Author Topic: Cassanova's Love Chapter 23 31-12-2012  (Read 100771 times)

Offline reni minsunniez

  • Newbie
  • *
  • Posts: 11
  • Location: Seoul
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1635 on: May 27, 2011, 12:59:03 am »
Spoiler2.
Ya spoiler ya.krain dah comeback.
Aq tunggu.pluncuran part selanjut.nya.
Gomawo

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1636 on: May 27, 2011, 08:15:07 am »
mbah berharap chap kali ini semuanya bisa jelas..jangan ada dusta lagi diantara cassa n binix. [goodgrief]
kata mutiaranya sih 'badai pasti berlalu'..
Eh td ketiduran hbs baca,pdhal baru 1hal. [laughing]


kejutan terindah  [chin] [chin] [chin] [chin] mungkin ada mbah  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
tapi tergantung yang baca deh  [biggrin] [biggrin] [biggrin] [biggrin]


jiahhhhhhhhhhhhh mbah kata- kata mutiaranya kerennn sangad noh  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
chap 1 udin ketiduran... [what] [what] [what] lanjutkan y mbah......
keren sangadd tuh cerita lucuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu  [laughing] [laughing] [laughing]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1637 on: May 27, 2011, 08:18:06 am »
Spoiler2.
Ya spoiler ya.krain dah comeback.
Aq tunggu.pluncuran part selanjut.nya.
Gomawo

thanks udin baca y sistaaa  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline Unique_Mirror

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1061
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1638 on: May 27, 2011, 11:24:11 am »
CASSA PERJUANGKAN CINTAMU YA...GW DUKUNG..BYE

SISTA ABSOLUTE DARLINGNYA BIKIN [bav] [bav] [bav] itu robot ya ampun namanya sang penindih..
MAAF YA KOMENNYA G JELAS GINI..  [sweat]
[/size][/color][/b]

Offline Princess

  • Newbie
  • *
  • Posts: 15
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1639 on: May 27, 2011, 11:59:46 pm »
Hay... Salam kenall...
Aq member baru...  [smiley]

kapan updatenya?? udah nggak sabaran nunggu lanjutannya...
 [smiley-gen013] [smiley-gen013]

siti minsun

  • Guest
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1640 on: May 28, 2011, 05:03:07 am »
hai sist,,,,  [clap]

kapan ni bang cassanova di uptade,,,,udah rindu n penasaran ne ma PD n sikap diemnya bang minong

 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

                                                                    [briggin]


Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1641 on: May 28, 2011, 05:12:47 am »
saya hanya bisa menunggu update-an aja dr ommanya bang cass...cepetan ya,omma [biggrin]

HWAITING!!! [AddEmoticons04262]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1642 on: May 28, 2011, 06:06:06 am »
CASSA PERJUANGKAN CINTAMU YA...GW DUKUNG..BYE

SISTA ABSOLUTE DARLINGNYA BIKIN [bav] [bav] [bav] itu robot ya ampun namanya sang penindih..
MAAF YA KOMENNYA G JELAS GINI..  [sweat]



hahahaha robotnya sexoyyyyyyyyyyyy khan  [on] [on] [on] [bav] [bav] [bav] [bav] [bav]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1643 on: May 28, 2011, 06:11:59 am »
Hay... Salam kenall...
Aq member baru...  [smiley]

kapan updatenya?? udah nggak sabaran nunggu lanjutannya...
 [smiley-gen013] [smiley-gen013]


hi lam kenal princess.....princess doll yak  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
thanks udin baca  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1644 on: May 28, 2011, 07:19:52 am »



CHAPTER 15





Mata itu saling memandang satu sama lain… mungkin pandangan keterkejutan yang sama antara mereka. Minho yang duduk disofanya segera bangkit, dan memandang hanya pada satu sisi, saat mata penuh kebencian itu menatapnya.





Dan…hye sun…





Ia sangat terkejut, ….

gadis itu berharap lee min ho tidak ada, dan yakin bahwa semalam hanyalah mimpinya. Tapi sayang… kini ia harus berhadapan dengan mata dan wajah arogan itu lagi…yang benar- benar menguasai pikirannya selama satu minggu ini.
“lama…tidak melihatmu hye sun_sshi” tukas minho diiringi senyuman manisnya.

Entah mengapa keberanian yang muncul tiba- tiba mengendur saat melihat senyuman itu menyapanya dengan indah, kaki hye sun terasa gemetar, tenggorokannya terasa kering….dan matanya yang penuh amarah tiba- tiba meredup…sayu…seperti terhipnotis akan wajah yang berbeda…yang kini berdiri gagah dihadapannya.

Hye sun sadar, lee min ho sangat gagah dan tampan jika berbalut kemeja hitam, yang saat ini ia kenakan….

“perasaan apa ini…kenapa aku merasa malu saat aku menatap wajahnya untuk kesekian kali….apa aku gila?? Racun apa yang telah ia tanamkan pada tubuhku,… oh tuhan!!! Kakiku…kakiku gemetar….”

“KAU!!!.... kau kembali….?” Tukas hye sun dengan suara lantang seolah menutupi rasa gugup yang ada didalam hatinya kini.

“ kau menungguku?” Tanya minho masih dengan balutan senyuman manisnya, namun…kali ini terlihat agak sedikit nakal.




“menunggumu…? Tanya hye sun

“Tidak!!!,” ia kerutkan dahinya,..................

“Ya!!! ya…a..aku menunggumu” tukas hye sun dengan nada gugup.

Kaki gemetar itu perlahan melangkah, meski kini terasa berat…menghampiri lelaki yang kini berdiri gagah,… sambil terus tersenyum padanya.

Dan….


PLAKKK

Tamparan kecil mendarat diwajah tampan sang cassanova.


“bajingan!!! Aku baru sadar bahwa kau lelaki pengecut!, kau lari setelah melakukan hal yang menjijikkan itu padaku!!! Apa kau belum puas melihatku menderita!!”


Minho terdiam….senyum itu perlahan menghilang dari bibirnya. Matanya menatap wajah hye sun dengan pandangan yang dalam…


 “lalu…apa yang harus aku lakukan… tidur denganmu, dan tetap berada disisimu, sambil tersenyum puas… diiringi jeritan yang akan keluar dengan indah dari bibirmu, hye sun_sshi?!”

Hye sun tercekat mendengar kata- kata itu.

“hal yang menjijikkan? Ya… aku sadar itu sangat menjijikkan bagimu.dan untuk mengendalikan semuanya, akan lebih baik aku menjadi seorang pengecut… bukankah itu lebih baik? Bukankah dengan sikap pengecutku, akan mengikis penderitaanmu!” balas minho dengan suara dingin

“aku tidak mengerti maksudmu minho_sshi!”

“tentu saja kau tidak akan mengerti, karena kau memang tidak tahu apapun… yang kau tahu …kau hanya membenciku” tukas minho dingin.

Tubuh hye sun seolah mengejang dengan hebat… mungkin masih banyak pertanyaan yang ingin ia tanyakan pada lelaki yang kini berada dihadapannya, tapi… kenapa tiba- tiba ia merasa takut.

Untuk waktu yang cukup lama mereka memandang satu sama lain, sebelum akhirnya hye sun menundukkan wajahnya yang kini terasa memerah, ….





“jika aku melihatnya…… kenapa aku selalu membayangkan ciuman yang telah ia berikan padaku, dan merasa….bahwa ciuman itu, terkadang…. terasa….indah”

“kau tidak perlu khawatir,… aku akan kembali kejepang bahkan mungkin tanpa sepengetahuanmu, seperti saat aku datang kerumah ini…


Hye sun mengangkat wajahnya… dan menatap wajah minho, seolah terkejut akan sikap lelaki itu saat ini padanya.

“ya…tanpa pengetahuan siapapun!!! mengendap- endap bagai seorang pencuri…atau tepatnya pengecut, bukan begitu minho_sshi!”

Lee min ho tersenyum sambil terus memandang mata gadis itu lagi….

“jika kau suka…kau bisa terus memanggilku pengecut, aku merasa panggilan itu tidak terlalu menyakitkan dibanding bajingan mesum”

Hye sun menggigit bibir bawahnya seolah menahan malu yang luar biasa.

“huh…“ tanpa basa basi gadis itu menaikkan ujung bibirnya seolah ingin menunjukkan bahwa kini ia tengah mengejek lelaki yang ada dihadapannya itu.

“ selain pengecut…kau juga bajingan mesum yang selalu menyentuhku dengan sentuhan liarmu yang…mem…membuatku jijik!!!

Minho hanya diam mendengar kata- kata ketus dari bibir hye sun.


“dan….semalam…kau ….menyelinap kedalam kamarku bukan???” tanya hye sun masih dengan suara gugup, dan ragu… meski pada awalnya, pertanyaan itu sangat sulit untuk diutarakan bibir mungilnya…, namun, ia coba untuk mengatakannya.

“kau punya bukti?” bisik minho dan kembali melangkahkan kakinya mendekati tubuh mungil itu.

“ aku tahu…dan baru sadar, kau mungkin berada disana semalam!!! Pengecut!”

“ kenapa kau tidak berfikir, bahwa mungkin hanya imajinasimu, karena …kau terlalu merindukan suamimu” suara itu nyaris bagai bisikan, sebuah bisikan yang semakin mendekat….mendekat….ke tubuh mungil itu.

Hye sun mundur satu langkah menjauhi lee min ho, sebelum mengutarakan lagi rasa kekesalannya.

“apa kau gila…  kau fikir aku gadis kecil yang mudah kau tipu, tidak…tidak Mr. LEE… kau salah!!!”

Minho tersenyum… sambil terus menahan dirinya agar tidak mencium bibir gadis itu, sangking kesalnya ia saat ini.



“kalau begitu… kau dalam keadaan sadar, saat aku menciummu…semalam?”


DUB….DUB…DUB….




“tenang hye….dia sedang bercanda…lelaki itu sedang mempermainkanmu… jangan tergoda akan tipuannya…. Itu hanya mimpi…semalam hanya mimpi…. Hanya mimpi….”


Bisikan itu seolah menjadi penenang hati hye sun yang benar- benar terasa kalut, bisikan yang seolah menyembunyikan kebenaran dari kata hatinya saat ini, bahwa YA!!! Semalam itu adalah nyata, dan bukan mimpi…ciuman…pujian dan…kata- kata indah dari bibir lelaki itu,… jelas dan nyata.

“ tidak… aku yakin semalam hanya mimpi burukku, dan tidak ada pengaruh apapun padaku… pesonamu, sama sekali tidak berpengaruh padaku minho_sshi!!”

Minho tersenyum kecut…

“ya..teruslah berharap bahwa semua itu mimpi…mimpi burukmu, hye sun_sshi… jadi…jangan pernah merasa, bahwa semalam aku mengendap kekamar….kita….maksudku…kekamarmu, hanya untuk melakukan itu…”

“mengapa dia bersikap seperti itu… sikapnya berbeda seperti biasanya… sangat… terasa…sangat berbeda…dingin… “


“ ada…yang ingin kau katakan lagi padaku, hye sun_sshi?” Tanya minho yang segera menyadarkan lamunan hye sun.

“atau…kau masih ingin melepaskan amarahmu lagi padaku? Atau mungkin…kau ingin menceritakan bagaimana hubunganmu dengan “Guardian” selama kepergianku?

Wajah tampannya sekejap mengkerut, saat mengucapkan nama “Guardian”, seolah tidak dapat menyembunyikan rasa kecemburuan besar didalam hatinya.

Lagi- lagi hye sun tersentak, saat mendengar nama ”guardian” dari bibir sang cassanova.

“ wajahnya berubah… ia marah… mungkinkah, ia…ia…cem..buru” bisik hye sun sambil terus memandang wajah itu.

“andweee, dia sedang mempermainkanmu, hye sun!!!”


“ aku tidak perlu menjelaskan semua padamu!!! Aku lebih baik pergi, dan berharap setelah aku kembali…aku tidak melihat wajahmu lagi, dirumah ini!!!”

Hye sun menggigit bibir bawahnya, saat membalik tubuh mungilnya yang masih terlihat gemetar… berlalu dari sang cassanova, melangkahkan kaki menuju pintu,yang akan membuatnya keluar dari ruangan itu.


TAP TAP TAP







“apa…semalam benar- benar menjadi mimpi burukmu?” Tanya minho yang membuat hye sun kembali menghentikan langkahnya.

Hye sun menghela nafas panjang…, baginya...pertanyaan itu membuat nafasnya seolah sesak.

“tentu saja…mimpi buruk yang pernah terjadi didalam hidupku!!” tukas hye sun ketus, tanpa menoleh kearah lelaki yang kini terus memandang tubuhnya dari belakang.

“ ya… mimpi buruk yang membuat tidurmu nyenyak bagai seorang bayi mungil didalam buaian, tidakkah itu terlihat…manis?” minho tersenyum kecil.

Hye sun membalikkan pandangannya lagi, menatap lee min ho dengan  pandangan muak…dan benci namun… bagi minho terlihat seperti pandangan gugup dan malu, karena kini bisa terlihat pipi gadis itu memerah.

Bibir mungil hye sun terasa berat untuk mengelak lagi, baginya sangat sulit melawan seorang lee min ho yang mungkin ahli dalam berkelit, dan membuat dirinya kini merasa “terpojok”… dan…mungkin…”malu”…



DARRRRRRRRR



Hye sun menutup kuat pintu itu, mungkin hampir dengan seluruh tenaganya. Kerongkongannya terasa kering, dan mungkin saat ini bibirnya akan menjerit karena selalu ia gigit untuk menahan amarah dan mungkin rasa malu, yang menguasai.

Lee min ho berdiri gagah, masih ditempat yang sama saat gadis itu pergi meninggalkannya. Lengannya terasa lelah, karena kuatnya ia mengepalkan  setiap jemari tangan yang berada didalam saku celananya.



“kenapa…setiap aku memandangnya…aku ingin memeluk tubuh dan meraih bibir ranum itu, tanpa mengizinkannya terbebas dalam pelukanku,dekapanku…dan hasratku…. mencoba untuk kuat dan menyembunyikan rasa yang kian berkecamuk didalam hatiku… kerapuhan ini lebih nyata dari apapun… aku kuat… aku gagah akan pesonaku, dan aku rapuh dihadapanmu, hye sun_sshi, rapuh!!!”



____OOO____






Minho masih duduk dikantor pribadinya, bahkan hanya keluar sesaat saat ia ingin membersihkan diri, sebelum melanjutkan ke berangkatannya sore itu.

Hampir setiap menit ia lirik jam tangan miliknya, seolah menunggu sesuatu…

“apa…dia sudah pulang?” Tanya minho pada ajudan lee yang berdiri dihadapannya.


“belum tuan…sepertinya…nyonya belum pulang”



 “apa…anda ingin menunggunya, sebelum kita… pergi” Tanya ajudan lee.

“tidak…siapkan mobil… kita akan segera berangkat.” Jawab minho dengan suara parau.

“ne!” tukas ajudan lee, sambil membungkukkan kepalanya.

Lelaki separuh baya itu perlahan melangkahkan kaki keluar dari kantor pribadi tuannya. Wajah ajudan lee, terlihat sedikit sedih saat ia sadar, lee min ho ….lelaki yang telah ia anggap sebagai puteranya, duduk terpaku dengan wajah rapuh, dan lemah menunggu cinta yang telah ia permainkan pada awalnya, cinta yang berhiaskan dendam…. Dan kini cinta itu pula yang akan membunuh sang cassanova perlahan…




“aku yakin…dia tidak akan pernah bangkit lagi, jika kali ini… cinta itu tidak berpihak padanya…aku yakin…” bisik ajudan lee


…………………………………….



Sore itu…angin berhembus dengan kencang. Seolah tidak peduli dengan keadaan lelaki berwajah rapuh itu, berjalan…sambil menenggelamkan kedua tangannya kedalam saku mantel.



Daniel terus melangkahkan kakinya… menyusuri keindahan kota seoul disore hari. Bisa terlihat jelas, gurat- gurat merah wajahnya… menahan dinginnya udara… dan mungkin…hatinya.

Hampir satu minggu ini, ia sama sekali tidak berbicara ataupun menyapa isterinya, park si yeon. Entahlah…mungkin lelaki ini mencoba menghindari dirinya dari wanita yang masih sangat dicintainya itu.

Berbeda dengan park si yeon. Wanita itu seolah terus bersikap manis namun masih seakan- akan ia menolak suaminya. Berusaha menyembunyikan kegalauan hatinya, ketakutan akan “bangkai” yang ia sembunyikan.

Namun, lagi- lagi ia harus mengerutkan dahinya… menghilangkan rona kecantikan yang biasa terpancar, karena Daniel menolak. Menolak untuk meminta maaf akan kejadian dikantor maupun dimalam itu, saat ia berusaha memperkosa isterinya sendiri.

Terbersit dihati lady park, mengapa ia menolak Daniel. Mungkin dengan menerima ajakan lelaki itu ke tempat tidur, akan lebih menenangkan emosi dan rasa cemburu dihati Goo Daniel. tapi…ia terlambat!! Daniel kini menolaknya…dan yang lebih parah lagi…lelaki itu mencurigainya sebagai wanita pengkhianat, dan park si yeon tidak mungkin bisa “melepas gelar” itu dari dalam dirinya…

Setelah hampir menghabiskan waktu setengah jam berjalan…perlahan Daniel merebahkan tubuhnya, disebuah bangku panjang yang terletak ditaman kota seoul.











FLASHBACK


“ sayang…aku ingin bertanya padamu???...untuk apa kau datang Ke kediaman Lee, tadi sore….” Suara Daniel dingin dan seolah terdengar penuh tanda tanya…

Mata park si yeon terbelalak menatap daniel, bibirnya terasa gemetar seiring detak jantungnya kini … ( CHAPTER 9)

“ya….aku..tidak tahu kediaman minho_sshi, sehingga aku sengaja mengikutinya..untuk melihat keadaan hye sun”
“kau…sengaja menemui lelaki itu dikantornya?”
Tanya Daniel lagi.




“kuharap….itu semua tidak benar…” bisik Daniel dalam hati (CHAPTER 10)






 “yakinlah…ada sesuatu yang disembunyikan isteri anda, Tuan Goo… dan… aku…bisa membuktikannya”

“apa… maksudmu wartawan kyung?” suara Daniel menegang.

Lelaki botak dengan kacamata tebalnya tersenyum tipis.

“kurasa…anda sangat mengerti maksudku,Tuan Goo”

Mata Daniel semakin menggambarkan ketidak sukaannya terhadap lelaki yang duduk dengan “manis” dihadapannya, tanpa peduli keadaan Daniel, yang saat ini merasa sakit, sambil menggenggam erat pena yang ada didalam genggamannya.



 “ itu tidak mungkin, isteriku tidak ada hubungannya dengan semua ini!”

Suara itu terdengar melemah namun sedikit menekan.

“kurasa…dengan bukti yang kudapat… anda bisa sedikit yakin atas apa yang telah aku katakan”


“bukti…??” Daniel, mengerutkan dahinya

“ne…bukti tuan Goo. Dan aku yakin anda sangat menginginkan bukti itu…sebuah bukti… yang mungkin…akan mengeluarkan sedikit uang anda, Mr.Goo ”


“apa…kau ingin memerasku?” tukas Daniel dengan suara dingin.

“tidak…hanya saja…anda tahu aku adalah seorang wartawan, dan bagiku semua berita adalah sesuatu hal yang berharga dan…menghasilkan. Aku harap…anda bisa mengerti, tuan goo”




Sepeninggal wartawan hyung…





Daniel merasakan gemetar pada tubuhnya. Nafasnya terasa sesak, seolah ingin berhenti memberikannya udara. Lelaki itu perlahan menatap satu persatu “bukti” yang ada ditangannya, mungkin beberapa foto yang hanya memperlihatkan gambar saat sang cassanova mencium dengan liar, hye sun adiknya.



Tetapi…terasa ada yang janggal pada foto itu, dan saat ia perhatikan dengan seksama… ia melihat seorang wanita dengan gaun merahnya bersembunyi dibalik pepohonan rimbun. Dan itu…PARK SI YEON!!!, ya…Daniel yakin itu adalah Park si yeon isterinya!




………






Langkah kaki Daniel terasa gemetar, saat keluar dari kantornya. Sesekali Goo Daniel memegang erat dadanya, seolah memohon agar jantungnya, berdetak seperti biasa tanpa merasakan rasa sakit sedikitpun sebelum ia menyelesaikan semua masalah ini.


TINGGGGGGGGG



Lift itu membawanya kelantai dasar.


Dengan cepat… ia langkahkan kakinya keluar dari perusahan miliknya, dan memasuki mobil setelah supir membukakan pintu untuknya.


Pikirannya terasa begitu kacau. Ia tidak pernah mengerti mengapa park si yeon ada disana, saat kejadian terkutuk itu berlangsung. Dan yang ia tahu, hanya ada hye sun dan lee min ho ditaman itu.


“apa…apa yang sebenarnya telah terjadi” bisik Daniel.

“park si yeon…ia menyembunyikan sesuatu dariku…aku yakin itu!!”


Mobil itu terus meluncur dengan cepat, menuju kekediamannya. Lelaki itu merasa isterinya harus menjelaskan tentang semua ini, tentang kejadian malam itu.

“ia ada disana….dan hanya melihat… aku tidak mengerti!” Daniel berbisik diiringi tangan kokohnya yang terus menggenggam erat dada lemah itu.

Namun…sebelum mobil itu sampai ketujuannya. Tiba- tiba Daniel tersentak, saat melihat sedan mewah berwarna merah melintas… keluar dari kediaman Goo, dan Daniel yakin itu adalah mobil Park si yeon isterinya.


“ikuti..mobil itu!” tukas Daniel dengan suara datar.

“ya tuan…!” jawab sang supir.

Mobil itu melintas dengan cepat, seolah melawan waktu. Park si yeon yang mengendarai mobil tersebut, tidak pernah menyadari bahwa saat ini Goo Daniel mengikutinya, bagaikan bayang- bayang melesat bebas.

Perjalanan itu bagai sebuah usaha untuk mencari jawaban bagi seorang Goo Daniel, diliputi ribuan pertanyaan yang menari- nari diotak nya. Dan kali ini sepertinya, Goo Daniel memiliki pertanyaan besar yang luar biasa berkecamuk, saat ia harus melihat dan menemukan kenyataan bahwa mobil sedan mewah itu berhenti tepat didepan sebuah perusahaan besar milik lelaki yang sangat ia kenal, LEE MIN HO!!!

Park si yeon keluar dari sedan mewah miliknya, dengan wajah terangkat angkuh namun anggun saat ia melangkah memasuki SHINWA. Daniel menatap wanita itu dari kaca mobilnya, menjadikan hal itu sebagai pelengkap bukti bagi jiwa…hati…dan dirinya…




5… 10… 15…. 20…. 25… 30…





30 menit telah berlalu…



Daniel tetap duduk terpaku sambil terus membiarkan kedua bola matanya menatap hanya dengan satu arah, pintu masuk SHINWA! Pikirannya terasa kacau, diiringi nafasnya yang terasa sesak dan memburu.

Perlahan…lelaki itu mengatur kembali nafasnya… saat ia melihat park si yeon dengan wajah penuh kesal dan amarah keluar dari SHINWA. Entah mengapa wanita itu seperti itu, namun Daniel merasa isterinya sedang marah besar sambil berjalan dengan menghentakkan kedua kakinya dengan keras, diiringi bibir yang meracau…seolah mengumpat sesuatu.

Daniel masih berharap agar isterinya segera berlalu setelah keluar dari SHINWA, namun…sepertinya ia salah…park si yeon masih dengan manis duduk dengan tenang didalam sedan mewahnya, seperti…menunggu seseorang. Dan ternyata…pikiran lelaki itu tidak meleset!!!

Lee min ho keluar dari SHINWA dengan wajah arogannya melangkah memasuki mobil sedan hitam setelah supir membukakan pintu untuknya. Tidak membutuhkan waktu lama…mobil itu berlalu diikuti park si yeon melaju kearah yang sama.Lagi- lagi Daniel mencoba menenangkan hatinya. Dan berusaha menolak pikiran “jahat” tentang park si yeon,isterinya.

Untuk kedua kalinya, ia memerintahkan supirnya untuk mengikuti sang isteri, setelah jarak mobil itu sedikit lebih jauh dari pandangannya.

“apa…yang ia lakukan di SHINWA! Lee min ho, ia bertemu dengan lee min ho… lelaki yang baru ia kenal!!” bisik Daniel dalam hati.

Ya… dimata Daniel, lee min ho adalah lelaki yang baru dikenal oleh isterinya, setelah pernikahan “ terkutuk” yang dilakukan hye sun adiknya bersama pria itu.

Dan sebelum maupun sesudah pernikahan mereka berdua tidak pernah saling menyapa satu sama lain. Dan hari ini, pada kenyataannya Daniel harus melihat isterinya memasuki SHINWA, berada disana untuk waktu yang lama bagi mereka “yang tidak saling mengenal”.

“ kemana mereka akan pergi…?”

Pertanyaan itu perlahan muncul dari pikiran Daniel. namun, yang pasti fikiran negative menghiasi otaknya. wajar saja, Daniel adalah seorang suami setia yang mencintai isterinya. Dan siapapun yang berada diposisinya saat ini, pasti akan merasakan perasaan yang sama.

Daniel menghentikan mobilnya, saat melihat sedan yang dikendarai lee min ho memasuki kediaman…ISTANA LEE, diikuti sedan merah park si yeon dibelakangnya.

“apa yang akan mereka lakukan?” bisik Daniel.

Kini hati kecil lelaki itu memerintah untuk segera menyusul masuk, dan mengharapkan semua penjelasan atas apa yang terjadi. Namun, sebelum ia melakukannya…tiba- tiba langkahnya terhenti saat teringat lagi, bukti foto yang kini ada digenggamannya.

“ tidak…aku tidak boleh melakukannya….aku harus mengetahui semua yang terjadi… lebih jelas..!!”


Daniel duduk terdiam beberapa menit, sambil terus berfikir tentang apa yang harus dilakukannya kini. jika ia menyusul masuk, yang ada mungkin hanya keributan yang tidak berarti, dan ia yakin tidak akan mendapatkan apapun. Dan ia sadar, diam adalah emas baginya kini.  

“aku percaya…pada Park si yeon…aku percaya…” bisik Daniel yang seolah terus memaksa hati kecilnya untuk percaya akan isteri cantiknya, meski ia sadar bahwa hati itupun menolak untuk percaya.

Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu, saat ia melihat mobil park si yeon melesat dengan kecepatan yang ia rasa cukup tinggi, keluar dari istana lee. namun, kali ini lelaki itu tidak berusaha menyusul dan mengikuti isterinya, ia hanya terpaku diam diiringi tatapan heran supirnya yang memandang dari kaca spion mobil.

“ aku yakin…ada sesuatu yang disembunyikan mereka… park si yeon, lee min ho, dan…mungkin…hye sun. aku harus tahu, semuanya…” bisik Daniel dalam hati diiringi tatapan mata yang memandang kemarahan besar isterinya,saat sedan merah melesat tinggi keluar dari istana.

(Chapter 9)





END FLASHBACK




Lee minho berjalan keluar menuju kemobilnya ….


Langkahnya terlihat sangat berat, namun masih disembunyikan dengan baik dibalik wajah arogannya. Diiringi sang pengawal setia…perlahan dengan gagah ia langkahkan kakinya memasuki mobil.

TUP…


Pintu mobil ditutup…


Disusul Ajudan lee melangkahkan kakinya menuju pintu depan mobil, dan perlahan masuk… duduk dengan gagah disamping sang supir yang akan membawa mereka menuju bandara.

Tanpa menunggu waktu yang lama….perlahan mobil melesat meninggalkan istana.

Lee min ho mengepalkan lagi jemari tangannya… sambil sesekali memejamkan matanya yang seolah akan menangis…
Nafasnya terasa sesak… ia marah…sangat marah!!!

Membayangkan mungkin…saat ini hye sun menikmati kepergiannya, sambil terus berada didalam pelukan sang “guardian”.

“seharusnya…aku menjadikan dirinya milikku malam itu… tapi, kurasa cinta ini lebih besar dibanding amarah yang semakin hari semakin berkecamuk dengan bebas didalam hatiku, dan dengan meninggalkanmu …mungkin… tuhan akan iba padaku…mungkin… “



Dari jauh, terlihat gadis muda tengah melangkahkan kakinya, diiringi suara nyanyian kecil yang mengalun indah dari bibirnya….

Hye sun melangkahkan kakinya yang terasa letih berjalan…melintasi pepohonan  dan taman luas yang ada didalam mansion lee ......



Suara nyanyian itu tiba- tiba terhenti… saat mobil yang dikendarai lee min ho berlalu….melewatinya…



"Minho_sshi...??, itu...mobilnya??? bisik hye sun




Untuk beberapa detik mereka saling memandang satu sama lain…




Hye sun sadar lee min ho menatapnya meski ia tidak dapat melihat dengan jelas, begitu juga sebaliknya, lee min ho sadar gadis itu menatap kepergiannya.




“apa…anda ingin berhenti sejenak…tuan” Tanya ajudan lee


“tidak…teruskan… aku tidak ingin…kita terlambat” jawab minho dengan suara dingin.




“jangan…jangan menoleh kebelakang Lee min ho…karena jika kau menoleh…mungkin..kau akan memberikan cintamu, dengan paksa… dan tidak akan melepaskannya… dan itu…itu akan menyakitinya… itu pasti akan menyakitinya…”





Mobil itu berlalu,…. Diiringi desiran angin yang terasa dingin,…disenja itu.




“ benarkah…. Dia telah pergi… ?” bisik hye sun



“ya…dia pergi…. Dia telah pergi” tukasnya parau.



_______OO_________
[/color][/color]




“malam itu…ia kelihatan gugup. Bahkan untuk menatap mataku…ia tidak mampu. Aku tahu “lady” kau menyembunyikan sesuatu…sesuatu yang begitu sangat …mungkin…akan sangat menghancurkan hatiku”


Daniel terus melangkahkan kakinya, sambil sesekali menundukkan pandangan sayupnya.

“aku masih ingat, saat aku menanyakan pertanyaan itu padamu…”

“lalu…bagaimana dengan sang cassanova….?!!”


“pertanyaan itu…membuatnya terkejut…aku bisa melihat dengan jelas wajah ketakutan itu meski hanya dalam keremangan cahaya lampu kamar. aku tahu nafasnya seolah terhenti, saat aku hanya mencoba menerka hubungannya dengan lelaki itu. oh…my lady…aku berharap kau memukul wajahku saat aku mengatakan itu… tapi kau hanya berlalu, sambil meninggalkan kata cinta untukku …seolah memberikan keraguan pada hati ini”


Daniel menghentikan langkahnya, dan membiarkan jemarinya menggenggam erat pohon taman yang berdiri lebih kokoh dari pada tubuhnya saat ini.


“akh…kenapa dengan dadaku…. Terasa sakit…” bisik daniel sambil memejamkan matanya.

Beberapa detik ia biarkan tubuh lemah itu bersanggah pada pohon tua, yang kokoh sebelum melanjutkan langkahnya lagi.


“ kau memukul wajahku saat aku mencoba menyentuh tubuh yang memang milikku, tapi mengapa….mengapa kau tidak memukulku saat aku menuduhmu mengkhianatiku!!! Apa…itu…memang benar??? Kau sembunyikan ketakutan itu dengan menjauhiku…oh tuhan…dosa apa yang kulakukan, hingga kau ambil nafas kehidupanku”


Tubuh Daniel terasa tidak menginjak tanah lagi… Daniel bisa merasakan nafasnya kembali sesak, namun…kali ini ia merasakan sesak yang luar biasa… seolah menahan gejolak bathin yang sakit,dan tertahan untuk waktu yang lama.
Perlahan ia coba menyanggah apa yang terlihat kokoh dari tubuhnya kini…sambil terus menggenggam erat dadanya….


Dan….



BRUKKKK!!!!


Tubuh lemah itu tiba- tiba jatuh ketanah….








“aku…bisa mengenal wajah cantik itu…wajah yang tidak asing bagiku…wajah yang selalu memberikan ketenangan pada jiwaku… wajah yang selalu membelaiku dengan hangatnya senyuman itu…”



Daniel menatap wajah wanita itu dengan sayup…dan dengan pandangan lemah…


“o…omma….” Bisik Daniel dengan suara melemah diiringi senyuman manis melingkar dibibirnya.


___000___






BUKKK



Hye sun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur….


Mata indahnya menatap langit- langit kamar itu…

“ dia pergi… dia pergi…tanpa berkata apapun…” bisik hye sun.


Pikirannya kembali beberapa waktu yang lalu…. Saat lee min ho berlalu, tanpa menghentikan kendaraannya.




“hahhh…akhirnya…aku dapat bernafas dengan lega… bajingan mesum itu telah pergi…” tukas hye sun, seolah menghibur kegalauan hatinya.


“jika kau suka…kau bisa terus memanggilku pengecut, aku merasa panggilan itu tidak terlalu menyakitkan dibanding bajingan mesum”


Tiba- tiba hye sun mengingat sebuah kalimat yang diucapkan minho padanya tadi siang…

“dia…ingin aku memanggilnya pengecut, dibandingkan bajingan mesum” bisik hye sun sambil tersenyum.

“tapi…bagaimana ia tahu… bahwa aku suka memanggilnya bajingan mesum… bukankah itu gelarnya diponselku, huh!”


Pandangan hye sun kembali tertuju pada lukisan langit- langit kamarnya…dan didalam lamunannya… tiba- tiba ia teringat kembali kejadian empat hari yang lalu….



“ nyonya….ini…ponsel anda ….” Tukas pelayan Han.

“oh…syukurlah…sudah hampir tiga hari aku mencarinya” balas hye sun dengan senyumannya.

Pelayan han membalas senyuman gadis muda itu.

“sebenarnya…sudah lama aku ingin memberikannya pada anda. Tapi… karena selama dua hari ini, anda selalu mengurung diri dikamar… maka…akupun mengurungkan niatku”

Hye sun tersenyum kecil.

“terima kasih Mr.Han…” balas hye sun.



“ponsel itu sempat hilang selama tiga hari…dan Mr. han…mengembalikannya setelah kepergian lelaki itu,…”





Dengan cepat gadis itu bangkit dari tidurnya….dan  meraih ponsel yang ada didalam tas kecilnya… tas kecil yang berada disamping tubuhnya.


“apakah…dia melihat nama itu disini” bisik hye sun sambil menggigit kecil bibir bawahnya

Satu persatu ia buka, nama- nama yang ada dikontak ponsel tersebut. Masih tetap sama…tidak ada yang berbeda…
tapi…tiba…tiba….ia menghentikan tangannya untuk melanjutkan lagi… saat matanya menangkap suatu nama yang berbeda… sebuah nama yang ia rasa… tidak pernah ditulis sebelumnya…


MY LOVELY HUSBAND



………………………………


“aku bisa melihat jelas wajahmu, meski hanya dengan cahaya bulan yang menyinari ….”

“ aku ingin setiap malamku seperti ini …menatap wajahmu yang merah merona… tertidur dalam pelukanku… dan menyambutku dengan senyuman manismu… dipagi hari… entah…sihir apa yang kau gunakan kepadaku hye sun_sshi… hingga membuatku bagai orang bodoh yang mencintaimu….”

“gomawo…hye sun_sshi…gomawo… kau berikan aku cinta yang menyakitkan ini ….gomawo…”





Hye sun perlahan menggenggam erat sisi ranjang dengan tangan kanannya…sambil terus berfikir semua kejadian itu hanya mimpi….



seolah meyakinkan hatinya untuk mengakui…bahwa semua pengakuan itu nyata…bahkan saat sang cassanova nyaris merenggut kesuciannya.


“apa…yang harus kulakukan, benarkah…benarkah apa yang telah ia katakan padaku?

Nafas hye sun seketika memburu….seolah mengingat sesuatu dalam pikirannya saat ini…kejadian di hotel malam itu, saat sang cassanova melepaskan tubuhnya…

“ini adalah pengakuanku… kau bisa mendengarkannya bidadariku…??”

“tidak akan ada lagi… rasa sakit pada bidadariku… mencintaimu…berarti… tidak akan melukaimu…tidak akan…oh tuhan… hilangkan amarah ini, kumohon…hilangkan…kemurkaan hati ini…agar aku tidak menyakiti bidadariku !!!”







“ kau pikir…aku tidak pernah tahu atas apa yang kau lakukan padaku?”

“huh, ku pikir…dengan bersikap baik padamu mungkin semua…akan berubah… dan pada kenyataannya…aku salah besar… kau mengkhianatiku!”

“ dan….pengkhianat harus diberi hukuman…”



Hye sun mengingat lagi satu persatu kejadian,beberapa waktu yang lalu…. Saat sang cassanova hampir merenggut kesuciannya.


“apakah….dia cemburu….dia cemburu pada II woo, ….???”


Genggaman tangan hye sun pada sisi ranjang semakin erat…, sehingga hampir membuat tubuhnya seolah melemah….


“aku tidak mengerti maksudmu minho_sshi!”

“tentu saja kau tidak akan mengerti, karena kau memang tidak tahu apapun… yang kau tahu …kau hanya membenciku”


“apakah…ini adalah maksud dari semuanya… kepergiannya…sikap dinginnya… bahkan…ia tidak menyentuhku seperti yang biasa ia lakukan…

“Bukankah dengan sikap pengecutku, akan mengikis penderitaanmu”


“kepergiannya….agar aku tidak menangis lagi…agar aku…tidak menderita lagi… benarkah,…??!!!”





BIP…BIP…BIP..



Suara ponsel itu menyadarkan lamunan dan kegalauan hye sun secara tiba- tiba.


“yo…yoboseyo….” Hye sun menjawab dengan suara parau…




________OOO________



“tuan… anda baik- baik saja?” tukas Ajudan lee, dengan nada yang sedikit khawatir.

Lee min ho menatap pengawalnya dengan pandangan sendu, lalu kemudian tersenyum kecil.

“ memangnya…kenapa dengan diriku…?” Tanya minho.

“tidak…aku hanya memastikan bahwa anda benar- benar ingin pergi kejepang saat ini, meski tanpa  tujuan yang jelas.

Bukankah…semuanya telah kita selesaikan dengan baik?” tukas ajudan lee.

“aku…hanya ingin menenangkan diriku…ajudan lee… “

Ajudan lee tersenyum mendengar ucapan tuannya.

“baiklah…saya mengerti tuan” balas pengawal itu pendek.

“sepuluh menit lagi…aku akan meninggalkanmu, bidadariku… sepuluh menit lagi…” bisik minho dalam hati.


Tiba- tiba….



BIP…BIP…BIP…


Minho dengan segera meraih ponsel dari mantelnya.

“ada apa…pelayan Han.” Tanya minho langsung pada pelayannya.

“tu…tuan…maaf mengganggu anda…e…”

“ada…apa…?!!” tukas minho sambil mengkerutkan dahinya


“Nyonya….nyonya tuan….”

Dengan segera lee min ho berdiri dari duduknya, dengan tubuh yang seolah mengejang….


“ada apa dengan hye sun!” tukas minho lantang diiringi wajah paniknya.


“nyonya………………..

…………………………………….



TAP…TAP…TAP…





Lee min ho berlari dengan kencang setibanya di istana besar itu. langkah kakinya yang panjang menaiki satu persatu tangga- tangga kecil yang tepat berada didepan pintu utama, sebelum akhirnya ia masuk dan menemukan Mr. han berdiri menyambutnya dengan wajah khawatir, disisi tangga.

Nafas minho memburu… jantungnya berdetak keras, kepanikan kini jelas terasa digurat wajah tampannya.

“Nyonya…masih diatas tuan…”

Minho menatap pelayan han beberapa detik sebelum akhirnya ia langkahkan kakinya menuju tangga yang akan membawanya…menuju kamar utama, kamar tempat dimana hye sun saat ini berada.


Crekkkkkkkkkkk


Minho membuka pintu itu, diringi nafasnya yang memburu… ia kini dapat melihat dengan jelas… tubuh mungil hye sun yang tersembunyi dibalik remangnya cahaya kamar itu…


Hye sun duduk disisi ranjang…tubuhnya gemetar diiringi isak tangis yang memecah…

Ia tutup wajahnya dengan dengkul, yang berlipat didada…sambil terus menangis…


Perlahan lee min ho melangkahkan kakinya memasuki ruangan kamar… meski kini ia merasa takut…takut dengan penolakan gadis itu lagi akan keberadaan dirinya.


“hye…hye sun_sshi” tukas minho dengan suara lembut, sambil perlahan menyentuh pundak gadis itu.



Hye sun mengangkat wajahnya perlahan…


Matanya terlihat basah dan merah…kepiluan tergambar jelas diwajahnya kini…




Hye sun memandang wajah lelaki yang menghampirinya,dengan pandangan sendu dan rapuh

Mata mereka saling memandang, untuk beberapa saat… dan perlahan jarak mereka semakin dekat…sangat dekat…. Saat lee min ho, duduk …mensejajarkan posisinya pada tubuh gadis yang menangis dan terpaku…

“minho_sshi….o…oppa…….o…ppa………” jerit hye sun diiringi tangisannya lagi.

Perlahan…lengan kokoh itu meraih tubuh lemah hye sun dan membawa kepelukannya…. Menenggelamkan tubuh mungil itu kedadanya, erat….sangat erat….

Untuk beberapa saat tubuh mereka bersatu dalam pelukan. Pelukan yang entah mengapa…memberikan sedikit ketenangan dalam diri hye sun, dan memberikan sedikit kebahagian bagi seorang cassanova…


Lee min ho bisa merasakan genggaman erat gadis itu pada mantelnya…erat…sangat erat…seolah ingin melampiaskan kesedihannya… dan seolah ingin terus membiarkan  lelaki itu untuk terus berada dalam pelukannya, agar ia kuat…agar ia mampu untuk lebih tegar…




“oppa….oppa……..” jerit hye sun sambil terus menyebut nama Goo Daniel dibibirnya yang gemetar.



“tenanglah…semua…akan baik- baik saja…” bisik minho pada gadis yang meluapkan kesedihan didadanya… didalam pelukannya…


“semua akan baik- baik saja…. percayalah padaku, percayalah …bidadariku….” Bisik minho, diiringi kecupan perlahan ditubuh gemetar itu








END CHAPTER






ini hasil terorrr nye  [angry] [angry] [angry]

panjangggggggggggggggggggggggggggggg

mian kalo ngebosenin yak  [biggrin] [biggrin] [biggrin] [biggrin] [biggrin]

hasil karsa cipta otak ane yg semakin buntuuu  banghead banghead banghead

« Last Edit: May 28, 2011, 08:41:42 am by hye sun »



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1645 on: May 28, 2011, 07:47:16 am »
akhirnyad update jg...gumawo,ommanya bang cass [AddEmoticons04246] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

finally Hye Sun bs merasakn ketenangan dlm pelukan hubby-nya,Min Ho (gw senyam senyum sndiri gr2 adegan ini [hmpfh])

btw,ada apa dgn Daniel,sist??? dia gakpa2 kn??? ini smua gr2 lady park [head break]...apa sih maunya wanita ini??? [angry]

next chap...mudh2an ada yg lbh sweet lg dr Bang Cass & PD [on] [lovestruck]

HWAITING!!! [AddEmoticons04262]


And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline mumu

  • Junior
  • **
  • Posts: 200
  • Tatapanmu mengalihkan duniaku....
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: Cassanova's Love SPOILER 24 Mei 2011
« Reply #1646 on: May 28, 2011, 08:19:21 am »
nanggung, kentang...
lagi...lagi...lagi...
ayo update lagi...lagi...lagi...
DALIMUNTE, PROFESOR MUDA DENGAN ROMANTISME KELUARGA KECILNYA...mau...mau...

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
Re: Cassanova's Love CHAPTER 15 28 Mei 2011
« Reply #1647 on: May 28, 2011, 08:41:26 am »
  THANK eonni updatannya penyuk penyuk eonni :)


  akhirnya ada kecerahan dalam hubungan cassanov & PD walau pun dalam keadaan terhimpit

 karna kesedihan hyesun yang menimpa oppa nya tapi.... sepertinya hyesun sudah mulai merasakan

 ketenangan dalam diri bang  cassanov :) ini nmanya musibah membwa berkah bagi bang cassanov

  bagi hyesun apa ya ????? hehehehe....

  sebentar lagi rahasia lady park akan terbungkar !!!!

   ada kekhawtiran juga kalo Danniel tahu sebenarnya apa dia akan meminta hyesun untuk berpisah dari

  bang cassanov ????

  jangan bikin cassanove mewek lagi eonni kasian :(

 
  chap 16 nanti akan di mulai sedikit kedekatan bang cassanove & PD * ngarap .com *

  hehehehe....

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
Re: Cassanova's Love CHAPTER 15 28 Mei 2011
« Reply #1648 on: May 28, 2011, 08:59:26 am »
 [hmpfh] [hmpfh] hasil teroran yang bagus... besok-besok gue teror juga, ah... [hmpfh] [hmpfh]


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
Re: Cassanova's Love CHAPTER 15 28 Mei 2011
« Reply #1649 on: May 28, 2011, 09:15:41 am »
ampun deh [sweat] [sweat] nama kontaknya aneh2 wae, yg bajingan mesum lah yg my lovely husband lah [laughing] kok ga sekalian honey bunny swetty muaach :* [hmpfh] [hmpfh] #lebe
be te we si daniel knp ye?  [what] wah klo koid bisa berabe dong nasib hye sun, bisa2 LP ntar ngerebut minong dr hye sun [what] ah tp itu tdk mungkin, wong si minong udh jatcin kok ama hye sun  [hmpfh]
lagian ini kan ff minsun, klo endingnya moro2 ama si LP kan ga lucu be ge te [laughing]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]