Author Topic: MY SUNSHINE ---> HIATUS  (Read 17560 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Haduh semakin riweh ajah [sweat] [sweat] titip satu doa waelah tunjukan jalanmu TUHAN  [AddEmoticons04261] [AddEmoticons04261]

riweuh ya??? mo di tunjukkan jalan kemana say, SURGA atau NERAKA  [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline apri minsun

  • Junior
  • **
  • Posts: 149
    • View Profile
Haduh semakin riweh ajah [sweat] [sweat] titip satu doa waelah tunjukan jalanmu TUHAN  [AddEmoticons04261] [AddEmoticons04261]

riweuh ya??? mo di tunjukkan jalan kemana say, SURGA atau NERAKA  [hmpfh]


Jiakakakak BUKAN~ TAPI TOILET SEBELAH MANA YAK  Emoticons0430 [AddEmoticons04224]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
shanty, maksud gw tuh sehrsnya jiwon curiga ama hal2 yg diketahui ryujin ttg hyojoo and bukannya pnjelasan mengenai pertanyaan2 dr gw. ngerti gasih =_=,, klu mengenai pertemuan and rencana kedua org itu ga penting banget whistling #minta digetok ama shanty [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
shanty, maksud gw tuh sehrsnya jiwon curiga ama hal2 yg diketahui ryujin ttg hyojoo and bukannya pnjelasan mengenai pertanyaan2 dr gw. ngerti gasih =_=,, klu mengenai pertemuan and rencana kedua org itu ga penting banget whistling #minta digetok ama shanty [hmpfh]
ohhh salah dunk jawaban gw[sweat] gw aja binun mam apa penjelasan gw[hmpfh] #lgsg dilempar mami ke laut lepas,lol


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
ih, itu si saudara sepupu bnr2 nyebelin, deh.


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
sekarang Ji Won masih cape ga bisa mikir jernih. besok ane yakin Ji Won yg ngikutin permainan Ryu Jin sama Hyo Jo untuk ngebuktiin ama eonnienya kalo Ryu Jin ntu jahara [laughing] [laughing] #nape jadi sotoy gini [chin] plaaakk [hmff] di [hammer] SAN2 sista [hmpfh]

Love you more than I can say

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
mian belum bisa up date, so ane kasih sopiler aja ya [hmpfh]

“Lepaskan aku, lepaskan aku Oppa, , aku bilang lepaskan tanganku!!!”, teriak Ji Won.

“Aku akan menjelaskan semuanya, jadi aku mohon beri aku waktu 5 menit, aku mohon hanya 5 menit, aku akan menjelaskan semuanya”, pinta Joon Hyun pada kekasihnya.

“5 menit, tidak lebih”, ujar Ji Won.

@@@@

“Kau suka dengan lagunya, lagu itu kupersembahkan untukmu, untuk wanita yang sangat kucintai”, ujar Ryu Jin yang masih dipengaruhi minuman.

Lalu Ryu Jin mendekatkan wajahnya pada Ji Won, dan mencium lembut bibir Ji Won, sehingga membuat Ji Won membelalakkan kedua matanya karena terkejut, tapi percuma jika Ji Won hendak memukulnya, karena Ryu Jin pun langsung terjatuh tidak sadarkan diri.



nah segini dulu aja ya ,ane masih sibuk soalnya  [hmpfh] [bye]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Re: MY SUNSHINE ( SOPILERRRRRRR duyu yahhhh,lol *15/9/11)
« Reply #292 on: September 15, 2011, 05:20:15 am »
..jiah spoilernx pndk amir....kpn nich d'update,,sxan update when hate to turn into love n rising aktor daughternx yach...d'tunggu gak pke lma pling lmbat weekend ya eon...

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
Re: MY SUNSHINE ( SOPILERRRRRRR duyu yahhhh,lol *15/9/11)
« Reply #293 on: September 15, 2011, 06:35:59 am »
ada apakah antara Ji Won & Ryu Jin   [what] kenapa mereka minum bareng  whistling
kapan update nya eonni san san  [bored]

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: MY SUNSHINE ( SOPILERRRRRRR duyu yahhhh,lol *15/9/11)
« Reply #294 on: September 15, 2011, 05:29:52 pm »
lama tak nyampah dimariiiii  [hmff] [hmff] [hmff] ikutan nagihhhhh

UPDATEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE  [AddEmoticons04258]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: MY SUNSHINE ( SOPILERRRRRRR duyu yahhhh,lol *15/9/11)
« Reply #295 on: September 15, 2011, 11:04:45 pm »
lama tak nyampah dimariiiii  [hmff] [hmff] [hmff] ikutan nagihhhhh

UPDATEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE  [AddEmoticons04258]

 [head break] [head break] [head break] [head break] datang2 minta up date-an [hmpfh]

NOONAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa up date SATINE ama KEBO GANTENGGGGGGGG [guns] [head break] [hmpfh] [lovestruck]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: MY SUNSHINE ( SOPILERRRRRRR duyu yahhhh,lol *15/9/11)
« Reply #296 on: September 16, 2011, 06:15:34 am »
lama tak nyampah dimariiiii  [hmff] [hmff] [hmff] ikutan nagihhhhh

UPDATEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE  [AddEmoticons04258]

 [head break] [head break] [head break] [head break] datang2 minta up date-an [hmpfh]

NOONAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa up date SATINE ama KEBO GANTENGGGGGGGG [guns] [head break] [hmpfh] [lovestruck]

belom ditulis  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: MY SUNSHINE ( SOPILERRRRRRR duyu yahhhh,lol *15/9/11)
« Reply #297 on: September 16, 2011, 11:47:10 pm »
lama tak nyampah dimariiiii  [hmff] [hmff] [hmff] ikutan nagihhhhh

UPDATEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE  [AddEmoticons04258]

 [head break] [head break] [head break] [head break] datang2 minta up date-an [hmpfh]

NOONAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa up date SATINE ama KEBO GANTENGGGGGGGG [guns] [head break] [hmpfh] [lovestruck]

belom ditulis  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


BURUAN TULISSSSSSSSS [head break] [head break] [guns] [guns] [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Unique_Mirror

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1061
    • View Profile
mian belum bisa up date, so ane kasih sopiler aja ya [hmpfh]

“Lepaskan aku, lepaskan aku Oppa, , aku bilang lepaskan tanganku!!!”, teriak Ji Won.

“Aku akan menjelaskan semuanya, jadi aku mohon beri aku waktu 5 menit, aku mohon hanya 5 menit, aku akan menjelaskan semuanya”, pinta Joon Hyun pada kekasihnya.

“5 menit, tidak lebih”, ujar Ji Won.

@@@@

“Kau suka dengan lagunya, lagu itu kupersembahkan untukmu, untuk wanita yang sangat kucintai”, ujar Ryu Jin yang masih dipengaruhi minuman.

Lalu Ryu Jin mendekatkan wajahnya pada Ji Won, dan mencium lembut bibir Ji Won, sehingga membuat Ji Won membelalakkan kedua matanya karena terkejut, tapi percuma jika Ji Won hendak memukulnya, karena Ryu Jin pun langsung terjatuh tidak sadarkan diri.



nah segini dulu aja ya ,ane masih sibuk soalnya  [hmpfh] [bye]
ADA APA ADA APA KOK MABUK2KAN [what] [what] [what] [what]..Lanjutkan sista lebih cepat lebih baik [hmpfh]
[/size][/color][/b]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: MY SUNSHINE ( Chapter Eleven *20/9/11 )
« Reply #299 on: September 20, 2011, 12:26:56 am »
Previous Chapter

“Oppa!,.... apa yang sudah terjadi diantara kalian, apa maksud semua ini”, ujar Ji Won lirih.
“Ji Won, ini tidak seperti yang kau bayangkan, wanita ini menjebakku, kau harus percaya padaku”, ujar Joon Hyun berusaha meyakinkan Ji Won

“Aku yakin kau ada dibalik semua ini dan kau sudah merencanakannya bukan.Aku akan membuat perhitungan denganmu Jung Hyo Jo”, ancam Joon Hyun yang langsung meninggalkan apartemen Hyo Jo.
 “Terima kasih, atas kerjasamanya, akhirnya kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan”, ujar Hyo Jo saat berbicara lewat telepon dengan Ryu Jin.

“Tentu saja, rencana ini pasti akan mendatangkan keuntungan untuk kita berdua dan satu hal lagi, awasi Lee Joon Hyun, jangan sampai dia menemui Ji Won lagi, arasso” tukas Ryu Jin pun menutup teleponnya dan tersenyum penuh kemenangan.


Chapter 11
[/size][/b][/font]

Sudah hampir 2 minggu, Ji Won mengurung diri dikamarnya, menangis, melamun bahkan dia juga tidak mau makan. Hal itu tentu saja membuat Ryu Jin sangat sedih, dia tidak menyangka jika Ji Won akan depresi seperti ini.

“Tok Tok Tok”, “Ji Won, buka pintunya!” “ aku buatkan kau omelette, kau pasti sangat suka”,tukas Ryu Jin tapi tidak ada jawaban juga dari si pemilik kamar tersebut.

 “Aku mohon buka pintunya. Kau sudah 2 minggu mengurung diri dikamar, jangan seperti ini. “Shin Ji Won,jika kau tidak membuka pintunya aku akan mendobrak kamarmu” ancam Ryu Jin

“ tok tok tok”, tapi tetap saja Ji Won tidak membuka pintu kamarnya.

“Ji Won belum membuka kamarnya juga?” tanya Ji Yoon panik

“Ryu Jin, sebaiknya  kita dobrak saja kamarnya, aku takut terjadi sesuatu pada Ji  Won”, ujar Yoong Hoon.

“Baik Hyung, ayo, 1, 2, 3”, ucap keduanya sambil bersiap untuk mendobrak pintu kamar Ji Won.  “BRAKK”, akhirnya pintu kamar Ji Won terbuka, dan betapa terkejutnya Yoong Hoon dan juga Ryu Jin melihat Ji Won sudah tergeletak tak sadarkan diri di lantai.

“JI WON!!!”teriak Ryu Jin panik dan berlari kearah tubuh yang terkapar dilantai itu
“ Ji Won-aa, Ji Won-aa, aku mohon bangunlah”, ujar Ryu Jin panik menepuk halus pipi Ji Won naum tetap saja tidak ada reaksi dari gadis itu.

******************************************************************************************

@Seoul Internasional Hospital

Ji Won segera dilarikan ke Rumah Sakit, Ryu Jin terlihat begitu terpukul melihat kondisi Ji Won seperti ini. Begitupun dengan Ji Yoon yang tidak bisa tenang melihat kondisi adiknya yang seperti ini dan sesekali Ji Yoon mengusap lembut jemari Ji Won berharap gadis ini akanmembuka kedua matanya dan menandakan jika dia baik-baik saja.

Ji Won pun langsung memasuki ruang UGD dan Ryu Jin , Ji Yoon serta Yoong Hoon menunggu diluar.

“Aku takut terjadi sesuatu dengan Ji Won, Hyung”,.. ujar Ryu Jin panik.

“Tenanglah Ryu Jin, Dr. Min pasti bisa mengatasinya, dan Ji Won pasti akan baik-baik saja”, ujar Yoong Hoon tenang.

“Dr. Min, bagaimana keadaan Ji Won?” tanya Ryu Jin panik.

“Untung saja kalian cepat membawanya kemari jika tidak mungkin kita akan kehilangannya. Kondisinya sudah stabil, tapi dia harus dirawat untuk beberapa hari di Rumah Sakit”, ujar Dr. Min.

 
Hingga saat ini Joon Hyun  masih belum bisa menghubungi Ji Won, karena setiap kali dia mencoba menelpon JI Won pasti tidak diangkat atau langsung dimatikan, bahkan sempat Joon Hyun nekat mendatangi rumah Ji Won, tapi sudah diusir oleh Ryu Jin. Joon Hyun hampir putus asa dan bingung dengan apa yang harus dilakukannya untuk bisa bertemu dengan Ji Won.

“Jika kau merindukannya kau harus terus berusaha untuk bisa menemuinya dan menjelaskan semuanya pada Ji Won, tanpa kehadiran sepupunya yang posesif itu”, ujar Pak Bong mencoba untuk memberi saran pada Joon Hyun.

“Bapak benar aku harus bisa menemuinya tanpa kehadiran Ryu Jin diantara kami, terima kasih Pak Bong”, ujar Joon Hyun yang langsung pergi meninggalkan Pak Bong sendirian di kantin.

“Assisten Manager Lee, kau mau kemana?” Ujar Direktur Shin saat berpapasan dengannya di Lobby. “Selamat siang bu Direktur, saya mau minta ijin keluar sebentar, saya,...... “

“kau harus menemaniku untuk menghadiri rapat pemegang saham siang ini, dan aku ingin kau bisa mempresentasikan proyek yang sedang kau tangani dan aku tidak ingin ada alasan apapun.

Jangan sampai telat”, ujar Ji Yoon tegas.

Joon Hyun merasa jika takdir benar-benar ingin memisahkannya dengan Ji Won.

“Mungkin belum saatnya bagiku untuk bertemu denganmu, tapi aku pasti akan menemuimu,, aku harap kau masih mempercayaiku”, ujar Joon Hyun sedih.

Ryu Jin begitu setia menemani Ji Won di Rumah Sakit,  dan mereka kembali akrab seperti tidak pernah terjadi perselisihan diantara mereka. Dan Ryu Jin selalu membuat Ji Won tertawa, dan itu sudah membuat Ryu Jin begitu bahagia.

“Aku senang kau sudah ceria seperti biasanya, jangan menangis lagi yach”, ujar Ryu Jin lembut pada Ji Won.

“Terima kasih , karena kau selalu ada disisiku”, ujar Ji Won sambil memeluk adik sepupunya.

“Bahkan aku sakitpun dia tidak menjengukku, keterlaluan, apa hubungan kami memang sudah berakhir, jika saja kau datang mungkin aku akan mendengarkan penjelasanmu dan bisa untuk memaafkanmu, tapi kenapa kau tidak pernah muncul. Oppa, Aku sangat rindu padamu, aku terlalu mencintaimu, hingga rasa sakit didada ini begitu menyesakkan, membuatku sulit bernafas”, ucap Ji Won dalam batinnya.

=====******=========
Setelah kondisinya sudah semakin stabil, Ji Wonpun akhirnya diperbolehkan untuk pulang. Melihat suasana kamarnya, Ji Won sangat terkejut, ini pasti perbuatan Ryu Jin, dinding yang dicat warna baby pink, dengan tirai berwarna senada, lalu sebuah buket bunga mawar yang sudah ditata rapi sudah terpanjang cantik di meja rias Ji Won, seprai yang berwarna pink sudah tertata rapi, membuat Ji Won semakin terharu dengan sikap Ryu Jin yang terlalu menyayanginya.

Bahkan sebuah foto dirinya yang saat di foto Ryu Jin sudah terpajang disamping ranjangnya.
 
“Itu adalah foto favoritku, kau terlihat sangat cantik dan bahagia di foto itu”, ujar Ryu Jin sambil merangkul pundak Ji Won.

“Ryu Jin, terima kasih untuk semuanya”,ujar Ji Won terharu.

“Untuk merayakan kesembuhanmu bagaimana jika nanti malam kita pergi ke Club bersama tema-temanku?” ajak Ryu Jin pada sepupunya itu
          

Penampilan Ji Won malam itu sangat berbeda, membuat Ryu jin semakin mencintainya, dan terlihat begitu bahagia saat melihat keceriaan di wajah Ji Won.

Ryu Jin dan Ji Won langsung turun ke lantai dansa menikmati musik  dan mereka begitu larut dengan musik yang dimainkan oleh DJ, membuat teman-teman Ryu Jin begitu iri melihat kemesraan temannya itu dengan Ji Won.

“Lihat Ryu Jin dia begitu menikmati berdansa dengan Ji Won,. Laki-laki mana sih yang tidak mau mempunyai pacar secantik Ji Won”, ujar Yee Sung, yang langsung kepalanya dipukul oleh Han Na.

“Aduh sayang kau jangan marah , tapi kau lebih cantik kok dari Ji Won, ayo kita juga turun bergabung dengan mereka”, ajak Yee Sung pada kekasihnya.  

Soon Hee terlihat tidak menikmati pesta, karena hatinya sedang terbakar api cemburu melihat kemesraan Ryu Jin dan Ji Won.

Melihat hal itu, chul suk langsung menarik tangan Soon Hee dan mengajaknya berdansa, walaupun pada awalnya Soo Hee menolak, tapi akhirnya diapun mau karena Soon Hee tidak mau dianggap pecundang, yang meratapi cinta yang bertepuk sebelah tangan. Dan mereka pun berdansa mengikuti alunan musik yang dimainkan oleh sang DJ.
 
Ryu Jin menggunakan kesempatan ini untuk menyatakan cintanya pada Ji Won, tapi lagi-lagi gagal, karena tamu yang tidak disangka muncul dihadapannya dan langsung menarik keluar Ji Won.

“Joon Hyun Oppa!” gumam Ji Won melihat kemunculan Joon Hyun dihadapannya

“Lepaskan aku, lepaskan aku Oppa, , aku bilang lepaskan tanganku!!!”, teriak Ji Won.

“Aku akan menjelaskan semuanya, jadi aku mohon beri aku waktu 5 menit, aku mohon hanya 5 menit, aku akan menjelaskan semuanya”, pinta Joon Hyun pada kekasihnya.

“5 menit, tidak lebih”, ujar Ji Won.

Dan mereka pun keluar dari Club karena didalam terlalu bising.

Dan Joon Hyun pun memulai ceritanya , awalnya Ji Won tidak percaya dan menganggap semua itu hanya karangan Joon Hyun, tapi setelah mendengar dengan seksama dan mendengar penjelasan dari pak Bong , akhirnya Ji Won mulai mempercayai lagi Joon Hyun.

“Jadi semua ini sudah direncanakan oleh Hyo Jo, tapi bagaimana mungkin dia tahu kalau aku akan datang ke apartemennya padahal kami belum pernah bertemu”, ujar Ji Won.

“Aku tidak mau menuduh, tapi aku yakin jika Ryu Jin terlibat dalam masalah ini, ujar Joon Hyun .
“tidak mungkin Ryu Jin berbuat seperti itu”, ujar Ji Won.

“Aku tidak ingin menuduh, tapi aku merasa jika sepupumu itu, dia mencintaimu bukan sebagai kakak, tapi cinta kepada seorang wanita”. Pernyataan Joon Hyun yang terakhir membuat Ji Won sangat terkejut.

“Mwo , Ryu Jin mencintaiku, tidak mungkin. Kami saudara sepupu, kau pasti salah sangka”, ujar Ji Won .

“aku hanya ingin supaya kau lebih berhati-hati pada Ryu Jin, okay”, pinta Joon Hyun  sambil memeluk kekasihnya.

 
“Aku akan buat perhitungan denganmu, Lee Joon Hyun”, ancam Ryu Jin yang mendengar perbincangan Joon Hyun dan Ji Won.

“Ryu Jin,  Ji Won mana kenapa kau tidak bersamanya, hati-hati nanti ada yang mengambilnya dari sisimu, jika kau tidak menjaganya dengan baik”, ujar Chul Suk.

“Kau tidak usah khawatir, karena aku tidak akan membiarkan siapapun mengambil Ji Won dari sisiku”, ujar Ryu Jin sambil meneguk minumannya.

“Ryu Jin, sudah jangan terlalu banyak minum, nanti kau mabuk”, ujar Soon Hee cemas.

“Tenang saja Soon Hee, Ryu Jin itu jago minum, dia tidak mungkin mabuk hanya dengan meneguk sebotol Vodka”, ujar Nam Goh yang di iyakan oleh Tae Hwa , Yee Sung dan Chul Suk.
>>>>>>>>>>>>>>>>


“Soal kejadian kemarin, aku bersumpah padamu, aku tidak tahu apa-apa, dan semuanya tidak seperti yang kau bayangkan. Hyo Jo menjebakku. Aku hanya mencintaimu, aku tidak mungkin menghianatimu.

Saat kau di rumah sakit aku ingin menjengukmu, tapi selau dihalangi oleh Ryu Jin, saat aku menelponmu pasti Ryu Jin yang mengangkatnya, aku semakin frustasi, tapi jika kau tidak bisa memaafkanku, aku bisa mengerti” , ujar Joon Hyun sedih.

Lalu tiba-tiba Joon Hyun berlutut dan berkata :” aku akan seperti ini sampai kau bisa memaafkanku, aku  hanya mencintaimu seorang, aku tidak pernah mencintai seperti ini pada wanita manapun termasuk Hyo Jo, dulu aku pernah mencintainya, tapi saat dia meninggalkanku aku tidak pernah sesakit ini  seperti saat kau pergi dariku.

Aku seperti orang yang kehilangan arah, aku tidak bisa hidup tanpamu, aku mohon percayalah padaku”, pinta Joon Hyun pada Ji Won.

Melihat kesungguhan Joon Hyun dan tidak bisa memungkiri rasa cintanya pada Joon Hyun, akhirnya Ji Won pun memaafkan Joon Hyun dan memeluk kekasihnya dengan erat.

“Aku juga mencintaimu, aku tidak bisa menutupi rasa cemburu ini melihat Hyo Jo yang muncul tiba-tiba dan melihat kalian bersama membuatku sangat terluka.Oppa, Aku sangat mencintaimu, dan jangan pernah tinggalkan aku”, pinta Ji Won sambil memeluk tubuh Joon Hyun dengan erat.

“Ji Won, perkataanku yang tadi soal Ryu Jin aku mohon kau pikirkan baik-baik, aku melakukan ini karena aku tidak ingin kau terluka, okay”..., ujar Joon Hyun masih memeluk erat kekasihnya.

“Kau tenang saja, aku akan menyadarkannya”, ujar Ji Won

“Sebaiknya Oppa pulang saja , aku tidak mau ada keributan di dalam. Aku akan bicara dengan Ryu Jin “,tukas Ji Won
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


 Ji Won memutuskan kembali ke Club untuk memastikan pernyataan Joon Hyun perihal perasaan Ryu Jin terhadap dirinya. Suara merdu yang begitu dikenalnya membuat Ji Won mengedarkan pandangannya ke arah panggung yang sudah di padati pengunjung dan melihat Ryu Jin sudah berada di atas panggung dan sedang menyanyi sebuah lagu yang sedih , membuat Ji Won begitu sedih melihat keadaan sepupunya.
 


Penonton tampak begitu menyukai menyukai penampilan Ryu Jin dan ikut larut dalam suara merdu Ryu Jin.
Dan setelah Ryu Jin menyelesaikan penampilannya, penonton bertepuk tangan dengan riuhnya, dan Ryu Jin pun langsung menghampiri Ji Won yang dari tadi melihat pertunjukkannya.

“Kau suka dengan lagunya, lagu itu kupersembahkan untukmu, untuk wanita yang sangat kucintai”, ujar Ryu Jin yang masih dipengaruhi minuman.
 
Lalu Ryu Jin mendekatkan wajahnya pada Ji Won, perlahan diangkatnya tangan kekar itu dan meraih bagian tengkuk Ji Won agar gadis itu mendekat kearahnya dan tanpa diduga Ryu Jin mencium lembut bibir Ji Won sehingga membuat Ji Won membelalakkan kedua matanya karena terkejut, tapi percuma jika Ji Won hendak memukulnya, karena Ryu Jin pun langsung terjatuh tidak sadarkan diri.

“BRUKKK”
“Ryu Jin-aa, Ryu Jin-aa” panggil Ji Won panik melihat Ryu Jin ambruk
“Ryu Jin!” seru keempat temannya dan mereka pun langsung menggotong tubuh lemah itu dan membawanya pulang ke Han mansion.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
 “Ryu Jin-aa, ada apa denganmu, kenapa kau seperti ini, kenapa tadi kau tiba-tiba menciumku”, ujar Ji Won sambil memegang bibirnya dan mengingat kejadian saat Ryu Jin yang tiba-tiba menciumnya.

 “Kau tidak boleh mencintaiku, kau ini adikku, walaupun kau adik sepupuku tetap saja tidak boleh, aku sangat menyayangimu seperti adikku”, ujar Ji Won sedih sambil mengusap wajah Ryu Jin dengan lembut.

“Miane, jika sikapku selama ini membuatmu salah paham. Jeongmal miane Ryu Jin, karena aku sudah mencintai orang lain. “Miane, jeongmal miane”, ujar Ji Won sedih dan meninggalkan Ryu Jin, tapi tiba-tiba langkahnya terhenti karena Ryu Jin memegang tangannya dan berkata : “ jangan pergi, jangan tinggalkan aku seorang diri, aku mohon temani aku malam ini, jeball”, pinta Ryu Jin pada Ji Won.

“Baiklah aku akan tetap disini, tapi kau harus tidur”, ujar Ji Won sambil merapikan selimut Ryu Jin, dan ryu Jin pun kembali tertidur , begitupun Ji Won yang tidur disamping ranjang Ryu Jin.


Keesokan paginya,........
Ryu Jin terbangun dari tidurnya dan saat melihat disamping ranjangnya dia tidak melihat Ji Won, Ryu jin pun merasa kesal dan langsung melempar bantal yang ada disampingnya dan menghempaskan tubuhnya kembali ke ranjangnya yang sudah berantakan, tapi tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan rupanya Ji Won masuk dengan membawa sarapan untuk Ryu Jin, Ryu Jin pun keheranan sekaligus merasa senang.

“Kau, kenapa kau bawa sarapannya kemari, aku kan bisa makan disana bersamamu”, ujar Ryu Jin .

“kau kan masih sakit, jadi aku sengaja membuatkanmu bubur untuk memulihkan tenagamu dan membawanya ke kamarmu supaya kau tidak perlu repot-repot untuk keluar kamar. Ayo bangun, biar aku suapi”, ujar Ji Won lembut.
 
Ryu Jin yang masih keheranan dengan sikap Ji Won hanya menuruti perkataan Ji Won, namun sebelum Ji Won menyuapi buburnya, tiba-tiba tangan Ji Won sudah melayang ke wajah Ryu Jin yang masih setengah sadar, ‘PLAKKK...’,

“aw” Ji Won-aa, kau?”, “Sakit tahu, kenapa kau menamparku?”, tanya Ryu Jin kesal.

“Kau pikir aku sudah lupa dengan kejadian semalam, kenapa tiba-tiba kau menciumku, kau ini sudah gila yach”, ujar Ji Won ketus sambil menyuapi buburnya dengan kasar.

“ Aw,..aw,.yaaa.aaa buburnya masih panas, Ji Won kau ini mau buat aku mati tersedak karena kepanasan, hah”, protes Ryu Jin mengaduh kesakitan sambil menjulur-julurkan lidahnya.

“Makanya bibirmu itu jangan main cium sembarang orang, araso”, tukas  Ji Won kesal.  

“Sarangheyo”, ujar Ryu Jin

“Mwo!” , tukas JI Won cuek sambil terus menyuapi Ryu Jin.

Saat Ji Won hendak menyuapinya kembali, Ryu Jin pun mengambil sendok makannya dan langsung meletakannya di mangkok dan meletakkannya di nampan yang ada di hadapannya.

“Kau sudah kenyang, tapi kau baru makan beberapa suap, Ryu Jin,”...ujar Ji Won .

“Shin Ji Won, SARANGHEE!” tukas Ryu Jin

“Aku sudah tidak bisa memendam perasaanku lebih lama lagi. Aku jatuh cinta padamu saat kau muncul dirumahku, saat itu kau berusia 12 tahun, dan aku masih berusia 10 tahun, tapi saat aku melihatmu, jantungku selalu berdegup kencang seperti mau meledak dan aku pikir perasaan itu akan hilang dengan berjalannya waktu, tapi tidak setelah 10 tahun berlalu, perasaan itu semakin kuat dan semakin membuatku mencintaimu, apa aku salah jika mencintaimu, apa itu kesalahanku, Ji Won aku mohon jawablah aku”, ujar Ryu Jin yang tanpa disadarinya air matanya sudah jatuh membasahi pipinya.
 

“Ryu Jin-aa, aku….”,Ji Won tidak sempat melanjutkan kata-katanya.

“Karena itu aku selalu bersikap possesif terhadapmu, bahkan setiap ada pria yang mendekatimu aku selalu bersikap berlebihan, sehingga setiap pria yang berusaha mendekatimu selalu mengira kalau aku adalah kekasihmu”. “Karena aku merasa kalau kau hanya milikku seorang, hanya aku yang tulus mencintaimu, tidak ada yang lain”.
 
“Kau tahu saat dokter Min memvonismu dengan penyakit Leukimia, aku hampir gila, aku merasa jika Tuhan akan merebutmu dariku, mengambilmu dari sisiku, aku tidak rela, aku sangat menderita, tapi aku tidak pernah berhenti berharap jika suatu hari nanti kau akan sembuh dan kita bisa bersama-sama lagi tanpa ada orang lain yang akan mengganggu hubungan kita, tapi kenapa, kenapa selalu saja ada yang ingin mengambilmu dariku, kenapa Lee Joon Hyun harus muncul dikehidupanmu, dan kenapa kau harus mencintai laki-laki seperti itu, kenapa Ji Won, kenapa kau tidak bisa mencintaiku seperti aku mencintaimu”, isak Ryu Jin.

“Karena kita adalah saudara sepupu, dan hubungan darah tidak bisa dibohongi, aku mencintaimu seperti rasa cinta seorang kakak terhadap adiknya, maaf jika aku sudah membuatmu terluka seperti ini, miane”, ujar Ji Won sambil mengusap lembut air mata di wajah adik sepupunya itu.

“AKu tidak butuh kata maafmu yang aku butuhkan adalah cintamu” ucap Ryu Jin dengan air mata yang membasahi pipinya
“Miane, hanya itu yang bisa aku katakana saat ini. Sebaiknya kau lanjutkan sendiri sarapanmu” tukas Ji Won dan  meninggalkan Ryu Jin dikamarnya.

Ryu Jin langsung tertunduk lemas dan menangis

“ kenapa, kenapa, kenapa kau tidak bisa melihat kesungguhan cintaku kepadamu, kenapa kau lebih memilih laki-laki itu”. “Aku bersumpah, aku akan memisahkan kalian berdua, dan kau , Ji Won hanya milikku seorang”.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Ji Won merasa khawatir dengan keadaan Ryu Jin akhir-akhir ini setelah pengakuan adik sepupunya itu mengenai perasaan cintanya terhadap dirinya. Bahkan sudah beberapa hari ini Ryu Jin bersikap dingin terhadapnya.



Dikantornya, JI Won tidak berhenti memikirkan Ryu Jin, sampai-sampai kehadiran Ji Yoon tidak disadarinya.
“Ji Won, Ji Won, Shin Ji Won”, teriak sang kakak yang membuyarkan lamunan Ji Won.

“Onnie, kapan kau masuk, ?” tanya Ji Won pada kakaknya.

“Kau kenapa, dari tadi kakak mengetuk pintu ruanganmu, sampai akhirnya kakak masukpun kau tidak menyadari kehadiran kakak. Apa yang sedang kau lamunkan adikku sayang, kau tidak boleh terlalu banyak pikiran, kau harus menjaga kondisimu”, ujar Ji Yoon cemas sambil mengusap lembut kepala Ji Won.

“Eonnie!, aku bersalah pada Ryu Jin” ,tukas Ji Won sedih.

“Apa yang terjadi pada Ryu Jin”, tanya Ji Yoon.

“Ryu Jin, dia bilang jika dia mencintaiku “, jawab JI Won .

“Mworagu ?” “ Ryu Jin mencintaimu, mencintai kakak sepupunya”, tukas Ji Yoon cemas.

“Andwae” , mana boleh dia mencintaimu sebagai wanita, itu tidak boleh”, tukas Ji Yoon panik.




“Aku juga baru mengetahuinya dan aku juga bingung. Tapi aku tidak tega melihatnya terluka karena aku. padahal selama ini Ryu Jin sangat  menyayangiku, dia selalu menjagaku, tapi aku merasa seperti orang yang tidak tahu balas budi”, ujar Ji Won sedih.

“Tidak, ini bukan kesalahanmu, kau tidak bersalah adikku, ini juga bukan kesalahan Ryu Jin”. “Cinta terkadang memang tidak memilih siapa yang pantas dan siapa yang tidak pantas. Tapi cinta yang dirasakan Ryu Jin terhadapmu adalah cinta terlarang, dan cinta itu dikutuk oleh Tuhan, cinta dengan saudara sendiri, hhhuf”,...., Ji Yoon pun terduduk lemas di sofa.

 “Aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku , sehingga aku tidak memperhatikan Ryu Jin”, tukas Ji Yoon lirih
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Joon Hyun yang sedang mengendarai mobilnya tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran Ryu Jin yang sudah berdiri menghalangi jalannya.

“Han Ryu Jin, apa yang dia lakukan ditengah jalan”, ujar Joon Hyun sambil menghentikan mesin mobilnya dan keluar dari mobilnya menghampiri Ryu Jin.

“Apa ada yang bisa aku bantu ?” tanya Joon Hyun sopan.

Ryu Jin berjalan  mendekati Joon Hyun dan langsung menghajar Joon Hyun dengan membabi buta

 “Bukankah sudah kuperingatkan padamu untuk menjauhi Ji Won. Dia hanya milikku seorang, ARASO”teriak Ryu Jin yang terus-terusan menghajar Joon Hyun tanpa memberi kesempatan pada Joon Hyun untuk melakukan perlawanan.

