Author Topic: DON'T TOUCH MY MAID HIATUS  (Read 15122 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID !
« Reply #30 on: September 24, 2010, 10:58:21 am »
bener mau ditinggal setengah tahun nih? yee klu tahu begini jgn bikin ff baru dong,, yg lain aja masih jauh dr setengah jalan [heh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Heethi

  • Newbie
  • *
  • Posts: 75
  • annyong...
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID !
« Reply #31 on: September 25, 2010, 11:27:58 am »
kakak-kakak semua....

maaf, rated m itu apa ya???
aku gak ngerti...  [sweat] [sweat] [sweat]
sorry....

 [heh] [heh] [heh] [heh]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID !
« Reply #32 on: September 26, 2010, 07:27:55 am »
CHAPTER 2

BRAK BRUK BRUK DUARR KLONTANG PRET PREEEEET JEDAAARR PRAAANG MEEONG ....... *apaan sih nih drumband!*

Jan Di yang baru saja tiba dari kampus segera berlari tergopoh-gopoh menaiki tangga menuju kamar majikannya yang terletak dilantai dua. Sesampainya didepan sebuah pintu, Jan Di langsung membukanya hingga bagian belakang pintu hampir menghantam dinding. Wajahnya memerah menahan amarah. Apa lagi yang dilakukan tuan muda brengsek itu, batinnya kesal.

Matanya membulat perlahan-lahan. Pemandangan yang ditemukannya benar-benar seperti kapal pecah. Pakaian-pakaian yang berserakan disemua tempat, seprei dan selimut yang sudah tergeletak dilantai, dan sebuah koper besar yang terbuka memamerkan bagian dalamnya yang terisi jas-jas dan kemeja yang kusut.

“Apa yang sedang kau lakukan?”, tanya Jan Di yang sukses membuat Jun Pyo membalikkan badannya ke arah Jan Di. Ditangannya tergenggam sebuah kemeja putih yang juga sudah kusut.

“Kenapa baru tiba sekarang? Aku sudah menghubungi sejam yang lalu dan kau baru tiba sekarang? Pacaran ya?”, tanya Jun Pyo dengan tampang kusutnya.

Jan Di menghela napasnya, “Aku ada kuliah tambahan”. Ingin rasanya ia juga menambahkan, “Memangnya kenapa kalau aku pacaran dulu?” tapi diurungkannya niat itu. Jun Pyo bisa marah besar jika tahu ia sudah punya pacar. Dulu, waktu Jan Di masih sehari bekerja menjadi maidnya, ada seorang cowok yang nekat menyantrongi rumahnya (baca:rumah Jun Pyo) dan menyatakan cintanya pada Jan Di. Ia membawa serta teman-temannya dan seratus ikat mawar putih dan berteriak, “GEUM JAN DI, KAU ADALAH BELAHAN JIWAKU. KAU ADALAH CAHAYA DALAM KEGELAPAN DIHIDUPKU. KAU ADALAH SEMANGATKU. KAU ADALAH CINTAKUUUUUU. MARRY ME, GEUM JAN DI. MARRY MEEEEEEEE”. Jun Pyo yang melihat kejadian itu dari lantai dua langsung memecahkan vas bunga yang kebetulan berada didekatnya, dan segera menyuruh ratusan bodyguardnya untuk mengusir cowok itu. Selama seminggu penuh Jun Pyo marah besar. Bahkan beberapa kali ia melampiaskan amarahnya pada bodyguardnya (Woo Bin pun pernah kena bogem mentahnya waktu itu), terus memaksa Jan Di agar tidur dikamarnya, melarang Jan Di ke kampus, mengisolasi Jan Di dari dunia luar, menolak makan, lembur semalaman, dan yang paling parah ia pernah memukul Jun Bi hanya karena salah mengambil kopinya. Baru setelah Jan Di meyankinkannya bahwa ia tidak punya hubungan spesial dengan cowok itu, amarah Jun Pyo mereda. “Jangan pernah berhubungan dengan pria manapun. Aku tidak suka”, begitu kata Jun Pyo setelah amarah Jun Pyo hilang. Seisi rumah benar-benar dibuat kelimpungan jika Jun Pyo ngambek. Maka dari itu, Jan Di menghindari semua cowok dikampusnya. Selain agar Jun Pyo tidak ngambek lagi, ia juga ingin menjaga perasaan Woo Bin.

Jan Di berjalan mendekati Jun Pyo. Ia menghela napasnya, “Kau bisa menyuruh pelayan lain kan untuk mengepak barang-barangmu”, kata Jan Di sambil mengambil beberapa pakaian.

“Aku tidak suka jika bukan kau yang mengaturku. Kau kan MAIDku”, balas Jun Pyo. Ia membaringkan dirinya di sofa didalam kamar itu. Tangannya mengambil berkas bermap hijau yang tergeletak diatas meja. Sambil membaca sesuatu yang tertulis diberkas itu, ia melirik Jan Di yang sibuk memilah-milah pakaian.

“Memangnya kau mau kemana?”, tanya Jan Di setelah keheningan yang menyelimuti kamar itu selama sepuluh menit.

“Macau. Ada pertemuan bisnis”, jawab Jun Pyo.

Jan Di berbalik menghadap Jun Pyo, “Ingin memakai pakaian yang seperti apa?”

“Terserah. Kau tahu seleraku kan?”

Jan Di mengangguk singkat, “Baiklah”. Ia kemudian mengambil setempuk pakaian kemudian berjalan menuju pintu.

“Mau kemana? Aku menyuruhmu mengepak barang-barangku”, kata Jun Pyo dengan kesal.

Jan Di memutar bola matanya. Ia kemudian berkata, “Tentu saja menyetrika. Memangnya kau mau memakai pakaian-pakaian yang kusut seperti ini?”

“Oohh... jangan lama-lama. Aku lapar”

++++++++++++++++

Jan Di memilah-milah pakaian yang harus dibawa tuan mudanya di sebuah ruangan. Ia terlalu sibuk hingga tidak menyadari kehadiran seseorang yang sudah berdiri dibelakangnya sejak tadi. Baru setelah orang itu berdehem, Jan Di berbalik.

“Oppa”, panggil Jan Di. “Sudah sejak kapan berada dibelakangku?”

“Sejak kau menggerutu tak jelas tentang dorenim”, jawab Woo Bin sambil tersenyum.

Jan Di balas tersenyum. Ia kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat terhenti sesaat. Setelah itu tidak ada seorangpun yang mau membuka percakapan terlebih dahulu. Hubungan Woo Bin dan Jan Di memang seperti itu. Hanya dihiasi keheningan dan kesunyian. Tapi, mereka bisa saling mengerti apa kemauan pasangan masing-masing tanpa harus mengeluarkan kata-kata. Kepercayaan adalah fondasi dasar mereka ketika memulai hubungan ini. Dan mereka berdua pun nyaman dengan hal itu. Mereka saling menjaga. Menjaga agar pasangan masing-masing tidak terpengaruh dari dunia luar, menjaga agar pasangan masing-masing hanya tetap melihat diri mereka sendiri dalam pandangan mereka. Seakan-akan mereka tidak mengijinkan seorang pun masuk dan menempati suatu celah didalam hubungan itu. Suatu celah yang tanpa mereka sadari, semakin lama semakin membesar. Suatu celah yang sebenarnya sudah sejak lama telah ditempati oleh seseorang yang bernama Goo Jun Pyo, orang yang telah mengukuhkan dirinya sebagai seseorang yang sudah ‘memiliki’ Jan Di sendirian dan seutuhnya tanpa komitmen apapun.

Jan Di mengangkat tumpukan pakaian yang sudah rapi itu ke dalam sebuah koper besar berwarna hitam. Setelah memastikan semua keperluan majikannya sudah lengkap, ia segera keluar dari ruangan itu sambil mendorong koper hitam tersebut. Dibelakangnya mengekor Woo Bin dengan tenangnya. Sesaat sebelum Jan Di masuk kedalam kamar Jun Pyo, ia berbalik badan dan mengecup sekilas pipi Woo Bin. Semburat merah dan senyum tipis mewarnai wajah Woo Bin setelah pintu kamar ditutup.

++++++++++++

Jun Pyo berjalan pelan melewati sebuah lorong menuju gudang tempat penyimpanan anggur milik keluarganya. Sebenarnya ia bisa saja menyuruh pelayan mengambilkannya untukknya, tapi kali ini entah mengapa ia ingin memeriksa sendiri gudang kesayangan alm. kakeknya itu.

“Hei, kalian sudah dengar belum gosip tentang Geum Jan Di?”, sebuah suara menghentikkan langkahnya. Ia berdiri mematung didepan sebuah pintu bercat putih.

“Kudengar Geum Jan Di berpacaran dengan Song Woo Bin. Itu loh, supir pribadinya tuan Goo Jun Pyo”

Jun Pyo melebarkan kedua matanya.

“Masa sih? Wah, beruntung sekali dia. Sudah sangat dimanjakan kedua tuan muda kita, pacaran pula sama supir ganteng itu”

“Hu-um. Bagaimana ya kalau samapi tuan Goo Jun Pyo mengetahuinya. Kalian ingat tidak, dulu kan ada....”, kelanjutan gosip itu tidak dihiraukan lagi oleh Jun Pyo. Segera ia berbalik menuju kamarnya. Kedua tangannya terkepal erat, rahangnya mengeras, dan pandangan matanya sangat tajam dan dingin. Beberapa pelayan dan bodyguard yang melihatnya langsung merasakan firasat buruk. Ekspresi Jun Pyo sama dengan ekspresi waktu Jan Di mendapatkan pengakuan cinta beberapa tahun lalu. Dengan langkah lebar –dan nyaris berlari, Jun Pyo menuju kamarnya.

Beberapa langkah sebelum ia mencapai pintu kamarnya, ia berpapasan dengan Song Woo Bin. Woo Bin membungkuk sedikit dihadapannya –memberi hormat. Rahang Jun Pyo semakin mengeras ketika mengingat gosip tentang maidnya dan supir pribadinya ini. Tanpa basa-basi Jun Pyo langsung mencengkeram jas hitam yang dikenakan Woo Bin dan mengunci tubuh pemuda itu didinding. Pandangannya menajam ketika tanpa sengaja matanya menangkap sedikit lipstik yang menempel dipipi Woo Bin.

BUUKKK

Satu pukulan Jun Pyo layangkan diperut Woo Bin. Sedikit darah keluar dari sudut bibirnya. Belum sempat Woo Bin bertanya apa kesalahannya, Jun Pyo langsung mencengkeram kembali jasnya. Semakin mengunci tubuh Woo Bin didinding. Napas Jun Pyo memburu. “Dia milikku”, bisiknya. “Geum Jan Di milikku”

BUKK BUKK BUKK

Satu pukulan diperut dan dua pukulan di kedua pipi Woo Bin.

BUKK BUKK BUKK

Jun Pyo semakin membabi buta menyerang Woo Bin. Dilemparkannya tubuh Woo Bin ke bawah sehingga punggungnya beradu keras dengan lantai. Dengan cepat Jun Pyo duduk diatas perut Woo Bin dan kembali melancarkan serangannya. Pukulan dipipi, memukulkan kepala Woo Bin kelantai, dan menendang perut Woo Bin. Kondisi Woo Bin semakin menyedihkan. Diseluruh wajah dan tubuhnya terdapat darah dan memar. Pukulan Jun Pyo tidak akan berhenti jika seseorang tidak menahannya dari belakang.

“Enough, Jun Pyo. You can kill him”, perkataan Jun Bi barusan membuat Jun Pyo berhenti berontak. Tapi hanya sesaat. Karena sejurus kemudian terdengar gumaman seseorang dari arah depannya.

“Oppa”, Jan Di menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Tanpa melihat ekspresi Jun Pyo yang sudah sangat mengerikan ia mendekat ke arah Woo Bin yang tengah terbatuk-batuk mengeluarkan darah dan dengan lembut mengangkat kepala pria itu dan menaruhnya di atas pahanya. “Oppa”

Jun Pyo yang melihatnya kembali memberontak dan berusaha melepaskan pegangan Jun Bi dikedua lengannya. “LEPASKAN! LEPASKAN AKU KEPARAT!”

