Lama hye sun menunggu minho hingga ....
"Pelayan .. Pelayan tolong bantu kami"
ucap seorang lelaki . Hye sun langsung menoleh kearah suara itu . Dan betapa ia sangat terkejut .
"Oh tuhan ! Minhooo"
cepat-cepat hye sun melangkah menghampiri il-woo dan kim bum yg sedang menggendong minho . Tak berapa lama , para pelayan rumah itu datang dan membantu mengangkat minho kekamarnya .
*******
Saat ini hye sun sedang duduk ditepi ranjang minho . Ia melihat minho yang sedang tertidur dengan keadaan yang memprihatinkan . Tak lama datanglah kim bum dan il-woo
"ehemm ehemm"
kimbum berdeham menyadarkan hye sun dari lamunannya . Hye sun berdiri dan berjalan menuju il-woo dan kimbum sambil berkata
"mari kita bicara diluar" ajaknya dan disetujui oleh keduanya
******
"sebenarnya apa yg terjadi ?"
tanya hye sun cemas
"dia mabuk berat" ucap il-woo
"mengapa bisa ?"
"aku tak tahu . Aku memang sering melihatnya mabuk tapi tidak pernah separah ini .
"ohh ya tuhan ia sering mabuk seperti ini" hye sun menutup mulutnya tak percaya . Il-woo dan bum menatap hye sun bersamaan dan
"maaf nona . Kalau boleh tau kau siapa ? Dan apa hubunganmu dengan minho"
tanya kimbum penasaran
"aku hye sun , aku adalah..." ucapannya terpotong oleh teriakan il-woo
"oh kau yang bernama hye sun ? Ya ketika minho mabuk ia selalu menyebut namamu dan berkata hye sun aku kecewa atas pernyataanmu , begitu katanya"
hye sun mulai berpikir sejenak . Ia mencoba mencerna perkataan il-woo dan kini ia ingat mengapa minho marah padanya . Rupanya ia telah melakukan kesalahan dengan pernyataan yg ia lontarkan tadi pagi pada minho
"oh... Terima kasih telah mengantarkan minho pulang"
sambil menunduk
"ya sama2 , tolong sampaikan pada minho . Kalau dia sudah sadar , suruh temui kimbum dan il-woo . Ok kami pulang dulu"
*******
setelah kepulangan il-woo dan kimbum . Hye sun kembali kekamar minho . Perlahan ia mendekat kearah minho dan menggenggam tangan pria itu
"minho mianhe .. Pernyataanku yang tadi telah membuatmu marah . Sebenarnya aku berbohong minho-aa kaulah yg menciumku utk pertama kalinya . Tadi aku berbohong karena aku kesal padamu . Mianhe" ucap hye sun lirih dan mulai menangis .
mendengar suara isakan hye sun . Minho terbangun , dengan keadaan setengah sadar , ia mulai membuka mata dan
"ehhmm hye sun kau mengapa menangis ?"
mendengar suara minho . Hye sun sontak menatap minho dan berkata
"minho-aa maafkan aku . Sebenarnya kaulah yang mengambil ciuman pertamaku . Mianhe aku berbohong"
minho tersenyum dan menghapus air mata hye sun sambil berkata
"sudahlah aku tahu itu . Kau jangan berbohong lagi padaku"
Kini minho duduk di tepi ranjang begitupun hye sun . Pandangan mereka bertemu , perlahan minho mendekatkan wajah ke wajah hyesun . Hye sun pun bisa mencium bau alkhol dari nafas minho dan minho pun mencium bibir hyesun . Jantung hye sun berdetak sangat cepat ketika bibir minho menyentuh bibirnya . Lama - kelamaan ciuman itu berubah menjadi panas ketika minho menyesap dan melumat bibir milik hye sun . Hye sun terdiam ia baru pertama kali merasakan begini dan jga ia tak kuat mencium bau alkhol dari nafas dan bibir minho . Hingga ia meronto-ronta dengan paksa agar ciuman itu berakhir . Dan ketika bibirnya terlepas dari minho . Ia segera menjauh dan pergi kekamar mandi , minho kesal melihat tingkah laku hye sun dan berkata
"ya sayang aku belum selesai ! Yaiish kau mau kemana ?!"