Author Topic: "ETERNITY DALAM ELEGI" colab (Voldi ft Itaraya) HIATUS  (Read 3816 times)

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
cuma mampu tersenyum2 baca update-an si gambreng ckckck...pendek banget ya
free:cast n' charct senin aku update ya
next chp selasa or rabu deh...baru siap setengah chp nih*elus dada songsaengnim*untung ff yg itu gak minta update.
makasih voldi tuk update-an kentangnya
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
Pendekkkk amirrr [hmff]
amir ga sependek ituw loghh  [hmff]
pendek gpp,asal jangka waktu update per-chap nya dipersempit misall 2 hr sekali [hmpfh]

Quote



emang apa nya sist punya amir yang gak pendek ?? [hmff]

Offline lee sun ho

  • Full
  • ***
  • Posts: 265
  • onnie you're so pretty
    • View Profile
 [clap] [clap]olla......sist dh update y........
Y sist pendek bgt,mian bnyak protes.....b'arti skrg giliran sist ita y....???
Ayo ta...lajuuuuuuuuut*penasaran.com* [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
hwaiting!!! [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
MinSun....''I will always love Them''
forever and ever

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
ehemm ehemmm tanggung nih, ayo ayo partner selanjutnya--itaraya--segera update lagi.kali ini mesti yg panjang ya [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
ayo yg selanjutnya updateeeee [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
 [cheekkiss] gumawo uda di update!!!
besok chap 2nya yaah?? hwaiting... [smiley-gen013] [smiley-gen013]

Love you more than I can say

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
yang ini apa kabar ya?
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
Chapter II
         
         
Eternity Dalam Elegi
Additional
Yoo ah in as Yoo ah in Hyesun best friend


Author note: Mianhae kalau update-an untuk ff ini terlalu lama, karna kerja aku yang lagi menggunung.
Mian juga untuk chapter dua ini jika ceritanya tidak nyambung sengan chapter satu ala voldi dan ceritanya yang terlalu berbelit-belit.


"Selesai..." pakik hyesun pelan matanya berbinar-binar mengamati hasil kerjanya hari ini.
"Nona sudah jam 9.30, anda tidak pulang?" tanya seorang security menghampiri Hyesun.
"Iya...saya pulang sekarang!" Hyesun membungkuk dan bergegas memasuki rest area cliening service, tangan kanannya sibuk merogoh kantung celananya, berlahan di keluarkannya benda berupa kunci untuk membuka locker lemarinya.
Dengan sigap Hyesun mengganti baju cliening servicenya, dan mematukan diri sesaat di depan kaca merapikan penampilannya, berlahan Hyesun keluar dari pintu belakang Eastwest tower melewati pos penjagaan.
"Eer...kenapa malam ini dingin sekali" batin Hyesun di rapikannya bentuk switernya yang agak tersingkap,
"Goo hyesun..." sapa pria dari sembrang sana
Hyesun sibuk mencari sosok dari suara itu.
"Dorrr..." Hyesun terperanjat. "Oppa kenapa kau ada di sini" tanya Hyesun sambil mengamati pria di depannya.
"Feeling..." ujur pria itu sambil tersenyum.
"Keke...oppa Ah In bisa aja" Hyesun tersenyum lebar ke Ah In.
"Aku temani kau pulang okey..." dengan lembut Ah in merangkul bahu Hyesun.
Hyesun hanya menggangguk pelan sambil tersenyum sipu, "Apa kau sudah makan Hyesun-a?'' ucap Ah In menyelidik
"Anhi...oppa" sahut Hyesun memonyongkan mulutnya, Ah In terkeke geli melihat mimik mulut Hyesun.
"Wea...?" ujar Hyesun sedikit kesal melihat tawa Ah In yang terpingkal-pingkal, "anhi..." sahut Ah in berusaha menahan tawanya.
"Apa hari ini begitu berat untukmu?"
"Berat oppa" sahut Hyesun menghela nafas berat
"Mwo...kok bisa!"
"Oppa tahu? di sana ada tiga wanita yang cerewet dan genit" ujar Hyesun dengan wajah serius, "Mereka menilai pekerjaanku hari ini tidak ada yang benar dan aku di suruh membersihkan seluruh kaca-kaca di lobby" sahut Hyesun tertunduk lemah.
"Jangan karna hal ini, kau jadi patah semangat Sun-a" hibur Ah In sambil di pegangnya ke dua bahu Hyesun.
"Nee...aku tidak patah semangat oppa!" sahut Hyesun lirih
"Goo hyesun whaiting...!" pekik Ah in menyemangati Hyesun, Hyesun tersenyum geli,melihat aksi Ah In yang berlari mengelilingi dirinya.
"Sudahlah...kachaa kita makan di kedai sana" sahut Ah In sambil menunjuk sebuah kedai di pinggir jalan raya tersebut.
Hampir satu jam lamanya Hyesun dan Ah in berada di kadai tersebut, canda gurau dan percakapan ringan mengiring kedua sahabat itu menikmati makan malam mereka.  Aktifitas di kota Soeul berangsur-angsur lengang tanpa terasa malam semakin pekat, udara dingin mulai menusuk tulang. Hyesun merapatkan letak swieternya, tubuh mungilnya sedikit gemetar oleh hawa dingin.
"Oppa bisakah kita pulang sekarang?" tanya Hyesun liring, Ah In yang menyadari Hyesun mulai kedinginan dengan reflek di lepaskan jaketnya dan di sematkan di bahu Hyesun.
"Gomawo oppa" Hyesun tersenyum tipis ke Ah in.
"Ayo kita pulang..." Ah In menarik lembut tangan Hyesun.

____@@_____
IN THE MORNING

Kring...kring...
Terdengar jam waker berbunyi di kamar Minho, dengan malas minho membuka matanya di amati jam yang ada di samping tempat tidurnya 07.30, sontak Minho bangkit dari tempat tidurnya bergegas menuju kamar mandi.
Dalam hitungan menit Minho sudah siap berangkat kerja, aling-aling kesiangan Minho hanya meneguk segelas air putih dari meja makannya dan berlalu dari apartemennya.
Di gas pelan jaguar hitamnya berlahan meninggalkan parkiran mobil menembus kebisingan jalan di kota seoul, selang berapa waktu mobil jaguar itu berlahan memasuki pelataran Eastwest tower, dengan sigap security itu membukakan pintu mobil Minho.
"Pagi doronim" sapa security tersebut, seperti biasa Minho tidak pernah menggubris pria berbaju hitam itu. Dengan tegap Minho berjalan memasuki lobby utama di mana Tuan.Park dan Ms.kim sudah menunggu.
"Selamat pagi doronim" sapa ke dua orang itu kompak, Minho hanya melirik sekilas dan berlalu dari hadapan ke dua orang itu menuju lift, mata Minho tertuju pada gadis yang sedang membersihkan area pintu lift.
"Gadis itu lagi" gumam Minho.
Hyesun masih sibuk membersihkan pintu lift tanpa di sadari sepasang mata sedang mengamati pekerjaannya, Minho sangat menikmati aktifitas gadis di depannya ini, entah mengapa matanya tidak lepas dari sosok gadis itu.
"Doronim..." sapaan Mr.Park pelan yang sontak mengagetkan Minho.
Seketika raut wajah Minho berubah mengeras, seorang Lee Minho paling tidak suka bila keasikannya di ganggu oleh orang lain.
Mr.Park hanya mampu tertunduk lemah saat tatapan dari majikannya begitu menusuk.
"Goo hyesun..., apa kerjamu sudah selesai" pekik wanita separu baya itu menghampiri Hyesun yang dari tadi sibuk mengelap dinding-dinding lift.
Seketika Hyesun memalingkan wajahnya ke asal suara tersebut "Mereka lagi" batin Hyesun lirih, Hyesun membungkukan tubuhnya memberi hormat kepada 3 senior tersebut.
"Jadi selama 1 jam, hanya ini yang kau kerjakan?" tanya wanita kurus berambut keriting itu sambil membelalakan matanya.
Hyesun hanya tertunduk lemah.
"Aishh...di tanya malah diam saja" timpa wanita yang berpostur tubuh pendek.
"Ternyata kau gadis pemalas ya" sahut wanita yang bertubuh besar sambil di tendangnya ember ke arah kaki Hyesun.
Minho yang mengamati percakapan ke empat orang tersebut, hanya dapat mengulum senyum namum matanya tak lepas dari sosok wanita mungil berkulit putih itu.
"Sabar-sabar Hyesun-ssi, kau masih dalam masa percobaan di sini" Hyesun memejamkan matanya, di tariknya nafas dalam-dalam dan di hembuskan berlahan.
"Nyonya Ha mau apa?" tanya Hyesun polos.
"Eih...kau ini ya, tidak punya insiatif ya jadi orang" timpal wanita yang di panggil Hyesun Nyonya, wanita tersebut adalah SPV Hyesun di bagian cliening service.
"kalau kau tahu dia tidak punya inisiatif, kenapa kau kerja kan dia di sini" timpal Minho dengan tampang cuek, sakbil berjalan mendekati ke empat wanita tersebut, sontak ke empat wanita tersebut mengalihkan pandangan mereka ke asal suara itu.
Secara reflek ke tiga wanita itu memberikan hormat, Hyesun yang melihat sikap ‘trio ember, itu hanya mengeryitkan alis.   
"Ehm...kau pecat saja dia" ucap Minho tersenyum sinis ke Hyesun.
"Mwo...pecat?" Hyesun membelalakan matanya ke Minho, orang yang di tatap hanya memalingkan wajahnya cuek.
"Maksud Tuan apa?" tanya Hyesun kesal, melihat lawan bicaranya memalingkan tubuhnya dan berlalu dari hadapannya, tidak senang akan sikap pria itu Hyesun menghampiri Minho di tariknya pelan lengan pria itu
"Tolong jelaskan perkataan anda tadi, apa ada yang salah dari pekerjaan saya?" sambil membelalakan matanya ke pria itu. Minho berdiri dengan angkuhnya menatap Hyesun dingin sambil di selipkan ke dua tangannya kedalam saku celananya, berlahan Minho mencondongkan kepalanya hampir mendekati wajah Hyesun, dengan reflek Hyesun memundurkan kepalanya "mau apa pria ini" batin Hyesun.
"kau pikir sendiri jawabannya nona" sahut Minho dingin, sambil di jentikkan jari telunjuknya ke dahi Hyesun dan berlalu menuju pintu lift yang sudah terbuka, reflek Hyesun merentangan kedua tangannya untuk mencegah pria itu masuk ke dalam Lift.
“Tolong jelaskan perkataan Anda, Tuan” ucap Hyesun yang mulai emosi menghadapi sikap pria di depannya.
“Anda tidak berhak memecat saya, saya tidak melakukan kesalahan, dan Anda bukan Bos di tempat ini” ujar Hyesun bertubi-tubi, namun pria tersebut hanya mengernyitkan alisnya akan reaksi Hyesun.
“Sudahku bilang, pikir sendiri jawabannya, Nona” sahut Minho pelan di telingan Hyesun, sontak membuta Hyesun diam terpaku akan reaksi yang di berikan pria ini.
Perlahan Minho melewati Hyesun menuju lift, Hyesun yang masih terdiam di posisinya, reflek memalingkan wajahnya saat pria itu berlalu dari hadapannya.
“Anda...” pekik Hyesun meninjuk ke arah pria itu, namun Minho hanya memberikan senyum tipis dari ujung bibir hingga pintu lift itu tertutup.
Tidak terima di perlakukan seperti itu, Hyesun berniat mengejar pria itu.
Belum juga terlaksana cengraman tangan menghampiri lengannya, “Mau apa kau” ujar Ms.Ha ketus, Hyesun hanya bisa menarik nafas berat, dia tahu jika melawan konsekuesi pekerjaannya jadi taruhan.
“tidak ada Nyonya” sahut Hyesun tertunduk lemah.
"Apa kau tidak tahu siapa pria tersebut eh...?" tanya Ms.Ha dengan wajah mengeras.
Hyesun menggeleng lemah, "Dia adalah pemilik perusahaan ini
“ ucap Nyonya Ha sambil mengacak pinggang. “Sekarang waktunya kau memberihkan Toilet di lantai satu” perinta Nyonya Ha dan berlalu dari hadapan Hyesun. Mengetahui pria tersebut adalah pemilik perusahaan tempatnya bekerja, sontak membuat Hyesun tertunduk lemas, tenaganya terkuras habis membayangankan dirinya akan di pecat dari pekerjaan yang baru saja di terimanya dua hari yang lalu.
____@@____
15th floor

Masih dengan wajah yang dingin Minho memasuki ruang kerjanya, di hempaskan tubuh jangkungnya di kursi kerjanya, terpampang senyum terkulum dari wajah tampannya mengingat kejadian di Lobby tadi.
“ Mr.Park…keruangan saya sekarang” perintah Minho ke ajudannya.

Tok..Tok..

“Doronim…” sapa Mr.Park dari balik pintu
“Masuk…”
Berlahan Mr.Park masuk ke dalam ruang kerja Minho, di langkahkan kakinya menghampiri sang majikan.
“Bawa gadis itu kemari!” perintah Minho, Mr.Park hanya mengernyitkan alis binggung dengan perintah majikannya ini.
“Maksud doronim siapa..?”
“Gadis cliening service yang membersihkan lift tadi!” sahut Minho datar, tangannya masih sibuk membolak-balikkan dokumen kerjaannya.
“Nee…doronim, saya mengerti” Mr.Park member hormat dan berlalu dari hadapan Minho

____@@____
Cleaning Service Rest Area

“Annyeong…” sapa Mr.Park saat memasuki ruangan Cleaning Service
“Annyeong…Tuan" sapa Ms.Ha  sambil di hampirinya Mr.Park yang masih berdiri di depan pintu.
"Di mana saya bisa bertemu dengan gadis yang membersihkan lift tadi?" tanya Mr.Park
"Maksud anda Goo hyesun Tuan?"  ujar Ms.Ha
"mungkin, saya tidak tahu siapa namanya! Bisa saya bertemu dengan dia sekarang?"
"Soseonghaeyo Tuan, Hyesun sedang berada di lantai satu! Tuan bisa tunggu sebentar saya akan panggilkan dia" ujar Ms.Ha untuk meyakinkan.
"Tidak perlu...! Saya yang akan kesana, gamsahamnida untuk informasinya Nyonya" Mr.Park memberikan hormat dan berlalu dari ruangan tersebut.
"Nyonya, kenapa Tuan itu mencari Hyesun?" tanya wanita yang berambut keriting itu sambil mengernyitkan alis.
Ms.Ha hanya mengangkat bahu lemah, "mungkinkah dia akan di pecat?" timpal wanita bertubuh pendek tersebut.

____@@____
1ft floor

"Goo hyesun, gwencana? Apa kau sakit?" ucap dara saat di lihat Hyesun terduduk di lantai mini pantry.
"Gwencana dara-ssi...!" sambil tersenyum.
"kau yakin?" ucap dara memastikan.
"Nee...aku baik-baik saja! Sudah dulu ya, aku mau kembali bekerja" dengan cepat Hyesun bangkit dari duduknya berlahan meninggalkan Dara yang masih terpaku.
"Ada apa denganmu Hyesun-a! Tidak biasanya kau seperti ini" batin Dara.
"Mianhe dara-ssi, aku tidak mau kau terlibat dalam masalah ini, gumawo kau telah merekomendasihkan aku untuk bekerja di sini" batin Hyesun berjalan lemah meninggalkan mini pantry, berusaha menyemangati dirinya.
"Whaiting Sun-a...whaiting...whaiting, mereka pasti tidak akan memecatmu!" Hyesun berusaha menghibur dirinya, untuk kesekian kalinya Hyesun tertunduk lemah kebodohan yang di lakukannya tadi pagi sempat membuatnya down.
"Tapi bagai mana jika mereka memecatku" ucapnya pelan.
"Andai saja aku tidak memaki pria itu, andai saja aku bisa mengcontrol emosiku terhadap pria itu, argh...aku benci pria itu..." pekik Hyesun geram, dengan berat Hyesun melangkahkan kakinya keluar dari ruangan kerja di lantai satu itu, pikirannya masih melayang ke peristiwa pagi tadi.
Tanpa Hyesun sadari sepang mata mengamatinya dari depan lift.
Dukk..."Aishh..." Hyesun mengusap dahinya yang terbentur pintu, yang terbuat dari kaca, "kau...ikut menertawakan penderitaanku hari inikah" bentak Hyesun pada pintu kaca itu.
Dengan malas di tariknya mintu kaca itu, dan melangkahkan kakinya ke arah toilet.
"Tuhan kenapa sial sekali aku hari ini" pekik Hyesun pelan sambil di derapkan kedua kakinya di lantai, pria yang mengamatinya Hyesun tadi, hanya mampu tersenyum sipu melihat kelakuan Hyesun.
"Nona Goo...!"
Spontan Hyesun membalikkan tubuhnya, sambil di amati pria berjas hitam itu mendekati dirinya.
"Bukankah, pria ini yang bersama dengan pria berengsek itu? aissh...beneran bakal di pecat" batin Hyesun, berlahan Hyesun membalikkan badannya dan berlari pelan ke arah toilet.
"Nona Goo tunggu sebentar!" pinta pria itu mempercepat langkahnya mengejar Hyesun, dengan sigap pria itu menarik lengan Hyesun.
"Tolong...lepaskan saya Tuan!" pinta Hyesun memohon sambil berontak.
"Nona bisakah anda tenang sebentar saja?" pinta pria itu, sambil di lepaskan cengkraman tangannya dari lengan Hyesun.
Hush...hush...Hyesun berusaha mengatur nafasnya yang tersengal.
"A...ada apa Tu...Tuan mencari saya?" tanya Hyesun gugup.
"Bisa anda ikut saya sekarang...?"
"Bo...kemana?" tanya Hyesun membelalakkan matanya.
"Ikut saja, nanti anda pasti akan tahu!" ujar pria itu sambil berjalan ke arah lift.
Kling...pintu lift terbuka.
Berlahan pria itu masuk ke dalam lift, "Nona...!silahkan..." pinta pria itu pada Hyesun yang masih terdiam, berlahan Hyesun melangkahkan kakinya masuk kedalam lift.
Hyesun mengamati Pria itu menekan tombol nomor 15. "berarti kita akan kelantai 15" gumam Hyesun pelan.
"Lantai 15..." pekik Hyesun keras, spontan membuat pria itu menatapnya, "Apa ada yang salah dengan lantai 15, Nona?" tanya pria itu tenang, Hyesun menggeleng lemas sambil tertunduk.

