CHAPTER 1
Hye sun memasuki ruang makan dengan tenang dan tanpa suara, bahkan dia tidak menyapa kedua orang tuanya yang sudah duluan sarapan. Selama 15 menit yang terdengar hanya lah bunyi sendok dan piring yang beradu, bahkan para pelayanpun hanya bisa diam dan menyaksikan kesibukan majikannya.
“hye sun , omma dan appa akan liburan ke Eropa besok, apakah kamu ingin ikut ?” tanya ibunya hye sun yang sudah memecahkan kesunyian tadi.
“anyii.... aku harus menyelesaikan tugas ku di kantor” jawab hye sun tanpa menghentikan kegiatannya.
“apa kau yakin ? appa dan omma sangat ingin kamu ikut !” jelas appanya hye sun meyakinkan hye sun sekarang.
“anyii.. aku tidak mau” jelas hye sun semakin dingin kepada orang tuanya , bahkan sekarang dia mulai meninggalkan mereka. Kemudian langakh kaki hye sun terhenti gara-gara mendengar suara ommanya.
“goo hye sun .. apakah kamu masih membenci kami ? apkah tidak bisa kembali seperti kamu yang dulu, kamu yang ceria dan selalu tersenyum ?.” jelas ommanye sun pilu , dan dengan diserti isakan kecil dari mulutnya.
Hye sun tidak membalikan tubuhnya, sekarng dia masih diam seribu kata di tempat dia berdiri “jika ingin aku yang dulu , kembalikan cinta ku yang dulu juga !” balasnya angkuh yang seolah olah sedang berhadapan dengan musuhnya.
Kemudian hye sun pergi meninggalkan orang tuanya, sedangkan orang tuanya hanya diam tak bisa berkata apa apa , karena mereka tau ini semua salah mereka. Meski pu mereka menyesali perbuatannya, karena telah menyuruh orang untuk membunuh kekasih hye sun dulu, tapi semua itu mereka lakukan untuk kebaikan hye sun.
=oOo=
Mino sedang makan di meja makan dan disuapi oleh ibunya, karena dia masih sibuk mengecek kembali berkas berkas yang akan di gunakannya untuk meeting di kantornya nanti.
“heii mino, sampai kapan kamu akan manja begini ?, kamu itu sudah dewasa seharusnya istri kamu yang melakukan ini, bukannya omma yang selalu menyuapi mu setiap pagi”.kata omma mino dengan nada mengejek.
“hahahahha makanya carikan aku istri, jadi omma tidak usah repot repot seperti ini tiap pagi” katanya berbicara dengan mulut masih penyh dengan nasi.
“masa minta omma yang mencarikan, seharusnya kamu cari sendiri kan dia akan menjadi istri kamu , bukanya istri omma” tolak omma mino.
“ahhh ... aku tidak yakin bisa memilih yang tepat, aku takut pilihan ku salah omma” katanya sambil memeluk ommanya yang berada di sampingnya.
“dasar kamu ini” jawab ommanya sambil mengelus elus rambut mino.
“baiklah omma , aku pergi dulu yac, soalnya aku ada rapat dengan perusahaan GOO’s international” sambil memasukan dokument yang tadi di periksanya.
“GOO’s international ?? itukan salah satu perusahaan besar di korea dan di luar negri” tanya omma nya mino.
“nee .. makanya sangat sayang kalau aku tidak bertemu dengan wakil perusahaan itu” jawab mno bergairah.
“hahhah .. semoga sukses ya sayang”kata ibu mino sambil berdiri dari kursi yang berada tepat di sebelah mino.
“makasih omma. Aku pergi dulu ya !” kata mino sambil memeluk ibunya dengan penuh kasi sayang.
“nee ,, hati hati ,”
=oOo=
Sekarang mino sedang menunggu kehadiran hye sun di ruang rapat bersama rekan kerjanya yang lain, sepertinya hye sun sudah terlambat karena rapat seharusnya di mulai 30 ment yang lalu.
“mian saya terlambat” kata hye sun saat memasukui ruangan rapat yang cukup besar.
Semuanya hanya tersenyum dan mengangguk saja, tak terkecuali mino yang duduk di samping hye sun. Walau pun sangat kesal mino hanya bisa diam karena tidak mungkin dia marah marah dengan hye sun.
“dasar wanita yang tidak bertanggung jawab, bisa bisanya ia terlambat di rapat penting ini.” Ungkap mino dalam hati kesal.
Rapat pun dimulai dengan sangat lancar semuanya sudah setuju dan sepakat atas hasil rapat, dan karena itupun perusahaan SHINWA dan GOO’s international menjalani kerjasama.
“senang sekali bisa berkerja sama dngan anda goo hye sun-shii” ungkap mino pada hye sun yang sedari tadi hanya diam padanya.
“ne.” Jawab hye sun singkat tanpa mengeluarkan ekspresi apapun, dan tanpa basa basi langsung saja meninggalkan mino yang masih terkejut karena mendapatkan perlakuan dingin seperti itu dari seorang wanita cantik.
“galak sekali” kata mino sambil tersenyum, dan yang jelas hye sun sudah pergi dari hadapan mino.
=oOo=
Saat ini korea sedang menunjukan pukul 7 malam dan mino baru saja pulang ke rumah, dengan tampang yang memasang ekspresi yang sangat capek.
“mino , kau baru pulang sekarang ? , sepertinya kamu sangat sibuk ?” tanya ayahnya yang kebetulan lewat di hadapan mino.
‘nee.. appa, pekerjaan di kantor sangat banyak dan semua itu tidak bisa di tinggalkan” jawab mino pada appa nya dengan sopan.
“owh, kau harus sabar” sukung mr.Lee menyemangati anaknya itu. “ dan apa yang kau lakukan hari ini ? “ tanyanya lagi pada mino.
“hari ini, aku rapat dan mendapat kerja sama dengan perusahaan GOO’s international.” Jelas mino pada ayahnya.
“GOO’s international ??” ualnag ayah mino kembali bertanya.
“nee” ..jawab mino pasti.
“maksud mu kau tadi bertemu Goo Hye Sun ?”tanya ayah nya penasaran.
“eeh .. dari mana ayah tau nama wanita itu goo hye sun.”
“tiidak apa apa... jadi menurut mu dia bagaimana ? cantik bukan ?” kata ayah mino kembali bertanya.
“eem .. cantik sih , bahkan sangat cantiik tapi dia dingin sekali terhadap ku” jawab mino jujur pada ayah nya itu.
“owh ....” ayahnya kembali tersenyum dan menepuk pundak mino lalu pergi dari hadapan si jangkung itu.
“ayah kenapa sic? Kenapa dia bertanya seperti itu? Aneh sekali !!” ungakap mino heran dengan perlakuan ayahnya itu, yang biasanya memang tidak begitu.
Miian semua baru bisa update skarang , cz ny slama ini aku gak OL
Dan mohon maaf kalo ceritanya jelek