Author Topic: “When Hate Turn Into Love” (CHAPTER 9 UP DATE 18 April 2012 ) ^^  (Read 11090 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Chapter 9


“PRANGGGGGGG

 “ARghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh”


Pecahan barang-barang dari kamar Joon Min terdengar oleh Presdir Lee dan membuat dirinya cemas akan keadaan putra tunggalnya itu.

Setelah kedatangannya di Lee mansion beberapa menit yang lalu ,Presdir Lee sudah menduga pasti telah terjadi sesuatu dengan Joon Min.

“Goo Sun Hye, aku tahu kau masih menyimpan rasa suka terhadapku. AKu tahu itu sayang dan aku akan membuktikannya. Aku memang sudah jatuh cinta padamu ,tapi bukan berarti kau bisa memperlakukanku seenaknya. Aku tidak mudah untuk dikalahkan sayang”ucap Joon Min kesal

CLEKKKK

Joon menolehkan padangannya pada sosok paruh baya yang memasuki kamarnya dan tanpa memperdulikan kehadiran ayahnya Joon Min melengos keluar dari kamarnya.

“Kau mau kemana lagi Joon Min?” tanya Presdir Lee
“Bukan urusanmu”ucap Joon Min ketus.
“Jika kau masih menginjakkan kakimu disini berarti aku masih berhak untuk mengetahui semua kegiatan yang kau lakukan”tukas Presdir Lee dengan nada datar

Joon Min sontak menghentikan langkahnya saat sang Ayah seperti mengingatkan akan status dirinya di rumah itu.

“Sebaiknya kau jauhi Sun Hye dan biarkan gadis itu menjalani kehidupan barunya bersama tunangannya”ucap Presdir Lee yang semakin membuat Joon Min kesal setengah mati
Joon Min seketika membalikkan tubuh kekarnya sehingga berhadapan dengan ayahnya yang selama ini menjadi “musuh” dalam dirinya

“Kenapa tidak kau saja yang menjaga sikapmu di depan Ny Goo dan hentikan bersikap seperti pria yang sedang dimabuk cinta. Aku tidak pernah mengusik segala urusanmu jadi jangan pernah mencampuri urusan pribadiku Presdir Lee  yang terhormat”ucap Joon Min  datar

“Aku bersungguh-sungguh Lee Joon Min . Dan jika kau sampai menyentuh Sun Hye walaupun hanya seujung rambut , Appa tidak akan pernah memaafkanmu”ucap Presdir Lee geram

“Tapi sepertinya aku tidak bisa Appa”ucap Joon Min tanpa memperdulikan tatapan horror dari sang Ayah
“LEE JOON MIN!!!!”teriak Presdir Lee namun Joon Min tetap melangkahkan kakinya meninggalkan Presdir Lee yang putus asa akan tindakan yang harus dilakukannya pada anak tunggalnya itu.

BUZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZz


Cadillac silver itu melintas keluar dari halaman Lee Mansion , dan dengan kecepatan maksimal Joon Min mengemudikan mobil mewahnya menuju tempat yang ia yakin akan mendapatkan yang diinginkannya.
****


Sun Hye berniat untuk menemui tunangannya untuk mencari tahu apa yang menyebabkan Woo Jin pergi tanpa berpamitan padanya setelah kejadian semalam . Mungkin dengan menemuinya secara langsung Woo Jin akan menceritakan apa yang terjadi pada dirinya akhir-akhir ini

Sun Hye memasuki gedung perkantoran KG Construction dimana Woo Jin bekerja disini dan menjabat sebagai CEO .
Sun Hye terlihat sangat cantik dan mempesona dengan balutan dress merah yang panjangnya 3 centi diatas lutut ,memperlihatkan sepasang kaki jenjangnya yang putih mulus yang terbalut pump heels berwarna hitam. Rambutnya yang panjang bergelombang dibiarkannya terurai

Langkahnya begitu percaya diri dan sesekali Sun Hye tersenyum saat bertatapan dengan beberapa karyawan tunangannya saat mereka menyapa kedatangannya.

“Selamat siang Nona Goo, apa ada yang bisa saya bantu?” ucap seorang gadis muda yang usianya tidak jauh dari dirinya yang tidak lain adalah sekretaris tunangannya.

“Selamat Siang, Nona Cha. Aku ingin menemui Kang Woo Jin”jawab Sun Hye

“Direktur Kang saat ini masih di luar kantor , kemungkinan beliau baru akan tiba di kantor jam 3 sore”ucap Nona Cha perihal ketidakberadaan atasannya di kantor.

“Nona Goo sudah membuat janji sebelumnya dengan Direktur Kang?” tanya sekretaris itu setelah melihat gurat kekecewaan di wajah Sun Hye
“Ahni. Tadinya aku ingin memberi kejutan pada tunanganku dan ingin mengajaknya makan siang di luar”jawab Sun Hye
kecewa

“TIdak apa-apa. AKu akan menghubunginya saja , mungkin kami masih sempat untuk makan siang diluar”ucap Sun Hye
Sun Hye memutuskan untuk pulang saja setelah mendapat kepastian dari sekretaris Woo Jin jika tunangannya tidak akan kembali ke kantor untuk menyelesaikan proyek yangsedang ditanganinya.

“Woo jin, apakah kau sengaja menghindariku?”, “tidakkah kau merindukanku?” gumam Sun Hye sambil menatap I Phonenya yang tidak menerima satu panggilan maupun pesan singkat dari tunangannya.
=========

“Sun Hye sudah pulang?” tanya Woo Jin pada sekretarisnya di telpon

“Ne, Nona Goo tampak sangat kecewa tidak bertemu dengan Pak Direktur”ucap sekretaris Min secara detail

“Terima kasih untuk informasinya” Woo Jin memutuskan percakapannya dengan sekretarisnya.

“hhhh, miane Sun Hye-aa atas sikapku kepadamu.” Desah Woo Jin menatap hampa langit-langit di ruangan kerjanya.
“Tapi apa dengan menghindarimu akan membuatku berhenti mencintaimu?”
“anhi. Sehari tidak melihat wajahmu saja sudah cukup membuatku tersiksa akan rasa rinduku padamu, tapi apa dayaku jika wajah yang selalu kurindukan tidak membalas tatapan cintaku. Wajah cantik yang tersenyum padaku namun tidak ada cinta dalam pandangan mata indahmu”

“Bisakah kau menatapku dengan cinta seperti cintaku terhadapmu?”

Woo Jin meratapi kemalangannya, cinta yang dimilikinya untuk Sun Hye begitu besar namun dirinya sadar bahkan sangat sadar jika dari dulu tidak pernah ada cinta untuknya, semua perhatian yang Sun Hye berikan untuknya seperti sebuah ungkapan terima kasih atas semua bantuannya terhadap Sun Hye.

Tatapan mata indah Sun Hye tidak bernah berbinar saat menatap dirinya, bibir mungil Sun Hye yang selalu tenggelam dalam ciuman yang Woo Jin berikan padanya tidak terasa bergetar . Ciuman yang seperti sebuah kewajiban yang dilakukan Sun Hye kepadanya.

Kewajiban yang mungkin menurut Sun Hye hanya untuk menyenangkan hati kekasihnya.
Namun Woo Jin bukanlah manusia bodoh yang tidak bisa menangkap kecanggungan yang terjadi diantara Sun Hye dan Joon min. Dan Woo Jin yakin sekali jika Sun Hye masih memendam cintanya terhadap Joon Min. CInta yang sempat terkubur selama belasan tahun , namun cinta itu mulai bangkit kembali saat lelaki angkuh itu berada di hadapan Sun Hye.


Woo Jin POV

“Apa aku terlalu egois padamu?” ucap Woo Jin dalam batinnya
“Tapi demi Tuhan, aku tidak akan sanggup untuk melepaskanmu Goo Sun Hye. Karena kau sudah mengalihkan duniaku hanya untukmu”
“Apapun akan kulakukan asal kau tetap disisiku. Ya, itu yang akan aku lakukan ……..mengikatmu dalam cintaku dan tidak akan pernah aku lepaskan sebelum kau sendiri yang mengatakan padaku untuk melepasmu pergi dari sisiku”
“Goo Sun Hye”

@@@



CKITTTTT


Cadillac Silver yang dikendarai oleh Joon Min berhenti tepat di sebuah rumah mewah yang merupakan tujuannya untuk menemui seseorang yang sudah mengacaukan pikirannya bahkan berani untuk menolak dirinya.

Tubuh jangkung Joon Min keluar dengan kasar dari mobil mewahnya dan dapat terlihat wajah tampannya tertutup awan gelap , rasa marah dan rindu akan seseorang yang membuat hidupnya jungkir balik bercampur menjadi satu dan membuatnya yakin untuk tidak menyerah akan sikap gadis yang terkadang manis atau terkadang bersikap dingin terhadapnya.

Namun Joon Min selalu yakin jika Sun Hye masih menyukainya atau lebih tepatnya masih mencintainya. Rasa cinta seorang gadis remaja itu sama dengan cinta yang bersemayam indah di hati gadis remaja yang sudah tumbuh menjadi seorang wanita dewasa. “Goo Sun Hye”

@@@

Sun Hye yang baru saja selesai mandi, meraih jubah kimononya yang berwarna pink  yang tergantung di samping keran showernya. Setelah mengenakan jubah kimononya, Sun Hye pun keluar dari kamar mandi dan berjalan dengan bertelanjang kaki menuju meja riasnya.

Sun Hye melepas ikatan rambutnya dan mulai menyisir pelan rambut panjangnya sambil bersenandung pelan namun terdengar begitu merdu di telinga siapapun yang mendengarnya.
Setelah selesai dengan menyisir rambutnya, Sun Hye yang masih mengenakan jubah kimono tersebut berjalan kearah lemari besarnya untuk mengambil baju yang akan dikenakannya untuk makan malam dengan Woo Jin.

Flashback


Sejak kepulangannya dari kantor Woo Jin, Sun Hye mengunci diri dikamarnya bahkan makan siang yang sudah disiapkan oleh Mama Goo tidak disentuhnya dengan alasan sudah makan bersama Woo Jin. Padahal Mama Goo tau benar jika putrinya tidak bertemu dengan Woo Jin dan itu diketahuinya dari Pak Choi, supir pribadi keluarga Goo.

Mama Goo juga tahu jika putrinya dan Woo Jin sedang ada masalah dan itu tidak baik untuk hubungan mereka kedepannya. Mama Goo sangat menyukai Woo Jin dan menginginkan jika pemuda tersebut menjadi menantunya kelak karena Woo Jin sudah banyak membantu Sun Hye dari keterpurukannya.

Tanpa sepengetahuan Sun Hye , Mama Goo menghubungi Woo Jin dan meminta pemuda itu untuk menemui putrinya. Dan Mama Goo tahu benar jika Woo Jin tidak akan menolak permintaannya tersebut. Dan rencananya pun berhasil, Woo Jin pun menghubungi Sun Hye dan mengajaknya untuk makan malam bersama.

Sun Hye yang mendapat telepon dari Woo Jin berteriak senang dan memeluk Mama Goo seperti seorang anak kecil yang baru saja mendapatkan tiket ke Lotte World.

Melihat senyum bahagia di wajah putrinya sudah cukup membuat Mama Goo tenang

END of FLASHBACK

Joon Min menatap dingin rumah mewah di hadapannya , sepasang tangan kekarnya terkepal kuat seolah menahan emosi yang berusaha ditahannya untuk tidak meledak. Dan sepasang kaki jenjangnya tanpa ragu melangkah memasuki halaman Goo mansion.

“Apa ada yang bisa saya bantu?” tanya Pelayan umh ramah pada tamu yang terlihat tidak asing baginya.
Joon Min menatap dingin pelayan tua yang berdiri dihadapannya. Dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun pada Pelayan Umh, Joon Min menerobos memasuki Goo Mansion.

“Tuan, Tuan muda Lee!” panggil pelayan Umh pada Joon Min dan membuat langkah Joon Min terhenti seketika
“Tuan muda Lee!” sapa Pelayan Umh saat bisa mengejar tubuh jangkung tersebut.
“Kau mengenalku?” tanya Joon Min masih dengan tatapannya yang dingin
“Ne, saya mengenal anda dengan sangat baik Tuan Muda Lee”ucap pelayan Umh saat deru nafasnya mulai bisa teratur saat mengejar joon Min tadi.

“Saya mengenal anda dengan sangat baik”ucap Pelayan Umh lagi dan membuat Joon Min mengerutkan dahinya
“Dan saya tahu jika kedatangan anda kemari untuk menemui nona muda”ucap Pelayan Umh yang seolah bisa membaca isi pikiran Joon Min

“Kau…” ucap Joon Min terputus saat melihat raut wajah pelayan umh yang terus tersenyum kepadanya. Sebuah senyuman yang terasa begitu hangat.

“Jangan tersenyum seperti itu. Aku tidak suka”ucap Joon Min ketus seolah ingin memperlihatkan sisi kuatnya di hadapan pelayan tua tersebut.

“Mana Sun Hye?” tanya Joon Min ketus tanpa basa basi
“Jika sikap anda seperti ini terus, saya yakin anda tidak akan pernah mendapatkan cinta Nona Sun Hye”ucap Pelayan Umh dan membuat Joon Min terdiam

“Saya sangat mengenal anda Tuan Muda dan saya tahu perasaan anda terhadap nona muda tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang , mungkin tuan muda tidak pernah menyadarinya saja makanya terjadi kesalah pahaman selama bertahun-tahun lamanya dan meninggalkan luka mendalam di hati nona muda” pelayan Umh menyampaikan isi hatinya berharap tuan muda dihadapannya mengerti dengan apa yang dikatakannya.

“Kau mengenalku?” ucap Joon Min balik bertanya

“Masih ada banyak waktu untuk menceritakannya Tuan Muda. Tapi sekarang saya mohon jangan ganggu Nona Muda dulu. Hatinya sedang tidak menentu. Menghadapi wanita yang sedang emosi akan sangat berbahaya. Jadi ,ikuti saran saya Tuan Muda”ucap Pelayan Umh.

“Jika anda benar-benar mencintai Nona Muda, maka lakukanlah permintaan saya”ucap Pelayan Umh dan membuat Joon Min tidak mampu untuk membantahnya selain mendengarkan semua kalimat yang diutarakan oleh Pelayan Umh.
“Pulanglah!”. “Dan hilangkan amarah di hati anda jika ingin bertemu dengan Nona muda”ucap Pelayan Umh sebelum akhirnya meninggalkan Joon Min yang terpaku di halaman Goo Mansion

“Sebenarnya siapa dia?, kenapa dia berkata seolah mengenalku cukup lama” ucap Joon Min dalam batinnya.
“Mungkin benar apa yang dikatakan oleh Pelayan itu . Mungkin belum saatnya aku menemui Sun Hye sekarang”Joon Min melangkahkan kakinya meninggalkan halaman Goo mansion, tanpa disadarinya seseorang melihat kepergian Joon Min dengan dahi berkerut dibalik jendela kamar Goo Mansion.

“Apa lagi yang mau dilakukan oleh laki-laki itu?, tidakkah dia mempunyai harga diri yang selalu dibanggakannya?, apakah dia benar-benar sudah membuang harga dirinya demi mengejar cinta yang belum tentu terbalaskan?”
Sun Hye menatap sinis punggung kekar Joon Min yang berjalan keluar meninggalkan Goo mansion. Dan Sun Hye menyadari jika Joon Min benar-benar sudah masuk ke dalam perangkapnya. Hanya menunggu waktu yang tepat untuk membuat laki-laki itu hancur tanpa ada yang tersisa dalam diri laki-laki itu termasuk harga dirinya sendiri.

LEE JOON MIN-ssi” gumam Sun Hye dalam batinnya sambil menggigit bibir bawahnya dengan kedua tangannya yang menggenggam erat sisi jubah kimononya.

===========

“Jadi hari ini ulang tahun Sun Hye?” ucap Eun Cha pada sahabatnya Woo Jin
Woo Jin hanya mengangguk lemah menjawab pertanyaan sahabatnya yang sudah hampir beberapa minggu ini selalu mendengarkan segala keluh kesahnya terhadap hubungannya dengan Sun Hye.

“Woo Jin-aa, kau ini bukannya senang merayakan ulang tahun wanita yang kau cintai tapi kau malah terlihat tidak bersemangat. Apa kau sudah menyerah dengan hubungan ini?” tanya Eun Cha yang turut prihatin dengan apa yang dialami oleh sahabatnya ini.

“Aku juga tidak tahu. Aku merasa sangat lelah”ucap Woo Jin menatap sendu sebuah kotak berukuran kecil yang akan menjadi hadiah ulang tahun untuk Sun Hye
“Apa isi kadonya?” tanya Eun Cha ingin tahu
“Menurutmu?” ucap Woo Jin tanpa mengalihkan pandangannya dari kotak yang masih berada di dalam genggamannya
“Cincin?”jawab Eun Cha asal

“Terlalu cepat jika aku memberikannya. Mungkin saja Sun Hye akan langsung melarikan diri dariku”nada bicara Woo Jin terdengar begitu gusar dan perih

“Tapi, saat kau menyematkan cincin pertunangan di jemarinya, Sun Hye terlihat sangat bahagia”ucap Eun Cha
“Aku merasa hatinya semakin sulit aku raih. Sun Hye yang kukenal dan yang sangat aku cintai semakin menjauh dariku” Woo Jin bangkit dari posisi duduknya dan berjalan kearah ke meja kerjanya dan meraih sebuah bingkai foto yang terdapat foto dirinya dan Sun Hye saat bertunangan.

“Aku bisa merasakan jika cintanya bukanlah untukku. Mungkin tidak akan pernah, karena dari dulu sampai sekarang Sun Hye masih menyimpan rasa cintanya terhadap lelaki itu. Lelaki yang pernah menghancurkan hidupnya” gumam Woo Jin dalam batinnya

Eun Cha menatap punggung Woo Jin yang terlihat gemetar , dirinya ingin merengkuh tubuh kekar itu namun Eun Cha yakin jika dia melakukannya maka Woo Jin akan semakin meratapi nasibnya.

“Woo Jin” ucap Eun Cha lirih
=================================================================

Suasana restoran bergaya klasik dan sangat ekslusif yang menyuguhkan berbagai hidangan khas perancis sangat diminati oleh sebagian masyarakat korea terutama oleh kaum-kaum elite yang berkantong tebal dan memiliki selera yang sangat tinggi.

Woo Jin memutuskan untuk mengajak Sun Hye ke restoran tersebut karena rekomendasi dari Eun Cha sahabatnya sebagai hadiah ulang tahun Sun Hye.

Sun Hye yang terlihat cantik dalam balutan dress one shoulder berwarna hitam dengan potongan yang sempurna membungkus tubuh mungilnya dan memperlihatkan pundaknya yang putih dan mulus dan sepasang kaki rampingnya yang terhias sepasang heels berwarna perak .

Sejak kedatangannya ke restoran tersebut, Sun Hye sudah menjadi pusat perhatian para pria-pria yang terpesona melihat penampilannya yang memukau namun hanya tatapan dingin dari Sun Hye yang diterima oleh lelaki hidung belang tersebut.

Sedangkan Woo Jin yang terlihat gagah dalam balutan jas navy blue yang di padukan dengan kemeja putih dengan kerah yang terbuka memberi kesan maskulin dan sexy dan tatanan rambutnya yang terlihat berbeda dari biasanya.

“TINGGGGGG” suara dentingan gelas beradu yang berisi champagne

“Happy Birthday Honney” ucap Woo Jin dengan mengangkat gelas yang sudah berisi champagne sebagai tanda ucapan selamat darinya untuk tunangannya

“Thanx”ucap Sun Hye singkat dengan senyumnya yang selalu membuat Woo Jin jatuh cinta berulang kali padanya
“Restoran yang bagus”ucap Sun Hye lagi
“Eun Cha yang merekomendasikannya. Dan dia juga bilang “Selamat Ulang tahun “ untukmu”ucap Woo Jin dan meneguk habis champangnenya

“Sampaikan salam dariku untuk Eun Cha”ucap Sun Hye

Woo Jin menyodorkan sebuah kotak kecil yang sudah terbungkus rapi dengan hiasan pita di atasnya sebagai kado ulang tahun darinya

“Apa ini?” tanya Sun Hye saat meraih kotak berukuran kecil itu
“Bukalah. Aku harap kau menyukainya”ucap Woo Jin

Sun Hye membuka bungkus kado tersebut dan saat mendapati sebuah kotak berwarna merah dalam hatinya terasa ragu untuk membukanya. Entah kenapa Sun Hye merasakan hal seperti itu.
Jikapun Woo Jin memberinya sebuah cincin lamaran bukankah itu hal yang wajar tapi dalam hatinya ada sebuah permohonan jangan sampai benda yang berada di dalam kotak tersebut adalah cincin.

Tanpa Sun Hye sadari ,mungkin karena terlalu lama menatap kotak tersebut membuat Woo Jin sedikit tidak sabar dan meraih kotak tersebut dari genggaman Sun Hye dan membuat Sun Hye tersentak akan sikap Woo Jin .

Di bukanya kotak tersebut dengan kasar dan dikeluarkannya sebuah benda dengan rantai berwarna putih dan terhiasa bandul yang berbentuk bola dan terhias berlian yang membuat benda sederhana itu terlihat sempurna.

“Kalung ini akan sangat sempurna jika terpasang di leher jenjangmu yang indah”ucap Woo Jin dengan perlahan menarik kursinya ke belakang dan berjalan kea rah tunangannya dan dengan lembut Woo Jin memasangkan hadiah pemberiannya di leher Sun Hye.

Ada perasaan bersalah yang menyelimuti hati Sun Hye dan dirinya yakin jika sikapnya tadi membuat Woo Jin sedih.

“Komawo”ucap Sun Hye pelan.

“Sudah malam , sebaiknya kita pulang saja”ajak Woo Jin yang masih berdiri di sampingnya .
“Pulang?, tapi…..ucapan Sun Hye terhenti saat Woo Jin meletakkan beberapa lembar won sebagai pembayaran makan malamnya dan beranjak pergi meninggalkan Sun Hye
“Woo Jin”panggil Sun Hye namun Woo Jin tetap melangkahkan kakinya meninggalkan Sun Hye
Sun Hye berusaha untuk mensejajarkan langkahnya dengan Woo Jin ,namun langkah Woo Jin terlalu cepat sehingga Sun Hye sangat sulit untuk mengikutinya.

“KANG WOO JIN!!!!!” teriak Sun Hye dengan nafas yang tersengal-sengal
“Ada apa dengan dirimu?” tanya Sun Hye setelah dapat mengatur nafasnya
“Jika kau tidak mau merayakan ulang tahunku aku tidak akan marah tapi aku mohon jangan seperti ini. Jangan bersikap seperti kita adalah orang asing”Sun Hye terisak pelan
“Apa yang terjadi padamu, Woo Jin?” tanya Sun Hye lirih

Woo Jin tidak kuasa menyiksa hatinya yang tidak mampu untuk mengacuhkan wanita yang sangat dicintainya.
Dengan kemantapan hatinya , Woo Jin membalikkan tubuhnya dan menatap sendu Sun Hye yang menangis akan sikap dinginnya.
Woo Jin melangkahkan kakinya dengan penuh keyakinan jika saat kedua tangan kekarnya merengkuh tubuh mungil Sun Hye maka dirinya berjanji tidak akan pernah untuk melepaskannya lagi.

“Miane”ucap Woo Jin saat tubuh kekarnya berada dekat dengan Sun Hye dan kedua tangan kekarnya perlahan menarik tubuh mungil Sun Hye kedalam pelukannya, memeluknya dengan sangat erat seakan takut untuk melepasnya.
Sun Hye membalas pelukan Woo Jin dengan kelegaan dihatinya.
Sun Hye merasa bersyukur jika Woo Jin masih peduli terhadapnya walaupun dirinya tidak yakin apakah cinta yang Woo Jin rasakan untukknya bisa terbalaskan sedangkan dendam dihatinya terhadap Lee Joon Min semakin membara dan sulit untuk dipadamkan.
=============================================================

“Jadi bisa kau pastikan jika semua saham Samdong Coorporation akan anjlok di bursa saham?” ucap Yoo Jeong tidak sabar

“Ne, saya sudah mempelajari semuanya Tuan park, jika nilai saham Samdong Coorporation tengah mengalami penurunan drastis selama 2 bulan terakhir ini , terutama dalam penjualan spare part mesin yang baru saja dikeluarkan. Terutama banyak sekali keluhan yang berdatangan dari para konsumen mengenai design terbaru dari produk otomotif yang mereka keluarkan akhir Februari kemarin”.

“Jadi sudah bisa dipastikan jika produk kita lebih unggul dibandingkan mereka dan itu sudah terbukti dari penjualan mesin-mesin terbaru dan beberapa spare part yang laku dipasaran”ucap Mr Smith yang menjabat sebagai Manajer Pengawasan dan Penjualan Mesin Hong Group.

Yoo Jeong meraih berkas-berkas laporan hasil penjualan Samdong Coorporation dan membandingkannya dengan jumlah penjualan Hong Group yang mencapai angka penjualan fantastis 75%. Senyum puas terukir jelas di wajah tampannya yang berkulit putih bersih itu. Matanya berbinar menunjukkan rasa kepuasan akan hasil kerja kerasnya selama ini membangun kembali Perusahaannya yang sempat terancam bangkrut.

“Aku benar-benar sudah mengalahkanmu, Lee Joon Min”. “ Hanya satu langkah lagi yang akan aku lakukan untuk membuat perusahaanmu hancur tanpa sisa terutama melihatmu memohon bantuan kepadaku”ucap Yoo Jeong penuh amarah
“Kau yang membuatku seperti ini, sobat. Jadi jangan pernah menyalahkan atas apa yang akan aku lakukan terhadap dirimu”
“Aku akan memberikan kehancuran Lee Joon Min sebagai hadiah ulang tahunmu yang terindah, Goo Sun Hye” ucap Yoo Jeong penuh percaya diri.
===========

Setelah menyelesaikan pertengkaran yang terjadi diantara mereka saat perayaan ulang tahun Sun Hye, Woo Jin mulai bersemangat lagi dalam melakukan pekerjaannya. Bahkan Woo Jin sudah tidak memperdulikan soal perasaan Sun Hye terhadapnya. Apakah Sun Hye bisa mencintainya atau tidak itu sudah bukan menjadi masalah penting baginya, asalkan Sun Hye selalu ada disisinya itu sudah cukup bagi Woo Jin.

Bahkan Woo Jin sudah menyiapkan makan malam romantisnya bersama Sun Hye untuk membayar makan malam yang berantakan saat perayaan ulang tahun Sun Hye 3 hari yang lalu. Dan kali ini Woo Jin sudah mempersiapkan semuanya, dari memilih restoran terbaik , bahkan Woo Jin juga sudah membelikan gaun untuk dikenakan Sun Hye pada acara makan malam romantis mereka. Bahkan pagi-pagi sekali Woo Jin sudah memesan 1 buket besar mawar putih untuk Sun Hye.

“Aku tidak mau ada yang terlewatkan”ucap Woo Jin dengan nada perintah

Dan beberapa karyawan yang bertugas melakukan perintahnya hanya menggangguk mengerti dan melakukan apa yang diperintahkan oleh atasan mereka tanpa melakukan kesalahan.

Sementara di kediaman Goo Mansion, Sun Hye terlihat menghirup aroma yang menyeruak keluar dari mawar putih yang dikirim oleh Woo Jin tadi pagi. Setelah kejadian 3 hari yang lalu , Sun Hye memutuskan untuk lebih sering menghabiskan waktunya bersama Woo Jin karena Sun Hye merasa jika sejak kedatangan mereka di Seoul, Sun Hye jarang mengahabiskan waktu bersama tunangannya. Sun Hye terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai model dan juga sibuk dengan urusan balas dendamnya terhadap lee Joon Min yang sudah menyita waktu dan pikirannya.

Saat Woo Jin mengabarkan akan mengajaknya makan malam , Sun Hye pun mengiyakan permintaan Woo Jin , bahkan Sun Hye sangat senang saat Woo Jin dengan sengaja membelikan gaun indah untuk acara makan malam mereka.
Namun kesenangannya terusik oleh deringan ponsel yang terus menjerit.

“Yoboseyo”ucap Sun Hye pada seseorang di sebrang sana

“Lakukan saja seperti rencana semula, maka itu akan menjadi kado ulang tahunku yang  terindah “ucap Sun Hye dingin
“Tapi ingat, jangan sampai melibatkan Sun Hyun Oppa. Aku hanya ingin kehancuran Samdong Coorporation, terutama Lee Joon Min. Aku ingin dia merasakan bagaimana rasanya menjadi orang yang terbuang”ucap Sun Hye dengan nada yang terdengar dingin


“Sunny, apa kau sudah kehilangan akal sehatmu?” tegur Fanny Goo, tante Sun Hye yang sangat menyayangi keponakannya itu yang tanpa sengaja mendengarkan percakapan Sun Hye dengan seseorang di telepon.

Namun sepertinya Sun Hye tidak terkejut dengan kemunculan tantenya, apalagi tantenya sempat mendengarkan percakapannya dengan seseorang perihal rencananya menghancurkan Samdong Coorporation.

“Jika kau melakukan ini tidak hanya Samdong Coorporation yang akan hancur beserta keluarga Lee tapi juga kakakmu, Goo Sun Hyun. Apa kau tidak memikirkan hal itu?” ucap Fanny Goo yang tidak habis pikir akan apa yang dilakukan oleh keponakannya itu

“Jika Tante tetap diam, maka orang-orang tidak akan ada yang mengetahuinya. Dan Tante tenang saja , aku tidak akan mungkin membiarkan Oppa terlibat bahkan hancur dalam rencanaku ini”ucap Sun Hye dingin
“Aku percaya pada Tante dan aku yakin Tante tidak akan mungkin membiarkanku hancur bukan?” ucap Sun Hye dengan nada seolah mengancam

“Tante, aku sangat sayang pada Tante . Jadi aku mohon jangan biarkan rencana yang sudah aku susun rapi hancur berantakan hanya karena kecemasan Tante yang terlalu berlebihan”ucap Sun Hye tersenyum. Namun dibalik senyum itu tersimpan rasa amarah dan dendam yang semakin bergejolak dihatinya.

“Kau yang akan terluka, Sunny”ucap Fanny Goo memperingatkan keponakan kesayangannya itu
“Terlebih kau akan melukai perasaan Oppa dan juga Mamamu”ucap Fanny Goo lagi namun Sun Hye masih bersikap acuh dan malah sibuk memperbaiki penampilannya untuk acara makan malamnya dengan Woo Jin.
“Miane, tapi aku tidak bisa berhenti begitu saja, Tante”ucap Sun Hye tersenyum manis dan memberikan kecupan singkat di pipi tantenya
“Sunny” gumam Fanny Goo menatap kosong bayangan Sun Hye yang sudah menghilang dibalik pintu bercat putih tersebut.

@@@@@

“Apa-apaan ini?” ucap Presdir Lee tidak percaya melihat laporan hasil penjualan mesin dan beberapa spare part yang mengalami kemacetan atau bisa dikatakan tidak berjalan sesuai target yang mereka rencanakan

“Goo Sun Hyun, bisa kau jelaskan padaku tentang hal ini?” tatapan Presdir Lee terasa menusuk kedalam kedua bola mata Sun Hyun meminta penjelasan atas apa yang dibacanya dari beberapa lembar-lembar hasil penjualan yang tidak mencapai angka yang maksimal.

“Saya sudah melakukan pengecekan sampai ke kantor-kantor cabang perihal penjualan mesin yang tidak bergerak cepat , tapi sudah teratasi dengan penjualan mesin spare part yang kualitasnya lebih bagus dengan harga yang lebih terjangkau dan semua customer kita menyatakan kepuasan mereka terhadap barang-barang kita. Bahkan saya bersama Manager keuangan Pak Anh tidak menemukan kejanggalan atau kemacetan penjualan mesin-mesin kita , Pak”ucap Sun Hyun menjelaskan

“lalu, jika kau sudah mengatasi semua kemacetan penjualan mesin-mesin perusahaan kita kenapa saham Samdong Coorp bisa anjlok di bursa saham, bahkan beberapa klien penting kita menghentikan secara sepihak kontrak kerja sama yang sudah terjalin sekian tahun lamanya jika DI DALAM PERUSAHAAN INI TIDAK ADA MASALAH YANG SERIUS” ucap Presdir Lee dengan setengah teriak sambil mendaratkan telapak tangannya ke atas meja sehingga menimbulkan kegaduhakn di ruang meeting tersebut dan membuat beberapa pejabat kantor tersebut tersentak kaget akan kemurkaan Presdir Lee.

Sun Hyun sudah kehabisan  pembelaan dirinya dan dirinya merasa jika apapun yang akan coba dijelaskannya tetap saja salah dan tetap saja tidak bisa menaikkan nilai saham Samdong yang anjlok di bursa saham.
Sun Hyun memutuskan untuk diam sambil terus mempelajari beberapa lembar kertas yang menunjukkan angka-angka penjualan yang tidak menunjukkan angka-angka yang fantastis seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sedangkan di ujung meja panjang tersebut, Joon Min masih mencoba menelaah letak kesalahan Manager Goo dan beberapa angka-angka yang dilihat Joon Min tidak ditemukan kejanggalan dalam laporan tersebut.

Walaupun dirinya dan Sun Hyun bisa dikatakan tidak begitu memiliki hubungan yang baik selama menjadi rekan kerja namun Joon Min sangat mengenal pribadi Sun Hyun melalui asisten pribadinya dan beberapa karyawan di perusahaan tersebut dan bahkan Joon Min juga bisa menilai sendiri pribadi Sun Hyun tanpa harus akrab terlebih dulu untuk mengetahui sifatnya.

Dan Joon Min yakin ada seseorang yang ingin menghancurkan Samdong Coorp.

“Dan kau!” teriak Presdir Lee sambil mengacungkan telunjuknya kearah Joon Min seolah Joon Min adalah tersangka utama yang menyebabkan kekisruhan yang terjadi di dalam Samdong Coorp.

“kenapa kau tega melakukan hal ini terhadapku. Ayah kandungmu sendiri”tuduh Presdir Lee dan membuat Joon Min merasa risih diperlakukan seperti seorang tersangka

“Kau ingin menghancurkan Samdong Coorp?” ucap Presdir Lee dengan nada menuduh

Joon Min yang tidak terima diperlakukan seperti itu bahkan terlihat direndahkan di depan karyawan ayahnya menatap Presdir Lee dengan tatapan menantang seolah dirinya bukanlah orang yang patut untuk dicurigai….bahkan oleh Ayah Kandungnya sendiri.

Sun Hyun dan beberapa direksi hanya bisa saling memandang dan terlihat kebingungan melihat ketegangan yang terjadi di antara ayah dan anak tersebut.

Sun Hyun baru kali ini melihat atasannya Presdir Lee , seorang pria yang sangat dikaguminya dan bahkan dijadikan panutan dalam hidupnya menunjukkan kemarahannya terhadap putra tunggalnya dan baru kali ini Presdir meluapkan kemarahannya di depan orang banyak.

Tangannya yang agak keriput meraih sebuah amplop besar dan membawanya kedalam genggamannya. Kedua kakinya melangkah menuju tempat dimana Joon Min duduk sambil menatap heran sikap ayahnya yang sebentar lagi akan meluapkan kemarahannya.

Dan tanpa di duga oleh siapapun di ruangan tersebut, bahkan oleh Joon Min sekalipun . Presdir Lee melempar kasar amplop besar itu tepat di wajah Joon Min dan membuat Joon Min kaget sekaligus malu setengah mati diperlakukan rendah oleh ayah kandungnya sendiri.

“pengkhianat!” tuduh Presdir Lee dengan tangan yang terkepal kuat dan sorot mata yang tajam menunjukkan amarahnya terhadap putra tunggalnya

“Apa maksud Anda?” tantang Joon Min yang tidak terima diperlakukan seperti itu oleh Presdir Lee

Presdir Lee hanya terdiam namun masih dapat terlihat wajahnya terlihat merah padam menahan gejolak amarah yang sebentar lagi akan meledak ,namun berusaha untuk ditahannya.
Joon Min meraih amplop tersebut dan membuka tali penutup amplop tersebut untuk melihat sesuatu yang membuat sang ayah terlihat kecewa terhadapnya

Joon Min meraih sebuah kertas berukuran U4 namun cukup tebal seperti sebuah kertas yang digunakan seorang Designer untuk menorehkan hasil skestsanya akan sebuah objek yang akan digambarnya.

Joon Min tersentak melihat isi amplop tersebut dan melihat jika lembar besar tersebut adalah hasil rancangannya untuk model otomotif terbaru Samdong Coorp yang akan di presentasikannya lusa mendatang pada rapat komisaris. Namun kenapa sketsa tersebut bisa jatuh ke tangan ayahnya padahal seingat Joon Min , dia belum pernah memperlihatkan skestsa tersebut pada siapapun termasuk ayahnya, …….

“Berani sekali kau menjual designmu pada perusahaan rival kita, apa kau benar-benar ingin menghancurkanku?” ucap Presdir Lee dengan amarah yang sudah tidak tertahankan lagi dan membuat joon Min tersadar dari lamunannya akibat pukulan keras yang dilayangkan Presdir Lee ke wajah tampannya

“BUKKKKKK”

“Presdir lee”ucap Sun Hyun menyadarkan tindakan atasannya

Joon Min mengusap darah yang keluar dari sisi bibir atasnya yang sobek akibat tergores cincin perak yang dipakai oleh Presdir Lee dan berusaha bangkit seolah ingin mempertahankan harga dirinya.
“Aku tidak pernah mengkhianatimu”ucap Joon Min dengan nada yang terdengar datar namun tetap menunjukkan keangkuhannya

“Jangan pernah menunjukkan wajahmu lagi di hadapanku”. “ Dan mulai detik ini aku cabut semua hak mu dari Samdong Coorp dan juga segera angkat kaki dari rumahku”ucap Presdir Lee yang sudah tidak bisa menguasai kekecewaannya terhadap putra tunggalnya. Putra yang pernah dibanggakannya

Joon Min tetap diam ditempatnya berusaha mempertahankan harga dirinya sebagai seorang laki-laki , setidaknya dihadapan para direksi yang melihat keterpurukannya yang diperlakukan rendah oleh ayah kandungnya sendiri.

“Pergi dari semua fasilitas Samdong Coorp. Pergi dan bawa keangkuhanmu dari kehidupan keluarga Lee”ucap Presdir Lee tidak sadar namun di dalam hatinya seolah menjerit ingin menarik kata-katanya yang dilontarkan terhadap putra tunggalnya itu .

Namun presdir Lee hanya memandang sebentar wajah putranya dan berbalik membelakangi Joon Min dan dengan berat dia langkahkan kedua kakinya yang terasa gemetar saat meninggalkan ruang rapat tersebut.

Sun Hyun hanya menatap sendu perseteruan ayah dan anak tersebut. Walau Sun Hyun pernah sangat membenci Joon Min atas perlakuan laki-laki itu terhadap adiknya, namun ada rasa iba yang tidak mampu dihindarinya saat melihat Joon Min diperlakukan tidak adil oleh Presdir Lee.

“Seperti ada sesuatu yang janggal dibalik semua kejadian ini”gumam Sun Hyun dalam batinnya

GOO SUN HYUN!” panggil Presdir Lee seolah menyuruh laki-laki itu untuk segera mengikutinya meninggalkan si pengkhianat tersebut.


====================================================================
Sunyi…….suasana ruangan besar itu terasa sunyi ….tidak hanya dirinya yang seorang diri berada di dalam ruangan tersebut namun suasana tegang yang sempat terjadi beberapa menit yang lalu membuat hatinya terasa sangat kesepian…..

tubuh Joon Min merosot lemah dan tanpa disadarinya wajah tampan itu sudah dibanjiri air mata yang dirinya pun tidak dapat mengetahuinya untuk apa air mata ini, untuk apa tangisan ini.

Namun hatinya terasa sakit bahkan lebih sakit dibandingkan luka di bibirnya akibat pukulan keras sang ayah namun hatinya sangat sakit di buang oleh ayah kandungnya sendir yang tidak mempercayai kejujurannya. Sangat sakit di curigai seperti ini bahkan dituduh sebagai pengkhianat.

Joon Min terbaring lemah di lantai ruangan tersebut dan dalam ratapannya entah kenapa hanya satu nama yang ingin dia sebut, nama seorang gadis yang terus merasuki hatinya , seorang gadis yang berulang kali mempermainkan hatinya, seorang gadis yang berulang kali menolak cintanya, menolak permintaan maafnya namun hanya dia yang ingin Joon Min sebut sebagai obat untuk mengobati rasa sakit dihatinya .
Goo Sun Hye






NB : mohon maaf jika sudah kelamaan dianggurin dan jika masih terdapat kekurangan juga tolong di maklumin [hmpfh] [lovestruck]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
oh...my...god Queen of SOSIS update nih ff [on]
ntar malam ane baca besoknya ane komen u know-lah office hour neh [biggrin]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
makasih eonni updatenya  [cheekkiss]   [lovestruck]
jujur ya eonni aku di chap kali ini baca nangis  [cry] dari awal chap sampai chap 9 ini menurut aku chap yang sedih  [bored]  semua orang" dekatnya JM menyalahkan dia bahkan sahabatnya sendiri rencana menghancurkannya, mungkin itu belum seberapa tapi..engga kebayang kalau JM tahu SH wanita yang sangat dicintainya  [lovestruck] juga berusaha menghancurkannya , kalau boleh aku kasih saran ya eonni  [heh] , jangan buat JM tunduk sama" yg berharap meminta bantuan dia apa lagi sahabtnya itu  [dry] , buat JM membuktika ke mereka kalau dia mampu berdiri tanpa bantuan atau belas kasihan mereka  [nono] , dan supaya SH sadar kalau JM yang dulu dan JM yang sekarang sudah berbeda , karna walau gimanapun JM sudah berusaha meminta maaf ke SH atas kesalahannya dimasa lalu , yakin deh SH bakalan menyesal karna dendamnya itu  [dry] , JM aku padamu sayang  [huglove] jangan sedih  [cheekkiss] , di tunggu nextnya dan juga next" ff yg lainnya  Hface Hface 

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
No kiss no romance 
Padahal ngarep joon min masuk ke kamar trus ehm2 wkkkkkk

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
oh...my...god Queen of SOSIS update nih ff [on]
ntar malam ane baca besoknya ane komen u know-lah office hour neh [biggrin]

hmmmm I like sosis errrrrr

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
sansannnnnnnn, sosissssssssssssssssssssss [laughing] [laughing] [laughing]
ga disangka sunhye segitunya ke joonmin,, yah wlu dia joonmin bersalah padanya tp gw rasa kesalahannya ga sebesar itu hingga harus dibayar dgn perangkap yg dibuat sunhye buat joonmin, dicap pengkhianat oleh semua org, terutama ayahnya loh [sweat] [sweat] kuharap sunhye segera menyadari kesalahannya, wlu bgmnpun kejadian masa lalu itu sudah berlalu, lg pl mereka msh kanak2 wkt itu, gw rasa joonmin blum bgt menyadari tindakannya [biggrin] [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Roxanne

  • Full
  • ***
  • Posts: 259
    • View Profile
rasakan kau jung min!!!  [whip] [whip] [whip] [whip] pembalasan dimulai...  Hface Hface

kira2 sun hye bakal ngelakuin pembalasan sampai seberapa parah yah?? penasaran duehhhh..  [smiley-dance013] [smiley-dance013]

thank you sis udah update..  punk punk

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
oh...my...god Queen of SOSIS update nih ff [on]
ntar malam ane baca besoknya ane komen u know-lah office hour neh [biggrin]


yaelah si sosis dibawa2, ane udah bosen mak ama sosis ane maunya ama MH,lol

komennya di tunggu ye mak dan jangan lupa yang panjang sepanjang sosis [hmpfh]


makasih eonni updatenya  [cheekkiss]   [lovestruck]
jujur ya eonni aku di chap kali ini baca nangis  [cry] dari awal chap sampai chap 9 ini menurut aku chap yang sedih  [bored]  semua orang" dekatnya JM menyalahkan dia bahkan sahabatnya sendiri rencana menghancurkannya, mungkin itu belum seberapa tapi..engga kebayang kalau JM tahu SH wanita yang sangat dicintainya  [lovestruck] juga berusaha menghancurkannya , kalau boleh aku kasih saran ya eonni  [heh] , jangan buat JM tunduk sama" yg berharap meminta bantuan dia apa lagi sahabtnya itu  [dry] , buat JM membuktika ke mereka kalau dia mampu berdiri tanpa bantuan atau belas kasihan mereka  [nono] , dan supaya SH sadar kalau JM yang dulu dan JM yang sekarang sudah berbeda , karna walau gimanapun JM sudah berusaha meminta maaf ke SH atas kesalahannya dimasa lalu , yakin deh SH bakalan menyesal karna dendamnya itu  [dry] , JM aku padamu sayang  [huglove] jangan sedih  [cheekkiss] , di tunggu nextnya dan juga next" ff yg lainnya  Hface Hface 


ya begitulah kalo dendam sudah membutakan semuanya.
padahal kalo  dipikir2 apa yang dilakukan joon min hanya ejekan anak remaja yang masih bisa ditolerir dan ga usah ampe di pendem ampe akhirnya jadi dendam. tapi hati sun hye sudah kadung tertutup benci ama Joon Min padahal dalam hatinya Sun Hye masih menyimpan rasa sukanya terhadap Joon Min .


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
No kiss no romance 
Padahal ngarep joon min masuk ke kamar trus ehm2 wkkkkkk

ni anak  [head break] [head break] [head break]pikirannya [guns] [guns] [guns]

 [nono] [nono] [nono] ehem ehem di dalam kamar [hmpfh] ane maunya di bath up ato gaya cicak Hface Hface Hface

oh...my...god Queen of SOSIS update nih ff [on]
ntar malam ane baca besoknya ane komen u know-lah office hour neh [biggrin]

hmmmm I like sosis errrrrr

sosis with wheap cream lebih gurih [hmpfh] [hmpfh]





    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
sansannnnnnnn, sosissssssssssssssssssssss [laughing] [laughing] [laughing]
ga disangka sunhye segitunya ke joonmin,, yah wlu dia joonmin bersalah padanya tp gw rasa kesalahannya ga sebesar itu hingga harus dibayar dgn perangkap yg dibuat sunhye buat joonmin, dicap pengkhianat oleh semua org, terutama ayahnya loh [sweat] [sweat] kuharap sunhye segera menyadari kesalahannya, wlu bgmnpun kejadian masa lalu itu sudah berlalu, lg pl mereka msh kanak2 wkt itu, gw rasa joonmin blum bgt menyadari tindakannya [biggrin] [biggrin]

iye mam, ane juga ga nyangka Sun Hye bakalan setega itu ama Joon Min [cry] tp nanti juga Sun Hye sendiri yang bakalan kelimpungan ama perbuatannya. karena JM juga ga akan tinggal diam di perlakukan seperti itu apalagi di cap pengkhianat oleh ayah kandungnya sendiri untuk sesuatu yang tidak pernah dia lakukan.
walaupun Joon Min typical bad boy tapi Joon Min bukanlah orang yang licik dalam hal pekerjaan


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
pembalasan sunhye pada joonmin apa tidak keterlaluan???  [ohmy] kasihan juga ama Joonmin...  [cry] [cry]

nah itu bibi Uhm mengenal baik Joonmin, tapi kalau diliat, bibi Uhm memandang joonmin adalah laki2 baik tidak seperti dugaan sunhye... [AddEmoticons04236]
apa sebenarnya sunhye sudah salah faham???  [AddEmoticons04232]

gumawo eon san2 buat updatean FF ini,,, lama bneeer ya nunggu nih FF.....  [hmpfh] [hmpfh]
  [briggin] [briggin]


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

shileehye

  • Guest
ao  [bye]
udah kenalan belum yahh  [what], lupa heheh  [hmpfh],
yahudah biar afdol kenalan dulu deh ao  [bye] [hmpfh]

ceritanya menarik nih, dari benci mati nanti jadi cinta mati deh  [lovestruck]
rada ngga tega liat keadaan joon min, kasian  [sweat], tapi salah sendiri deh, nakal sih dulunya  [chin]
sekarang ajjh nyesel kan..

ceritanya bikin penasaran next chap'y jangan lama" yh sis  Hface, semangat  [smiley-gen013] [smiley-dance013] [clap] [hmpfh] [biggrin]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
rasakan kau jung min!!!  [whip] [whip] [whip] [whip] pembalasan dimulai...  Hface Hface

kira2 sun hye bakal ngelakuin pembalasan sampai seberapa parah yah?? penasaran duehhhh..  [smiley-dance013] [smiley-dance013]

thank you sis udah update..  punk punk

nantinya pembalasan yang Sun Hye lakukan ke Joon Min akan membuat Sun Hye menyesali perbuatannya [goodgrief] [AddEmoticons04279]

pembalasan sunhye pada joonmin apa tidak keterlaluan???  [ohmy] kasihan juga ama Joonmin...  [cry] [cry]

nah itu bibi Uhm mengenal baik Joonmin, tapi kalau diliat, bibi Uhm memandang joonmin adalah laki2 baik tidak seperti dugaan sunhye... [AddEmoticons04236]
apa sebenarnya sunhye sudah salah faham???  [AddEmoticons04232]

gumawo eon san2 buat updatean FF ini,,, lama bneeer ya nunggu nih FF.....  [hmpfh] [hmpfh]
  [briggin] [briggin]

pelayan Umh sangat mengenal baik Joon Min makanya hanya pelayan Umh satu2nya orang yang memperlakukan Joon Min dengan baik. dan karena penjelasan dari pelayan Umh nantinya yang akan membuat pemikiran buruk Sun Hye terhadap joon min berubah namun disaat itu sikap joon Min terhadap Sun Hye tidak sehangat dlu
dan disitulah nantinya akan teruji apakah cinta Sun Hye terhadap Joon Min akan semakin besar ato sebaliknya cinta joon min terhadap sun hye tidak akan ada perkembangan karena kekecewaan Joon Min terhadap Sun Hye???





    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
ao  [bye]
udah kenalan belum yahh  [what], lupa heheh  [hmpfh],
yahudah biar afdol kenalan dulu deh ao  [bye] [hmpfh]

ceritanya menarik nih, dari benci mati nanti jadi cinta mati deh  [lovestruck]
rada ngga tega liat keadaan joon min, kasian  [sweat], tapi salah sendiri deh, nakal sih dulunya  [chin]
sekarang ajjh nyesel kan..

ceritanya bikin penasaran next chap'y jangan lama" yh sis  Hface, semangat  [smiley-gen013] [smiley-dance013] [clap] [hmpfh] [biggrin]


ga bisa up date cepet [hmpfh]

salam kenal juga sista [arms]

tp kalo diliat kesalahan joon min dimasa lalu agak terlalu juga cara sun hye membalasnya,  [goodgrief] tp ya maklum aja namanya juga lagi labil. padahal sebenernya Sun Hye masih ada rasa ama Joon Min hanya saja dendamnya sudah menutup mata hatinya  [AddEmoticons04279]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
Jiah... joon min... gak abis2nya ngejar sun hye [nono]
come on man di mana harga dirimu? [chin] [chin]
sun hye sadis bin mampus but i like u some dear [lovestruck] [lovestruck]
san next chp bikin kayak yg gw request di ws ya [biggrin] [cheekkiss]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love