____@@____
15th floor

10, 11, 12, 13, 14, 15, kling...pintu lift terbuka.
Dengan sigap pria itu keluar dari lift, memberikan isyarat tangannya meminta Hyesun keluar dari lift, Hyesun menggelengkan kepala lemah.
"Tuan, kami di larang oleh Ms.Ha untuk tidak menginjakkan kaki di lantai 15 ini!, bagi yang melanggar akan di pecat" sahut Hyesun tertunduk lemah.
"Nona..., saya hanya menjalani perintah! Jika saya tidak melaksanakannya, saya juga akan di pecat" jelas pria itu menyakinkan Hyesun.
"Tolonglah hanya sebentar saja!" pinta pria itu lagi.
"Tapi siapa yang akan saya temui?" tanya Hyesun penasaran.
"Tuan Lee...! Mari ikut saya, dengan berat Hyesun mengikuti pria itu.
"Siapa Tuan Lee? Dan ada urusan apa dia mencariku?" gumam Hyesun.
"Nona tunggu sebentar, saya akan beritahu Tuan Lee bahwa anda sudah datang" berlahan pria itu memasuki ruangan yang memiliki pintu besar yang terbuat dari kayu jati.
Hyesun mengamati situasi lantai 15 itu, kosong melompong tidak layak di sebut ruangan kerja, tanpa partisi dan hanya lima unit downlight yang menerangi ruangan kosong ini. lantai 15 ini hanya memiliki satu pintu besar, ya pintu besar penghubung ruangan yang di masuki pria tadi.
"Orang aneh yang mau bekerja dengan situasi seperti ini" batin Hyesun mengernyingkan alis.
Krek...
Hyesun membalikkan tubuhnya, saat terdengar suara pintu terbuka.
"Anda bisa masuk sekarang, Nona!" pinta pria itu menundukkan kepala.
Agak ragu Hyesun berjalan mendekati ruangan itu, "Silahkan nona" ujar pria itu saat Hyesun berpapasan di depannya.
Mata Hyesun dengan giat mengamati situasi ruangan itu, terdapat dua lemari kayu berwarna coklat tua penuh dengan buku-buku tebal, serta lukisan dengan gaya klasik menempel di beberapa dinding ruangan dan satu set sofa bergaya eropa serta permadani yang terbuat dari bludru mahal juga mewarnai keklasikan ruangan itu.
"Anda kagum dengan ruangan kerja saya, nona" tanya pria misterius itu.
Hyesun memalingkan penglihatannya ke asal suara tersebut, namun tidak di temuinya sosok pria itu, Hyesun mengenal suara tersebut, ya suara itu berasal dari kursi yang membelakainya, berlahan kursi itu memutar menghadap Hyesun.
"Anda..." pekik Hyesun terparanjat begitu di lihatnya pria tersebut menyeringai ke arah Hyesun.
Berlahan pria misterius itu mendekati Hyesun, "Anda boleh keluar Mr.Park!"
Printah Minho sambil mendekati Hyesun.
"Jangan...anda tidak boleh pergi!" dengan sigap Hyesun mencengram lengan Mr.Park
"Tolong jangan tinggalkan saya sendiri" pintanya lirih.
"Kenapa...?anda takut dengan saya nona?" tanya Minho yang sudah berdiri tepat di depan Hyesun.

                                                        TBC

Fyi voldi *Ratu kentang*



[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Ini mah bukan duet maut, tp duet kentang. Aahahaha. Yak, chap 3 akan segera meluncur *muka gak yakin*
thx buat updetan kentangnya y nek.
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
woh akhirnya di updat jg ne ff kolborsinya,di sni q mersa aneh kenpa tiba" minho begtu tertrik sma hyesun..?pdhal kan di cuma 2 kli melhat hyesun di jlan sma mlam hri wktu dia kerja lembur tpi kenpa tiba" minho begtu jutek sma hyesun..!dsar norang aneh..!selnjutnya glira voldy ya yg updat..?di tunggu ya voldy....

Offline Freesia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1547
  • ♥ sunnies ♥ minsuners ♥
    • View Profile

omooooo ada my jae shinn [lovestruck] *pelok-2 guel ro* [hug]
ayoo-ayoo lanjut chap3 nyaaaaaa [hmpfh] [smiley-gen013]
eyahhhh baru taw klo skarang slaen trio macan ada trio ember,...jiyahhahaha [laughing]

‘’ I don’t  need anyone else ,
" I never leaned on anyone but me”
“ I always took pride standing on my own two feet ”
 “ Cause I’m Stronger  than anything “

" I’m Zevaa - [ The God Of War ] "

Offline dafa yuvi

  • Junior
  • **
  • Posts: 202
  • love is trust
  • Location: surabaya
    • View Profile
 [smiley-whacky103]
whahahahaha,,, hyesun mahhh lol bgtzz,,,, ckckck
kgak diapa-apain, tuan lee baik kok,, [on]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
[smiley-whacky103]
whahahahaha,,, hyesun mahhh lol bgtzz,,,, ckckck
kgak diapa-apain, tuan lee baik kok,, [on]
cuman grepe-grepe dikit kok [hmpfh] kalo di gue, ff ini bisa jadi mature fict.
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
agak mendingan punya ita, drpd punya voldi [hmpfh] [hmpfh] lgs di [guns] [guns] ama voldi. tenang, gw suka kentang kok [laughing] [laughing] berasa si minho lebih miskin di chp ini. tinggalnya kok di apartemen. bukan di istina ya [hmpfh] [hmpfh] mian sis, byk protes [laughing] [laughing] voldi voldi ayo kayain si minho kembali (ga nyambung [hmff] [hmff] ) habis ga tahu mau ngoment apa [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun