Three Man , One Woman
Cast :
Goo Hyesun
Lee Minho
Choi Daniel
Joowon
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~`
ProlougeBisakah membagi cinta kepada 3 orang sekaligus ? ini bukan tentang membagi cinta pada anggota keluarga .. ini masalah membagi cinta pada 3 orang pria sekaligus , terdengar serakah dan juga mustahil ,bukan ? kau tidak mungkin memiliki 3 orang itu sekaligus dan dalam waktu yang bersamaan ~ bagaimana caranya memilih salah satu dari mereka tanpa menyakiti hati dua pria lainnya ? ~ perasaan , mungkin perasaanmu bisa menjawabnya .
PART 1
selamat pa
perkataan Hyesun terputus saat menatap pria dengan senyum manis sudah berdiri di depan pintu caf้ milikmya
kenapa berhenti ? bukankah aku tetap seorang pelanggan ? protes pria itu , sembari melangkahkan kaki jenjangnya ke arah Hyesun .
ini pesananmu , Joowon-ssi Hyesun menyodorkan segelas Americano hangat ke arah pemuda bernama Joowon ,di hadapannya .
sepertinya , aku benar-benar special di caf้ ini .. bahkan pemilik caf้-nya pun tau apa yang ku mau tanpa ku sebutkan , apa di kening-ku tertulis aku pecinta Americano ,begitu ? kekehnya , di iringi suara tawanya yang terdengar menyenangkan di telinga Hyesun .
sudahlah ,tidak usah basa-basi , seakan kau baru 1 kali datang ke caf้ ini ,kau sudah datang selama 1 tahun tanpa absen tukas Hyesun .
Joowon tersenyum lebih lebar lagi sehingga kedua pipinya membulat seperti telur , ia menggandeng tangan Hyesun dengan leluasa ..
semuanya ~ aku pinjam bos kalian seperti biasa ya ! bekerjalah yang rajin supaya gaji kalian di naikkan
Para pelayan di caf้ itu hanya tersenyum memandang bos mereka dengan seorang pria yang terlihat sangat sangat jatuh cinta pada bos mereka , bukan pemandangan baru bagi mereka..
setiap hari , setiap paginya pria itu .. Joowon, selalu datang mengunjungi Hyesun dan sesibuk apapun seorang Joowon pemilik perusahaan ternama Moon Design Group ..ia tidak pernah melewatkan sarapan dan makan siang bersama Hyesun setiap harinya ..karna baginya gadis itu penyemangatnya setiap hari .
----------------------
Daniel menatap gadis dengan baju kaos putih ,jeans hitam dan sneakers hitam yang duduk di bangku taman dengan headset yang terpasang di kuping ,dan novel di tangannya yang sedang di bacanya dengan penuh perhatian .
agashi ~ apa tempat ini kosong ? tanya Daniel pada Hyesun yang masih asik mendengarkan music melalui headsetnya ,seakan tidak menggubris kedatanganya .
OMO
. Hyesun terkejut bukan main saat daniel ,tiba-tiba memampangkan wajahnya tepat di depan wajah Hyesun dan hanya berjarak beberapa inci saja untuk wajah mereka saling bersentuhan .
haha ! miane ~ siapa suruh kau mengabaikan kedatanganku
Hyesun menekuk wajah kesal , ia melanjutkan membaca novel dan dengan sengaja menaikkan volume lagu di headsetnya ,sengaja tidak menghiraukan pria itu ..
, untuk beberapa menit mereka hanya saling diam,sibuk dengan kegiatan favorit masing-maisng , tanpa mengeluarkan sepatah katapun .. Daniel terus menatap Hyesun dengan seksama ..memperhatikan wajah gadis itu dari samping .
Daniel POVBulu mata lentik yang menaungi mata indahnya , hidung mungil itu , pipinya yang merona merah dan bibir itu
bibir yang terlihat mungil tapi menghasilkan senyuman yang lebar dan begitu mempesona , Tuhan ~ izinkan aku mengagumi gadis ini satu hari lagi ,walaupun aku selalu meminta hal yang sama setiap harinya .
END POV
Yya ! kau tidak merasa bersalah membuatku menunggu 30 menit di sini ? tukas Hyesun,menatap kesal ke arah Daniel yang juga sedang menatap ke arahnya .
miane ~ aku tau aku salah ucap Daniel halus tanpa berniat melepaskan pandangannya dari Hyesun sedetikpun .
dari mana saja kau ? kenapa terlambat sekali,eo ?
Daniel langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain emm , aku ada urusan tadi .. biasa lah orang tampan sepertiku selalu sibuk jawab Daniel dengan senyumnya yang membuat mata sipitnya semakin tidak terlihat , tapi Hyesun juga menyukai senyum itu ..membuatnya bahagia .
Hyesun hanya mengangguk , dia tau benar pria sibuk ,Choi Daniel adalah seorang model terkenal dan sering muncul di majalah papan atas sebagai cover ,tidak heran jika banyak yang menyukainya .
Goo Hyesun
panggil Daniel lembut dan kembali menatap Hyesun penuh kekaguman .
Hyesun menatapnya sambil tersenyum simpul mwo ?
kau tau ? kau gadis paling cantik yang pernah ku temui dalam hidup-ku setelah Ibuku , dan
aku merasa aku harus melihat kecantikanmu setiap hari agar aku bisa tetap bernafas dengan baik
---------------------------------------
Bruk
Hyesun bisa merasakan seseorang naik ke atas ranjangnya dan sedang berbaring di sebelahnya saat itu .
tidak ada kabar seharian , kau kemana saja ?
Pria yang berbaring di sebelahnya melingkarkan tangannya ke perut Hyesun dan menarik gadis itu mendekat ke arahnya.
aku lelah , sangat lelah hanya kalimat itu yang keluar dari bibir pria itu , sedetik kemudian Hyesun bisa merasakan bibir yang terasa dingin itu mengecup bahunya lembut .
kau bau asap rokok , kau pasti merokok lagi .. benar kan ?
Hyesun memutar tubuhnya menghadap pria itu dan
LEE MINHO
a
ada apa dengan wa..wajahmu ? teriak Hyesun shock , ia langsung bangkit terduduk menatap shock ke arah pria itu .
Minho bermaksud menarik Hyesun untuk berbaring di sebelahnya lagi tapi Hyesun langsung menepis tangannya . apa yang terjadi ? tanyanya lagi menatap sedih ke wajah Minho yang sudah lebam di beberapa bagian , dan darah yang mengalir dari keningnya .
kita harus ke rumah sakit Hyesun bermaksud bangkit berdiri ,namun lagi-lagi Minho menariknya ke arahnya membuat Hyesun terbaring di sebelahnya .
aku baik-baik saja , hanya perkelahian kecil dengan teman kuliah jawabnya acuh .. ia kembali memeluk tubuh mungil Hyesun ,mendekapnya erat ..
sampai kapan kau mau seperti ini terus Minho-a ? berhentilah melakukan hal-hal yang membuatmu sakit ~ ucap Hyesun lembut , dan tanpa terasa air mata sudah menetes membasahi wajah cantiknya . kau tidak tau betapa khawatirnya aku ,setiap kau datang ke sini dengan wajah seperti itu tmbahnya ,dengan isak tangis yang mulai terdengar jelas .
ini tidak sakit di banding jika suatu saat nanti kau akan meninggalkanku dan tidak bisa menjadi penopangku seperti sekarang
Hyesun mengecup bibir Minho cepat Bocah bodoh ! kau akan mati jika seperti ini terus , dan aku akan meninggalkanmu jika kau selalu melakukan hal bodoh ini lagi ucapnya yang terdengar seperti ancaman .
baiklah , aku sangat takut ~ sekarang sembuhkanlah aku Noona ~ peluk aku sampai aku tertidur ucap Minho parau .
Hyesun menatap miris ke arah Minho yang sudah memejamkan matanya dan tertidur tanpa peduli wajahnya yang mungkin membuatnya merasa nyeri
dan pada akhirnya , Hyesun lah yang merawatnya dengan perlahan mengobati luka di wajah tampan yang terpahat sempurna itu .
bagiamana ini
bagiamana jika aku memang harus memilih salah satu di antara mereka suatu saat nanti gumam Hyesun perlahan sambil terus menatap wajah Minho yang sudah tertidur pulas di ranjangnya.
---------------------------------------------
Goo Hyesun POVHari ini aku benar-benar ingin bebas, tidak ingin bertemu dengan 3 pria itu , banyak hal yang sedang bermain di benakku .. memikirkannya saja membuatku sakit kepala , aku tidak sanggup memilih salah satu dari 3 orang itu, tidak ingin kehilangan perhatian dari satu orang pun , terdengar terlalu serakah kah ? tapi jujur aku menyayangi mereka , dan aku tidak sanggup jika harus memilih dan membuat salah satunya sakit lalu pergi meninggalkanku .
Hyesun-a , kenapa melamun ?
Aku melirik Kim Soeun ,sahabatku sudah mengambil tempat tepat di hadapanku .., setidaknya hari ini aku benar-benar harus memutuskan suatu hal dan aku perlu bantuannya .
aku benar-benar tidak bisa jika harus melakukan itu ,Kim Soeun ucapku to the point , Soeun tau masalahku , ia tau aku memiliki 3 orang pria dalam hidupku saat ini .. dan dia juga tau jelas bahwa aku tidak bisa memilih salah satu dari 3 orang itu .
Goo Hyesun
kau tidak dekat dengan 3 orang itu hanya seminggu atau 1 bulan kan ? kau sudah dekat dengan mereka selama 1 tahun , itu bukan waktu yang singkat untuk memutuskan mana yang terbaik
Aku menatap Soeun mencoba meresapi ucapannya , apa benar sudah setahun ? tapi aku merasa baru seminggu mengenal mereka dan itu sangat sebentar .
dengar .. pria juga butuh kepastian , cepat atau lambat mereka akan menanyakan hal itu padamu mau kah kau menjadi pendamping hidupku? , lalu kau akan menjawab apa ? apa kau akan menjawab maaf ,aku memiliki dua orang lain ,apa kau mau aku membagi cintaku? , begitu ?
yya ! aku tidak sekejam itu bantahku , sedikit kesal juga mendengar omongannya yang sangat benar itu .
tapi , jika aku jadi kau ..tentu aku akan memilih Joowon-ssi , dia tampan ,kaya dan terlihat sangat perhatian padamu , ahh sempurna ucap Soeun genit .
Joowon ? aku menyanyangi pria itu ..aku suka cara dia memperhatikanku dan membutuhkanku di saat yang bersamaan .. ya mungkin dia bisa di bilang sempurna sebagai seorang pendamping hidup ?
emmm , sebenarnya Daniel juga tidak terlalu buruk , dia tampan dan seorang model terkenal .. dan terlalu kentara bahwa dia jatuh cinta padamu dari ujung rambut hingga ujung kaki , dia cinta semua yang ada padamu
Aku terkekeh geli mendengar ucapan Soeun , Daniel ? dia sangat humoris selalu bisa membuatku tersenyum dalam situasi apapun , dan ya .. dia juga pastinya sempurna sebagai seorang pendamping hidup .
untuk pria bernama Minho itu , maaf saja
NO COMMENT tukas Soeun ,menakankan suaranya pada kalimat terakhir . yang pasti dia pria dingin dan lebih buruknya dia lebih muda darimu 3 tahun ,oh my God .. blacklist dia tambahnya dengan nada kesal .
kau hanya belum mengenalnya Soeun-a , dia memang dingin tapi terlihat rapuh di saat yang bersamaan
Minho ? aku memang tidak tau banyak tentang kehidupannya , dia datang setiap malam padaku .. tidur sambil memelukku tapi tidak bicara banyak , terkadang datang dengan wajah lebam dan bau alkohol menyengat dari tubuhnya .. dan itu sangat membuatku khawatir dan bertanya setiap harinya apa yang terjadi padanya ? apa yang di lakukannya setiap hari ? dan apa yang membuatku tidak melarangnya untuk tidur di ranjangku setiap malamnya , ya walupun tanpa melakukan apapun tapi tetap saja itu bukan hal yang baik karna kami tidak meiliki komitmen apapun , aku hanya merasa dia membutuhkan dan yang terlebih aneh aku juga merasakan aku membutuhkannya,sangat membutuhkannya untuk membuatku nyaman dan merasa terlindungi .
Tidak
tidak
aku tidak bisa memilih salah satu dari mereka , aku masih membuthkan ketiganya saat ini dan mungkin sampai beberapa waktu ke depan ,entah sampai kapan .
END POVHyesun memindah-mindah channel TV dengan bosan , matanya melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 8 malam , setelah itu mata indah itu melirik ponselnya lalu melirik ke arah pintu .
kenapa dia belum datang jam segini ? dengusnya kesal .
Ting
tong
Hyesun langsung bangkit dengan semangat dan berjalan kea rah pintu .. tumben menekan bel gumamnya .
Ceklek
kenapa baru dat
. Joowon-ssi ?
Hyesun sedikit terkejut karna bukan Minho yang datang tapi Joowon .
SURPRISE
ucap Joowon sambil tersenyum , ia menyodorkan bunga mawar putih pada Hyesun . apa kau terkejut atas kedatanganku ?
kau .. tumben datang ke sini malam-malam Hyesun mengambil bunga di tangan Joowon dan mempersilhaknnya masuk .
kau menolak bertemu denganku pagi ini , jadi aku tidak bersemangat seharian ..dan sekarang aku butuh bertemu penyemangatku ucap Joowon ,dan dengan menyandarkan tubuhnya ke sofa ruang tamu .
dasar , harusnya kau menelpon sebelum kemari
Bagaimana kalau Minho datang dan melihat Joowon ada di sini ? pikirnya takut , salahnya juga tidak pernah memperkenalkan ke tiga pria itu ..
kenapa harus menelpon ? apa kau mau pergi keluar dengan seseorang ? tanya Joowon cepat .
dhe ? emm tidak kok hanya saja..hanya saja Soeun juga mau datang ke sini , iya Soeun mau kesini jawabnya gugup
Joowon hanya menganggukkan kepalanya .
tunggu ,sebentar aku akan membuat minuman hangat untukmu ucap Hyesun lalu berlalu ke dapur ..
Hyesun tidak usah repot-repot , aku ,
emm aku hanya ingin bicara padamu , ada yang ingin ku katakan..
Joowon menarik Hyesun dan mendudukan gadis itu di sofa sedangkan ia berlutut di hadapan Hyesun .
Joowon-ssi ,apa yang kau lakukan?
Hyesun melirik bingung saat Joowon menggenggam jemarinya dan menegluarkan sebuah kotak beludru kecil .
Goo Hyesun , kau adalah penyemangatku .. jujur aku tidak akan semangat melakukan apapun di kantor jika tidak melihatmu di pagi hari dan aku tidak bisa makan siang dengan lahap jika tidak bersamammu , kau segalanya bagiku saat ini
dan sekarang ,mulai detik ini juga maukah kau menjadi penyemangatku setiap harinya tanpa lelah , maukah kau selalu ada di sampingku dan menjadi pendamping hidupku selamanya ?
DEG
jantung Hyesun terasa berhenti untuk beberapa saat , iya belum siap mendengar kalimat itu , ia belum siap untuk membahagiakan atau menyakiti siapapun saat ini , ia benar-benar tidak bisa memilih , ia tidak siap mengatakan iya atau tidak saat ini .
BRUKKKK
Suara pintu di tutup dengan kasar sukses membuat Hyesun dan Joowon menoleh ke asal suara dan di sana sudah berdiri seorang Lee Minho dengan wajah yang ekspresinya tidak bisa di gambarkan .
MINHO-a
.
Sontak Hyesun berdiri sehingga genggaman Joowon terlepas dari tangannya .
Minho tersenyum sinis maaf ,aku mengganggu acara kalian , silahkan lanjutkan acara romantisnya
Setelah mengucapkan kalimat itu Minho pergi dan kembali menutup pintu dengan kasar , ia tidak peduli pandangan Joowon yang terlihat geram menatap ke arahnya .
Hyesun-ssi
siapa dia ?
Hyesun tidak menggubris ucapan Joowon , ia langsung berlari keluar rumah , dan benar saja pria jangkung itu masih berjalan gontai dan belum terlalu jauh .
BUKKK
Minho bisa merasakan seseorang memeluk tubuhnya dari belakang .
lepaskan , dan kembali pada pria tadi ucap Minho dingin
Hyesun tidak bergeming ,ia mengeratkan pelukannya .
aku tidak ingin menyakiti siapapun saat ini , jangan pergi dariku
Minho tersentak apa maksudmu dengan jangan pergi ? kau ingin aku tetap bersamamu padahal kau sudah mempunyai seseorang
ah ahni , sepertinya dua orang lain dalam hidupmu ? nada suara Minho berubah dingin .
Minho menatap tajam pada Joowon dan Daniel yang baru saja tiba beberapa menit lalu dengan sekotak coklat di tangannya .
Goo Hyesun apa yang terjadi ?
Suara parau Daniel memasuki pendengaran Hyesun , Da
Daniel ?? ucapnya terkejut .
Goo Hyesun POV Da
Daniel ?
bagaimana mungkin ? bagimana mungkin mereka bertiga bisa muncul di saat yang bersamaan , Oh Tuhan
apa yang terjadi di sini , siapa mereka ? Daniel menatap bingung ke arah Joowon dan Minho bergantian dengan tatapan tidak suka .
Aku terdiam tidak tau harus menjawab apa , apa yang harus ku katakana
Tuhan , sungguh ini terlalu tiba-tiba , aku tidak bisa menghadapi mereka bertiga sekaligus .
Hyesun-a , kau baik-baik saja ? ucap Joowon lembut padaku .
Perasaan apa ini ? kenapa aku menjadi sangat bersalah pada mereka , kenapa aku merasa seperti seorang wanita yang kedapatan berselingkuh dengan 3 pria sekaligus .
lebih baik , kita bicarakan di rumah saja ..aku akan memperkenalkan kalian satu per satu
Joowon dan Daniel menyetujui dan mulai kembali ke rumah ,sementara Minho ia tetap diam menatapku tajam
ia terlihat tidak baik-baik saja saat ini .
apa aku bagimu ? tanyanya dingin .
bukankah harusnya aku yang menayakan hal itu ? sahutku tidak kalah dingin .
kau tau aku , kau tidak perlu jawaban atas pertanyaan itu
ahni
aku tidak tau tentangmu sedikitpun , yang ku tau , kau hanyalah seorang pria dingin yang gemar berkelahi dan minum-minum jawabku , aku tau aku menyakitinya sekarang tapi aku juga butuh kepastian darinya saat ini .
baiklah ~ aku memang tidak bisa di bandingkan dengan kedua pria berkemeja tadi , aku hanya seorang mahasiswa yang gemar berkelahi dan mabuk-mabukan , seharusnya
seharusnya dari awal aku tau , kau tidak akan pernah bisa ku gapai
dan ,aku tidak pantas untuk wanita yang berkelas sepertimu ,selamat tinggal
Sekuat tenaga aku menahan air mataku agar tidak menetes mendengar ucapannya , untuk pertama kalinya dia ,Lee Minho mengucapkan kalimat sepanjang itu tapi kenapa harus sebuah kalimat perpisahan , kenapa ?
.
END PART
[/b][/color]
P.S: sorry ya kalau kurang memuaskan , baru pertama kali bikin ff di sini ,happy reading ^^