Author Topic: You make me falling in love; chapter 5 part 3 (20/10/2012)  (Read 16527 times)

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
akhirnyaa...di update juga!!! pendek sista tayang... [heh] [heh] ditunggu long chapnya di part 2  [hmpfh] kapan? [laughing]

Love you more than I can say

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Diamond of Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 714
  • Your smile make me cool..Your love around me,,
    • View Profile
U
p
d
a
t
e

sista
ai..

Yuk..

Mari,,
From the bottom of my heart,,
i wish you here with me ever and forever..
Become a real couple..

Aza aza hwaiting!!!

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Chapter 1 Part 2

“bukankah aku sudah bilang!! Tidak akan pernah…!!”seru seorang laki-laki paruh baya yang terlihat masih segar bugar, menatap tajam dan berbahaya pada laki-laki dihadapannya yang terlihat sama sekali tidak gentar dengan sikapnya.

“… saya naikkan penawarannya…”

“……”laki-laki paruh baya itu terlihat diam, tidak mengeluarkan sepatah katapun, menatap tajam laki-laki dihadapannya “… dengan rasa hormat…tuan muda Goo… saya persilahkan anda untuk keluar dari peternakan ini…”

“…saya serius dengan tawaran terakhir saya… berapapun yang anda inginkan untuk harga peternakan ini… berapapun tuan Jung Ho bin…”

“… tuan… ajak majikan anda untuk keluar dari peternakan ini sebelum saya melakukan sesuatu hal yang tidak hormat padanya…”jawab Jung Ho bin, tanpa mengalihkan pandangannya dari laki-laki bermarga Goo dihadapannya

“….saya benar-benar serius tuan Jung… dan itu harga mati dari saya…”tukas laki-laki itu lagi tanpa memperdulikan ancaman Jung Ho bin yang menatap marah kearahnya.

 “…tidak ada lagi negosiasi disini tuan Goo Jung min…dan saya minta untuk terakhir kalinya… Pergi!!”seru Jung Ho bin tak sabar lagi, yang akhirnya berhasil membuat Jung min dan Pak Jang bangkit dan sekilas terlihat terlonjak dari tempatnya, namun keduanya masih terdiam di tempatnya, menatap Jung Ho bin dihadapannya.

“Pak Park!! Bawa kedua tamu terhormat ini keluar dari peternakan..!!!”tambah Jung Ho bin tegas, masih menatap Jung min dan Pak Jang tajam.

“mari pak…”ajak pak Park, memecah keheningan antara majikannya dan tamu majikannya itu.

“…saya tidak akan pernah menyerah tuan Jung Ho bin…” ucap Jung min, menatap yakin laki-laki dihadapannya.

Jung Ho bin terlihat diam, tidak memperdulikan ucapan laki-laki dihadapannya.

“…ayo tuan…”ajak Pak Jang, menyentuh pelan lengan Jung min, keluar dari peternakan.

Perlahan Jung min melangkahkan kakinya keluar dari peternakan bersama pak Jang yang berjalan di belakangnya, mengenakan kaca mata hitamnya.



Jung min perlahan melangkah keluar dari tanah peternakan itu, namun menghentikan langkahnya saat ditatapnya seorang wanita tengah menunggang seekor kuda jantan, mengelilingi peternakan itu. Pandangannya tertuju pada wanita itu, membuat Pak Jang menatap sesaat Jung min, sebelum mengalihkan pandanganya menatap wanita itu.

“siapa dia…?”tanya Jung min
Pak Jang terlihat diam, kemudian menggelengkan kepalanya pelan “belum tahu tuan…”

“selidiki segera… mungkin ada cara untuk mendapatkan tanah ini…”

“ne…”

Jung min kembali melangkahkan kakinya, berjalan angkuh ke mobilnya, menatap sesaat tanah peternakan itu dari kaca mobilnya, sebelum akhirnya menghilang di ujung belokan. Jung min terdiam sesaat, memikirkan sesuatu.

**********

Hye na turun dari punggung sang kuda jantannya perlahan, tanpa melepaskan tangannya untuk membelai lembut kening sang kuda “terima kasih Hiro… sekarang lebih baik… “kata Hye na pelan yang dibalas ringikan pelan dari sang kuda “…sekarang giliranku untuk memberimu perawatan… aku harus memeriksa keadaanmu…”kata Hye na tersenyum lembut, dan dengan cepat ia memanggil salah seorang pegawainya dan memintanya untuk membawa Hiro masuk ke biliknya.

“terima kasih banyak Moon ahjussi… aku harus mengambil perlatanku dulu sebelum memeriksanya…”

“ne agashi…”

Hye na tersenyum, dan dengan cepat melangkah masuk. Hye na mengetuk pelan pintu ruang kerja sang paman “ahjussi…” sapa Hye na pelan yang kemudian segera melangkah masuk setelah mendengar sebuah jawaban dari dalam.

Perlahan Hye na membuka pintunya dan menatap sang paman singkat, sebelum akhirnya menyadari mendung di wajah sang paman.

“gwenchana…?”tanya Hye na pelan, menepuk punggung sang paman

Jung ahjussi mengangkat kepalanya cepat dan tersenyum menatap Hye na. “…ne…”jawab Jung ahjussi singkat

“…ada apa…?”tanya Hye na, menatap sang paman prihatin sekaligus curiga, tidak biasanya paman yang disayanginya begitu bersedih.

