaraan* di chap nantinya jg ryu jin bklan pake cara licik bt misahn JJ kopel. Yup the Ex-is comming and pd minta balikan lg,tp tenang kalo Kyung Hun ga bklan lama2 munculnya cuma yg keong racun aka hyo jo bklan mefet2 joon hyun *pan joon hyun da sukses*, gimana cara hyo jo & ryu jin bt dptin keinginan mereka msg2 tgin di next chapie and ya juga sweet moment joon hyun & ji won bklan sedikit mgkn jarang. Thanx say da mampir ^^


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline el_minoz

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • upssss.....
    • View Profile
hiaaaahhh para mantan pada balik k seoul
gimana selanjutnya y??he9
loh kok ji won pingsan?gpp kn?cm kecapek'an
next chap pasti d konflik y?*sotoy* he9

lanjuttt

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
hiaaaahhh para mantan pada balik k seoul
gimana selanjutnya y??he9
loh kok ji won pingsan?gpp kn?cm kecapek'an
next chap pasti d konflik y?*sotoy* he9

lanjuttt

ya say, para mantan pada balik lagi ke Seoul , dan masalah baru dimulai terutama Hyo Jo yg gencar banget ngejar2 Joon Hyun.
Ji Won pingsan, [chin] kira2 kenapa yach, kumat kyknya [hmpfh] [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline apri minsun

  • Junior
  • **
  • Posts: 149
    • View Profile
annyeong eonni santy,apri here  [hmpfh]
dah baca ane di FF eon ngebutdotcom [heh],TERAGIS Emoticons0429 Emoticons0429 ji won penyakitan huhuhu
susah banget kayaknya hubungan antar cast jadi segi berapa eon [hmpfh] [hmpfh]

ditunggu UPDATE chap selanjutnya penasaran ama nasib ji won [what] [what]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
annyeong eonni santy,apri here  [hmpfh]
dah baca ane di FF eon ngebutdotcom [heh],TERAGIS Emoticons0429 Emoticons0429 ji won penyakitan huhuhu
susah banget kayaknya hubungan antar cast jadi segi berapa eon [hmpfh] [hmpfh]

ditunggu UPDATE chap selanjutnya penasaran ama nasib ji won [what] [what]

komawo dongsaeng [lovestruck] ni cast enaknya cinta segi berapa yach, kalo segitiga mah dah biasa, gimana kalo segi empat*PLAAKKKKKKK*  [hmpfh]
tenang aja kok mantan2nya kgk lama2 dimari cuma hyo jo aja yg agak susah di depak [hmpfh]....


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
si joon hyun ama ji won baru pacaran sebentar udah sweet kyk gitu pantesan ryu jin cemburu s'tengah mati [hmpfh] [hmpfh] wah gawat nih si ryu jin udah mulai melancarkan serangannya, pakai bicara langsung lagi hammer2 ke laut aja lo [hmff] hyo jo [what] oh nooooooooooooooooo dont come back,, joon hyun udah ga doyan lagi [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
si joon hyun ama ji won baru pacaran sebentar udah sweet kyk gitu pantesan ryu jin cemburu s'tengah mati [hmpfh] [hmpfh] wah gawat nih si ryu jin udah mulai melancarkan serangannya, pakai bicara langsung lagi hammer2 ke laut aja lo [hmff] hyo jo [what] oh nooooooooooooooooo dont come back,, joon hyun udah ga doyan lagi [hmpfh] [hmpfh]
joon hyun ama ji won eke buat express pacarannya,pan mami suka yg express2,hehehh. Joon hyun emang da gak doyan hyo jo mam,tp si hyo jo msh ngebet gila ama joon hyun,hmpf hmpf


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
si joon hyun ama ji won baru pacaran sebentar udah sweet kyk gitu pantesan ryu jin cemburu s'tengah mati [hmpfh] [hmpfh] wah gawat nih si ryu jin udah mulai melancarkan serangannya, pakai bicara langsung lagi hammer2 ke laut aja lo [hmff] hyo jo [what] oh nooooooooooooooooo dont come back,, joon hyun udah ga doyan lagi [hmpfh] [hmpfh]
joon hyun ama ji won eke buat express pacarannya,pan mami suka yg express2,hehehh. Joon hyun emang da gak doyan hyo jo mam,tp si hyo jo msh ngebet gila ama joon hyun,hmpf hmpf
elu salah, gw plg ga suka yg express2 makanya hubungan rath dan daze gw buat ngegantung begitu [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun