Hyun joong duduk terpaku dikamarnya, ia menatap album foto yang berisi foto Hyesun.. Dari pose Hyesun tersenyum, cemberut, mellamun, dan saat Hye sun sedang mencium pipi kirinya. Melihat Foto itu Hyun Joong tersenyum bahagia, kerinduanpun melandanya saat ini
"ssshhh aku sangat merindukanmu... My Angel" gumamnya lirih
Kini Foto tersebut dirabanya dengan tangan dan ia pun mulai mencium Foto itu dengan segala kerinduan yang kini ia rasakan.
"Apakah Benar-benar aku yang harus melepasmu ?" Tanyanya meyakinkan.
"Tapi apakh bisa ? Aku begitu Mencintamu..." Desahnya dengan nafas panjang
___***___
Pagi Menjelang, menciptakan suasana baru di Apartemen megah itu. Terlihat sepasang Manusia tertidur nyenyak, sambil merkahkan bibir tersenyum. Kini, salh satu diantaranya terbangun
"Hoooaamm... Jam berapa ini ?" gumam Hyesun sambil Menyeka selimut Putih
Kemudian, ia menoleh kearah Jam dinding yang ada disebelahnya, waktu menunjukkan pukul 6 pagi. Setelah itu, ia menoleh balik arah. Dilihatnya sanng suami sedang tertidur nyaman dan tenang, melihat itu Hyesun tersenyum
"Aigoo... Kau tampan" decaknya halus
Ia pun kini berdiri dari tidurnya, dan mulai mengguncangkan pelan tubuh Minho
"Minho... Ayo bangun" Katanya lembut
Minho mengeliat-liat dalam tidurnya, dan menutupi muka tampannya dengan bantal. Melihat itu, Hye sun jadi kesal dan menarik bantal yang menutupi wajah Minho
"yya.. Ayolah bangun, kau harus kekantor !!" tandasnya agak memaksa.
Dengan ketidakrelaan karena masih mengantuk, Minho kini mengerjapkan mata. Dan mulai melihat wajah kemerah-merahan Hyesun yang baru bangun tidur. Dengan cepat, ia bangun dari tidurnya dan dengan satu gerakan cepat ia mengecup pipi Hye sun.
"Satu kata buatmu.. BAWEL" kata Minho berpura-pura kesal. Minho segera bangun, menuju kamar mandi. Tiba-tiba langkahnya terhenti karna sebuah bantal mendarat ke pungunggnya. Ia pun segera menoleh, dan berhasil memandang Hyesun yang tengah menyipitkan mata sambil menjulurkan lidahnya. Minho terkekeh melihat itu
"Heh... Rupanya minta dicium lagi ya"Tukasnya menggoda.
Ketika akan melangkah menghampiri Hyesun, wanita itu sudah ngacir duluan kearah pintu sambil tertawa
"Ammpuun !!!" Hyesun menjerit kegirangan sambil berlalu dari situ
Minho menggelengkan kepala, tersenyum penuh kebahagian. Akhirnya, rasa itu terbalas juga
Minho POV
Tahukah kau, betapa senangnya aku bisa mencintaimu. Dan ternyata kaupun membalasnya... Sungguh, aku seperti mendapatkan mukjizat. Ya kuakui pertemuan kita terlalu singkat tapi, bisa aku pastikan cintaku padamu tak akan sesingkat itu... Akan aku jaga sampai akhir aku janji
End POV
***
Hye sun kembali kedalam kamarnya, suara gemercik air dikamar mandi terdengar. Ia, tersenyum sumringah. Entah kenapa pagi ini ia sangat bahagia
Hye sun POV
Ku pikir, setelah pernikahan itu hidupku tak akan tentram ditanganmu... Tapi, nyatanya semua itu salah. Aku berbalik, dari benci menjadi begitu mencintaimu... Aku mencintai kebaikanmu, segala perhatian yang kau berikan padaku dan Aku mencintai kekuranganmu
Rasanya baru kemarin kita dipertemukan, Kau begitu aneh saat pertama kali kita bertemu tapi kelamaan semua pikiran burukku tentangmu menghilang. Entah kenapa, saat kau membuat kesalahan dengan mudahnya aku memaafkan. Ya aku sadar aku begitu mencintaimu... Mulai sekarang akan kucoba hidup berdampingan denganmu
Sampai akhirnya, kita dipisahkan oleh Maut
End POV