Author Topic: The Rising Actor & The Producer's Daughter*Chapter IV Part two* 27/2/12  (Read 10540 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Ternyata sudah ada updet....Maaf...terlambat ngoment...

Iya neh, gue rada2 bingung, kok Minho mutusin Hyesun yah? Apa saya kelupaan, tapi kok kayanya gak nemu di mana Minho mutusin Hyesun sampe Hyesun ampe depresi segala....kasiaaaan....Mana Vanes kayanya orangnya posesip sekali...jadi khawatir neh...Untung HeeSun sangat pengertian, dan masih kasih kesempatan buat minho meluruskan hubungannya ke Hyesun...

DItunggu yah lanjutannya.

Minho memutuskan hubungannya dengan Hye Sun ada di Chapter III part two ;

“Kita putus saja” tukas Min Ho tiba-tiba dan melepaskan pelukan Hye Sun pada tubuhnya


iyah untungnya Nyonya Goo aka Kim Hee sun masih memberi Min Ho kesempatan untuk menjelaskan semuanya ke Hye Sun ,kalo nggak ya say GOODBYE aja buat mino [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
SNEAK PEAK CHAPTER IV part ONE
Emoticons0423


Hye Sun memasuki kediaman Goo dengan langkah gontai. Kedua matanya masih terlihat sembab setelah menangis beberapa jam untuk seorang pria yang masih sangat dicintainya.

Bibi Ma menyambut kedatangan nona mudanya dengan senyuman hangatnya namun Hye Sun hanya membalasnya dengan senyuman tipis dan perlahan tubuh mungil itu menghambur dalam dekapan Bibi Ma dan menangis sekencang-kencangnya meluapkan segala kesedihan hatinya.

Wanita tua itu hanya menepuk halus tubuh yang bergetar hebat itu dengan tangannya yang keriput dalam pelukan hangatnya.

“AKu masih sangat mencintainya, sungguh aku sangat mencintainya. Semakin aku berusaha untuk melupakan Min Ho hatiku semakin sakit,hhuhhuuuu…….”ucap Hye Sun dalam tangisnya


&&&&&

“Apa aku terlalu memaksakan kehendakku pada putriku?” tukas Mr Jacky lirih

“Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk putra putri mereka dan saya yakin calon suami yang Tuan pilihkan untuk nona muda juga pilihan yang terbaik ,tapi apa Tuan pernah menanyakan perasaan  ? pernahkah Tuan menanyakan atau mencoba untuk menerima pilihan nona muda?” tukas Bibi Ma bijak

“Kau tau sendiri Bibi Ma, aku sangat tidak menyukai Min Ho “ucap Jacky yang bersikukuh dengan pendapatnya
“Tapi kenapa rasa tidak suka Tuan terhadap Tuan muda Lee min Ho harus di lemparkan juga pada Nona muda, pernahkan Tuan memberi kesempatan pada pemuda itu untuk menjelaskan perselisihan diantara kalian, pernahkah tuan berusaha untuk memahaminya. Pemuda itu tidak berbuat jahat kan pada Tuan dan juga keluarga ini, dia hanya berbeda pendapat dengan Tuan saja” tukas Bibi Ma lagi berusaha untuk memadamkan api di hati Tuan besarnya


>>>>>>>>>>

“BRAKKKK” pintu dibuka dengan kasar
“Min Ho-ssi” tukas Hye Sun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya
Seketika itupun Min Ho meraih tangan mungil Hye Sun memintanya untuk ikut dengannya dan dengan satu anggukan Hye Sun pun menggenggam erat tangan kekar itu dan meninggalkan wanita itu.
“Nona!!! Anda tidak boleh pergi” tukas wanita yang bertugas untuk mendampingi Hye Sun
Min Ho dan Hye Sun berlari-lari kecil meninggalkan tempat dilangsungkannya pesta pertunangan Hye Sun dan Vanness, namun sesaat Hye Sun menghentikan langkahnya dan membuat Min Ho mengernyitkan dahinya.





 [AddEmoticons04257]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Updateeee....

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
belum bisa  [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Kpan dunk bzanx eon...

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Kpan dunk bzanx eon...

belum tahu [hmpfh] ini masih dikerjain say ,sabar ya [briggin] [briggin] [bye]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

iiuuu

  • Guest
asik asik uda ada speaknya...

ayo papi..jangan nyerah dapet mami.. semangat!

hwaiting jga onnie.. n gomawo uda kasi speaknya..

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile


CHAPTER IV part One

[/b]

 
Han Yeong Sook as Bibi Ma



“Hye Sun akan datang?”Min Ho mempertegas pertanyaannya pada Min Jung dan Taec Hyeon
“Tadi aku sudah menghubungi Hye Sun untuk datang kemari dan Hye Sun juga mengiyakan, tapi kenapa sampai detik ini Hye Sun belum juga datang?” tukas Taec Hyeon

“Hye Sun sudah pulang”jawab Jae Yung yang sudah memasuki apartemen Min Ho
“Maksud Hyung?” tanya Taec Hyeon berjalan menghampiri Jae Yung yang sedang mengganti sepatunya dengan sandal rumah.

“aku melihat Hye sun di pelataran parkir apartemen Min Ho tetapi Hye Sun sepertinya mengurungkan niatnya. Dan kau anak bodoh berani sekali kau masih mengharapkan Hye Sun untuk memaafkanmu”tukas Jae Yung kesal

“Jae Yung-ssi”panggil Nyonya Goo dengan lembut

“Hee Sun-ssi, kau disini?, apa yang kau lakukan disini?” tanya Jae Yung tidak sabaran pada wanita cantik yang masih dicintainya ini
“Aku sudah memberi anak bodoh ini tamparan yang cukup keras jadi kau tidak perlu lagi menghukumnya”tukas Nyonya Goo dengan suara lembutnya

Min Ho mengacak rambutnya karena frustasi akan ketidakdatangan Hye Sun di apartemennya.

“Kau terlihat menyedihkan sepupuku” sindir Min Jung  
“Kau kejam sekali pada sepupumu. Apa kau tidak ada rasa kasihan padanya” taec Hyeon sebal dengan sikap kejam Min Jung  terhadap sahabatnya
“Itukan kesalahannya karena mencampakkan Hye Sun tanpa alasan yang masuk akal dan terlebih sahabatmu ini  berciuman panas dengan wanita yang tidak jelas asal usulnya itu” Min Jung sudah tidak bisa meredam amarahnya pada Min Ho karena sudah membuat Hye Sun sengsara.

“Jadi jika kau ingin mendapatkan cinta Hye Sun lagi maka berusahalah lebih keras lagi lee Min Ho-ssi”tukas Min Jung dengan nada yang agak ditekan.

“Hye Sun”gumam Min Ho dalam batinnya
=====================================

Hye Sun memasuki kediaman Goo dengan langkah gontai. Kedua matanya masih terlihat sembab setelah menangis beberapa jam untuk seorang pria yang masih sangat dicintainya.

Bibi Ma menyambut kedatangan nona mudanya dengan senyuman hangatnya namun Hye Sun hanya membalasnya dengan senyuman tipis dan perlahan tubuh mungil itu menghambur dalam dekapan Bibi Ma dan menangis sekencang-kencangnya meluapkan segala kesedihan hatinya.

Wanita tua itu hanya menepuk halus tubuh yang bergetar hebat itu dengan tangannya yang keriput dalam pelukan hangatnya.

“Menangislah Nona jika itu bisa melegakan suasana hatimu”ucap Bibi Ma penuh sayang
Hye Sun hanya menangis sesegukan dan terus menangis dengan tangan yang memeluk erat tubuh Bibi Ma.
“AKu masih sangat mencintainya, sungguh aku sangat mencintainya. Semakin aku berusaha untuk melupakan Min Ho hatiku semakin sakit,hhuhhuuuu…….”ucap Hye Sun dalam tangisnya

===========

“Bibi Ma, bagaimana keadaan putriku?” tanya Mr Jacky khawatir

“Nona muda sudah tertidur Tuan, mungkin dia terlalu lelah setelah menangis seharian”jawab Bibi Ma
“Tuan ,tidak perlu cemas “ucap Bibi Ma lagi berusaha menenangkan kegundahan yang di rasakan oleh Jacky
“Apa aku terlalu memaksakan kehendakku pada putriku?” tukas Mr Jacky lirih

“Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk putra putri mereka dan saya yakin calon suami yang Tuan pilihkan untuk nona muda juga pilihan yang terbaik ,tapi apa Tuan pernah menanyakan perasaan  ? pernahkah Tuan menanyakan atau mencoba untuk menerima pilihan nona muda?” tukas Bibi Ma bijak

“Kau tau sendiri Bibi Ma, aku sangat tidak menyukai Min Ho “ucap Jacky yang bersikukuh dengan pendapatnya
“Tapi kenapa rasa tidak suka Tuan terhadap Tuan muda Lee min Ho harus di lemparkan juga pada Nona muda, pernahkan Tuan memberi kesempatan pada pemuda itu untuk menjelaskan perselisihan diantara kalian, pernahkah tuan berusaha untuk memahaminya. Pemuda itu tidak berbuat jahat kan pada Tuan dan juga keluarga ini, dia hanya berbeda pendapat dengan Tuan saja” tukas Bibi Ma lagi berusaha untuk memadamkan api di hati Tuan besarnya

“Tuan terpisah sangat lama dari nona muda, apakah Tuan sanggup berpisah untuk kesekian kalinya hanya karena keegoisan anda?” ucapan Bibi Ma membuat Jacky berpikir lebih dalam mengenai perasaan Hye Sun putrinya.


“Jacky-ssi” tukas Hee Sun heran mendapati mantan suaminya berada di rumahnya

“Hee Sun” sahut Jacky dengan raut wajah yang begitu lelah namun masih bisa menampakkan senyumnya yang hangat
Keduanya duduk di sofa ruang tengah dan masih saling berdiam diri dengan pikirannya masing-masing sampai kehadiran
Bibi Ma yang menyediakan minuman untuk keduanya membuyarkan kekakuan diantara keduanya.

“komawo “tukas Hee sun pada pelayan tua itu yang sudah bersamanya selama 20 tahun saat Hye Sun dilahirkan.

“Apa Hye Sun sudah pulang?” tanya Hee Sun pada Bibi Ma

“Ne, Nona muda sudah pulang dan sepertinya dia sudah tidur”jawab Bibi Ma yang membuat Hee Sun cukup berlega hati
“Bibi Ma istirahat saja. Jika kami membutuhkan bibi kami akan memanggil Bibi”tukas jacky pada pelayan tua itu.
Setelah Bibi Ma meninggalkan keduanya, baik Jacky maupun Hee Sun masih belum memulai pembicaraan sampai akhirnya Jacky berinisiatif untuk memulai pembicaraannya menyangkut putri mereka Goo Hye Sun .

“Hye Sun……..

“Dia sangat terluka” ucap Hee Sun malanjutkan kalimat Jacky yang terpotong olehnya.

“Jacky-ssi, sampai kapan kau akan menyiksa putriku “ucap Hee Sun lirih


“Aku,….. aku hanyalah gadis polos yang berusia 15 tahun saat aku mengenal dirimu. Seorang gadis di usianya yang baru menginjak usia 15 tahun sudah terjun ke dunia Entertainment, dunia yang penuh dengan kepura-puraan , foya-foya dan semua ketenaran yang fana dan hanya sementara. Gadis polos itu sudah sangat mengagumi seorang sutradara muda yang kharismatik” ucap Hee Sun bercerita tentang awal pertemuannya dengan Jacky dan membuat jacky hanya diam dan mendengarkan isi hati Hee sun.



“Kau tahu Jacky-ssi teman-teman sekolahku selalu meledekku karena aku terlalu bermimpi untuk bisa bekerja sama dengan mu bahkan untuk menikah denganmu….”ucap Hee Sun dengan senyum tipisnya namun dapat terlihat rasa cinta yang besar pada Jacky melalui pancaran matanya yang berbinar

“Pertemuan kita untuk proyek Film Kolosal membuahkan hasil rupanya, kita sering berdiskusi mengenai aktingku atau cerita yang menurut kita tidak sesuai dengan karakter yang aku bawakan sampai akhirnya kau sering mengantarku pulang karena aku selalu mempunyai alasan untuk selalu bisa berduaan denganmu. Entah aku ini tidak punya malu atau apa tapi yang jelas aku sudah jatuh cinta padamu saat kau tersenyum padaku untuk aktingku yang kau bilang“Excellent” “ Hee Sun menoleh kearah Jacky bermaksud untuk mengingatkan lelaki ini akan kenangan indah mereka

“Ternyata hatiku tidak bertepuk sebelah tangan karena rupanya kau juga mencintaiku”ucap Hee sun dengan senyum hangatnya sambil menyesap wine dalam genggamannya

“Aku jatuh cinta padamu saat melihatmu di majalah”ucap Jacky dan membuat Hee Sun terkejut

“hhhh ,mungkin kau mengira aku baru mencintaimu setelah seringnya kita bertemu dan sering pergi berdua  tapi bukan . Itu hanyalah bonus dari perjuanganku untuk mendapatkan cintamu dan ….akhirnya akupun mendapatkannya”ucap Jacky terus terang

“Pernikahan kita adalah hari yang paling membahagiakan dalam hidupku. Apalagi setelah 3 minggu pernikahan kita ,Tuhan menganugerahi kita dengan datangnya calon anak dan membuat hidupku terasa begitu lengkap”Jacky menitikkan air mata bahagianya dan membuat Hee Sun terharu dan merapatkan dirinya duduk disamping jacky dan menepuk halus bahu kekar itu.

“AKu juga sangat bahagia”ucap Hee Sun

“San San adalah bayi perempuan yang sangat cantik. Mata bulat yang indah, hidung yang mungil ya walau tidak mancung seperti dirimu,hahhhh tapi wajahnya sangat cantik seperti ibunya dengan kedua pipi yang berwarna merah jambu dihiasi lesung pipi yang membuatnya semakin cantik” ucap Jacky memandang foto keluarganya disaat bahagia



anggap aja ntu poto jacky chan masih muda [hmpfh]

 “Tapi aku menghancurkan semuanya hanya karena keegoisanku, amarahku dan rasa,….cemburuku” ucap Jacky lirih



“AKu mengorbankan pernikahan kita hanya karena keegoisanku, harga diriku  yang membuatku terpisah dari wanita yang kucintai dan juga putriku”ucap Jacky yang sudah tidak kuasa menahan tangisnya.

Hee Sun menarik tubuh rapuh itu dalam pelukannya mencoba untuk menenangkan hatinya yang terluka karena dirinya masih sangat mencintai lelaki ini.

SARANGHEE” ucap Hee Sun

Jacky mengangkat wajahnya menatap wajah ayu dihadapannya seolah tidak percaya dengan pernyataan cinta wanita ini

WO AI NI” ucap Hee Sun lagi mencoba meyakinkan lelaki dihadapannya yang terlihat terkejut

“Dari dulu sampai sekarang aku masih mencintaimu. Tidak ada laki-laki lain yang aku cintai selain dirimu. Hubunganku dengan Park jae Yung hanya hubungan pertemanan . Miane jika kehadirannya, keakrabannya dengan diriku membuatmu terluka dan miane untuk keegoisanku dan juga harga diriku sehingga memisahkanmu dari putri kita. Miane untuk semuanya Jacky –ssi”ucap Hee Sun tulus dan membuat Jacky semakin merasa bersalah pada mantan istrinya.

“Lupakanlah masa lalu yang menyakitkan. Saat itu kita sama-sama masih muda dan begitu keras kepala sehingga mementingkan ego masing-masing dan membuat putri kita lebih merana. Miane untuk semuanya Hee Sun-ssi, dan komawo untuk memberikan cinta dan kasih sayang pada Hye Sun sehingga tumbuh menjadi gadis yang begitu dicintai banyak orang”ucap Jacky dan kembali memeluk wanitanya dengan erat seolah takut terpisahkan lagi.

“bantu aku untuk mendapatkan cinta putriku lagi”ucap Jacky lirih

“Ne, tentu saja aku akan membantumu”ucap Hee Sun

Keduanya saling memeluk dengan erat, melepas semua luka dan sakit hati yang terpendam selama bertahun-tahun. Semua luka itu kini berganti dengan cinta yang semakin mekar di hati keduanya.

“Syukurlah semuanya berjalan baik. Semoga keutuhan ini akan berlangsung selamanya dan semoga nona muda bisa memaafkan Appa nya “ucap Bibi Ma dalam batinnya
****************************************************************************

Hye Sun terlihat lesu dan lebih banyak diam sambil menunggu keberangkatannya ke Hongkong.

Hee Sun berjalan menghampiri putrinya dan memeluk erat tubuh mungil itu.

“Semuanya akan baik-baik saja sayang” tukas Hee Sun dan membuat Hye Sun heran dengan sikap ibunya

“Kalian sudah siap” tukas Jacky pada kedua wanita dihadapannya ,namun  lagi-lagi dirinya terabaikan oleh putrinya yang langsung melengos pergi meninggalkan kedua orang tuanya

“HYe Sun membenciku”tukas Jacky pelan

“Cobalah untuk memahami putrimu. Kau tau benar Hye Sun sangat mencintaimu tapi kau sendiri yang membuatnya membencimu. Kau tenang saja, Hye Sun hanya merasa kesal dan marah padamu tapi aku bisa pastikan Hye Sun masih sangat menyayangimu”kata-kata Hee Sun seolah begitu melegakan kegundahan hatinya

“Aku akan membantumu,sayang”ucap Hee Sun dan mengecup lembut bibir Jacky

Jacky tersenyum malu-malu saat ciuman itu terlepas ,namun saat dirinya bermaksud untuk memberikan ciuman lagi untuk Hee Sun tiba-tiba ponsel Hee Sun berbunyi dan membuat Jacky agak sedikit kesal.

“Yoboseyo” , “ah jae Yung-sii” tukas Hee Sun lembut dan membuat Jacky mengerutkan dahinya saat mendengar nama laki-laki itu

“Kami masih di airport sepertinya akan terjadi  keterlambatan, waeyo?” Hee Sun masih bercakap-cakap dengan Jae Yung membuat jacky semakin geram dengan “kemesraan” mereka.

“Jae Yung-ssi” panggil Hee Sun setengah berteriak saat melihat kemunculan Jae Yung di Incheon airport
Sontak saja Jacky menoleh kearah kedatangan pria tersebut, dan sampai saat ini rasa cemburu itu masih menguasai dirinya akan Park Jae Yung

“Jacky-ssi, lama tidak bertemu?” sapa Jae Yung sopan



“Aku malah berharap tidak bertemu lagi” gumam Jacky namun cukup terdengar jelas oleh Hee Sun
“Hee Sun-ssi, bisa kita bicara sebentar”tukas Jae Yung lagi

“Berdua saja” ucap Jae Yung seolah tidak memperdulikan pandangan membunuh dari Jacky yang sudah terlihat murka
“Ok”ucap Hee Sun dan bersama dengan Jae Yung , mereka menuju coffee shop di area airport tersebut dan meninggalkan Jacky yang hanya melongo melihat “istrinya” pergi dengan pria lain di depan matanya

“tidak managernya tidak artisnya, mereka berdua ingin merebut dua wanita yang berharga dalam hidupku” . “ BRENGSEK!!!!” dengus Jacky kesal dan menendang bangku yang tidak bersalah itu
AWWWWW” keluh Jacky dengan agak berjingkrak-jingkrak menahan rasa sakit pada pangkal kakinya yang terasa berdenyut-denyut.

********
@Hongkong

Hye Sun mematutkan dirinya di cermin menatap tidak percaya jika hari ini dirinya akan bertunangan dengan pria yang tidak dicintainya.



Gaun mini berwarna pastel dengan belahan dada yang rendah membuatnya terlihat begitu mempesona namun wajah cantik itu tidak memancarkan kebahagiaan .

Hye Sun memandangi ponselnya berharap Min Ho akan menghubunginya, setidaknya menanyakan kabarnya. Mungkin itu terdengar gila jika kekasih yang sudah mencampakkannya tiba-tiba menghubunginya di hari “bahagianya” hanya untuk menanyakan keadaannya.

“Bisa tinggalkan kami sebentar”ucap Nyonya Goo yang sudah memasuki ruangan tempat Hye Sun dirias
Beberapa penjaga yang ditugaskan untuk menjaga Hye Sun meninggalkan ibu dan anak ini dan memutuskan untuk berjaga di luar.

“Eomma”ucap Hye Sun lirih dengan mata yang sudah berkaca-kaca

“Bukankah Eomma sudah bilang, jangan khawatir karena semuanya akan baik-baik saja”ucap Nyonya Goo lembut sambil memeluk tubuh putrinya.

“Min Ho masih sangat mencintaimu sayang”ucap Nyonya Goo dan membuat Hye Sun heran dengan pernyataan ibunya
“Min Ho melakukan semua kebohongan itu hanya untuk melindungimu”ucap Nyonya Goo dengan menggenggam erat jemari putrinya

“Melindungiku?, melindungiku dari apa?” tanya Hye Sun tidak mengerti

“Vanness mengancam Min Ho dengan menggunakan Appa mu sebagai alasannya”ucap Nyonya Goo lagi dan membuat Hye Sun semakin bingung

“Kau tahu sayang jika Appa mu bisa menjadi sukses seperti sekarang karena campur tangan dari keluarga Wu. Mereka memberi banyak modal untuk perusahaan yang Appa mu dirikan di Hongkong bahkan posisinya sebagai Produser juga tidak terlepas dari campur tangan mereka , ya walaupun Appa mu juga memang mempunyai talenta dibidangnya tapi setidaknya mereka juga punya banyak andil dalam keuangan Appa mu” .

“Dan Vanness menggunakan ini untuk menjebak Appa mu dengan memalsukan beberapa dokumen penting yang sudah ditandatangani oleh Appa mu mengenai proyek-proyek besar . Dan jika Min Ho masih bersikeras berhubungan denganmu maka Vanness akan menggunakan dokumen-dokumen itu dan menjebloskan Appa mu ke penjara dengan tuduhan penipuan”ucap Nyonya Goo dan membuat Hye Sun merasa bersalah pada Appa nya

“Appa bukan orang yang ceroboh dengan menandatangani dokumen tanpa membacanya terlebih dulu kan?” ucap Hye Sun

“Ne, tapi rupanya Vanness berhasil menjebak Appamu sayang”ucap Nyonya Goo lirih

“Hmmm, apa Direktur Wu mengetahui hal ini?” ucap Hye Sun

“Sepertinya ini murni tindakan Vanness dan dia tahu benar bagaimana menyingkirkan musuhnya” ucap Nyonya Goo dan membuat Hye Sun semakin merasa bersalah pada Appa nya.

“Eomma , aku merasa bersalah pada Appa”ucap Hye Sun lirih

“Aku pikir Min Ho seperti ini karena Appa yang memintanya untuk menjauhiku. Tapi rupanya ini adalah permainan laki-laki brengsek itu”ucap Hye Sun penuh sesal

“Tugas Eomma sudah selesai untuk menjelaskan semuanya padamu. Sekarang tinggal keputusanmu sayang dan Eomma yakin jika kau akan memilih yang terbaik untuk hidupmu”tukas Nyonya Goo mengecup pipi putrinya penuh cinta dan meninggalkan Hye Sun sendirian di ruangan tersebut.
******


 “Nona, semuanya sudah menunggu anda” tukas seorang wanita yang bertugas mengawal Hye Sun selama acara berlangsung  

Hye Sun hanya pasrah menerima nasibnya dengan langkah gontai Hye Sun berjalan dengan kedua tangan yang memegangi sisi gaunnya dengan erat berharap dirinya terbangun dari mimpi buruk ini.

“BRAKKKK” pintu dibuka dengan kasar

“Min Ho-ssi” tukas Hye Sun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya

Seketika itupun Min Ho meraih tangan mungil Hye Sun memintanya untuk ikut dengannya dan dengan satu anggukan Hye Sun pun menggenggam erat tangan kekar itu dan meninggalkan wanita itu.

“Nona!!! Anda tidak boleh pergi” tukas wanita yang bertugas untuk mendampingi Hye Sun

Min Ho dan Hye Sun berlari-lari kecil meninggalkan tempat dilangsungkannya pesta pertunangan Hye Sun dan Vanness, namun sesaat Hye Sun menghentikan langkahnya dan membuat Min Ho mengernyitkan dahinya.

“AKu tidak bisa pergi”ucap Hye Sun tiba-tiba yang teringat akan janjinya pada Vanness

“Aku harus kembali ke pesta, Vanness sudah menungguku terlalu lama” tukas Hye Sun lagi menahan air matanya yang sebentar lagi akan keluar

Min Ho menarik tubuh Hye Sun dalam pelukannya dan membenamkan kepalanya di pundak Hye Sun dan mengecupnya dalam.

“Miane”gumam Min Ho



Air mata yang sudah berusaha ditahan akhirnya keluar juga dan perlahan kedua tangan Hye Sun memeluk erat tubuh kekar itu, aroma maskulin Min Ho serta pelukan hangat Min Ho yang begitu dirindukannya membuat Hye Sun menangis dalam pelukan itu.

“jeongmal mianeyo, baby” ucap Min Ho penuh sesal

“AKu mengerti semuanya, semua sikapmu padaku” ucap Hye Sun dalam isak tangisnya

“Dari dulu sampai sekarang aku selalu percaya pada dirimu bahwa kau hanya mencintaiku, bahwa perubahan sikapmu padaku hanya untuk melindungiku  dan itu semua karena kau mencintaiku. Dan aku selalu mencintaimu Min Ho-ssi “ucap Hye Sun yang masih memeluk tubuh kekar itu

Min Ho mengangkat wajahnya dan memandang penuh cinta wajah cantik bidadarinya yang sangat dirindukannya.
Kedua mata itu saling memandang penuh kerinduan yang mendalam di hati mereka dan perlahan Hye Sun menjijitkan kedua kakinya dan dengan kedua tangan mungilnya ,hye sun meraih wajah tampan itu dan perlahan Hye Sun mengecup penuh cinta bibir padat Min Ho.

Min Ho sangat terkejut dengan perlakuan Hye sun terhadapnya,namun tanpa membuang kesempatan yang ada Min Ho membalas kecupan Hye Sun dengan ciuman liarnya dan membiarkan lidahnya merasakan setiap sudut bibir mungil yang sudah sangat dirindukannya.



Tangan kiri Min Ho menekan tengkuk Hye Sun agar dirinya bisa mencium bibir mungil itu lebih bebas, sedangkan tangan kirinya menarik pinggang ramping Hye Sun sehingga membuat tubuh hye sun lebih merapat pada tubuhnya. Hye Sun pun mulai mengalihkan tangannya dan melingkari leher min ho seolah memberi akses Min Ho untuk lebih mengeksplor ciumannya.

Ciuman itu semakin memanas, Lidah saling bertaut, bibir saling melumat hanya decakan yang terdengar dari ciuman panas itu dan hampir 5 menit lamanya mereka berciuman untuk melepaskan kerinduan mereka.
Setelah ciuman itu terlepas, Min Ho dan Hye Sun hanya saling tersenyum

“Jangan bertunangan dengan laki-laki brengsek itu”tukas Min Ho memohon

“Vanness bukan pria brengsek” ucap seorang gadis dalam bahasa mandarin yang membuat Min Ho dan Hye Sun memalingkan wajah mereka kearah sumber suara itu.



Gadis manis itu berjalan menghampiri Hye Sun dan Min Ho yang masih terkejut dengan kehadirannya dan pelukan diantara mereka pun belum terlepas.

Gadis itu mendekat kearah Hye Sun dan mengamati Hye Sun dari ujung kaki sampai ujung rambut dengan pandangan dingin dan membuat Min Ho semakin mempererat pelukannya pada Hye Sun seolah ingin melindungi wanitanya dari gadis aneh dihadapannya.

“Jadi gadis seperti ini yang akan di nikahi oleh Vanness”dengus gadis itu kesal sambil melipat kedua tangannya

“Who are you”tukas Min Ho dengan nada ketus pada gadis tersebut

“I can speak Korean fluently “balas gadis itu dengan nada sengit

“maafkan sikap Min Ho, tapi anda siapa, apa anda mengenal Vanness?” tanya Hye Sun dengan nada sopan dan membuat gadis itu bersikap lunak terhadapnya

“Ady An, aku adalah kekasih Vanness, hmmm belum resmi tapi aku sangat mencintai Vanness”ucap gadis itu polos dan membuat Hye Sun hanya tersenyum tipis

“Kau tidak perlu heran dengan kedatanganku dan apa tujuanku, tapi satu hal aku tidak akan membiarkan pertunangan ini terjadi karena aku sangat mencintai Vanness dan aku akan melakukan apapun asalkan pertunangan ini batal”ucapnya lagi
*****TBC****



Note : miane kalo kurang memuaskan dan kurang panjang coz cuma segitu yg ada di otak ane [hmpfh] enjoy it^^
« Last Edit: November 17, 2011, 02:44:04 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

iiuuu

  • Guest
wooa. akhrnya minho dtg nyelametin hyesun..

vanes minta di hammer ya??
babe mo rujuk ye... aseeeek...lol
saha cewe itu? tp bgs deh, dia aja yg gntiin hye...
gomawo nie uda update..hehe

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
makasih eonni san san updatenya  [flowers]

senyum geje aku baca bagian appa and ommanya HS nostalgia masa lalu apa lagi lihat foto mereka masih muda  [rofl] [hmpfh] sweet  [lovestruck] akhirnya Jacky sedikit sudah mulai menydari kalau tindakannya itu salah  [bored]
MH datang di saat tepat untung aja ommanya HS sudah menjelaskan permasalahannya jadi MH tidak perlu repot" menjelaskannya lagi , hanya perlu menyi'imbangi  [kiss] dadakan dari HS aja  [hmff] Pertunangan GATOT  [clap] apa lagi sudah ada toh penolong yang semakin mudah HS lepas dari Vannes wu  [biggrin]

Offline Unique_Mirror

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1061
    • View Profile
thx dah update,buat iiuuu jg yg udah ngasi info..ngakak liat foto masa mudax jacky,trnyata dia prnah merasakan punya badan tinggi cm makin tua makin menyusut.wkwkwkk..akhrx minsun baikan lg,next chap mereka nikahin yak
[/size][/color][/b]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
wooa. akhrnya minho dtg nyelametin hyesun..

vanes minta di hammer ya??
babe mo rujuk ye... aseeeek...lol
saha cewe itu? tp bgs deh, dia aja yg gntiin hye...
gomawo nie uda update..hehe

sama2 dear , iye kasian kan masih saling cinta tp terpisah hanya karena keegoisan masing2 sehingga mengorbankan pernikahan mereka dan juga Hye Sun [heh]
Ady adalah teman masa kecil Vanness ,dia memang sudah tergila2 ama Vanness sejak usia remaja hanya cintanya selalu bertepuk sebelah tangan tp Ady ga pernah menyerah karena dia selalu yakin kalo Vanness adalah jodohnya. Pertunangannya batal ga ya [AddEmoticons04274]



makasih eonni san san updatenya  [flowers]

senyum geje aku baca bagian appa and ommanya HS nostalgia masa lalu apa lagi lihat foto mereka masih muda  [rofl] [hmpfh] sweet  [lovestruck] akhirnya Jacky sedikit sudah mulai menydari kalau tindakannya itu salah  [bored]
MH datang di saat tepat untung aja ommanya HS sudah menjelaskan permasalahannya jadi MH tidak perlu repot" menjelaskannya lagi , hanya perlu menyi'imbangi  [kiss] dadakan dari HS aja  [hmff] Pertunangan GATOT  [clap] apa lagi sudah ada toh penolong yang semakin mudah HS lepas dari Vannes wu  [biggrin]

iye MH cuma menyeimbangkan kissu dadakan dari HS  [hmpfh] [hmpfh]


thx dah update,buat iiuuu jg yg udah ngasi info..ngakak liat foto masa mudax jacky,trnyata dia prnah merasakan punya badan tinggi cm makin tua makin menyusut.wkwkwkk..akhrx minsun baikan lg,next chap mereka nikahin yak


miane ye kalo ga sesuai coz ane nyarinya susah amir piku jacky yg masih muda [hmpfh] itu kan foto keluarga KHS yg asli emang beda ye ama yg fantasi JAcky nya pendek amir [hmpfh] tp mungkin aja kan makin tua makin menyusut [laughing] [laughing] [rofl] [rofl]







    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Namutz

  • Junior
  • **
  • Posts: 197
  • nona goo is inspiring women
    • View Profile
horeeeeee sekali bisa bobol CM disambut atas rujuknya babe jacky sama enyak haesunnnnn wkwkwkwwkwwkw
sepertinya pertunanganya gak semudah itu batal deh biar lebih seruuuuuu jangan di batalin ya
konflik itu bikin baca ff lebih berasa dan makin terlihat cinta minsun luar biasa wkwkwwkwk
menurutku sih ayooo mbak santi jangan bikin batal dengan mudah HARUS ada perjuangan yang luar biasa dari papi tuk dapetin mami kembali meski ahirnya berahir dengan indah tapi liku liku itu akan menjadi kisah yang lebih indah oke [AddEmoticons04257] [AddEmoticons04283] [AddEmoticons04283]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
SNEAK PEAK FOR NEXT PART
[biggrin] [biggrin]


“Hye Sun, sudah waktunya acara dimulai dan aku tidak suka membuat tamuku menunggu terlalu lama” ucap Vanness seolah memberi perintah pada Hye Sun untuk menuruti keinginannya
Min Ho menggenggam tangan Hye Sun seolah memberikan kekuatan pada kekasihnya untuk tidak menghiraukan permintaan lelaki gila ini.

“Hye Sun tidak akan pergi kemana-mana”ucap Min Ho dengan nada menantang

“Hye Sun, kau sangat menyayangi ayahmu kan?” tukas Vanness datar

“Hye Sun!” min ho tersentak saat menyadari Hye Sun sudah melepaskan genggaman tangannya


“Hye Sun!” Min Ho meraih lengan Hye Sun meminta agar gadis itu tidak pergi dari sisinya

Hye Sun menyunggingkan senyuman manis di bibir mungilnya seolah mengatakan pada pria di sampingnya jika dirinya akan baik-baik saja

Vanness merasa jengah harus menyaksikan adegan romantis dari pasangan kekasih di hadapannya, dengan raut wajah yang mengeras , Vanness menarik paksa Hye Sun dan menggengam erat lengan pucat itu menjauh dari rivalnya.


“Lepaskan!” seru Min Ho melihat perlakuan kasar Vanness terhadap wanita yang sangat dicintainya



 [bye] [lovestruck]
« Last Edit: January 27, 2012, 03:11:11 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Hmmm.....  [AddEmoticons04259]
Makin ribet aja hubungan mino dan hye sun disini...
[AddEmoticons04274]

Update secepatnya ya sist...