Terbebas dari pegangan Jun Bi, Jun Pyo langsung menuju ke Jan Di dan menarik lengan gadis itu dengan paksa. “BERDIRI. BERDIRI KATAKU. AYO BERDIRI!”. Jan Di mengaduh kesakitan. Cengkeraman Jun Pyo dilengannya bisa membuat tulang gadis itu remuk. Dengan kasar Jun Pyo menyeret Jan Di masuk ke dalam kamarnya dan membanting pintu dengan keras.

Jun Bi yang melihatnya hanya menghela napas dan kemudian membantu Woo Bin berdiri.

++++++++++++

PRANG PRANG PRANG

Suara benda-benda yang dibanting menghiasi kamar heiress keluarga Lee tersebut. Wajah Jun Pyo memerah. Pecahan-pecahan benda disekelilingnya tidak dihiraukannya. Ia semakin menggila.

Sedangkan Jan Di meringkuk ketakutan disudut. Kemarahan Jun Pyo kali ini benar-benar membuatnya takut. Jun Pyo mengamuk bagaikan monster.

Dengan langkah lebar Jun Pyo mendekati Jan Di yang sedang memeluk lututnya disedut kamarnya. Dengan kasar ia memaksa Jan Di berdiri dan mencengkeram kedua lengan gadis itu dengan kuat. “AKU SUDAH BILANG AKU TIDAK SUKA KAU MENDEKATI PRIA LAIN. KENAPA KAU MELAKUKANNYA? WANITA JALANG!”

Jan Di meringis ketika cengkraman Jun Pyo dilengannya semakin kuat. Air mata turun membasahi pipinya yang mulus. Dengan terisak-isak ia berbicara, “Mianhe. Mianhe, Jun Pyo-a”

Jun Pyo memejamkan matanya ketika melihat gadis yang DICINTAINYA itu menangis. Dengan cepat ia memeluk gadis itu. Ditaruhnya dagunya diatas bahu kecil milik Jan Di. “Tolong. Jangan dekati pria manapun lagi. Aku mohon, Jan Di-a. Aku mohon”, bisik Jun Pyo pelan. Pelukannya semakin ia pererat ketika ia sadar Jan Di mengangguk pelan. “Aku janji”

++++++++

Jun Pyo bersikap baik selama sisa hari itu. Ia menghabiskan makan malamnya dikamarnya dengan tenang tanpa harus menyuruh Jan Di menyuapinya, tidak banyak bicara, dan bahkan ia menyuruh Jan Di tidur lebih cepat malam itu (didalam kamar Jun Pyo tentunya). Jan Di yang benar-benar sudah capek setelah kejadian barusan langsung menuruti perintah majikannya. Baru beberapa menit ia berbaring, alam mimpi langsung menyambutnya.

Pagi-pagi sekali Jun Pyo sudah siap berangkat. Hari itu ia memakai pakaian yang tidak terlalu formal. Atasan ia hanya memakai kemeja hitam dan bawahannya jeans. Cukup simple, karena pakaian itu yang sudah disiapkan Jan Di.

Diteras ia bertemu Woo Bin. Woo Bin hanya tersenyum seperti biasa, seakan-akan tidak ada apapun yang terjadi semalam.

Perlakuan Jun Pyo pada Jan Di pun semakin posesif. Ia melarang semua bodyguardnya untuk berdekatan dengan maidnya itu. Sedangkan Jan Di hanya pasrah menerimanya.

Aku harus menjelaskan semuanya pada oppa, batin Jan Di lirih.

TBC.......

Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #33 on: September 26, 2010, 08:46:57 am »
jiakkh.. sumpah vol yg in pling ngegantung tw gk. gw pling ff loe yg in. wuakh harus nunggu 6 bulan? gk sanggup gw. rindu ma maid d0nk. huhu
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #34 on: September 26, 2010, 08:47:11 am »
Voldiiiii.. Aku suka bgt sm ff iniii.. Huwaaaahhh suka bgt sama cemburunya jun pyoooo.. Uuuukkkhh bikin geyegataaan. Plis vodi buat ff ini jangan di hiatusin lama T_T hiiiks

I love this fic so much much much darliiiing T_T

fara

  • Guest
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #35 on: September 26, 2010, 10:47:38 am »
Thanks Voldi udh di update [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
gyaaaa junpyo kalo udh cemburu nyeremin bgt mpe bunyi prangg prangg ngebantingin barang. Seneng pas tau junpyo sayang ma jandi. Ayo junpyo  langsung aja minta jandi jd your gf hmpfh

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #36 on: September 26, 2010, 01:07:12 pm »
Ff ini yg bakal paling aku nantikan  [cry] oke 6 month without voldi. Tapi kayaknya gak bisa deh [cry] [cry] [cry]

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #37 on: September 26, 2010, 04:47:45 pm »
Voldi satu kata!!,kentanggggg..but i love it..voldi please ya jgn hiatusin ni ff

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #38 on: September 26, 2010, 07:44:45 pm »
voldi kereeeeeeennnnnnnnnnnn jgn hiatus lama2 donk banyak yg suka ni  [heh] btw thanks udah diupdate [lovestruck]

serem amir ye kalo JP udah ngamuk cembokurnya bo' ckckck tp gpp siy ane demen apalagi kalo si JP manjanya kumat ke JD sweet bgt [lovestruck] [lovestruck]


ADAM COUPLE SELCA

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #39 on: September 26, 2010, 10:10:35 pm »
gw lagi demen ama ni FF, apalagi kalo bagian jun Pyo yg jealous kyk IBLIS LUCIFER, hehehehe....

tp gw miris juga ama nasib woo bin yg di hajar membabi buta ma jun pyo, duh jun pyo kalo dah jealous nyelemin jadi atut deket2 jun pyo, poor jandi punya majikan yg temperamen...
tapi gw benci ama Jun Pyo seenak jidatnya aja bilang jan di WANITA JALANG, pgn gw [head break] [head break] [head break] [hammer] [hammer] si Jun Pyo, kalu cinta masa gitu dasar jun pyo MONSTER [head break] [head break] [head break]

NOTE :
and kenapa disaat gw lagi seneng2nya ama ni FF, dikau perlahan memutuskan untuk HIATUS [cry] [cry] [cry] [cry] Voldi darlink, kok gw jadi cengeng gini sich, kayak yg ditinggal pacar pergi berperang [cry] [cry] [cry] [cry] [cry] [cry]

MARET gw tagih janjimu, ehehehehe
VOLDI [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #40 on: September 27, 2010, 06:21:42 pm »
junpyonya sadis amat [sweat] tindakannya itu mah namanya pemaksaan, penganiyaan, penyekapan, ... ke jandi [hmff]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #41 on: September 27, 2010, 09:10:07 pm »
junpyonya sadis amat [sweat] tindakannya itu mah namanya pemaksaan, penganiyaan, penyekapan, ... ke jandi [hmff]
si jun pyo kayknya harus dilaporin ke KOMNASHAM dengan tuduhan abusement , [hmff] [hmff] [hmff]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #42 on: September 29, 2010, 07:03:40 pm »
Abusemen apaan sih?

Mi, biasanya kan yang tukang maksa gitu kan keren :)

member CM ada yg anak farmasi gak? PM aku y... Aku mau tanya" dikit tentang farmasi
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #43 on: October 01, 2010, 04:02:12 am »
Abusemen apaan sih?

Mi, biasanya kan yang tukang maksa gitu kan keren :)

member CM ada yg anak farmasi gak? PM aku y... Aku mau tanya" dikit tentang farmasi
abusement, itu kekerasan, ya jun pyo maksa jan di, marah2in jan di, ampe nyekap jan di sama kayk kekerasan dalam rumah tangga kan, hehehehe


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: DON'T TOUCH MY MAID ! update sept #26 2010
« Reply #44 on: October 01, 2010, 04:06:32 am »
 [hmpfh] [hmpfh] iya, lol kok gw yg jawab [hmff]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun