Author Topic: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011  (Read 6291 times)

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
brarti akhir dari ff ini happy ending ya mom
wah julyan bakal lindungin sacha dong dr siapa mom, nyokapnya sacha or dr pihak lainnya.
aduh sacha beruntungnya dirimu di lindungi julyan *mau dong di lindungin julyan juga*
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Freesia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1547
  • ♥ sunnies ♥ minsuners ♥
    • View Profile
intinya tuh yg ini [hmpfh] [hmpfh]
But perhaps you don't understand either
Ever since you told me you loved me
All the stars in my sky have brightened.


and ini ...

I'm willing to be
that angel you love inside the fairytale
Spread up my hands
become the wings to protect you
You must believe
believe that we can be like that in the fairytale
prosperity and happiness is the ending

nah loh [laughing] [laughing]
yaa gituw mami-ku Lophh inti-nya mah si Julyan tuw savior-nya Sachaaa  [hmpfh] ya khann  [hmpfh]
tapi perkiraan alur aja kurang nendang <--- jangan ditendang loghh [laughing]
lebih mathap nunggu uraian dari Lophh [hmpfh]


brarti akhir dari ff ini happy ending ya mom,wah julyan bakal lindungin sacha dong dr siapa mom, nyokapnya sacha or dr pihak lainnya.
aduh sacha beruntungnya dirimu di lindungi julyan *mau dong di lindungin julyan juga*
tenang aja Taa',mami Lophh ga bakalantega bikin sad ending
bisa2 didemo warga CM [hmpfh]



‘’ I don’t  need anyone else ,
" I never leaned on anyone but me”
“ I always took pride standing on my own two feet ”
 “ Cause I’m Stronger  than anything “

" I’m Zevaa - [ The God Of War ] "

Offline Diamond of Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 714
  • Your smile make me cool..Your love around me,,
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --SORRY,, HIATUS,,
« Reply #152 on: January 29, 2011, 08:10:36 pm »
(ceklis) hiatus juga..huftt,,
From the bottom of my heart,,
i wish you here with me ever and forever..
Become a real couple..

Aza aza hwaiting!!!

Offline Diamond of Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 714
  • Your smile make me cool..Your love around me,,
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --SORRY,, HIATUS,,
« Reply #153 on: January 29, 2011, 08:11:27 pm »
(ceklis) hiatus juga..huftt,,
From the bottom of my heart,,
i wish you here with me ever and forever..
Become a real couple..

Aza aza hwaiting!!!

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --SORRY,, HIATUS,,
« Reply #154 on: February 26, 2011, 01:36:02 pm »



Julyan melepaskan sepatu rodanya di pintu depan dan mengantinya dengan Converse merah yang diambil dari tas selempangnya. Sepatu roda tadi disampirkannya di dekat pintu, agak tertutupi oleh pot bunga besar yang ditanami tanaman lebat. Setelah itu dia membuka pintu dengan kunci yang dirogoh dari saku celananya. Pintu terbuka dengan bunyi halus. Julyan melangkah ke dalam. Sesaat diperhatikannya ruang depan tanpa membuka lampu terlebih dahulu. Keadaan di sana sangat sunyi. Waktu memang sudah menunjukan hampir pukul 11 malam. Julyan menghempaskan tas besar yang berisi peralatan kerjanya ke lantai, kemudian masuk ke ruang dalam dengan melewati lorong yang tidak begitu lebar yang hanya diterangi sebuah lentera dinding kecil.

Sampai di ujung lorong, langkahnya terhenti. Sesaat pandangannya meredup. Apa yang dilihatnya di depan, membuatnya menahan nafas, terharu. Seorang wanita paruh baya tertidur di sofa ruang tengah. Hanya terselimut kain tipis di tubuh rapuhnya. Julyan menghela nafas perlahan, lalu melangkahkan kakinya memasuki ruangan itu. Dengan sangat pelan dia berjongkok di depan wanita itu. Julyan memperhatikan raut wajah yang tertidur tenang di atas sofa selama beberapa lama, kemudian dia menyorong ke depan .. memberikan kecupan halus di jidatnya.

Wanita itu tiba-tiba bergerak, sangat perlahan ... begitu juga wajahnya, .. sesaat, kelopak matanya ikut bergerak-gerak pelan kemudian terbuka. Dia tersenyum.

“Sudah pulang?”

Julyan ikut tersenyum, kemudian mengangguk kecil. “Ne. Apa saya membangunkan tidur omma?”

“Tidak .. ,” Perlahan wanita itu, Mrs. Mayber, bangun dan duduk di sofa. Julyan segera membantunya, kemudian menjatuhkan diri di sebelahnya. “Omma memang sengaja menunggumu kok .. ," lanjut wanita itu.

“Ah—omma … Sudah berapa kali aku peringatkan, jangan menungguku pulang jika sedang kerja di luar! Omma tahu sendiri kan, jadwal kerjaku tidak menentu?!”

Mrs. Mayber kembali menyunggingkan senyum hangatnya. “Omma tidak lelah, sayang .. “

“Saya tidak mau omma terlalu capek . .,” ujar Julyan sambil menyelipkan lengannya ke belakang punggung Mrs. Mayber. “Araso?”

“Ne, omma tahu .. Miane hehe .. “ Mrs. Mayber mengangkat tangan kemudian membelai lembut wajah putranya. “Sebenarnya, ada yang ingin omma bicarakan denganmu .. makanya omma sengaja menunggu kepulanganmu .. “

“Mwo?” Julyan menatap ommanya. “Ada apa? Tidak biasanya omma sengaja menungguku hanya buat membicarakan sesuatu .. “

“Iya .. ,” Mrs. Mayber mengangguk. “Masalah ini ..  “ Mendadak dia mengangkat kepala, memperhatikan putranya. “Bagaimana keputusanmu? Apa yang akan kau lakukan?”

“Mwo?”

“Tentang Jimmy . .”

“O—“ Julyan membuka mulut begitu menyadari kearah mana pembicaraan ommanya.

“Tante Walls mu yang memberitahu omma .. "

"Benarkah?" tanya Julyan dengan kening berkenyit.

"Iya. Sepertinya dia mengkhawatirkan Jimmy. Kau tahu sendiri kan gimana karakter anak itu?"

Julyan mengangguk. "Ne .. "

"Tante Walls takut dia melakukan sesuatu yang bakal merusak segalanya. Dia begitu membenci abojinya, sedangkan tante Walls sendiri tidak ingin dia melewatkan pernikahan tersebut. Tante mu takut anak itu menyesal kelak. Makanya, dia mendesaknya untuk menghadiri pernikahan itu. Tapi masalahnya .. , emosi Jimmy selalu labil .. Dia bisa saja melakukan sesuatu yang tak terbayangkan .. "

"Benar .. " Julyan mendesah. Kemudian dia menghempaskan tubuh ke belakang, sambil merangkul erat wanita di sebelahnya. "Tidak perlu khawatir, omma. Saya sudah memutuskan untuk menemani Jimmy ke Amerika. Saya akan mengendalikan gerak geriknya sampai segalanya selesai, dan mengembalikannya dalam keadaan utuh pada tante Walls .. "

Mrs. Mayber tersenyum. Tangannya terangkat dan menepuk lembut pipi putranya. "Bagus anak ku ... Kalian berteman sejak kecil, dan hubungan kalian sudah seperti saudara .. Ini sangat langka dan mesti disyukuri .. Bantulah dia sedapat mungkin .. "

"Yeah--" Julyan menyengir. "I know, my dear omma .. "

"Siapa yang ke Amerika?!" Tiba-tiba seraut wajah ayu muncul dari balik pintu. "Oppa mau ke Amerika?"

Julyan dan Mrs. Mayber sama-sama berpaling.

"Kau belum tidur?" tanya Mrs. Mayber.

Julyan tertawa. "Apa yang kau inginkan, anak manja?"

"Saya lagi belajar tadi .. " Janice Mayber, putri bungsu dalam keluarga Mayber, berlari ke dalam kamar. Sampai di depan omma dan oppanya, dia menghempaskan diri dan langsung bergelayut manja di tangan Julyan.

"Saya mau tas Prada terbaru. Kata si Vincy, sudah ada di Amerika. .. Tapi, .. ," mendadak gadis itu berhenti dan mengelus-ngelus dagunya. " .. oppa ke New York atau ... "

"Oppa ke New York!" tandas Julyan sambil mengelus kepala Janice.

"Great!!" seru gadis itu. "Kalau begitu, belikan tas itu .. "

"Baik .. ," tapi perkataan Julyan segera dipotong oleh Mrs. Mayber.

"No!" tandas wanita paruh baya itu tegas. "Jangan terlalu memanjakannya, Jul! Bisa rusak. Sudah terlalu banyak yang kau belikan untuknya . .," kemudian dia berpaling pada putrinya. "Tidak untuk kali ini, Jan!! Oppa mu ke Amerika bukan untuk bermain, jadi jangan menganggunya dengan keinginan-keinginan mu yang kekanak-kanakan itu ... "

"Tapi oppa ber ... "

"Sudah omma bilang TIDAK BOLEH!!" sela Mrs. Mayber lantang.

"Tidak apa-apa, omma .. ," kata Julyan, namun ommanya segera menukas.

"Omma bilang, jangan memanjakannya!!!"

"Well--" Julyan mengangkat bahu ke arah Janice. "Titah sudah dikeluarkan. Oppa hanya bisa memberi mu sepasang sepatu sport yang oppa janjikan minggu lalu .. "

"Yaa--" Raut Janice berubah kecewa. Segera saja dia berdiri, dan mendengus keras. "Omma selalu begitu!! Makanya oppa pergi dari rumah!!"

"JANICE MAYBER!!" Bentak Julyan tiba-tiba. Ditatapnya dongsengnya lekat-lekat. Kemudian dia berpaling pada Mrs. Mayber. "Omma .. "

Wanita di sebelahnya tersenyum sendu. "Tidak apa .. "

"Huh--!!!" Terdengar dengusan Janice. Dia menghentak lantai, dan sebentar saja dia berlari meninggalkan kamar itu. Meninggalkan tatapan redup dari dua anggota keluarga di belakangnya.

"Bukan begitu, omma ... " Julyan menyentuh bahu ommanya. "Hyung akan kembali ... Percayalah .. "

"Sudah .. ," kata Mrs. Mayber lembut. Dia berusaha tersenyum, tapi terlihat terpaksa. Dan ini yang selalu membuat hati Julyan sakit. Perlahan, wanita itu bangkit dari sofa dan menguap pelan. "Ini sudah sangat larut. Kau cepatlah bersihkan diri, dan beristirahatlah ... " Lalu wanita rapuh itu beranjak keluar. Sampai di ambang pintu dia berhenti dan menoleh pada Julyan. "Tentang hyung mu--omma tidak pernah menyerah, anak ku ... Tapi perlu juga kau ketahui--dari semua itu, .. yang paling omma perhatikan adalah kamu ... Terimakasih sudah menjaga perasaan omma selama ini ... "


=====> <=====





Hye Eun sedang sibuk memasukan pakaian-pakaiannya ke dalam tas. Kegiatannya baru terhenti begitu menyadari kehadiran sosok kaku yang masih membatu di sebelahnya.

"Kau tidak berberes?" tanyanya dengan kening berkenyit, pada Sacha yang memandang semu ke depan. "Sacha?!!"

"Oh--" Sacha berpaling. Pandangannya terlihat masih mengambang. "Ya?"

"Apa kau tidak pulang ke 'Amazing Grace' akhir pekan ini-- .. maksudku, besok?"

"Emm--" Sacha segera menundukan wajahnya.

"Kau takut ketemu ama wanita itu?" tebak Hye Eun. Sacha tetap membisu di tempatnya. "Bagaimana kalau kau ikut denganku?!!" tawar Hye Eun tiba-tiba.

Sacha mendongak. "What?"

Hye Eun tersenyum dan menepuk lengannya. "Saya pulang akhir pekan ini. Dapat kabar kalau appa ku akan kembali dari Mexico. Dan kau tahu sendiri, mereka--omma dan appa ku langsung menanyakanmu. Begitu juga Hye Jin, dia begitu merindukanmu .. Dia selalu bertanya kapan kau akan mampir lagi ke rumah .. Kalau tidak salah .. sudah hampir tiga bulan kau tidak mampir .. "

Sacha membisu selama beberapa saat. Hye Jin merupakan adik bungsu Hye Eun. Umur mereka terpaut cukup jauh karena Nyonya Son (yang sekarang) merupakan ibu tiri dari Hye Eun, yang dinikahi ayahnya setelah 10 tahun menduda. Walaupun begitu, si ibu tiri ini sangat mencintai Hye Eun dan hubungan mereka juga termasuk erat.

Hye Eun umur 20 tahun sedangkan Hye Jin 7 tahun. Hye Jin anak yang manis dan ceria. Sacha juga mencintainya. Dan jujur saja, saat ini dia begitu merindukan keakraban yang selama ini didapatkannya dari keluarga Hye Eun.

"Bagaimana?" tanya Hye Eun lagi. "Kau mau kan?"

Sacha mengangguk perlahan.

Hye Eun menatapnya, lalu "Tapi .... ," lanjutnya ragu-ragu. "Apa kau tak bermaksud .. mencoba cari tahu kenyataan yang sebenarnya? .. Dari wanita itu?"

"Tidak!!" tandas Sacha tegas. "Aku tidak ingin tahu--APAPUN yang berhubungan dengan wanita itu!!"

"Oh--Ne, ne .. " Hye Eun tersenyum kikuk. Tangannya segera diangkat dan digerakan berulangkali buat meredam emosi Sacha. "Kita jangan membicarakan itu lagi .. Sekarang berkemaslah .. "

Sacha mengangguk kaku. Dia berdiri dari ranjang Hye Eun dan kembali ke ranjangnya sendiri yang berada di seberang kamar itu. Sesaat kemudian dia sudah mulai mengeledah-geledah pakaian-pakaian yang diperlukannya selama dua hari mendatang.


=====> <=====





"Sa--makan yang banyak ya .. ," kata Nyonya Son sambil meletakan mangkuk besar berisi sup.

Sacha mengangguk malu-malu sambil memasukan makanan ke mulutnya. "Ne. Gumawo tante .. "

"Hey--jangan sungkan begitu!" ujar Nyonya Son. Namun perhatiannya teralih ketika Hye Jin menumpahkan supnya. "Yaa--Hye Jin!" Segera saja wanita itu meraih kain lap dan bermaksud membersihkannya tapi kalah cepat dari Hye Eun.

"Biar saya saja, omma .. "

Nyonya Son tersenyum dan memberikan kain di tangannya pada Hye Eun. "Gumawo, sayang .. "

Sacha memperhatikan adegan-adegan itu dalam bisu. Dia iri pada Hye Eun. Perasaan iri yang membuatnya terharu. Mengapa Hye Eun segitu mudahnya mendapatkan cinta dari orang-orang yang dicintainya? Sedangkan dia ... memikirkan wanita itu saja sudah membuatnya muak.

Dia dibuang sejak bayi. Wanita itu tidak menginginkan kehadirannya .. tapi kenapa sekarang mencarinya? Dia benci!! Benci pada wanita itu!! Jangan berharap dia akan memaafkannya! TIDAK AKAN PERNAH!!

"O ya, Sa-a .. ," panggil Nyonya Son. "Saya dengar dari Hye Eun omma mu sudah ketemu .. "

Ting! Sendok di tangan Sacha membentur mangkuk. Dia mendongak dan menatap bisu wanita di hadapannya. Sedangkan Hye Eun, jadi mengangga. Dia tidak menyangka ommanya bakal membicarakan masalah ini--secara langsung dengan Sacha.

"Bagus kalau begitu .. ," celetuk Tuan Son yang tidak tahu apa-apa. "Jadi kau tidak sendirian lagi sekarang ... "

Hye Eun memejamkan mata perlahan. Dia tidak tahu lagi bagaimana harus meluruskan masalah ini. Tiba-tiba suara nyaring Hye Jin terdengar.

"Onnie mau menemaniku nonton film disney?"

Hye Eun membuka mata dan melihat Hye Jin sedang menarik-narik tangan Sacha saat ini.

"Hye Jin, jangan menganggu onnie dulu!" bentak Nyonya Son. "Makannya onnie belum selesai .. "

"Tidak apa .. " Sacha berdiri dari kursinya. Dia membungkuk kemudian tersenyum pada Hye Jin. "Hye Jin mau nonton film yang mana?"

"Cinderella!!" sahut Hye Jin sambil bersorak.

Sacha mengangguk. "Hye Jin tahu? Itu juga fairy tale kesukaan onnie .. "

"Jeongmal?" Mata bening Hye Jin berkejap.

"Ne .. "

"Bagus!! Kalau begitu ayo nonton, onnie!!"

Hye Jin menarik tangan Sacha sampai keluar dari ruang makan. Hye Eun bernafas lega sepeninggal Sacha. Segera saja dia berpaling pada Nyonya Son dan berbisik dengan nada menyayangkan.

"Seharusnya omma tidak membicarakan masalah itu dengan Sacha ... "

"Membicarakan .. apa?" tanya Nyonya Son tidak mengerti. Kegiatannya membereskan peralatan makan terhenti.

"Masalah ommanya .. ," kata Hye Eun dengan nada dipelankan.

"Weeyo?"

Hye Eun menghela nafas, lalu menyorongkan badan ke depan--mendekat ke ommanya. "Sacha tidak suka. Dia tidak berharap ketemu kembali dengan wanita itu."

"Karena wanita itu menelantarkannya?"

Hye Eun mengangguk. "Lain kali omma jangan menyinggungnya lagi di depannya .. "

"O--" Nyonya Son membuka mulut lebar-lebar. "Ne. Arasoyo .. "


=====> <=====





Julyan memperhatikan reaksi Jimmy ketika berhadapan dengan abojinya. Mr. Walls tersenyum tapi Jimmy menanggapinya dengan dingin.

"Senang bertemu kembali denganmu, Jul .. " Mr. Walls menjulurkan tangan ke depan.

Julyan menyambutnya dengan senyum resmi. "Yes, me too uncle Walls .. "

"Bagaimana kabar omma mu?" tanya Mr. Walls hangat.

"Baik. Beliau sehat-sehat saja. Terimakasih .. "

Tiba-tiba pembicaraan kaku itu dipecahkan oleh suara ketawa Jimmy. "Kau cukup memperhatikan orang lain, Mr. Walls ... ," ejeknya dengan nada mencibir.

"Jim, jaga sikapmu!!" tegur Mr. Walls.

Tapi justru teguran itu menimbulkan dampak tidak baik dari Jimmy. Pemuda itu mendongakan kepala dengan sikap menantang. "Memangnya bagaimana sikapku?!! Kayaknya seratus persen lebih baik dari mu, tuan Walls!!"

"Jim!!" Julyan segera menarik lengannya. "Kau sudah berjanji padaku!"

"Dia yang memulainya!!" dengus Jimmy.

"Sudah .. sudah ... " Seorang wanita berumur tigapuluhan yang kelihatan masih cantik dan segar berlari kearah mereka. "Jangan bertengkar terus." Lalu dia berpaling pada Jimmy. "Seharusnya kau tidak bersikap begini terhadap abojimu, Jim-a .. "

"Kau menasehatiku?!" desis Jimmy sinis. Matanya menatap wanita keturunan Korea itu penuh amarah. "Apa hak mu?! Jangan dikira setelah menikah dengan pria ini, kau resmi jadi ibuku!! Omma ku hanya seorang dan tak tergantikan!!!!!"

"Jim!" Julyan kembali menarik lengan Jimmy yang tadi terlepas dari genggamannya. "Jaga emosi mu .. "

"Mereka membuat ku muak, Jul!!" teriak Jimmy. "Sandiwara--palsu semua!!!"

Kemudian dia mengibaskan tangan Julyan dan berbalik ke kamarnya yang berada di lantai atas. Sepasang tangannya terkepal erat. Julyan menghela nafas. Sesaat kemudian dia memutar tubuh, berhadapan dengan pemilik rumah.

"Sorry uncle and aunt Walls ... Saya akan berusaha menasehatinya .. " Julyan membungkukan badan dalam-dalam lalu beranjak menyusul Jimmy ke kamarnya.


=====> <=====





"Kau terlalu emosi, Jim .. ," kata Julyan begitu membuka pintu kamar Jimmy.

"Huh--" Jimmy membuang muka dan menghempaskan tubuhnya ke ranjang.

"Kau tahu bukan ini yang diinginkan omma mu ... " lanjut Julyan, ikut menjatuhkan diri duduk di atas ranjang.

"Kau ingin menasehatiku?" tanya Jimmy dingin. "Simpan kata-katamu, Julyan Mayber!"

"No!" ujar Julyan. "Aku tidak berselera menasehatimu!" lanjutnya serius. "Karna aku tahu itu percuma. Kau tidak akan mendengarnya .. "

"Bagus kalau kau tahu!" ujar Jimmy sambil memejamkan mata rapat-rapat.

"Aku hanya bertugas menjagamu sesuai keinginan tante ... " Julyan berdiri dari posisinya kemudian bergerak ke pintu. "Aku harap kau tidak kemana-mana sebelum kepulangan ku .. "

Mendengar itu, Jimmy membuka matanya dan bangkit dari ranjang. "Emangnya kau mau ke mana?"

"Nonton .. ," jawab Julyan. "Film The Last Love garapan John Cameron mulai tayangan perdananya di sini .. Saya sudah mengecek dan memesan tiketnya lewat internet seminggu yang lalu ... "

"John Cameron?" Jimmy mengulang nama itu. Sesaat mulutnya terbuka, "O--sutradara idola mu itu?"

Julyan mengangguk.

"Dan kau tidak mengajak ku?" lanjut Jimmy dengan nada menyalahkan.

"Kau tertarik?" tanya Julyan heran. "Aku kira kau tidak pernah tertarik pada film-film asing. Tapi tidak masalah .. aku bisa membelinya untuk mu segera .. "

"He .. he .. aniyo .. ," cenggir Jimmy. "Benar katamu, aku tidak tertarik pada film-film asing .. "

"Jadi?" tanya Julyan dengan jidat berkerut.

"Kau pergilah .. ," sahut Jimmy sambil mengibaskan tangan dengan gaya mengusir.

"Tapi kau ... "

Jimmy segera mengangkat tangan ke atas, menghentikan perkataan Julyan.

"I promise! Aku tidak akan menginjakan kaki setapakpun keluar dari kamar ini!"


=====> <=====





"Pingin nonton?"

"Nonton?" Sacha memandangi sahabatnya.

"Ne!" jawab Hye Eun.

"Tapi .. kenapa?" tanya Sacha. "Tidak biasanya kau berinisiatif nonton ... "

"Memang tidak!" sahut Hye Eun sambil memasang tampang semanis-manisnya. "Dan yang pergi nonton bukan aku, tapi KAU!"

"Aku?" tanya Sacha bingung.

"Ne, KAU!" tandas Hye Eun sambil menyelip paksa selembar karcis ke tangan Sacha. "Karcis ini dari teman appa. Hanya selembar. Semula appa berniat nonton sendiri tapi urung karna mesti menemani omma. Aku juga tidak bisa karna mesti menjaga Hye Jin. Orang yang tersisa adalah kamu. Dan kebetulan sekali kau mencintai film-film karya John Cameron .. "

"Sir John Cameron?" Mata Sacha melebar. Segera saja dia melihat karcis dalam tangannya. "Oh--The Last Love, film terbaru sir John Cameron?"

"Ne!" ujar Hye Eun. Dia berlari ke sofa dan segera menyambar tas Sacha untuk kemudian menghempaskannya pada gadis itu. "Sekarang pergilah .... Enjoy your time, Sacha .. "

Sacha tersenyum haru. "Gumawo Hye Eun-a ... "

"Sana!" Hye Eun melambaikan tangannya. "Jangan lupa kami menunggumu untuk makan malam bersama .. "

Sacha mengangguk. Kemudian dia keluar dari rumah itu, meninggalkan Hye Eun yang mengikuti kepergiannya dengan mata berlapis kabut. "Semoga film itu dapat membantumu, Sacha-a .. Hanya ini yang bisa kami lakukan .... "


=====> <=====
« Last Edit: February 26, 2011, 01:49:35 pm by mrs. Lee Min Ho »

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #155 on: February 26, 2011, 01:54:48 pm »
ye ye ye, ntar mereka kenalan di bioskop ye...?


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #156 on: February 26, 2011, 01:56:13 pm »
ye ye ye, ntar mereka kenalan di bioskop ye...?
elu lht aja [hmpfh] utk lebih jelasnya, periksa pengenalan tokoh di page 1 [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #157 on: February 26, 2011, 05:16:54 pm »
Mamiiiii tengkyu da update. Kang julyanku,hehehhh. Julyan teramat memanjakan adiknya coba kalo gw py oppa kyk julyan seneng bgt dah, jerry jerry knapa kau ga pulang2? Mrs mayber disini lebih sayang ama julyan ya mam? Sacha and julyan seleranya sama. Sama2 suka film john cameron,eh ntar ketemu donk di bioskop yg jd pertemuan ke2 buat mereka ,lbh tepatnya bt julyan. Oh ....yg nonton film ini ya mam yg si sacha mewek2  yg bikin julyan makin terpesona ama nenk sacha?. ..


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #158 on: February 26, 2011, 10:59:10 pm »
Mamiiiii tengkyu da update. Kang julyanku,hehehhh. Julyan teramat memanjakan adiknya coba kalo gw py oppa kyk julyan seneng bgt dah, jerry jerry knapa kau ga pulang2? Mrs mayber disini lebih sayang ama julyan ya mam? Sacha and julyan seleranya sama. Sama2 suka film john cameron,eh ntar ketemu donk di bioskop yg jd pertemuan ke2 buat mereka ,lbh tepatnya bt julyan. Oh ....yg nonton film ini ya mam yg si sacha mewek2  yg bikin julyan makin terpesona ama nenk sacha?. ..
iya iya film ini yg buat sacha mewek and terlht ama julyan [biggrin] [biggrin] pertemuan kedua (buat julyan) soalnya si sacha lum pernah ketemu julyan [hmpfh]
mrs. mayber sayang ama ketiga anaknya. tp disayangkan, sifat ketiga anaknya berbeda. Janice sangat manja dan terlalu disayang dlm keluarga. si jerry tuh keras kepala dan lebih mementingkan dirinya. berlainan dgn julyan yg lebih memperhatikan ibunya. dia lebih memilih melepaskan cita2nya sbg pembalap drpd harus melihat kekhawatiran dan kesedihan ommanya. karena itu mrs. mayber lebih memperhatikan julyan drpd yg lain. dia tahu, dlm keluarga mereka, julyan yg dikorbankan. dia telah kehilangan terlalu byk sehingga ommanya tdk ingin dia merasa kehilangan kasih sayang orangtua tunggalnya, yaitu dia sendiri.
selera sama berartijodoh dong [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #159 on: February 26, 2011, 11:57:02 pm »
Tp ntar sempet kenalan dulu ga mam? Atau spt biasa pas julyan mau deketin si sacha nya keburu ngilang lg? Mam satu lg mau nanya gimana reaksi jimmy kalo tau julyan ngecengin sacha ya walau julyan ga tau kalo cewe yg di idolakan jimmy itu adlah sacha. Ntarnya bklan ada persaingan antara jimmy and julyan,atau biasa2 aja?


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #160 on: February 27, 2011, 12:05:32 am »
wah mami rajin bener updatenya bnyk yg diupdate nih gumawo...julian ma sasa memang jodoh kynya, tpi mi si jul kan uda pnya pcr yg penyanyi itu gmn tu ntar nasibnya ky mino di TDC lgi..mam next update rath ya..

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #161 on: February 27, 2011, 12:09:15 am »
Tp ntar sempet kenalan dulu ga mam? Atau spt biasa pas julyan mau deketin si sacha nya keburu ngilang lg? Mam satu lg mau nanya gimana reaksi jimmy kalo tau julyan ngecengin sacha ya walau julyan ga tau kalo cewe yg di idolakan jimmy itu adlah sacha. Ntarnya bklan ada persaingan antara jimmy and julyan,atau biasa2 aja?
si julyan ga ngecengin sacha kok. dia mungkin ... [chin] cuma pingin tahu doang. penasaran ama si sacha [hmpfh] jimmy ga tahu masalah sacha ama julyan. jd biarin aja deh [hmpfh]

alin,
Quote
wah mami rajin bener updatenya bnyk yg diupdate nih gumawo...julian ma sasa memang jodoh kynya, tpi mi si jul kan uda pnya pcr yg penyanyi itu gmn tu ntar nasibnya ky mino di TDC lgi..mam next update rath ya..
iya mungkin bakal kyk TDC walaupun ga mirip2 banget [heh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #162 on: February 27, 2011, 12:18:45 am »
apaaaaaaaaaaa.....oh no.no.no..tidak bisa...mami..mami..di TDC aja uda nyesek liat minsun ga jadi2,deket tpi ky ada kain tipis yg ngalangin mrk..skrg nasib disini jg sama oh noooooooo...sabar..sabar...mami update rath dong buat mengobati hatiku yg skt liat minsun disini(teriak2)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #163 on: February 27, 2011, 12:23:07 am »
apaaaaaaaaaaa.....oh no.no.no..tidak bisa...mami..mami..di TDC aja uda nyesek liat minsun ga jadi2,deket tpi ky ada kain tipis yg ngalangin mrk..skrg nasib disini jg sama oh noooooooo...sabar..sabar...mami update rath dong buat mengobati hatiku yg skt liat minsun disini(teriak2)
bukannya rath daze nasibnya jg sama [hmpfh] [hmpfh] ga bersatu gara2 terhalangi kata2 yg ga keluar2 dr mulut rath [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
Re: I Am 'Willing' --Chapter Two update 27 Feb' 2011
« Reply #164 on: February 27, 2011, 12:43:40 am »
tpi kan mi walaupun rath nga ngomong tpi didlm hati mrk saling memiliki kan keliatan dari tingkah laku dan bhs tubuh mrk berdua, keliatan jelas kali mi hub mrk itu...mamiii ayo dong update rath(digetok ma mami dimana2 teriak minta rathdaze.,pisssss mi tiga jari)