“Aku tidak akan menyerah tentang Ji Won karena aku sangat mencintainya tapi cinta yang kau rasakan pada Ji Won adalah salah”tukas Joon Hyun  dengan nada menantang dan semakin membuat Ryu Jin semakin kalap menghajarnya

“Tutup mulutmu, kau tidak tahu kan apa yang bisa aku lakukan karena terbakar api cemburu” tukas Ryu Jin setengah berbisik  di telinga Joon Hyun

 “Jika kau menyayangi ayahmu dan ingin beliau segera bebas dan kau menyayangi nyawa ibumu, maka hentikan semuanya. Jauhi Ji won untuk selamanya, tapi jika aku tahu kau tidak mendengar kata-kataku, maka aku tidak segan-segan untuk menguliti seluruh keluargamu, ARASO”,ancam Ryu Jin dan segera meninggalkan Joon Hyun yang sudah kelihatan tidak berdaya

“AKu tidak takut dengan ancaman yang datang dari anak ingusan sepertimu” tantang Joon Hyun dan membuat Ryu Jin semakin kalap dan langsung menghajar Joon Hyun habis-habisan

“HENTIKAN!!!!” teriak Hyo Jo dan membuat Ryu Jin menghentikan aksi brutalnya

“Kau selamat sekarang, tapi lain kali aku pastikan kau akan mati”ancam Ryu Jin dan pergi meninggalkan Joon Hyun
 
“Hyun-aa, Joon Hyun-aa, gwenchana?” tukas Hyo Jo panic melihat Joon Hyun yang sudah babak belur

“Jangan sentuh aku!” hardik Joon Hyun dan mencoba untuk bangkit namun lagi-lagi tubuhnya merasa lemah dan Joon Hyun pun langsung terjatuh tidak sadarkan diri

“Joon Hyun !!”


=====*****=======

@ Han Resident

Ji Won berjalan menuju pintu rumah setelah memarkirkan mobilnya, namun dia dikejutkan dengan sesosok pria yang sedang duduk dengan posisi kepala yang tertunduk.

“Ryu Jin, kaukah itu”, terka Ji Won sambil menghampiri sosok pria itu dengan hati-hati. Dan saat sosok pria itu memalingkan wajahnya, membuat Ji Won terkejut, karena wajah sosok pria itu memang Ryu Jin dengan penuh luka memar diwajahnya.

“Ryu Jin, kau kenapa, kau berkelahi dengan siapa?” Tanya Ji Won panik sambil mengusap wajah Ryu Jin.
  

Ryu Jin pun jatuh dipelukan Ji Won.
“Jangan membenciku, aku mohon padamu, jangan pernah membenciku”.

Mendengar pernyataan Ryu Jin membuat hati Ji Won begitu sedih

“ aku tidak mungkin membencimu, kau tahukan betapa aku sangat menyayangimu, jadi mana mungkin aku membencimu, sebaiknya kita masuk kedalam, aku akan mengobati lukamu”, ajak Ji Won sambil memapah Ryu Jin.

Tanpa diketahui Ji Won,  Ryu Jin tersenyum licik menandakan kemenangannya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


“Komawo Hyo Jo-ssi sudah mengantar Joon Hyun ke rumah sakit , miane jika merepotkanmu” tukas Ny

“Ahniyo, aku tidak merasa repot. Aku ingin menjaga Joon Hyun sampai dia terbangun” pinta Hyo Jo apa Ny Lee

“Tidak usah. Kau sudah dengar kan dari Dokter jika Joon Hyun hanya perlu istirahat saja jadi kau tidak perlu cemas, luka memar di wajahnya juga sudah ditangani oleh perawat disini. Jadi sebaiknya kau pulang saja” tukas Ny Lee bermaksud mengusir Hyo Jo secara halus

“Bibi,…” ucap Hyo Jo memelas

“Pulanglah” pinta Ny Lee dan beliaupun memasuki ruang perawatan Joon Hyun di rawat dan menutup pintu kamar tersebut.

Dengan berat hati Hyo Jo pun meninggalkan lorong Rumah Sakit itu

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
“Apa yang sudah kau lakukan pada Joon Hyun, bagaimana jika dia sampai mati, kau benar-benar brengsek Ryu Jin”, teriak Hyo Joo kesal.



“Aku brengsek, tenanglah Hyo Jo, kau tidak usah berlebihan seperti itu”, ujar Ryu Jin tenang.
“ Tapi ingat jika kau macam-macam, aku juga tidak segan-segan menyakitimu, okay”.
Dan Ryu Jin pun memutuskan pembicaraan mereka di telepon.

“Han Ryu Jin, kau benar-benar menyeramkan, dasar sakit jiwa, rupanya aku salah menilaimu. Aku harus lebih berhati-hati padanya”, tukas Hyo Jo.
  

Sudah hampir 2 minggu Ji Won tidak bertemu dengan Joon Hyun dan itu membuatnya sangat cemas, karena tidak biasanya Joon Hyun seperti ini, mengabari lewat telepon saja tidak.

“Oppa, kau kemana?” Ujar Ji Won cemas.

Melihat sepupunya sedang melukis, Ryu Jin pun menghampirinya dan selalu saja membuat Ji Won terkejut dengan kehadirannya.

“Ryu Jin, sejak kapan kau berdiri disitu? “Ujar Ji Won sambil merapikan peralatan melukisnya.

“ memikirkan JoonHYun? Lagi-lagi pria itu”, ujar Ryu Jin kesal smabil membantu Ji Won merapikan peralatan melukisnya.

“Sudah 2 minggu tidak ada kabar dari Joon HYun, aku sudah bertanya pada Ji Yoon Eonni, tapi dia tidak meminta Joon Hyun keluar kota, bahkan pengajuan cuti pun tidak ada. Aku datang kerumahnya juga seperti tidak ada orang, bahkan saat aku juga mengunjungi ke penjara rupanya ayahnya sudah dibebaskan dipindahkan ke Penjara Pusat1 minggu yang lalu, sebenarnya dia pergi kemana yach?” tanya Ji Won sedih.

“Sudahlah , pria seperti itu tidak usah kau pikirkan, dia sepertinya sudah tidak memperdulikanmu, jadi untuk apa kau memperdulikannya”, tukas Ryu Jin kesal

@@@@@


“Joon Hyun-aa!” sapa Hyo Jo saat datang berkunjung ke rumah sakit tempat Joon Hyun dirawat

“ kau sudah lupa dengan kata-kataku untuk tidak muncul di hadapanku?” ucap Joon Hyun dingin


“AKu tahu kau masih marah dan mungkin tidak akan pernah memaafkan perbuatanku padamu tapi ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu dan ini sangat penting” tukas Hyo Jo dengan nada memohon

“Hyo Jo-ssi, aku sangat lelah bisa kau meninggalkanku sendiri “tukas Joon Hyun dingin

“Joon Hyun-aa, aku ingin memperbaiki hubunganmu dengan Ji Won”ucap Hyo Jo lirih namun cukup untuk di dengar oleh Joon Hyun



>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 “Aku tahu kalau aku bersalah padamu Joon Hyun, tapi aku tidak bisa tinggal diam melihat orang yang ku cintai dicelakai orang”, ujar Hyo Jo yang berdiri membelakangi Joon Hyun yang duduk di bangku taman rumah sakit. “Selama ini aku memang bekerja sama dengan Ryu Jin untuk memisahkan kalian berdua, tapi aku tidak menyangka jika dia itu sangat berbahaya, dia seperti seorang pyscopat.

“Jika dia tega membuatmu hampir terbunuh, berarti nyawa Ji Won pun pasti akan terancam suatu saat nanti”.

“Joon Hyun, aku sangat mencintaimu, tapi aku tidak rela melihatmu bersama wanita lain, tapi jika dia bisa membuatmu bahagia aku rela untuk melepasmu”,tukas Hyo Jo menahan tangisnya

Hyo JO berjalan mendekati Joon Hyun dan gadis cantik itu duduk disamping Joon Hyun yang masih bersikap dingin terhadapnya.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Ji Won yang baru tahu jika Joon Hyun masuk rumah sakit langsung pergi untuk menemui kekasihnya .

Ji Won yang tidak sengaja mendengar percakapan Ryu Jin dengan seseorang di telepon sangat terkejut saat Ryu Jin menyebut nama Joon Hyun dan Ji Won semakin kaget setelah mengetahui  jika Ryu Jin lah yang menyebabkan Joon Hyun masuk Rumah Sakit bahkan Ryu Jin juga sempat mengancam orang di telepon itu .

“Permisi Nona, apa ada pasien yang bernama Lee Joon Hyun ?” tanya Ji Won dengan nafas tersengal-sengal bertanya pada petugas informasi tersebut

“ sebentar Nona, saya periksa dulu” jawab gadis manis itu

“Ne, lee Joon Hyun pasien akibat pemukulan di rawat di kamar 214” jawab petugas informasi itu

“Komawo “ tukas Ji Won dan langsung berlari menuju ruangan dimana Joon Hyun di rawat.

Namun saat Ji Won sudah tiba di kamar tempat Joon Hyun di rawat, Ji Won tidak menemukan siapa-siapa hanya seorang perawat yang sedang merapikan kamar tersebut

“Nona mencari Tn. Lee Joon Hyun” tanya perawat itu ramah

“Ne, dimana dia?” tanya Ji Won lagi
“Tn Lee sedang berjalan di taman bersama kekasihnya” jawab perawat itu lagi tanpa ragu

Ji Won menjadi bingung dengan perkataan terakhir perawat tersebut jika Joon Hyun sedang berjalan-jalan di taman dengan “ kekasihnya”, tapi sepertinya JI Won tidak mau ambil pusing dan langsung menuju taman Rumah Sakit dan tidak sabar ingin bertemu dengan Joon Hyun

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

“Karena aku tahu kau sangat mencintainya melebihi dirimu sendiri, dan aku tahu kalau kau sangat menderita saat kehilangan dirinya. Aku , aku ingin kau bahagia, aku ingin kau berjuang demi cintamu. Jangan sampai kau menyesal nantinya”, tukas Hyo Jo kali ini sudah tidak kuasa untuk menahan tangisnya.
    
“Aku menyesal pernah menyia-nyiakan cintamu, aku menyesal pernah menghianatimu, dan aku menyesal pernah membuatmu terluka”. “Aku,...ingin membayar semuanya, aku ingin melihatmu bahagia, dan aku tahu kebahagiaanmu bukan bersamaku, tapi bersama Shin Ji Won. Dia wanita yang sangat hebat, dia sangat mencintaimu, aku bisa melihatnya di matanya.

Begitupun dirimu saat melihatnya aku bisa melihat ketulusan cinta diantara kalian berdua, dan itu membuatku baru menyadari arti cinta sebenarnya”, ucap Hyo Jo dalam isak tangisnya

“Hyo Jo, kau ....... belum sempat Joon Hyun menyelesaikan kata-katanya, Hyo Jo pun tak kuasa menahan rasa cintanya yang bertepuk sebelah tangan dan diapun memeluk Joon HYun dan menangis dipelukan Joon Hyun.

 
“Oppa!” desah Ji Won tidak percaya dengan pemandangan yang ada dihadapannya .

Begitu besar kah rasa cintamu padanya”, ujar Ji Won yang diselimuti  perasaan yang begitu hancur  dan meninggalkan tempat itu.

Ji Won yang salah paham dengan apa yang dilihatnya terus berlari dan tidak memperhatikan langkah kakinya sehingga terkantuk 2 anak tangga, JI Won pun terjatuh dan tidak sadarkan diri.

[/font]


 TO BE CONTINUED
[/font][/size][/b]
« Last Edit: September 20, 2011, 12:34:59 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho