Author Topic: SECRET RAINBOW, colab by me, voldi and itaraya--> Green : Part 4, 6 August 2011  (Read 16078 times)

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
mami sabar
ini baru mau di update-->pada hal cuma copas aja ya [hmpfh] [hmpfh] [laughing]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
mami sabar
ini baru mau di update-->pada hal cuma copas aja ya [hmpfh] [hmpfh] [laughing]

yeeee hammer2 hammer2 [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
SECRET RAINBOW

A 2011 MinSun Fanfiction Colaboration by Lovelyn, Voldi, Itaraya

Orange : Part 2


Eryn tersipu malu saat ashley mencium bahu tangannya sesaat setelah musik dansa itu berakhir, Eryn dapat merasakan rona wajahnya yang memerah. Untuk pertama kalinya ada seorang pria yang mengecup lengan tanganya, Ashley Jung pria yang tampan memiliki postur tubuh yang tinggi berkulit putih, dan senyumannya, ya Ashley Jung memiliki senyuman yang sangat indah, dan senyuman itu membuat Eryn terpukau.

Eryn sedikit risih saat tangan Ashley merangkul pinggangnya, dan menuntun Eryn menghampiri Eros Kim dan Tuan Jung yang sedari tadi bercengrama di sisi ruangan itu.

Dari sisi lain ruangan itu, sorotan mata tajam pria itu mengikuti setiap langkah Eryn. Tampak guratan keras dari rona wajahnya, saat tatapan matanya tertuju pada tangan pria itu yang menempel di pinggang Eryn.Namun itu hanya sesaat saja, ya, sesaat saat Gavin menyadari ketidak pantasannya terhadap posisinya sekarang.

 
Tuan Jung semeringah saat menyambut kedatangan Eryn, dengan erat di peluknya tubuh mungil Eryn.

”Annyeong Eryn-imnida” ucap Eryn lembut

“Ha..ha..Tuan Kim, aku tidak menyangka kau memiliki putri secantik ini” pujinya berbinar-binar, yang juga di aminin Eros Kim.

“Kalian memang pasangan yang serasi” sergah Eros Kim, ditengah canda tawa mereka.
 

Eryn yang menjadi pusat perhatian dari ketiga pria di depannya mulai merasa tidak nyaman, mendengar sanjungan dan pujian dari ke tiga namja tersebut, di tambah Ashley yang mulai berani merangkul bahunya sontak membuat eryn panas dingin.
 
“Saya permisi sebentar” ucap Eryn sambil mengkibas-kibaskan tangan di wajahnya, semburat merah yang nampak di wajahnya membuat wajah Eryn terasa panas.

“Ern-ssi, kau mau kemana?” sergah Ashley cepat.
 
“Aku mau ambil minum” ucap Eryn  tanpa memperdulikan Ashley yang mengekor di belakangnya.

“Agashi” ucap Gavin menghampiri Eryn, sambil menyodorkan segelas fruit puch dingin ke Eryn.
 
“Apa agashi butuh sesuatu?” ucap Gavin datar

“Anyio, ini sudah cukup” ujar Eryn, di sertai anggu kan dari Gavin memohon undur diri,
sekilas Ashley menatap tajam ke arah Gavin.

 “Gavin-ssi, gumawo” pekik Eryn saat di lihatnya Gavin mulai menjauh dari hadapannya, lagi pria dingin itu tidak memberikan reaksi apapun.
 
“Siapa dia?” tanya Ashley, saat di amatinya pandangan Eryn tertuju pada sosok pria tersebut

“Mwo, oh itu Gavin Joen” tukas Eryn beringsut dari posisinya, “Ern-ssi, kau mau kemana lagi?”.

Eryn tidak menjawab pertanyan Ashley, ringan kakinya melangkah menuju taman depan Kim mainson.



Eryn menghela nafas lega setibanya di taman Kim mainson, suasana malam di taman ini sangat kontras dengan suasana di dalam Kim mainson.

Suasana malam ini sangatlah indah, Eryn menengadahkan kepalanya menatap langit malam, seutas senyum terpampang di wajahnya akan kekaguman lukisan langit malam ini, bintang di langit bertaburan dengan memancarkan cahaya yang berkelap-kelip. Langit tidak tertutup awan sedikitpun walaupun bulan dengan malu-malu menunjukan diri.

“Begitu indahnyakah langit malam ini, hingga senyum manismu kau berikan untuknya” ucap Ashley, yang tanpa Eryn sadari sudah duduk di sampingnya.

“Mwo?” pekik Eryn membelalakan mata indahnya

“Ha..ha.., ternyata kau memiliki mata besar yang indah, nona” ucap Ashley di sela tawanya.
 
Sosok pemilik mata pekat itu dengan tajamnya memperhatikan dua insan yang sedang menikmati malam, lagi, tampak guratan keras di wajah tampannya.
 
“Agashi, pesta akan berakhir. Tuan Kim mengharapkan kehadiran anda di dalam” ujar Gavin tanpa memberikan ekspresi di wajahnya.

“Ery-ssi, sudah waktunya kita masuk” seru Ashley, sambil membantu Eryn berdiri.

“Agashi, saya bawakan coat untuk anda!” ucapnya sambil mengkibaskan coat tersebut.

“Biar saya saja” sergah Ashley cepat, namun insting Gavin lebih cepat dari Ashley, dengan lihainya ‘the ice man’ menyematkan coat itu ke tubuh mungil Eryn.

 
Ashley hanya tersenyum sinis saat melihat aksi Gavin, dengan cepat di tariknya lengan Eryn dan membawa gadis itu masuk ke Kim mainson.

“Siapa pria itu?” tanyanya ketus ke Eryn.

“Dhogu? Oh, Gavin-ssi?” dia bodyguardku yang di utus Tuan Kim” sahut Eryn lantang

“Apa, dia memiliki bodyguard, ehm…ehmm…akan sulit bagiku jika pria ini ada selalu di sampingnya!!” guman Ashley

“Gwancana, Ashley-ssi?” seru Eryn saat di lihatnya Ashley termangu di posisinya.

____@@____

 
“Apa...? Appa akan menjodohkan nona dengan Ashley Jung!” pekik Joe
 
“sssst..pelankan suaramu” seru Eros Kim membelalakan matanya. “Menurut appa ini yang terbaik untuk nunamu, karna Ashley Jung berasal dari keluarga berada” ucap Eros Kim beranjak dari posisinya.

“Bagaimana dengan pengawal itu?” Tanya Joe memastikan, Eros Kim mengurungkan niatnya keluar dari ruang kerjanya, saat perkataan Joe benar adanya.
 

Eros Kim tahu Gavin bukan pria biasa, pengabdian yang di berikan Gavin untuk keluarganya bukanlah kecil, dan kesetiaannya mengawal putri sulungnya selama ini sudah menjadi bukti konkret.

“Appa percaya padanya” jawab Eros tegas

“Tapi appa tidak tahu siapa dia sebenarnya!, bagaimanapun appa harus mengutus orang , untuk mencari tahu masa lalu pria itu” pinta Joe sengit.

“Baiklah Appa akan utus orang mencari tahu masa lalu Gavin!”

Eros Kim mengurungkan niatnya keluar dari ruang kerjanya, perlahan menghampiri meja kerjanya.

“Gav, bisa kau datang ke ruang kerjaku?”


Tok..Tok…
 

“Masuk..!” seru Eros dengan suara tegasnya

“Tuan Kim mencari saya?”

“Ne, duduklah. Ada yang ingin aku bicarakan padamu”

“Joe, bisa kau tinggalkan kami berdua?” pinta Eros pada putra bungsunya
 
“Tapi appa!!”

 
Eros Kim membelalakan matanya saat putra bungsunya tidak juga beringsut dari ruangan itu, dengan langkah goyah akhirnya Joe keluar juga dari ruangan tersebut.

“Gav, terima kasih selama ini kau setalah menjaga putriku” ucap Eros dengan wibawanya

“Saya masih mengharapkan kau masih tetap menjaga Eryn hingga kelak dia bertemu dengan calon suaminya, setelah itu. Tugasmu selesai!”

Gavin mengerutkan alisnya, berusaha menyikapi setiap perkataan yang keluar dari mulut Eros Kim.

“Apakah sekarang waktunya sudah tepat?” ucap Gavin dengan suara datar
 
“Anhio, kau masih bertugas menjaganya. Tapi jangan terlalu intens dan harus berjarak, saya tidak mau Ashley merasa tidak nyaman saat mendekati putriku” perintah Eros Kim

“Ashley Jung” gumamnya pelan, kedua alis Gavin bertautan saat mendengar nama Ashley Jung.
 
“Saya dan Tuan Jung berencana menjodohkan mereka berdua, karna dia adalah pria yang paling pantas untuk putriku” ujar Eros Kim, sambil melipat ke dua tangannya di dada.

Well, bagaimana pendapatmu tentang pria ini?” ><

 

                                                           
 TBC
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
sis ita,,,bukannya gav uda di asuh and ngikut di keluarga Eryn dari kecil ya?? [what] kan umur 15th gav uda diutus Haraboji Eryn utk jadi bang buddynya?? #kalo g slh [hmpfh] maklum reader pikun [sweat] [sweat]

Love you more than I can say

Offline dafa yuvi

  • Junior
  • **
  • Posts: 202
  • love is trust
  • Location: surabaya
    • View Profile
 [fighting] gavin,,, pendapatmu nggak baik ttg ashley,,ayolahhhh,,,,
ashley baru kenal aje udah pegang2,,,  [chin] [chin]
gak mau gavin jauh2 ama eryn,,, [cry]

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Si gavin mata2 ye ato punya dendam pribadi sm appanya hyesun gt dy jg jatcin sm hyesun dr dulu dunk


ADAM COUPLE SELCA

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
sis ita,,,bukannya gav uda di asuh and ngikut di keluarga Eryn dari kecil ya?? [what] kan umur 15th gav uda diutus Haraboji Eryn utk jadi bang buddynya?? #kalo g slh [hmpfh] maklum reader pikun [sweat] [sweat]
emang gavin diasuh keluarga kim sejak kecil. tp oleh harabojinya eryn, bukan abojinya. jd, cuma harabojinya eryn yg mengetahui asal usul gavin, sedangkan abojinya tdk tahu apa2 [biggrin] [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
sis ita,,,bukannya gav uda di asuh and ngikut di keluarga Eryn dari kecil ya?? [what] kan umur 15th gav uda diutus Haraboji Eryn utk jadi bang buddynya?? #kalo g slh [hmpfh] maklum reader pikun [sweat] [sweat]
emang gavin diasuh keluarga kim sejak kecil. tp oleh harabojinya eryn, bukan abojinya. jd, cuma harabojinya eryn yg mengetahui asal usul gavin, sedangkan abojinya tdk tahu apa2 [biggrin] [biggrin]
brati haraboji sama aboji Eryn tinggalnya misah ya mam?? [what] sampe abojinya ga tw asal usul buddy Gav [chin]

Love you more than I can say

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
sis ita,,,bukannya gav uda di asuh and ngikut di keluarga Eryn dari kecil ya?? [what] kan umur 15th gav uda diutus Haraboji Eryn utk jadi bang buddynya?? #kalo g slh [hmpfh] maklum reader pikun [sweat] [sweat]
emang gavin diasuh keluarga kim sejak kecil. tp oleh harabojinya eryn, bukan abojinya. jd, cuma harabojinya eryn yg mengetahui asal usul gavin, sedangkan abojinya tdk tahu apa2 [biggrin] [biggrin]
brati haraboji sama aboji Eryn tinggalnya misah ya mam?? [what] sampe abojinya ga tw asal usul buddy Gav [chin]
bukan misah. haraboji eryn membawa pulang gavin ketika anak itu masih kecil. and dia ga pernah menceritakan asal usul anak itu, termasuk pada putranya sendiri. setelah gavin menginjak dewasa, usia 16 thn, dia diberikan pada abojinya eryn. and sejak saat itu pula gavin diperintahkan eros kim buat mengawal eryn. haraoboji eryn meninggal beberapa tahun kemudian sehingga eryn dpt dijemput pulang ke rumah deh [heh] [heh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
mami terima kasih dah di komenin... [hug]

update berry dong [hmpfh]
thanks dah waktunya pulang sampai rmh Ol lagi [bye]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Unique_Mirror

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1061
    • View Profile
Ada Apa Dengan Gavin??mengapa smua pria sgt tdk suka melihatx?..padahal dy kan cm seorang BG.
Gavin...kalo km tdk jd BGx eryn lg,udh bawa kabur eryn aj..
Ashley n Joe trima nih [whip]
[/size][/color][/b]

Offline el_minoz

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • upssss.....
    • View Profile
thanx dah update!!!
gavin punya masa lalu????he9
kenapa g sxan j si gavin yg nikah ma eryn (mau y)
pan dah jagain si eryn dr dulu y tgl nerusin j selamanya!hahahahahahah

d tunggu next chap!

Offline Freesia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1547
  • ♥ sunnies ♥ minsuners ♥
    • View Profile

Quote
“Well, bagaimana pendapatmu tentang pria ini?” ><
he's not suitable for Ern  [nono] [nono]
Ern just for the ice Man *called Gavin*  [lovestruck]
soo betterr si Ashley jadi BG gw ajaaaahhh LOL  [laughing] [laughing] *plaaaaak*  [laughing] [laughing]

Gavin....*fighting*  [AddEmoticons04273] [AddEmoticons04273]

Itaaaaaa EDE......nya nohhhhhh  [emoticon-object-097] [emoticon-object-097]

‘’ I don’t  need anyone else ,
" I never leaned on anyone but me”
“ I always took pride standing on my own two feet ”
 “ Cause I’m Stronger  than anything “

" I’m Zevaa - [ The God Of War ] "

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile

Quote
“Well, bagaimana pendapatmu tentang pria ini?” ><
he's not suitable for Ern  [nono] [nono]
Ern just for the ice Man *called Gavin*  [lovestruck]
soo betterr si Ashley jadi BG gw ajaaaahhh LOL  [laughing] [laughing] *plaaaaak*  [laughing] [laughing]

Gavin....*fighting*  [AddEmoticons04273] [AddEmoticons04273]

Itaaaaaa EDE......nya nohhhhhh  [emoticon-object-097] [emoticon-object-097]
klu elu mengenal ashley lebih dalam, elu kagak bakal mau jadiin dia sbg bodyguard lu [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
SECRET RAINBOW
A 2011 MinSun Fanfiction Colaboration by Lovelyn, Voldi, Itaraya
Orange : Part 3



Gavin membalas tatapan Eros untuk beberapa lama, .. sebelum pertanyaan meluncur pelan dari mulutnya. “Maksud Tuan?”

“Maksudku sudah sangat jelas kan?” Eros menyunggingkan senyum lebar, .. meskipun begitu, tersirat sinar-sinar menyelidiki dalam pandangannya. Dijatuhkan tubuhnya kembali ke kursi kerjanya, kemudian menatap Gavin lekat. “Apa pendapatmu tentang pria ini, Ashley Jung?”

“Saya masih tidak mengerti maksud Tuan .. ,” sahut Gavin lebih lanjut. Posisinya agak berpindah, .. walaupun dia terlihat lebih waspada dari sebelumnya, tapi rautnya tetap datar seperti biasa.

“Seperti yang telah saya katakan padamu,” Eros berdiri dari kursinya dan, .. sekarang dia berhadapan langsung dengan Gavin. Tangannya menekan dan menumpu meja, dengan tatapan yang jatuh, tak berkedip ke mata pemuda itu. “Eryn akan kujodohkan dengan pria ini!” ulang pria arogan itu dengan menekan kata-katanya satu persatu. “Jadi, .. ,” lanjutnya sambil menjatuhkan diri kembali ke kursi. Nada suaranya berubah ringan. “ .. bagaimana menurutmu? Apa pria ini cocok buat Eryn?”

Sesaat keheningan menyelimuti ruang kerja tersebut. Gavin tidak segera menjawab pertanyaan Eros. Dia terdiam dengan posisi kaku. Mungkin saja dia sedang berpikir namun, .. sangat dipercaya tidak seorangpun dapat menebak apa yang dipikirkan dan dirasakannya saat ini.

“Saya tidak mengerti mengapa Tuan menanyakan ini padaku .. “ Akhirnya Gavin mengeluarkan suaranya. “Tapi hanya satu yang saya ketahui, .. agashi mau dijodohkan dengan siapa, kurasa Tuan tidak perlu meminta pendapatku. .. Lagipula, aku tidak layak memberi masukan apa-apa .. “ Gavin membungkukan badannya, .. dan kemudian mengundurkan diri dengan hormat. “Permisi, Tuan Kim .. “

Sebelum Gavin keluar dari ruangan itu, Eros segera berujar keras.

“Bagus kau mengetahui posisimu, Gav!!” Suaranya terdengar mengelegar dalam ruang kerja yang sangat luas itu. “Aku menanyakan ini hanya untuk memastikan bahwa kau tidak akan memporak-porandakan semuanya. Aku tidak tahu apa yang ada dalam pikiranmu tapi, .. untuk kau ketahui—Kau dan Eryn, tidak mungkin! Araso?”

Tanpa membalikan badannya, Gavin mengangguk. “Saya sangat jelas posisi dan tempatku. Dan .. saya juga tidak pernah menaruh harapan apa-apa pada agashi .. “

Perlahan sosok jangkung itu melangkah keluar. Kemudian pintu dari kayu tebal itu menutup dengan sangat pelan.

“Bagus jika kau tahu .. ,” desis Eros.

Dia masih menatap pintu kokoh di depannya selama beberapa menit. Setelah itu dia memutar kursi kerjanya, menghadap ke jendela .. kemudian menerawangkan pandangan ke pemandangan di luar yang agak tertutup mendung.


oooO@Oooo



Pintu kamar Eryn terdengar diketuk pelan.

“Masuk!” perintah Eryn sambil berpaling dari majalah yang sedang dihadapinya.

Pintu tersebut dibuka, kemudian raut Gavin nonggol dari balik pintu.

“Agashi, .. bisa keluar sebentar?” kata pemuda itu dengan nada pelan dan agak kaku.

“Dhe?” Eryn bangun dari posisi tengkurap di atas ranjang dan menutup majalahnya. “Ada apa?”

“Ikut denganku!” sahut Gavin sambil mengerakan kepalanya.

Alis Eryn berkerut. Diamatinya pemuda itu, .. namun tanpa sadar, sepasang kakinya diturunkan jua dari ranjang. “Ke mana?”

“ikut saja!” sahut Gavin kembali.

Kemudian, .. tanpa menunggu Eryn lagi, apakah gadis itu setuju mengikutinya atau tidak, Gavin beranjak dari tempatnya.

“Yaa--!!” Panggil Eryn. Dia memakai sandal rumahnya dengan tergesa-gesa, lalu mengejar Gavin yang sudah berada sangat jauh darinya. “Tunggu!! Mau kemana sih? GAV!!”


oooO@Oooo



Pintu ruangan di tingkat dua yang berada di sayap paling kanan rumah itu dibuka dengan sangat pelan oleh Gavin. Eryn yang sudah sampai di sampingnya, mengamati keadaan sekeliling dengan tertarik. Pandangannya dialihkan silih berganti. Semenjak kakinya diinjakan di Kim’s Mansion, memang baru untuk pertama kali inilah dia berada di bagian rumah ini.

“Ini tempat apa?” tanyanya antusias.

Gavin tidak menjawab. Dia mengangguk pendek seraya mempersilahkan Eryn masuk. “Silahkan, agashi!”

Eryn memanyunkan bibirnya. Pandangannya masih terarah pada Gavin ketika memasuki ruangan di depannya.

“Itu—di sudut ruangan .. ,” kata Gavin sambil menunjuk ke depan.

Eryn mengejapkan matanya ingin tahu, untuk kemudian mengalihkan pandangan ke arah yang ditunjuk Gavin. Dan, mulutnya mengangga. Apa yang dilihatnya di depan, sungguh tidak dapat dipercayanya.

“Ba .. bagaimana .. mungkin .. ?” tanyanya gagap.

Kakinya bergerak dengan sangat pelan dan tidak yakin ke benda besar dan kokoh yang memojok di sudut ruangan. Benda yang selama ini ingin dimilikinya, .. tapi juga benda yang tidak didapatkannya karena dia tidak punya uang.

“Kau .. kau membelinya?” Tangan Eryn menyapu piano tua berlapis kayu yang sudah kusam itu. Tangan dan sekujur badannya bergetar, .. begitu juga hatinya saat ini. Berdegup dengan kencang.

“Ini bukan pemberian berharga .. ,” ucap Gavin pelan. “Tidak sebanding jika dibandingkan pemberian-pemberian dari para kolega bisnis ayah agashi .. Namun, .. saya ingin memberikan sesuatu, dan .. “ Gavin sudah sampai di sampingnya sekarang. Aroma khas yang terhembus dari pria itu tercium jelas oleh hidung Eryn. “Hanya ini yang terpikirkan olehku .. “

“Saya suka .. ,” ujar Eryn pelan, .. memutus perkataan Gavin yang belum selesai.

“Dhe?” tanya Gavin sambil menatapnya.

Eryn tersenyum. “Dari semua hadiah, kado, dan pemberian yang aku terima .. “ Dia berpaling pada Gavin. “Ini yang paling kusukai!” serunya lantang. “Gumawo, Gavin-ssi .. “ Tiba-tiba dia berjinjit dan memberikan kecupan yang tidak terduga di pipi Gavin.

Pemuda itu terperanjat kaget. Matanya terbelalak lebar. Reflek saja, badannya munyusut ke belakang.

“Saya akan memainkan sebuah lagu sebagai hadiah untukmu!” lanjut Eryn bersemangat.

Seakan tidak mengetahui keterkejutan pemuda itu terhadap perbuatannya barusan, Eryn menjatuhkan diri di atas kursi yang ada di depan piano. Membuka penutup piano tersebut, dan keahliannya pun mulai dilancarkan, .. jemari-jemari lentiknya menari-nari dengan lincah di atas tut-tut hitam putih yang berjejer rapi di atas piano.

Dalam sekejap, ruangan tersebut terselubungi musik syahdu nan lembut yang mengalir dari permainan Eryn.

Gavin mundur sampai menempel ke dinding. Tangannya bersidekap di depan dada, .. perlahan pandangannya memutar ke arah Eryn, .. diperhatikannya gadis itu dengan pandangan yang berubah sendu. Beragam pikiran merasuki otaknya sekarang. Kekhawatiran? Mungkin. Tapi satu yang paling ditakutkannya, … kepicikan dan kedengkian, terlebih—kecemburuan, .. yang dia sadar—seperti yang dimaksud Eros Kim lewat pertanyaan menguji yang sengaja diajukan ayah Eryn itu beberapa saat lalu.


oooO@Oooo          

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun