Author Topic: Strawberry, Lovers or Haters?--#CHP 15 PART II# 6 Nov' 11  (Read 26480 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
[arms] [arms] [arms] All aq penghuni baru nih..  MAMIII (boleh dong panggil mami)
mami..~ sebenernya si wine alergi ama stro karna apa sih Mii [heh] [heh] [heh], apa karna aroma parfum stro, atau memang bener2 tubuh stro yang penuh dengan aroma stoberry tanpa d beri parfum udah wangi  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] 
SORRY miii..~ kalo banyak nanya, thanks dah d update [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225]
aroma stoberry di berry tuh alami, bukan efek dr minyak wangi [hmpfh] [hmpfh]
selamat gabung say, panggil mami aja, ga apa2 [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
 [hmpfh] [hmpfh] prasaan ada yg janji update ini rabu malam? [AddEmoticons04280]

Love you more than I can say

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
[hmpfh] [hmpfh] prasaan ada yg janji update ini rabu malam? [AddEmoticons04280]

gw blg paling cepat, klu plg lambatnya ga th (maksudnya, batas waktunya dr rabu malam sampai ga terhingga [goodgrief] ), jadi tungguin aja [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
[hmpfh] [hmpfh] prasaan ada yg janji update ini rabu malam? [AddEmoticons04280]

gw blg paling cepat, klu plg lambatnya ga th (maksudnya, batas waktunya dr rabu malam sampai ga terhingga [goodgrief] ), jadi tungguin aja [hmpfh] [hmpfh]

kok batas waktunya ampe tak terhingga kyk lagi belajar matematika ttg bilangan tak terhingga [hmpfh] [hmpfh]

@ mami : up date part 2 nya yg panjang ya mam, terus jangan berantem2an mulu si wine bery, kasian si bery di bentak2 wine mulu [hmpfh] [hmpfh]tp bakalan ada sweet 2 nya dunk mam, ya ga usah ciuman dulu ntar Wine pingsan lagi, hmmm ya minimal bisa bicara dari hati ke hati aka jadi temen curhat  [heh] [heh]

@ Wine : ayo semangat sembuhin penyakitnya minta ke dokter Kwon obat yg manjur dan panten yg langsung sembuh hari itu juga ( emangnya si Dr. kwon dukun [hmpfh]), ayo wine semangat dan dapatkan cinta bery [hmpfh]

@ bery : udah jgn mau kalo si Music nyosot , pura2 lagi sariawan kek  [hmpfh], and cuekin aja sikap jutek si wine ntar juga bakalan luluh lantah cinta ampe ke ubun2 pada dirimu [clap] [clap]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...
Berrywine...Berrywine...
[smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...Berrywine...
Berrywine...Berrywine...
[smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
mi ini kapan diupdate??

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
mi ini kapan diupdate??
nunggu matahari terbit dari barat, permukaan bulan menjadi mulus, drakula ga doyan darah, dan bla bla bla .. yang bener, nunggu wine ga alergi stroberi lg lol [hmff] [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
mi ini kapan diupdate??
nunggu matahari terbit dari barat, permukaan bulan menjadi mulus, drakula ga doyan darah, dan bla bla bla .. yang bener, nunggu wine ga alergi stroberi lg lol [hmff] [laughing] [laughing]
hammer2 hammer2 ngalong rabu mlm ampe ngantuk2 si mami malah jwb update rabu sampai tak terhingga [head break]

Love you more than I can say

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
mi ini kapan diupdate??
nunggu matahari terbit dari barat, permukaan bulan menjadi mulus, drakula ga doyan darah, dan bla bla bla .. yang bener, nunggu wine ga alergi stroberi lg lol [hmff] [laughing] [laughing]

[guns] [guns] sekate kate lu mam [hmff]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

yg bener, pikiran gw lagi buntuh nih [sweat] [sweat] SR tadi aja nyelesaiinnya ampe hampir mampus [collapse] [collapse]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
[smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

yg bener, pikiran gw lagi buntuh nih [sweat] [sweat] SR tadi aja nyelesaiinnya ampe hampir mampus [collapse] [collapse]
itu udah resiko mam  [hammer3] [hmff]

Offline Liko

  • Senior
  • ****
  • Posts: 893
    • View Profile
mi ini kapan diupdate??
nunggu matahari terbit dari barat, permukaan bulan menjadi mulus, drakula ga doyan darah, dan bla bla bla .. yang bener, nunggu wine ga alergi stroberi lg lol [hmff] [laughing] [laughing]
[AddEmoticons04280] [AddEmoticons04221] [AddEmoticons04279]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
CHAPTER SIX
Part II :
Wine, Wine, Wine, ckckckck!!!!



"Berry ... ," panggilan pelan dari belakang membuyarkan kebisuan di antara aku dan Wine.