“tidak ada… hanya banyak yang paman pikirkan… lakukan saja tugasmu…”kata Hye na
Hye na diam, ditatapnya sang paman lembut dan kemudian beranjak dari tempatnya untuk duduk dihadapan sang paman.

“Hye na siap…”

Sang paman mengalihkan wajahnya menatap Hye na, aneh “…yya!! Bukan duduk di situ… lakukan tugasmu… bukankah kau ingin memeriksa Hiro…?”

“…ya… itu tugasku… tapi juga tugasku untuk menghibur pamanku tersayang… ini tugas Hye na sebagai keponakan yang baik… ada apa sebenarnya…?”ujar Hye na, menatap khawatir sang paman

“ahniyo…tidak ada… paman hanya merasa lelah…”

Hye na diam, mencium kebohongan disana, namun Hye na menahan diri untuk tidak mengatakannya “…siapa orang yang baru saja datang tadi…?”

“…ahniya… bukan siapa-siapa… hanya seseorang yang ingin melihat peternakan kita…”

“melihat…? Untuk apa…?”

Jung ahjussi terdiam ditempatnya “ahniya… tenang saja… bukan seperti yang kau pikirkan… sekarang lakukan saja tugasmu… setelah itu, tolong paman untuk melatih anak-anak di dojo… paman harus mengurus sesuatu…”kata Jung ahjussi yang kemudian diam, dan terlihat membereskan beberapa dokumen di mejanya, tidak memperdulikan Hye na yang terlihat kesal menatap sang paman.

“auussshhh…. Ahjussi selalu membuat Hye na penasaran… kalau begitu terserah paman saja… Hye na pergi…”kata Hye na kesal dan kemudian pergi, keluar dari ruang kerja sang paman.

*********

“kau datang sendiri saeng-aa… mana anak itu…”tanya seorang laki-laki tua, namun tampak sangat segar hingga tidak dapat dibedakan dengan laki-laki yang sedang ia ajak bicara dihadapannya.

“…ne hyung… maaf… aku tidak berhasil membujuk Hye na untuk datang…”

Laki-laki dihadapannya terlihat menarik napas panjang dan dalam, kemudian perlahan menjatuhkan dirinya di kursi tingginya, tepat dihadapan sang adik.

“mianhe… aku sudah mengatakan segalanya tapi…”

“sudahlah Bin-aa… suatu saat Hye na akan datang untuk menemui…”

“…aku datang…”kata seseorang memutus perkataan laki-laki itu.

“Hye na…”seru kedua laki-laki paruh baya mendesah, dna dengan cepat keduanya bangkit dari empatnya masing-masing menatap Hye na tidak percaya dan bingung.

“kau datang sayang…”

“…akhirnya kau mengerti juga Hye na…”tambah Jung ahjussi. Hye na diam tidak menjawab pernyataan keduanya kemudian berjalan mendekat hingga berada ditengah-tengah keduanya.

“aku datang tuan Lee… dan aku harap ini yang terakhir kau mengharapkan kedatanganku… karena setelahnya aku tidak akan pernah menemuimu lagi…sekarang…hanya 15 menit… katakan apa yang ingin dan harus kau katakan…”

“yya!! Hye na…!! jangan seperti itu… dia ayahmu…”seru Jung ahjussi keras, tegas.

Hye na diam, menatap tajam tuan Lee yang menatapnya sedih dan tidak menyangka.

“kau masih marah sayang…”kata tuan Lee kemudian, menatap Hye na sendu.

Hye na diam, memejamkan matanya, mencoba bersabar atas apa yang baru saja ia dengar.

“…sayang…”panggil tuan Lee lagi, menyentuh pelan lengan Hye na yang beberapa detik kemudian dibalas dengan tatapan tajam Hye na.

“jangan-sentuh-aku!”kata Hye na tegas, menatap tajam laki-laki dihadapannya “ dan-jangan-panggil aku seperti itu…”

“tapi sayang…”

“cukup!! 10 menit kau buang percuma…dan waktumu hanya tinggal 5 menit lagi…. Setelahnya aku akan pergi…”kata Hye na

“YYA!!”seru Jung ahjussi, memohon.

“sekarang katakan… hargai waktu 5 menitmu…”kata Hye na tanpa memperdulikan seruan

Jung ahjussi yang memohon Hye na untuk lebih tenang.

Tuan Lee terlihat diam ditempatnya, kemudian menghembuskan napasnya, mencoba menenangkan dirinya, menghadapi sikap dingin putri tercintanya itu.

“…baiklah… appa mulai…tapi appa minta…sikap tenangmu…”

Hye na diam, mendengus pelan dan mulai mencoba untuk mendengarkan.

“…ikut appa ke Macau…”

Hye na diam, mencoba mencerna, dan menyiapkan sebuah argument, namun yang keluar dari mulutnya hanya sebuah pertanyaan. “untuk apa…”tanya Hye na. Pertanyaan yang sangat Hye na sesali.

“…appa ingin kau meneruskan usaha appa…”kata Tuan Lee singkat namun berhasil membuat kemarahan panjang Hye na selama ini tiba-tiba ‘bangkit dari tidur panjang’

Hye na diam, menarik napas panjang untuk membuat dirinya lebih tenang, namun ketenangan itu tidak hadir di hati dan pikirannya. Kemarahan merajainya kini.

“waktu anda habis tuan Lee… aku harus pergi sekarang…”

“tapi…”

Hye na terlihat bangkit dan berjalan menjauh “HYE NA!!” panggil tuan Lee lagi ketika menatap Hye na membuka pintu kayu besar di hadapannya.

“YYA!!! Hye na!!” kini panggilan berasal dari Jung ahjussi namun sama saja, Hye na tidak memperdulikannya. Kemarahan sudah menyelimuti dirinya.

*******

Malam mulai hadir, Jung min terlihat merentangkan kedua lengannya untuk melenturkan tubuhnya, untuk menghilangkan rasa lelah karena pekerjaannya dan masalah yang dihadapinya.

Jung min terlihat bangkit dari tempatnya dan ditatapnya sang bulan yang tersenyum, memancarkan sinarnya yang tidka seterang sang mentari pagi namun tersa menenangkan.
Teringat sesuatu dikepalanya, membuat dirinya berjalan cepat kearah telepon di meja kerjanya dan menekan sebuah nomer yang terhubung langsunh pada…

“pak Jang… masuk…”kata Jung min tegas

“baik pak…”jawab pak Jang kemudian. Tak lama dalam hitungan detik, pintu ruanga Jung min diketuk, menadakan kedatangan seseorang.

“masuk…”seru Jung min kemudian, tanpa menatap kearah pintu, dan terlihat kembali melakukan pekerjaannya yang sempat tertunda beberapa menit sebelumnya.

“…ada yang bisa saya bantu doronim…”tanya pak Jang, menatap Jung min penasaran.

“…sudah kau dapatkan…”tanya Jung min, tanpa mengalihkan pandangannya dari berkas-berkas yang berserakan di hadapannya.

“…maafkan saya tuan… saya belum mendapatkan laporannya… paling lambat besok pagi saya baru mendapatkannya doronim…”

“pukul…”

“saya bisa pastikan tepat saat anda bangun…berkas yang anda minta sudah berada di tangan anda…”

“heemmm… baiklah kalau begitu…”kata jung min yang masih tidak mengalihkan pandangannya dari berkas-berkas dihadapannya.

Detik berlalu, digantikan menit, dan selama jeda itu, keduanya terlihat diam. Jung min diam, masih disibukkan dengan berkas-berkas di hadapannya, sedangkan pak jang terlihat menunggu perintah selanjutnya dari majikannya itu.

Ragu pak Jang mencoba untuk memperjelas segalanya “…ada lagi doronim yang perlu saya lakukan untuk anda…”

Jung min diam, tidak menjawab dan masih tidak mengalihkan perhatiannya dari berkas-berkas dihadapannya.

“errmm… ne… siapkan mobil…aku ingin pulang sekarang…”kata Jung min tegas sambil menutup berkas dihadapannya yang telah ia bubuhi tanda tangannya.

“… baik doronim…”

“5 menit pak Jang… dan saya harap tidka lebih dari itu…”

“baik doronim…”kata pak Jang yang kemudian membungkukkan tubuhnya, pamit dan pergi dari hadapan Jung min segera.

Beberapa menit kemudian, Jung min terlihat sudah duduk tenang di jok belakang mobilnya yang perlahan melaju, menembus kegelapan malam dan angin dingin yang berhembus. Jung min terlihat diam dan mulai membaca tiap berkas ditangannya, hingga ia menyadari tempat yang baru saja di laluinya.

“berhenti pak Jang…”perintah Jung min kemudian, menatap keluar dari jendela mobil disisinya. Dengan cepat mobil berhenti. Jung min diam, ditatapnya sebuah bar yang berada tak jauh di hadapannya.

Terpikirkan sesuatu di benaknya, membuatnya membuka pintu disisinya dan keluar dari mobilnya. Namun sesaat langkahnya terhenti.

“…doronim…”panggil pak Jang, yang keluar menyusul Jung min.

Jung min mengalihkan pandangannya pada pak Jang sesaat kemudian segera mengalihkannya kembali menatap bangunan bar yang berdiri kokoh di hadapannya. Dengan cepat Jung min melepaskan dasi dan kemejanya yang kemudian ia berikan pada pak Jang “…kalian pulang saja dulu… ada yang ingin aku lakukan…”

“tapi doronim…”

“kalian pulang saja… dan tinggalkan aku disini…”kata Jung min tegas

“tapi…”

Jung min terlihat menghentikan langkahnya, kemudian melangkahkan kakinya kembali kearah pak Jang, yang terlihat tersenyum menatap Jung min dan membukakan pintu mobil dimana Jung min keluar sebelumnya untuk Jung min.

“…aku tahu kau tidak akan…”

“…berikan aku uang cash…”kata Jung min singkat, sambil mengeluarkan kemeja yang sebelumnya ia masukkan dengan rapi ke dalam celananya.

Pak Jang terlihat terdiam ditempatnya, belum percaya dengan pendengarannya.
“…berikan…”kata Jung min lagi, menatap pak Jang tegas

“tap…tapi pak…”

“sekarang pak Jang… berikan yang ada saja…sekarang…”perintah Jung min

Pak Jang menatap Jung min sesaat, dalam diam, dan sesaat kemudian pak Jang mengeluarkan sebuah dompet kulit hitam dari saku jasnya dan memberikan semua won yang ada disana pada Jung min.

Jung min tersenyum menerima semua uang yang diberikan oleh pak jang padanya.

“…bagus… besok minta dua kali lipat pada pak Kim… katakan perintahku…”kata Jung min, yang kemudian melangkahkan kakinya kembali menuju ke bar tersebut.

Pak Jang diam, tidak mampu untuk mengatakan apapun lagi, menatap kepergian sang majikan ke sebuah bar yang ia tahu seumur hidup tidak akan pernah ia datangi.

*******

Jung min menatap sesaat pintu kayu reyot yang terlihat di beberapa telah berlubang karena rayap. Perlahan Jung min mendengar gelak tawa wanita diantara suara pria. Jung min diam, kemudian senyum terlihat terkembang di wajahnya. Jung min mendorong pintu itu perlahan dan kegelapan dimana hanya terdapat pencahayaan yang remang menerpanya, berbeda jauh dengan pencahayaan diluar ruangan itu, yang lebih terang dibandingkan didalam.

Jung min terdiam sesaat, dan terlihat mulai mengedarkan pandangannya, mencari seseorang, dan ketemu. Jung min menemukannya. Senyum terlihat terkembang lebar di wajahnya. Dengan cepat Jung min melangkahkan kakinya mendekat, dimana seseorang yang ia cari berada. Dan betapa terkejutnya ia ketika mndapati seseorang yang dicarinya terlihat bersenang-senang dengan beberapa laki-laki yang duduk mengelilinginya dan beberapa gelas kosong besar yang tergeletak banyak di sekelilingnya.

Jung min diam, menatap semua itu dan tiba-tiba tanpa disadarinya, kemarahan hadir dihati dna pikirannya. Dengan cepat Jung min meraih lengan orang itu.

“ayo pergi!!”seru Jung min.

Namun ternyata perintahnya tidak selalu berhasil untuk semua orang. Orang itu, mengalihkan pandangan sendunya, menatap Jung min “…ohh…kau tuan…”sahut orang itu cepat, dan berusaha melepaskan cengkraman Jung min di lengannya.

“ayo pergi…”kata Jung min lagi, menatap orang itu tajam.

“ha ha ha ha… antwe… aku sedang bersenang-senang dengan mereka…”kata orang itu yang kemudian kembali ketengah kerumunan laki-laki yang terdiam sesaat ketika Jung min menarik orang itu pergi, namun segera bersorak setelah menyadari orang itu kembali untuk mereka.

Jung min tidak tinggal diam, dan sebelum akhirnya orang itu masuk ke tengah-tengah kerumuna laki-laki itu, Jung min menarik lengannya kembali segera, dan cepat, menghentikan langkah orang itu yang sempoyongan karena bir yang diminumnya.

“ayo pergi…”kata Jung minlagi, menarik orang itu menjauh.

“…antwe…Lepas!!”seru orang itu marah menatap Jung min. Jung min diam, menghentika langkahnya ketika orang itu berhasil melepaskan cengkraman Jung min.

“YYA!! Ayo pergi!!”seru Jung min, meraih lengan orang itu kembali, dan menatapnya tajam penuh kemarahan.



“YYA!! Siapa kau!! Ini semua bukan urusanmu!! Biarkan aku disini!! dan lepaskan tanganmu!!”seru orang itu histeris, melepaskan secara paksa cengkraman tangan Jung min yang kesekian kalinya.

“ayo pergi!!”perintah Jung min lagi, dan kembali meraih lengan orang itu, yang berhasil membuat kerumunan laki-laki dihadapannya bertindak.

“yya!! Tuan… nona ini tidak ingin pergi… “
Jung min diam, menatap marah laki-laki yang berdiri dihadapannya, mencoba membela wanita tersebut.

“…benar… apa hubungan anda dengan nona ini… kenapa kau begitu ngotot untuk membawanya pulang…”tambah yang lain

“…aku tidak ingin pergi… ayo kita lanjutkan lagi…”kata wanita tersebut yang terlihat sudah duduk kembali di tengah kerumunan laki-laki tersebut.

“ya…kita lanjutkan perlombaannya kembali…”kata laki-laki yang lain. Jung min diam, kemarahannya terlihat sudah mencapai puncaknya, dan hasilnya, ia mengatakan sesuatu yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya.

“aku ikut…”kata Jung min yang berhasil membuat kerumunan laki-laki itu terdiam dan menatap Jung min tidak percaya.

“apa kau yakin…?”

Jung min diam, terkejut sesaat dengan ucapannya, namun… “ya… aku ikut…”katanya lagi, meyakinkan walaupun perasaannya tidak seyakin itu.

“baiklah… silahkan duduk… wanita ini benar-benar hebat… sudah banyak gelas bir ia habiskan tapi ia tidak pingsan-pingsan juga… ha ha ha ha ha…”

Jung min diam “apa kalian berharap ia pingsan…”

Beberapa laki-laki terlihat tertawa mendengar pertanyaan Jung min “…ha ha ha ha… tentu saja… kita dapat melakukan apapun saat ia tidak sadar bukan…”jawab yang lain. Jung min diam, menatap laki-laki itu tajam.

“baiklah… kalau begitu dimulai sekarang…”kata Jung min

“…tapi…”

Jung min diam ditempatnya, ditahannya tangannya untuk mengambil segelas besar bir dihadapannya. “ada apa…”

“kau harus pasang taruhanmu tuan…”kata laki-laki itu.

Jung min diam, ia mengambil uang di kantungnya dan melemparkannya pelan di meja diantara kerumunan laki-laki itu.

Semua laki-laki yang menatap tumpukan tebal uang tersebut, terdiam terkesima. Dan Jung min menyadarinya. Ia bisa menggunakannya.

“…sekarang..bisakah kita mulai…”

“ya… tentu saja…”

Jung min diam, diambil segelas bir dihadapannya begitu juga wanita dihdapannya. Dan seperti ucapan laki-laki tersebut, wanita dihadapannya sangat kuat. Ia bahkan masih dapat tersenyum setelah mengahabiskan segelas bir yang baru sja diambilnya dalam satu tegukan.

Jung min diam, ditatapnya wanita itu yang terlihat sudah mengambil gelas keduanya.

Gelas ketiga…

Gelas keempat…

Tawa masih tercipta di wajah wanita itu, sedangkan Jung min, rasa pusing sudah menyerang dirinya.

Gelas kelima… wanita dihadapannya masih bertahan.

Gelas keenam… sama seperti sebelumnya

Gelas ketujuh… tidak berbeda, Jung min sudah merasa lelah sekarang, dan rasa mula juga mulai menyerangnya.

Gelas ke delapan…sama saja, bahkan Jung min sudah memuntahkan birnya, sedangkan wanita dihadapannya, masih tertawa dan menari kesana kemari, mengelilingin setiap sudut ruangan tersebut.

“bagaimana tuan… kau menyerah…”

Jung min terdiam, mengusap mulutnya cepat, dan menghela napas kuat “…belum…aku masih sanggup…dan dia yang akan jatuh terlebih dahulu…”kata Jung min yakin, menunjukkan pada wanita yang kini telah duduk dihadapannya.

“baiklah… kita mulai lagi…”

Gelas ke sembilan…

Akhirnya, sesuai dengan perkataan Jung min, wanita dihadapannya jatuh pingsan sebelum ia menghabiskan gelas kesembilannya. Jung min tersenyum, ketika ditatapnya kerumunan laki-laki di hadapannya mendesah lesu karena merasa kalah.

Jung min tersenyum semakin lebar, sebuah rencana muncul dikepalanya.

“baiklah… kalian bisa ambil uangnya… tapi aku ambil gadisnya… bagaimana…”tawar Jung min, menatap semua laki-laki di hadapannya yang terdiam menatap Jung min dimana beberapa menatap Jung min mencari kebenaran disana namun beberpa yang lain menatap Jung min curiga, tetapi…

“baiklah… kau bawa wanita itu, sekaligus membayar semua minuman yang sudah ia habiskan… dan kami ambil semua uang mu… bagaimana…?”

Jung min diam, ditatapnya wanita yang tengah tertidur dihadapannya sesaat “…setuju…dan tinggalkan kami disini…”kata Jung min

*********

Jung min diam, menatap wanita dihadapannya. Disisa tenaga dan usahanya, Jung min menghubungi pak Jang dan memerintahkannya ke bar itu. Dengan banyak pertanyaan yang dikeluarkan oleh pak Jang, Jung min membawa wanita itu pulang bersamanya, dan kini ia tengah menatap wanita tersebut lembut setelah para pelayan mengganti pakaiannya dan menidurkannya di salah satu kamar tamu di rumahnya.

Jung min melangkah mendekat, menatap wanita dihadapannya, langkahnya mendekat dan semakin dekat, hingga ia tidak menyadari jemarinya perlahan menyentuh lembut garis bibir wanita tersebut yang mengering karena bir yang ia minum.

Desah nafas Jung min terdengar keras saat itu, dan kemudian kesadarannya mulai menghilang. Perlahan ditundukkannya wajahnya mendekat, hingga hanya berjarak beberapa centi saja, dan dengan lembut, kini hidung Jung min menyentuh hidung wanita tersebut, hingga akhirnya perlahan bibirnya melekat diatas bibir wanita tersebut. Hanya menempel sesaat, dan ketika kesadaran Jung min mulai hadir, tiba-tiba tanpa disangkanya, wanita tersebut menarik baju Jung min cepat dan tanpa basa-basi lagi, wanita itu menyesap bibir Jung min, menciumnya lembut, membawanya semakin dekat dengan melingkarkan lengannya di leher Jung min.

Jung min terbelalak, tidak menyangka dengan sikap wanita dihadapannya, namun desah tertahan terdengar diantara ciumannya. Dan perlahan Jung min mulai melangkah lebih jauh. Kali ini tidak hanya sekedar mencium, Jung min sudah mulai menyesap dan perlahan mulai menjelajahi setiap sudut bibir, dan mulut wanita tersebut. Memberikan bekas kemerahan di setiap sudut bibir mungil wanita tersebut.

Kesadarannya yang semula sempat hadir menghilang, meluap begitu saja bersama  dengan setiap desahan dan kecupan dari keduanya. Ciuman Jung min semakin panas, dan dibalas wanita di hadapannya dengan dekapan erat dan cengkraman keras di rambutnya, membuat Jung min medesah keras disusul desahan lembut dari bibir mungil wanita dihdapannya. Cengkraman, desahan dan dekapan yang membuat Jung min melangkah lebih jauh.

Perlahan segalanya kembali bermula. Kejadian yang begitu cepat dan kilat kembali terjadi, dan tanpa disadari kini keduanya tengah berda ditengah lautan hasrat yang belum mengenal arti cinta. Lautan yang siap menenggelamkan keduanya dalam buih yang disebut cinta.

*******

Hye na membuka matanya perlahan, rasa mual dan nyeri kepalanya membuatnya tersadar dari tidur panjangnya yang aneh. Perlahan Hye na mengangkat tubuhnya yang entah kenapa tersa sangat sakit di beberapa tempat. Hye na menguap keras dan merentangkan kedua lengannya kuat. Segalanya terlihat baik-baik saja, hingga akhirnya Hye na menyadari segalanya, ketika menatap banyaknya pakaian yang berserakan di ranjang, lantai, sofa dan lampu meja di sisinya.

Hati Hye na berdebar kencang saat itu, memikirkan sesuatu dan ketakutan karenanya. Dan segala terjawab saat ia menyadari kehadiran seseorang yang tidur disisinya tanpa pakaian, begitu juga dirinya.

“WAAAAAAAAAAAA!!!!”teriak Hye na di tengah pagi yang cerah. Laki-laki disisinya menggumam pelan mendengar teriakan Hye na, dan perlahan membuka matanya pelan. “yya!! Ada apa? Pagi-pagi sudah berteriak seperti itu…”

Hye na diam, ditatapnya laki-laki itu tajam, sekaligus berusaha mengingat segalanya.

“KAU!!!”seru Hye na lagi, menatap laki-laki di hadapannya “kau lagi!!”seru Hye na

“aussshhh… bisakah kau tidak berteriak…?!?!” seru laki-laki itu

“…di..dimana aku…”tanya Hye na yang kemudian bangkit dari tempatnya dengan selimut membalut di tubuhnya.

“…dirumahku…”jawab laki-laki itu enteng, sambil menggaruk kepalanya.

“BO?!?!?!?”

“auuussshhh…berhentilah berteriak…. Dan…”

“heeekkk…” Hye na menutup mulutnya tiba-tiba, rasa mual menyerangnya.

“gwenchana…?”tanya laki-laki itu

“eeennggg…” dengung Hye na, yang memberi isyarat ke mulutnya, menginginkan kamar mandi.

“…kamar mandi…”kata laki-laki itu. Hye na menganggukkan kepalanya, mengiyakan

“dibelakangmu…”jawab laki-laki itu kemudian.

Hye na segera berlari masuk kekamar mandi yang ditunjukkan oleh laki-laki dihadapannya.
Hye na masuk dan segera mengeluarkan rasa mualnya disana. Napas Hye na memburu cepat setelah ia mengeluar semua isi perutnya. Hye na benar-benar tidak tahu berapa gelas bir yang ia habiskan.

Hye na terdiam sesaat, memikirkan segalanya kembali, namun ia tidak dapat mengingat apapun, yang ia ingat, ia minum bersama beberapa laki-laki di bar dan kemudian ia pingsan.
Hye na keluar dari kamar mandi cepat, memunguti semua pakaiannya yang berserak dna kembali masuk ke kamar mandi.

“sebenarnya apa yang terjadi…”tanya Hye na, berseru dari kamar mandi.

“…kau tak ingat…?”

“…apa…”seru Hye na yang kini telah keluar dari kamar mandi tersebut dan telah mengenakan semua pakaiannya.

“kita sudah…”

“TIDAAAAKKK!!”seru Hye na tiba-tiba.

“aussshhh… berhentilah berteriak…”

“tidak..!! kita tidak mungkin!!”

“yya!! Kau yang memulainya…”

“BO?!?!?!?”

“aussshhh…”

“tidak mungkin…”

“ini buktinya…”kata laki-laki tersebut sambil menunjukkan berkas kemerahan di dadanya

“…kau mencakarnya dengan kuku-kuku jarimu…”

“tidak…”gumam Hye na keras, jatuh terduduk lesu di sofa dihadapan laki-laki itu.

Laki-laki dihadapannya terlihat terdiam, dan menghela napas panjang menatap Hye na yang diam dihadapannya. Dan kemudian, keterkejutan terlihat di wajahnya ketika tiba-tiba Hye na bangkit dan melangkah mendekat. “baik… anggap saja kita hanya main-main… dan tidak akan terulang lagi… jadi aku pergi sekarang…”

“MWO!?! Main-main…?!?!?”

“ya… dan aku harus pergi sekarang…”

“tapi…”

Dan tanpa dapat melanjutkan perkataannya, Hye na sudah menutup keras pintu dihadapan laki-laki itu dan pergi meninggalkan laki-laki itu tanpa memberi kesempatan untuk melanjutkan perkataannya.

*********


End of part

« Last Edit: February 14, 2011, 08:47:54 pm by ai_yuki »

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Yuki thanx da diupdate. Hye na disini t'kesan rapuh ya say. Kalo ada masalah larinya ke bar bt minum2. Kenapa dgn hub hye na dan appanya,kok hye na keliatan benci bgt ama appanya? Untg ada jung min cb kalo jung min ga muncul pasti hye na dijdiin piala bergilir,ckckk. Lgan jung min signalnya kuat kalo cewe yg da ninggalin kenangan ditubuh jung min ada di bar itu lg. Hmm jungmin maen bw plg kerumah trs gyaaa kejadian lg deh ehem2 wow hye na agresif kalo lg mabuk,hmph. Ini da 2 kali mereka ehem2 jgn2 ntar hye na tekdung lg, ahjuss jung ama appa hye na pasti syok kalo tau hye na da melakukan hub.intim ama goo jung min. Gimana reaksi jungmin ya kalo tau hye na t'nyata keponakan dr tn jung ya peternakannya mau dibeli jung min. Yuki next chapt jgn lama2. Gw makin suka ama ni ff.t'utama u/karakter hye sun aka hye na yg lain dr biasanya.


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Yuki thanx da diupdate. Hye na disini t'kesan rapuh ya say. Kalo ada masalah larinya ke bar bt minum2. Kenapa dgn hub hye na dan appanya,kok hye na keliatan benci bgt ama appanya? Untg ada jung min cb kalo jung min ga muncul pasti hye na dijdiin piala bergilir,ckckk. Lgan jung min signalnya kuat kalo cewe yg da ninggalin kenangan ditubuh jung min ada di bar itu lg. Hmm jungmin maen bw plg kerumah trs gyaaa kejadian lg deh ehem2 wow hye na agresif kalo lg mabuk,hmph. Ini da 2 kali mereka ehem2 jgn2 ntar hye na tekdung lg, ahjuss jung ama appa hye na pasti syok kalo tau hye na da melakukan hub.intim ama goo jung min. Gimana reaksi jungmin ya kalo tau hye na t'nyata keponakan dr tn jung ya peternakannya mau dibeli jung min. Yuki next chapt jgn lama2. Gw makin suka ama ni ff.t'utama u/karakter hye sun aka hye na yg lain dr biasanya.

ok... diusahakan segera say...

yup...ai emang pingin bikin Hye na yang beda disini... bukan Hye na kayak ada di SOl atau Hye sun di cerita ai yang lain... ai pingin bikin Hye na yang kuat tapi juga sangat rapuh... dan yang tahu kedua sisi itu cuma Jung min... ayah atau ahjussinya gak akan pernah tahu sisi Hye na yang rapuh, soalnya dia selalu nunjukin sisi Hye na yang jantan di hadapan keduanya..

tek...dung...??? mungkin juga  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Offline Diamond of Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 714
  • Your smile make me cool..Your love around me,,
    • View Profile
Ah..
Gumawo sist ai..muah muah..
Sekali nungul, dua ff terselesaikan..#diupdate#
uda kedua kalinya mereka ngelakuin itu..ckckk
si jung min kok bisa tw ya si hye na ada dibar???sampai2 dtg ke bar n ketemu hye na langsung ngelakuin itu lagi..
Ckckkc
bener sih, si hye na yang mulai..wkwkwk
ngeri amat tuh diranjang..lagian, mereka samasama mau..

Paginya..kebayang deh gimana wajah padam hye na..hahahha..
Marahin jung min..nyembur jung min pake tereakannya..
Syok berat deh hye na klo tau dia hamil..bakal merana..apalagi waktu ahjussi hye na tahu semua itu..#ga rela..#

gumawo sist ai..#utk kedua kalinya..#
From the bottom of my heart,,
i wish you here with me ever and forever..
Become a real couple..

Aza aza hwaiting!!!

Offline Winda Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 679
    • View Profile
Kak ai thanks udah diupdate
duhh jadi suka sama ff ini .
Kak hye sun disini suka mabuk ya ?? Dia cewek liar gitu ???
Wahhh kenapa itu hye sun sama appny ? Jadi penasaran nihh
next chap jangan lama? Ya kak ai . Ini ff udah aku masukin ke daftar ff favorite aku hehehehe

[lovestruck] and in another life, we believe... love never die [lovestruck]

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Kak ai thanks udah diupdate
duhh jadi suka sama ff ini .
Kak hye sun disini suka mabuk ya ?? Dia cewek liar gitu ???
Wahhh kenapa itu hye sun sama appny ? Jadi penasaran nihh
next chap jangan lama? Ya kak ai . Ini ff udah aku masukin ke daftar ff favorite aku hehehehe

terima kasih banyak...

yup....disini aku bikin Hye na termasuk orang yang rapuh... kalau ada masalah yang ia anggap berat dan nyakitin dia, dia bakal berusaha ngelupainnya dengan minum... tapi dia bukan cewek yang liar... diusahakan gak lama say... [lovestruck] [lovestruck]

Offline el_minoz

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • upssss.....
    • View Profile
dari 1 si jung min dah d rasa ma hye na y sist?untung si hyena d temuin ma jung min!klo g?
tp kenapa mesti ketemu y pas mabok y?wkwkwkwkwk
kira2 konflik y apa sist d FF ini????mian banyak ty?he9
thanx dah update n d tunggu next part he9

fara

  • Guest
Gomawo ai udh diupdate [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
hyena knp ngga suka bgt sama appanya ai? Tapi ak sng bgt jungmin udh nolong hyena dr incaran cowo2 di bar, dan ngga nyangka bgt kalo hyena berinisiatif duluan untuk ehm ehm sama jungmin hmpfh... 

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
Yuki thanx da diupdate. Hye na disini t'kesan rapuh ya say. Kalo ada masalah larinya ke bar bt minum2. Kenapa dgn hub hye na dan appanya,kok hye na keliatan benci bgt ama appanya? Untg ada jung min cb kalo jung min ga muncul pasti hye na dijdiin piala bergilir,ckckk. Lgan jung min signalnya kuat kalo cewe yg da ninggalin kenangan ditubuh jung min ada di bar itu lg. Hmm jungmin maen bw plg kerumah trs gyaaa kejadian lg deh ehem2 wow hye na agresif kalo lg mabuk,hmph. Ini da 2 kali mereka ehem2 jgn2 ntar hye na tekdung lg, ahjuss jung ama appa hye na pasti syok kalo tau hye na da melakukan hub.intim ama goo jung min. Gimana reaksi jungmin ya kalo tau hye na t'nyata keponakan dr tn jung ya peternakannya mau dibeli jung min. Yuki next chapt jgn lama2. Gw makin suka ama ni ff.t'utama u/karakter hye sun aka hye na yg lain dr biasanya.

ok... diusahakan segera say...

yup...ai emang pingin bikin Hye na yang beda disini... bukan Hye na kayak ada di SOl atau Hye sun di cerita ai yang lain... ai pingin bikin Hye na yang kuat tapi juga sangat rapuh... dan yang tahu kedua sisi itu cuma Jung min... ayah atau ahjussinya gak akan pernah tahu sisi Hye na yang rapuh, soalnya dia selalu nunjukin sisi Hye na yang jantan di hadapan keduanya..

tek...dung...??? mungkin juga  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
agree agree [AddEmoticons04246] [AddEmoticons04246] buat tekdung ya sis!!! [hmpfh] [hmpfh]

Love you more than I can say

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
dari 1 si jung min dah d rasa ma hye na y sist?untung si hyena d temuin ma jung min!klo g?
tp kenapa mesti ketemu y pas mabok y?wkwkwkwkwk
kira2 konflik y apa sist d FF ini????mian banyak ty?he9
thanx dah update n d tunggu next part he9

ketemu pas mabok... biar seneng aja sist... kalau gak mabuk malah gak cakar2an dunk sist  [laughing] [laughing] [laughing]

ada konfliknya... pertama yang udah diketahui antara appa Hye na ma Hye na sendiri, kedua... aku bikin konflik antara Hye na ma Jung minnya  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

gak pa pa sist... banyak tanya biar gak tersesat di jalan... tapi jangan kayak aku... banyak tanya tapi masih aja tersesat...  [laughing] [laughing] [laughing]

Gomawo ai udh diupdate [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
hyena knp ngga suka bgt sama appanya ai? Tapi ak sng bgt jungmin udh nolong hyena dr incaran cowo2 di bar, dan ngga nyangka bgt kalo hyena berinisiatif duluan untuk ehm ehm sama jungmin hmpfh... 

hye na gak suka ma appanya karena emang ada masalah yang sangat membekas dan sulit untuk Hye na lupain.... apalagi untuk maafin appanya itu... karena mabuk say... tapi mungkin juga karena pingin  [laughing] [laughing] [laughing] [hmpfh] [hmpfh]

Yuki thanx da diupdate. Hye na disini t'kesan rapuh ya say. Kalo ada masalah larinya ke bar bt minum2. Kenapa dgn hub hye na dan appanya,kok hye na keliatan benci bgt ama appanya? Untg ada jung min cb kalo jung min ga muncul pasti hye na dijdiin piala bergilir,ckckk. Lgan jung min signalnya kuat kalo cewe yg da ninggalin kenangan ditubuh jung min ada di bar itu lg. Hmm jungmin maen bw plg kerumah trs gyaaa kejadian lg deh ehem2 wow hye na agresif kalo lg mabuk,hmph. Ini da 2 kali mereka ehem2 jgn2 ntar hye na tekdung lg, ahjuss jung ama appa hye na pasti syok kalo tau hye na da melakukan hub.intim ama goo jung min. Gimana reaksi jungmin ya kalo tau hye na t'nyata keponakan dr tn jung ya peternakannya mau dibeli jung min. Yuki next chapt jgn lama2. Gw makin suka ama ni ff.t'utama u/karakter hye sun aka hye na yg lain dr biasanya.

ok... diusahakan segera say...

yup...ai emang pingin bikin Hye na yang beda disini... bukan Hye na kayak ada di SOl atau Hye sun di cerita ai yang lain... ai pingin bikin Hye na yang kuat tapi juga sangat rapuh... dan yang tahu kedua sisi itu cuma Jung min... ayah atau ahjussinya gak akan pernah tahu sisi Hye na yang rapuh, soalnya dia selalu nunjukin sisi Hye na yang jantan di hadapan keduanya..

tek...dung...??? mungkin juga  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
agree agree [AddEmoticons04246] [AddEmoticons04246] buat tekdung ya sis!!! [hmpfh] [hmpfh]

ok... [on] [on] [laughing] [laughing] [laughing] [laughing]

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
wah ai uda update gumawo,idih hyena wild2 gmn gt ampe ehem2 2x dia yg mulai..ai bkin mversnya dong(nah otak cum2nya keluar)..oh ya itu teksnya ko suka memanjang sebagian gt knp ya?but so far is ok n crtnya jg bgus..n satu lgi..update lgi dongggg

Offline lee sun ho

  • Full
  • ***
  • Posts: 265
  • onnie you're so pretty
    • View Profile
kyaaaaaaaaaaaa......
Sist ai update 2 ff sekaligus y......
Bener.2 deh.....ketinggalan jauhhhhhhh*huhu....jd pengin nangis deh*
mian sist baru bisa comment hiks hiks

haaah....hye na ma jung min dh melakukanya 2 kali????yg pertama kapan y sist?????ko aq g tau y!!?!*ketinggalan lg deh hiks hiks*
 kasian jung min disuruh melupakan kejadian itu.....padahal dia dh jatuh cinta ma hye na
berarti bakalan tekdung duluan donk sist....
Oy sist kenapa hye na begitu membeci appa y!!!!*penasaran com*
mian sist banyak nanya...... [heh] [heh]
gomawo sist ai dh diupdte sni aku kasih kiss [huglove] [huglove] [huglove] [huglove]
di tunggu next partnya yg long y sist.......... [bye]
MinSun....''I will always love Them''
forever and ever