Author Topic: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)  (Read 3575 times)

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Go natha go natha go [smiley-gen013]
uapdateeeee
go natha go natha go
[smiley-gen013]

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Go natha go natha go [smiley-gen013]
uapdateeeee
go natha go natha go
[smiley-gen013]

minsunlover

  • Guest
@Vian n Rabbit : iya mau di update tapi ini lagi dibuat dulu ceritanya...lagi ditulis hhehe. Sabar ya ;)

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
wah jandi mau ngasih sesuatu ke jun pyo yah ?
apaan yah ?
coklat kah ? [chin]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Kpn d update [smiley-gen013] kpn d update [smiley-gen013] kpn d update [smiley-gen013]

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Kapan d update???? [rofl] [rofl] [rofl]

minsunlover

  • Guest
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #36 on: November 19, 2010, 09:52:03 pm »
METEOR GARDEN 2




Geum Jan Di duduk diam terpaku di dalam kamarnya malam itu. Di depannya terdapat berbagai peralatan yang biasanya digunakan oleh orang untuk membuat coklat. Sahabatnya, Ga Eul, lah yang memberikan semuanya itu kepadanya siang tadi ketika mereka sedang bekerja. Sebenranya Ga Eul membeli semua perlengkapan itu karena ia ingin membuat coklat sebagai ucapan terima kasih kepada So Yi Jeong yang telah membantunya mengatasi rasa sakit hati akibat dipermainkan oleh mantan kekasihnya, tetapi Ga Eul kemudian mengatakan kepada Jan Di bahwa ia seharusnya juga membuat coklat juga sebagai tanda cinta dan ucapan terima kasih kepada kekasihnya, Goo Jun Pyo, yang selama ini telah begitu setia membantunya.

“Siapa yang mencintainya?” dengus Jan Di kesal sambil menatap segala bahan pembuat coklat yang terhampar di atas meja belajarnya saat itu “Lagipula aku tak pernah memintanya untuk membantuku, karena setiap kali dia turun tangan dalam setiap permasalahan yang kuhadapai adanya masalahku itu akan semakin rumit saja” gerutu Jan Di lagi.

“Kalau mau berterima kasih, lebih baik aku berterima kasih kepada Ji Hoo sunbae. Dialah satu-satunya orang yang tulus membantuku tanpa mengharapkan imbalan apapun” Ujar Jan Di sungguh-sungguh dalam hati. Ya, ia memang masih menyimpan perasaan suka kepada Yoon Ji Hoo hingga saat ini, walalupun ia telah melepaskan Ji Hoo dan memilih untuk berada di sisi Jun Pyo tapi itu bukan berarti bahwa ia sama sekali sudah tidak suka lagi kepada Ji Hoo. Baginya Ji Hoo tetap merupakan cinta pertama yang akan selalu dikenangnya. Maka dari itulah saat ini Jan Di memutuskan untuk membuat hadiah coklat valentine bagi Ji Hoo.

“Tapi coklat model apa yang harus kuberikan kepadanya?” Tanya Jan Di dalam hati. “Aku kan tidak mungkin hanya memberi coklat dengan model biasa saja, lagipula ini kan sebagai hadiah wujud terima kasihku kepadanya di hari valentine ini”

Awalnya Jan Di berniat membuat coklat berbentuk hati untuk Ji Hoo, tapi karena takut Ji Hoo dan juga yang lainnya salah paham (terutama Goo Jun Pyo, bisa-bisa nanti ia akan mengamuk lagi seperti tempo hari) maka ia memutuskan untuk membatalkannya. Ide selanjutnya adalah membuat coklat bebentuk kuda karena Ji Hoo sangat suka sekali kepada kuda, tetapi Jan Di berpikir jangan-jangan itu nanti malah akan mengingatkannya kepada kenangannya bersama Seo Hyun sehingga ia membatalkan niatnya itu. Ide terakhir adalah membuatkan Ji Hoo coklat berbentuk motor, mengingat Ji Hoo sangat suka sekali menaiki sepeda motor, tetapi karena bentuknya yang terlalu ribet, Jan Di merasa tidak sanggup untuk membuatnya.

Jan Di kemudian bangkit dari kursi tempat ia duduk dan mulai berjalan mengitari ruang kamar tidurnya yang kecil itu untuk mencari ide yang tepat mengenai model coklat yang akan ia buat untuk diberikan kepada Ji Hoo sunbae. Tetapi setelah setengah jam berlalu dan ia tak kunjung mendapatkan ide, akhirnya Jan Di memutuskan untuk keluar kamar untuk bertanya kepada ibunya mengenai model coklat apa kira-kira yang cocok untuk diberikan kepada Ji Hoo.

“Aaaiiihhh, romantis sekali” baru saja Jan Di keluar kamar, ia sudah langsung disambut oleh jeritan lebay mama Geum yang sedang duduk-duduk santai sambil menonton televisi didepannya.

“Eomma, kau kenapa?” Tanya Jan Di kuatir. Walaupun ia sudah terbiasa dengan tingkat ke-lebay-an sang eomma yang seringkali melampaui batas normal, tapi tetap saja ia selalu kaget setiap kali ibunya tersebut mulai bertingkah konyol.

“Ah Jan Di-aa….eomma sedang menonton film di TV. Filmnya romantis sekali” jawab Mama Geum.

“Memangnya film apa sih yang Eomma tonton” Tanya Jan Di penasaran. Ia pun lantas ikut duduk disebelah sang ibu untuk melihat acara televisi tersebut bersama.

“Ini…judulnya Meteor Garden” jelas mama Geum dengan penuh semangat “Ini film lama dari Taiwan yang baru-baru ini kembali diputar oleh salah satu stasiun televisi kita”

“Ooo…” Jan Di hanya bisa manggut-manggut sendiri saja. Ia memang tidak begitu suka menonton televisi, sehingga tidak tahu mengenai film-film apa yang bagus. “Lalu apa ang tadi eomma bilang romantis?”

“Itu…kau lihat tidak? Si pemeran utama wanitanya memberikan sebuah kue yang berbentuk wajah dari sang pemeran pria sebagai hadiah ulang tahunnya” kata mama Geum bersemangat sembari menunjuk-nunjuk layar televisi dimana terpampang gambar Tao Ming Se yang sedang mengagumi kue buatan San Cai di dalam mobilnya yang mewah.

Jan Di tertegun untuk sesaat ketika ia menyaksikan hal itu. Lalu tiba-tiba saja seperti mendapatkan suatu pencerahan, Jan Di lantas bangkit berdiri dan berteriak sekuat tenaga “Itu dia! Akhirnya, aku sekarang tahu apa yang harus ku buat” dan tampa pikir panjang lagi, Jan Di segera melesat kembali ke dalam kamarnya.

Mama Geum yang berada di sebelahnya sampai terlonjak kaget. Ia tidak mampu berkata-kata, hanya bisa menyaksikan dengan mulut terbuka tingkah laku sang putri yang aneh tersebut.

“Kenapa dia? Apa dia salah makan?” Tanya mama Geum pada diri sendiri sambil menggeleng-gelengkan kepalanya lalu kembali menonton drama Meteor Garden.



Sementara itu di dalam kamarnya, Jan Di mulai mengumpulkan bahan-bahan pembuat coklat yang sebelumnya telah ia dapat dari Ga Eul dan langsung melesat ke dapur untuk membuat coklat special yang akan ia berikan kepada Ji Hoo sebagai hadiah valentine. Ya, Jan Di telah memutuskan untuk membuat coklat yang berbentuk wajah Ji Hoo sebagai hadiah, sama seperti San Cai yang memberikan biscuit berbentuk wajah Tao Ming Se lengkap dengan kepala nanas-nya sebagai hadiah ulang tahun.

Sebenarnya ini adalah pengalaman pertama bagi Jan Di untuk membuat coklat yang akan diberikan kepada seseorang yang special di hati-nya sebagai hadiah di hari valentine. Tapi demi Yoon Ji Hoo, ia rela berkorban melakukan hal ini. maka dari itu dengan wajah yang selalu tersenyum sambil bersenandung kecil, Jan Di mulai membuat coklat cinta-nya tersebut.

Beberapa saat kemudian setelah coklat tersebut matang, tibalah saatnya bagi Jan Di untuk menghiasnya dengan bentuk wajah Ji Hoo.  Masih tetap dengan wajah yang dihiasi senyuman, Jan Di pun memulai pekerjaannya untuk menghias coklat tersebut satu per satu.

“Ini adalah ekspresi wajahmu yang sombong, angkuh dan arogan saat kita pertama kali bertemu” kata Jan Di sambil menghias coklat yang pertama.

“Ini adalah ekspresi wajah kagetmu ketika mendapat tendangan dariku waktu itu” itulah yang dikatakan oleh Jan Di ketika ia menghias coklat yang kedua.

“Hmmm, kalau yang ini adalah ekspresi wajahmu yang kedinginan ketika menungguku datang di Namsan Tower malam itu, sedangkan yang ini adalah ekspresi wajahmu yang tersenyum ketika kita melihat bintang-bintang di langit di atas Namsan Tower sambil meminum kopi hangat” kata Jan Di sambil menunjuk coklat yang ketiga dan ke empat.

“Ini adalah untuk ekspresi wajahmu yang tertawa bahagia ketika menunjukan pulau berbentuk hati padaku ketika kita berada di New Caledonia” ucap Jan Di saat memandangi hasil kerja kerasnya saat menghiasi coklat yang kelima.

Begitulah, Jan Di tetap terus menghias coklat tersebut dengan beraneka ekspresi wajah seseorang yang sangat dekat dengannya dan selalu berada di hatinya tanpa ia sadari. Ketika akhirnya ia selesai menghias coklat yang terakhir, ia pun memandang hasil pekerjaannya tersebut sambil tersenyum puas.

“Aaahhh, yang terakhir ini adalah untuk ekspresi wajahmu yang cemburu dan marah ketika melihat aku berciuman dengan Ji Hoo di New Caledonia waktu itu” ujarnya dengan penuh semangat. Lalu………………

“Tunggu dulu…..ekspresi wajahmu yang marah saat melihatku berciuman dengan…..Ji Hoo?” tiba-tiba saja Jan Di merasakan bahwa ada yang salah dari semua coklat-coklat yang telah ia buat tersebut. Yang marah saat melihatnya berciuman dengan Ji Hoo saat itu hanya satu orang saja dan orang itu adalah…

“GOO JUN PYO!!!!!” jerit Jan Di ketika ia menyadari bahwa ia telah menghias semua coklat-coklat valentine-nya tersebut dengan wajah Goo Jun Pyo.

Jan Di sangat terkejut dan bingung. Ia tidak tahu mengapa ia sampai bisa menghias semua coklat tersebut dengan wajah si arogan Goo Jun Pyo? Bukankah ia ingin menghias coklat-coklat tersebut dengan wajah Yoon Ji Hoo?



“Apa? Kau salah menghias coklat?” Tanya Ga Eul lima menit kemudian ketika Jan Di meneleponnya untuk memberitahukan kesalahan yang telah ia perbuat kepada sahabat karibnya tersebut.

“Iya, tadinya aku mau menghias semua coklat tersebut dengan wajah Ji Hoo sunbae, tetapi entah mengapa aku malah menghias semua coklat itu dengan wajah Goo Jun Pyo” jawab Jan Di lemah menyesali kebodohannya sendiri “Aku ini benar-benar bodoh, Ga Eul” Ga Eul hanya bisa tertawa saja mendengarnya.

“Ya, kau memang benar-benar bodoh, Geum Jan Di” ujar Ga Eul setelah ia berhasil mengontrol tawanya. “ Kau bodoh karena tidak menyadari akan perasaanmu sendiri”

“Eh? Apa maksudmu?” Tanya Jan Di bingung.

“Yang kau sukai dan cintai sebenarnya bukanlah Ji Hoo sunbae, tetapi Goo Jun Pyo!” jawab Ga Eul mantap.

“Anyi! Siapa yang mencintainya? Aku sama sekali tidak mencintainya” gerutu Jan Di kesal.

“Oh ya? Lalu kalau begitu bagaimana mungkin kau bisa menghias semua coklat itu dengan aneka ekspresi wajah Goo Jun Pyo pada saat kau ingin membuatnya untuk Ji Hoo sunbae?” tantang Ga Eul.

“Itu karena aku bodoh, Ga Eul dan aku sedang tidak berpikiran jernih” jawab Jan Di.

“Tidak! Itu karena kau sebenarnya mencintai Goo Jun Pyo. Kau mungkin tidak menyadarinya karena di matamu itu ia selalu saja menjadi seorang pria yang sombong, angkuh dan arogan sehingga kau tidak bisa melihat hal-hal yang baik dari seorang Goo Jun Pyo. Tetapi Jan Di, mata hatimu itu ternyata bisa melihat dan menyadari bahwa dibalik sikap sombong dan angkuhnya itu, Jun Pyo sunbae sebenarnya seorang yang lemah lembut dan penuh perhatian. Maka dari itu di dalam hatimu selalu tersimpan namanya. Sekeras apapun usahamu untuk menyangkalnya tidak akan berhasil JanDi, karena pada akhirnya hati kitalah yang akan berbicara. Dan kini, hatimu telah menyatakan perasaanmu yang sesungguhnya….sebaiknya kau jangan melawan suara hatimu sendiri, Jan Di”

Jan Di hanya bisa diam saja. Ia tahu bahwa semua yang dikatakan oleh Ga Eul itu benar adanya. Ya, ia memang sangat bodoh sehingga tidak menyadari akan perasaannya sendiri. Apa ia rasakan terhadap Ji Hoo bukanlah cinta walaupun ia memang sangat menyukai dan menyayangi Ji Hoo. Tetapi itu lebih kepada rasa sayang terhadap seorang sahabat atau mungkin perasaan sayang seorang adik kepada kakaknya daripada perasaan sayang dari seorang wanita kepada seorang pria.

Jan Di kemudian mengamati semua coklat yang tadi telah ia hias dengan segala bentuk aneka wajah dari si sombong Goo Jun Pyo. Ada wajah sedih, ada wajah tertawa. Ada wajah murung, ada wajah tersenyum. Ada wajahnya yang marah tetapi adapula wajahnya yang lembut. Kalau dipikir-pikir semuanya itu secara tidak langsung telah menggambarkan segala hal yang telah mereka lalui berdua sampai saat ini. Ada masanya dimana mereka melalui hari-hari yang penuh dengan kebahagiaan, tetapi ada pula kalanya air mata dan kesedihan mewarnai langkah hidup mereka berdua. Dan semuanya itu tanpa disadari telah membuat mereka berdua saling jatuh cinta satu dan lainnya. Memang hanya bersama dengan Jun Pyo-lah ia bisa merasakan berbagai macam perasaan ini.

Jan Di kemudian mengambil salah satu dari coklat-coklat tersebut. Ia mengamatinya lalu kemudian tersenyum manis. Kebodohannya kini semakin lengkap saja karena ia telah jatuh cinta kepada si pemilik rambut cangkang keong, Goo Jun Pyo. Mungkin perkataan Jun Pyo saat mereka berada di rumah sakit bahwa ia adalah si bodoh, tolol dan memiliki IQ yang sangat rendah ada benarnya juga.

“Aku tidak tahu hal apalagi yang akan kuhadapi nanti atau perasaan apa lagi yang akan nantinya kurasakan ketika menghadapi hal tersebut. Tetapi satu hal yang aku tahu, bahwa aku pasti akan bisa melalui semuanya itu selama kau selalu berada disisiku, Goo Jun Pyo. Kita akan selalu melalui semuanya bersama-sama” ujar Jan Di lembut kepada sebongkah coklat Jun Pyo yang berada ditangannya. Lalu secara perlahan ia pun mecium coklat tersebut sambil berkata pelan “Saranghae”



Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #37 on: November 19, 2010, 11:23:39 pm »
thnx say dah di up date [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

aigo Jan Di Pabo banget yach niat mo gambar ji hoo malah wajah jun pyo yg muncul gkgkgkgkkkkkkkkk jan di baru menyadari perasaan cintanya pd Jun Pyo, jie jie jieeeee... akhirnya jan di ngomong saranghee juga tp cuma ama cooki bentuk wajah jun pyo, ngomongnya ke orangnya lgsg dunks [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #38 on: November 20, 2010, 12:44:42 am »
Thanks thanks thanks [lovestruck] setuju sama sista shanty. Aduh-aduh jandi kok bisa ya inget ma jun pyo disaat pengen mengingat ekspesi wajah ji hoo. Emang jodoh gak kemana [hmff] lanjoooootttttttt....... [hmff]

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #39 on: November 20, 2010, 11:55:41 pm »
akhirnya update jugaaaaa [clap]
gomawo sist nath [hug]
keren dah pokoknyaaaaa..ayoooo lanjuuuuuuuuuut [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Chainezz_Vian

  • Guest
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #40 on: November 21, 2010, 12:12:29 am »
Gumawo sist uda d update [flowers]   
         
haha. Jan di. . . Masa mau ksh coklat gambar ji hoo. Bsa ktuker ama jun pyo [laughing]       chap nie full jan di ya sist. Brarti next jun pyo do0nx. . .
D tunggu loh. Hwaiting!! [smiley-gen013] [smiley-gen013]

minsunlover

  • Guest
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #41 on: November 21, 2010, 12:50:32 am »
Gomawo all,

Udah ga bisa lanjut lagi, udah habis ide untuk ff yg ini...

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #42 on: November 21, 2010, 01:30:10 am »
Gomawo all,

Udah ga bisa lanjut lagi, udah habis ide untuk ff yg ini...
yah sayang bgt lho :(
pdhl ff'a keren, bneran deh suer [goodgrief] [goodgrief] [biggrin]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Chainezz_Vian

  • Guest
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #43 on: November 24, 2010, 11:00:46 pm »
Gomawo all,

Udah ga bisa lanjut lagi, udah habis ide untuk ff yg ini...

yahhh...... sayang banget sist....
masa c gak bisa di lanjut???  [cry] [cry]

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
Re: METEOR GARDEN (Chapter 2 - Update 20 November 2010)
« Reply #44 on: November 25, 2010, 06:30:18 am »
ffnya lucu..lucu... [laughing]  [laughing] jp ama jd oonnya kok kompakan ya [hmpfh]
jan di mau bikin coklat espresi wajahnya Ji Hoo, eh...eh..malah espresi wajahnya jp [hmpfh]
klo dah cinta ya...membutakan segalanya [laughing] [laughing]
sist kok gak di update lagi ffnya...ceritanya gantung banget [chin]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love