Perlahan aku menoleh kearah suara itu. Begitu juga Wine,  dia segera memalingkan wajah ke arah lain, seolah ingin menghindari benturan pandangan dengan ku. Kudengar dia berdeham kecil sehingga aku segera meliriknya dan hampir melupakan kehadiran Music yang barusan menyapaku.

"Berry ... " Music tersenyum sambil mengalungkan lengannya ke pundak ku.

Aku menoleh dan membalas senyumnya. "Hy--"

"Bisa berangkat sekarang?"

"Yup--sure .. " Aku mengangguk.

Music kembali menyunggingkan senyumnya dan mengendus halus pipiku.

"Cih--" terdengar decakan mencibir dari Wine. "Menjijikan!!"

Aku mendelik sambil ... tanpa sadar menjauh dari rangkulan Music. "Mwo?!" Aku berteriak padanya.

Wine tidak menjawab. Dia mengangkat bahu cuek, kemudian melewati kami.

"Hey--" Aku berusaha melampiaskan kekesalan padanya, tapi tarikan Music menghentikan langkahku.

"Ayo pergi! Sudah terlambat nih!" ajak cowok itu.

Aku menghela nafas .. , sesat kemudian akhirnya aku mengangguk. Tiba-tiba bohlam di kepalaku menyala--aku mendapat ide. Segera saja kuraih tangan Music lalu menariknya supaya mengejar Wine. Begitu sampai, kulipat jemari tanganku, dan aku melompat, tuk--jitakan mendarat di kepala Wine.

"Achhkk!!" teriak Wine seraya menyentuh batok kepalanya.

Aku berbalik dan tertawa ngakak. "Weeekk!!" kuleletkan lidah pada cowok yang sedang meringgis kesakitan itu. "Rasakan! ha ... ha .. ha .."

Puas rasanya melihat tampang gebleknya berubah membiru dadu saking gondoknya.

"Kaburr!!" Aku menarik Music sambil melambai-lambai pada Wine. Samar-samar masih sempat kulihat tangan si geblek itu terangkat ke atas, mengayun-ayunkan kepalan tinjunya dengan pandangan mengancam.


*******



"Strawberry sialan!! Seenak perutnya!!" Wine mendengus sambil mengelus-ngelus batok kepalanya yang terasa berdenyut-denyut. "Perginya telat sedikit saja, akan ku kunci lehernya dan kugetok-getok kepalanya sampai puas!! Biar tahu rasa,--" omelnya tanpa henti.

Walaupun jitakan Strawberry tidak termasuk keras, tapi tetap menimbulkan efek nyeri pada saraf Wine. "Sudah kubilang berkali-kali, jangan berani-berani menyentuhku--huhh, tuli mungkin dianya!! Atau pikun?" Wine ngedumel terus sembari berbalik--menghadap ke pintu belakang kantin.

Gerakannya tiba-tiba terhenti. Sesosok yang amat dikenal dan yang tidak diharapkan berdiri di situ, menatap lekat dengan sinar tajam dan mengancam.

"Jadi begitu?" tanya Pear datar dan menusuk.

Wine membujurkan badannya dan berusaha menampilkan sikap tenang. "M wo ... ?" balasnya dengan nada yang tidak kalah sengit dan tajamnya.

"Penyebabmu menghindariku?" ucap Pear.

"Mwo?--maksudmu?" ujar Wine tidak mengerti.

"Stro!!" tandas Pear. "Karna diam-diam kau menaruh hati padanya? Iya kan?!!"

"MWO?!!" Bola mata Wine sudah hampir meloncat dari rongganya mendengar tuduhan Pear. Dia membuka mulut bermaksud membantah, namun diurungkannya begitu sebuah jalan keluar buat menghindari cewek ini mendadak terbersit dalam pikirannya. "Kau sudah tahu ... ," ujarnya agak risih. Bukan apa-apa tapi karna mengakui tuduhan Pear yang sebenarnya tidak benar. Bagaimana mungkin dia menyukai Strawberry? Huhh--langit di atas kepalanya mungkin sudah runtuh jika hal itu sampai terjadi!! "Tapi kau jangan bilang-bilang ke dia!" lanjutnya cepat. "Karna dia tidak tahu apa-apa .. "

"Kau tahu Stro sudah resmi pacaran dengan Music?" tanya Pear datar.

"Ya .. ," sahut Wine.

"Jadi kenapa kau masih mengharapkannya?!" lanjut cewek itu sengit.

"Karna cinta tidak bisa dipungkiri!" Sumpah,--waktu mengatakan ini, bulu kuduk Wine berdiri semua. Seumur-umur dia tidak mengenal apa itu cinta, apalagi berceramah buat cinta seperti yang dilakukannya saat ini. "Aku mencintainya, tapi aku tidak berharap memilikinya. Cinta sejati tidak untuk dimiliki, melainkan untuk melihat yang kau cintai bahagia. Aku tahu dia bahagia dengan Music, karna itu aku rela melepasnya ... "

"Tapi aku tidak mau melepasmu!" kata Pear keras kepala.

"Kau tahu itu percuma!" desis Wine. "Sekalipun aku tidak bersama Strawberry, aku juga tidak akan menerimamu .. "

"Mengapa sekejam itu?" Pear mengigit bibirnya. "Aku mencintaimu--sungguh!"

"Aku tahu!" ujar Wine serba salah. Keadaan ini membuatnya sudah tidak nyaman lagi. Dia tidak menyukai cewek agresif, namun dia juga tidak tega melihat cewek menangis. "Tapi cinta tidak bisa dipaksakan, Pear. Seperti juga aku tidak bisa memaksakan cintaku pada Strawberry--Kau harus mengerti. Sekeras apapun usahamu, aku tidak mungkin mencintaimu, karna kau bukan kriteriaku. Ibarat pepatah--you're not my cup of tea, do you understand? .. Kita masih bisa menjadi sahabat jika kau tidak terlalu memaksa, .. tapi jika tidak, .. sosoengheyo, aku tidak ingin punya seorang sahabat pemaksa sepertimu .. "

"Aku harus menyerah ... ?" ujar Pear lirih. Dia menatap Wine penuh harap. "Tidak ada peluang bagiku? ... Benarkah--Wine? .. "

"Miane .. ," ucap Wine dengan nada menyesal.

Pear kembali mengigit bibirnya, lalu dia mengangguk-angguk berulang kali. "I understand,--I'm not your cup of tea .. ya kan?"

"Kau--" Melihat perubahan Pear, mendadak Wine menjadi khawatir. Ditepuknya lengan cewek yang seolah linglung itu. "Gwencana?"

Pear segera mengangkat tangannya. "Saya ... gwencana .. " Pandangannya masih terlihat menerawang ketika melanjutkan. " .. jangan mengangguku! .. Aku .. aku butuh waktu menenangkan diri .. "

Kemudian, secara perlahan-lahan .. cewek itu memutar tubuh dan berjalan keluar kantin. Menapak taman kecil di belakangnya, dan dalam sekejap menghilang dari hadapan Wine.


******



Mata Wine terbelalak lebar. Apa dia tidak salah lihat?

Wine mengucek matanya. Bukankah yang duduk di kursi taman itu si Coffee, dan yang bersamanya ... sahabat kental si Strawberry--Mango Moon? bagian dari Club Balet Sekolah terkonyol yang pernah ada--F3?

"Apa yang mereka lakukan?" Wine bergeser dari posisinya sampai bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi dalam taman.

Sekarang dia mengerti mengapa posisi Coffee begitu dekat dengan Mango. Mengapa tubuh mereka saling menempel satu sama lain. Saat itu, sahabatnya dengan sahabat Strawberry tersebut sedang berciuman dengan panas sambil saling meremas satu sama lain.

Wine menegakan badannya sehingga menimbulkan suara yang langsung menarik perhatian pasangan yang sedang bermesraan dalam taman. Coffee terlihat kaget melihat kehadiran Wine di situ. Tapi lebih dari itu, dia tidak terlihat risih ataupun malu. Dia malah melambai pada Wine.

"Hey--ngapain di situ?"

Mango yang duduk di sebelahnya segera menyenggol lengannya. "Jangan ajak dia kemari!"

Coffee mengulum senyumnya. Sambil melirik Wine yang masih terdiam kaku di tempatnya, dia membisikan sesuatu di telinga Mango. "Tenang saja, .. Saya tahu kelemahan Wine. Lihat senjataku!"

Coffee kembali mengangkat tangannya sembari mengerak-gerakannya dengan cepat, tertuju pada Wine. "Mau gabung dengan kami?!!"

Bisa dibayangkan bagaimana reaksi Wine? Ya, tidak salah lagi! Anak lugu itu langsung ngacir terbirit-birit, sampai hampir menabrak pagar pendek pembatas taman.

"Wine--tidak mau?!!!" goda Coffee.

"ANGGAAA!!!!" jerit Wine dari balik belakang gedung sekolah yang berseberangan dengan kantin.


******



"Huhh--Coffee memalukan! Menjijikan! Ciuman tidak pandang tempat!!"

Wine menghempaskan ranselnya ke sofa, lalu menghenyakan tubuh jangkungnya di sampingnya.

"Sudah pulang?" Raut Tuan So nonggol dari balik pintu.

"Appa .. ," sapa Wine seraya membetulkan posisi duduknya, memberi tempat pada ayahnya buat duduk.

"Capek?" tanya pria tengah baya itu bijak.

Wine mengeleng. "Tidak. Hanya ada sedikit peristiwa menyebalkan .. "

"Berhubungan dengan Stro?" selidik Tuan So kemudian.

"Appa!!" Raut Wine berkerut tidak senang. "Aku tidak ingin membahas tentang Strawberry! Tidak lagi!!"

"Okay, okay .. ," ujar Tuan So--berusaha menenangkan putranya yang menjadi gusar begitu mendengar nama Strawberry disebut-sebut. "Kita tidak akan membicarakan Stro. Paling tidak--untuk hari ini, berhubung ommamu sedang keluar .. Dia sedang antusias dengan rencananya menjodohkanmu dengan Stro .. "

"APPA!!" Wine mendelikan matanya. Dia tidak mengerti, jika appanya memang sudah berjanji untuk tidak menyinggung tentang Strawberry, kenapa  pembicaraan ini masih berbelok kembali ke masalah Strawberry?

"Miane .. " Tuan So tertawa. "Appa keceplosan .. "

"Jadi?" Tatap Wine curiga.

"No Strawberry!" Appanya mengangkat jari sebagai tanda 'Promise'.

"Ok, .. saya percaya .. " Wine tersenyum.

"Lalu apa yang akan kita bicarakan selain Strawberry?"

Gubrak!!

"Appa!" Mampus rasanya jika terus-terusan begini! Jantungku sudah tidak mampu menampungnya lagi! jerit Wine dalam hati. Kenapa para orangtua ini selalu berlagak pikun buat masalah yang tidak suka disinggung oleh anak-anaknya?

"Fine!" Tuan So menyenggir. "Kalau begitu kita bicarakan masalah lain. Tapi apa itu?"

"Tentang keadaan perkebunan akhir-akhir ini .. " Wine menyelonjorkan badannya ke depan. "Bagaimana perkembangan para pegawai? Ada yang baru?"

"Ya--" Paras Tuan So berubah ruwet. "Beberapa pegawai--mengundurkan diri LAGI .. "

"Mwo?" Badan Wine menegak. "Kenapa bisa begitu? Appa sudah menyelidikinya?"

"Ada kabar .. pengambil-alihan tanah ... ," sahut Tuan So ragu-ragu. "Tapi kabar ini masih simpang siur dan belum tentu bisa dipercaya.  Beberapa pegawai yang mengundurkan diri tidak bersedia ditanyakan tentang penyebabnya. Mereka memilih tutup mulut rapat-rapat. Tapi appa merasa, ada sebuah kekuatan besar yang berperan penting dibalik semua ini .. "

"Apa tenaga kerja kita cukup buat panen tahun ini?"

Tuan So menatap Wine, kemudian mengangkat pundak perlahan. "Belum tentu. Jikalau penduduk yang lain juga memutuskan pergi dari sini, akan sangat sulit bagi kita untuk mendapatkan tenaga kerja yang cukup dan berpengalaman ... "

"Itu artinya .. kerugian besar dari pihak kita ... ?" tanya Wine perlahan-lahan.

Tuan So mengangguk memastikan. "Ne. Selain perkebunan anggur--juga pabrik anggur kita ... "

"Huff--!!" Wine menghempaskan punggungnya ke sandaran sofa. "Siapa sebenarnya dibalik semua ini?!!" geramnya sambil memukul sepasang tangannya ke lengan sofa.

"Samar-samar tergiang nama Tuan Moon ... ," kata Tuan So dengan nada menerawang tanpa sedikitpun kepastian.

"Tuan Moon?" Wine mengalihkan perhatiannya. "Siapa dia?"

Tuan So mengangkat bahu. "Entahlah. Kayaknya orang asing di Dream High ini. Seorang pengacara ... "

"Pengacara?" Wine mengerutkan alisnya. "Apakah akhir-akhir ini ada yang memerlukan jasa seorang pengacara?"

"Anhiyo .. ," jawab Tuan So.

"Apa ada kejadian-kejadian aneh?"

Tuan So kembali mengeleng.

Wine meraba-raba dagunya sambil berpikir, "Kalau begitu sungguh aneh. Buat apa seorang pengacara berkeliaran di sini sementara kita tidak membutuhkannya? ... Bertamasya?--Alasan ini jauh lebih aneh lagi kan?"

Tuan So mengangguk seperti kerbau dicucuk hidungnya. Segala kemungkinan yang diajukan Wine terdengar masuk akal. Diperhatikannya putranya, .. lalu dia tersenyum puas. Seperti yang sudah diperkirakannya dari dulu-dulu, Wine memang bisa dibanggakan dan tidak akan mengecewakannya ..


******  

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun