Author Topic: The Day I Fall in LOVE (another MinSun FF from me ^^) chap 20 : 3 Jan 2013 ^^  (Read 51323 times)

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
gubrakkk mpir bikin sampah di thrd ini [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] [head break]

kurang banyak ayo ramekan lagi dengan segala jenis sampah  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

komen

part2 awal bikin gw senyum2 bacanya#triak pake toa gak hapal nama2 mereka disini banghead banghead

gw suka banget ama sikap polos hyesun, bener2 gadis yg lugu-->gw harap di sini minho gak nyakitin hyesun [whip]

gw suka di part ini dia dah bisa mementukan sikap lagi walaupun alasan dia mendekati hyesun atas dasar perjanjian dengan appanya slowly but sure perasaan mulai bermain ane suka sista lanjut besok di update pemaksaan tingkat tingggi...mian ane jarang komen di mari ya [hug]

gak hapal nama2nya??? gakpa2...ini kamusnya : Min Ho = Hyun Soo, Hye Sun = Hee Young...i2 aja yg wajib dihapalin,yg lain gak usah aja [hmpfh]

klo mslh update-an...msh dlm proses...bang ilham lg pergi,tunggu bang ilham pulang aja ya [biggrin]

btw,makasih ya dh baca,sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]




And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline Unique_Mirror

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1061
    • View Profile
this is your order sista dalb.... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
Akhirnyaaaaa bang ilham nongol juga *nunjuk bju kuning...sista ini ya yg membuat dirimu tdk bs berpaling..bang ilham salam kenal [flowers]
[/size][/color][/b]

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
yg baju kuning i2 pak tarno,sist...bkn bang ilham [biggrin]

pak tarno tuh kiriman ekspress dr sist.virna...lumayanlh bisa buat cadangan for chung ae klo patah hati sm hyun soo [hmpfh]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
yg baju kuning i2 pak tarno,sist...bkn bang ilham [biggrin]

pak tarno tuh kiriman ekspress dr sist.virna...lumayanlh bisa buat cadangan for chung ae klo patah hati sm hyun soo [hmpfh]

[laughing] [laughing] [laughing] [laughing]

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile

The Day I Fall in LOVE

Add Casts :

Park Shi Yeon as Kim Mun Hee (Hee Young's aunt) & Kim Jong Jin as Park Kang Dae (Mun Hee's husband)

Shin Ae Ra & Cha In Pyo as Mrs. & Mr. Han (Eun Kyung's parents)

Kang Nam Gil as Manager Kwon
Kim Ji Yeong as Bibi Ma


Chap 6


Hyun Soo dan manager Kwon dengan tekun mendengarkan penjelasan manager Hwan, kepala pelaksana harian proyek yang digagas oleh Hyun Soo di Taiwan. Mereka bertiga serta salah seorang perwakilan konsultan tengah menghadapi blueprint proyek itu yang digelar di atas sebuah meja panjang.

Di belakang mereka, sesekali terdengar keluhan dari mulut Chung Ae yang rupanya tengah merasa kegerahan dengan suasana lokasi proyek yang memang panas dan dilengkapi pula oleh debu-debu yang berterbangan hasil dari mesin-mesin yang beroperasi. Suara keluhan Chung Ae itu ternyata berhasil mengalahkan suara mesin-mesin sehingga penjelasan manager Hwang seringkali terhenti karenanya.

“Teruskan, manager Hwang. Biarkan saja nona Park dengan aktifitasnya, dia sudah nyaman duduk di sana” tegur Hyun Soo ketika sekali lagi manager Hwang menghentikan penjelasannya akibat suara keluhan Chung Ae tentang panasnya lokasi itu, di lain pihak manager Kwon hanya bisa meringis mendengar kata-kata Hyun Soo tentang nona besarnya.

Chung Ae mendelik tajam ke arah Hyun Soo yang membelakanginya, ingin rasanya dia menabok punggung laki-laki itu dengan helm yang kini melindungi kepalanya. Sudah lebih dari 3 jam mereka disini dan tidak ada satu orangpun yang mau melayaninya, hanya manager Kwon yang mengambilkan tempat duduk untuknya…sedangkan yang lain, sibuk dengan urusan mereka masing-masing, terutama Hyun Soo.

“Jadi berapa lama proyek ini akan selesai, manager Hwan?” tanya manager Kwon begitu manager Hwan menyelesaikan penjelasannya.

“Kemungkinan dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, masyarakat Taiwan sudah bisa menikmatinya bila pengerjaannya lancar seperti ini”

Manager Kwon dan Hyun Soo sama-sama menganggukkan kepala tanda puas dengan jawaban itu.

“MANAGER KWON!”

Teriakan itu mengagetkan keempat laki-laki yang masih disibukkan dengan pembicaraan seputar proyek…rupanya Chung Ae yang berteriak.

“Maafkan saya” ujar manager Kwon kepada para lawan bicaranya, sejurus kemudian dia langsung pergi menemui sang putri direktur, “Ada apa, agashi?” tanya dengan penuh rasa hormat terhadap Chung Ae.

“Ambilkan aku minuman! Sudah 3 jam lebih kita disini dan tidak ada satu orangpun yang berinisiatif mengambilkan aku segelas minuman! Menyesal aku datang kesini!”

Manager Kwon tergopoh-gopoh memenuhi titah sang majikan, sementara Hyun Soo melihat adegan itu dengan rasa kesal yang sudah mencapai ubun-ubunnya…Chung Ae sudah benar-benar keterlaluan kali ini! Hyun Soo segera mendekati gadis yang kini tengah mengipasi dirinya dengan kedua telapak tangannya itu.

“Ada apa lagi, Chung Ae? Dari tadi aku dengar kau hanya bisa mengeluh saja! Apa kau tidak bisa melihat kalau manager Kwon sedang sibuk?!” tegur Hyun Soo dengan nada yang dibuat sesabar mungkin meskipun dia merasa ingin menyuruh gadis itu keluar dari lokasi proyek sesegera mungkin.

Di tempat lain, manager Kwon yang sudah akan kembali ke tempat Chung Ae dengan segelas air di tangannya, berdiam diri di tempatnya melihat Hyun Soo menghampiri nona besarnya.

Chung Ae memandang Hyun Soo dengan tatapan manja, “Anhi, oppa. Aku hanya kehausan, dari tadi tidak ada seorangpun yang mau mengambilkan aku minuman…makanya aku berteriak, oppa” ujarnya sambil tersenyum manis…senyuman yang semakin membuat Hyun Soo merasa muak padanya.

“Kau lihat kesana. Meja tempat minumanmu berada tidak begitu jauh dari tempat dudukmu sekarang. Kau punya dua kaki yang sehat kan? Gunakan kedua kakimu itu untuk berjalan kesana dan ambillah gelas minumanmu sendiri! Kau tidak perlu berteriak menyuruh manager Kwon untuk mengambil minuman buatmu! Ingat Chung Ae-ya, dia adalah seorang manager, bukan pelayanmu!”

“Tapi kan, oppa…dia bawahanku. Aku bebas memerintahnya, kan?”

Hyun Soo menyunggingkan senyuman sinisnya untuk Chung Ae. Gadis itu malah menyangka senyuman itu pertanda yang bagus sehingga dia membalas senyuman itu, tapi Chung Ae salah, karena tidak berapa lama kemudian Hyun Soo berkata lagi, kali ini dengan nada yang cukup dingin,

“Kau tidak pernah berubah! Selalu menganggap orang lain rendah dibandingkan dirimu, terutama bila orang itu bekerja pada ayah atau ibumu. Sadarlah, Chung Ae…ini yang membuat aku kehilangan minat untuk menjalin hubungan lagi denganmu!”

“Tapi, oppa…aku hanya memintanya untuk mengambilkan aku segelas air, apa salahnya dengan hal itu? Lagipula tempat ini sangat panas” sahut Chung Ae membela diri.

“Apakah manager Kwon yang menyuruhmu untuk pergi ke tempat ini?”

“Anhi…bukan dia, tapi appa”

“Maka jangan jadikan dia budakmu! Tidak ada satu orangpun di tempat ini yang menyuruhmu untuk datang dan mengacau…tidak seorangpun! Ini lokasi proyek, nona Park…bukan rumah anda! Kalau anda mengharapkan kenyamanan dengan datang ke tempat ini, maka anda salah tempat!”

Kata-kata Hyun Soo yang pedas jelas membuat hati Chung Ae sakit. Lebih sakit lagi ketika dia melihat kalau ada beberapa pekerja yang bekerja di dekat mereka, termasuk manager Hwan dan pria yang menjadi perwakilan kontraktor, memperhatikan pembicaraan mereka dengan seksama…dia merasa dipermalukan di tengah orang banyak. Dengan kesal, Chung Ae berdiri,

“Sudah cukup, oppa! Aku merasa dipermalukan dengan kata-katamu itu!”

Hyun Soo hanya bisa mengangkat kedua tangannya dengan gaya acuh tak acuh, “Silahkan jika kau merasa dipermalukan. Tapi kuingatkan sekali lagi, nona Park…kau yang sebenarnya telah mempermalukan dirimu sendiri dengan berlagak menjadi seorang nona manja di tempat yang teramat sangat salah”

“Aku pergi!” ujar Chung Ae dengan kesal.

“Silahkan” sahut Hyun Soo dengan santai. Chung Ae membuktikan ancamannya dengan segera berjalan meninggalkan Hyun Soo, tapi dalam hati dia berharap agar Hyun Soo melarangnya…dan tentu saja dia kembali salah besar.

“Agashi…minuman anda” tegur manager Kwon ketika Chung Ae melewatinya.

“Minum saja sendiri!” sahut Chung Ae ketus sambil terus melangkah pergi.

“Agashi…”

“Sudahlah, manager Kwon…biarkan dia pergi” tahan Hyun Soo ketika manager Kwon ingin menyusul nona besarnya, kemudian Hyun Soo berpaling pada manager Hwan yang masih terbengong-bengong, “Manager Hwan, perintahkan supir Lau untuk membawa Chung Ae langsung ke bandara, biarkan dia pulang dengan pesawat pribadiku…dan langsung pesan dua tiket Korean Air kelas bisnis ke Seoul untuk sore ini, atas namaku dan manager Kwon”

“Oh. Ne, sajangnim” sahut manager Hwan hormat dan dengan segera dia berkutat dengan ponselnya, menjalankan perintah Hyun Soo.

Hyun Soo beralih lagi pada manager Kwon yang masih terpana menatap tempat keluar Chung Ae tadi, “Biarkan dia pergi, manager Kwon. Lagipula dia tidak terlalu diperlukan di sini. Chung Ae hanya akan merasa semakin menderita bila terlalu lama di tempat yang seperti ini”

“Tapi…Park sajangnim menitipkan agashi pada saya, Lee doronim” sahut manager Kwon sambil mendekati tempat Hyun Soo berdiri.

“Aku sendiri yang akan membicarakan masalah ini dengan paman Chung Ho, jadi jangan merasa takut. Lebih baik Chung Ae kembali ke Korea daripada dia terus disini dan mengganggu konsentrasi kita” ujar Hyun Soo sambil menepuk pundak kiri manager Kwon…dan sang managerpun hanya bisa tertunduk sambil menatap gelas yang dipegangnya sedari tadi.

“Sudah…minum saja. Lumayankan?!” saran Hyun Soo sambil tersenyum santai.

Melihat Hyun Soo yang sekarang kelihatan lebih santai, manager Kwon mau tak mau menjadi sedikit tenang. Dia percaya Hyun Soo tidak akan melanggar kata-katanya sehingga walaupun Chung Ae mengadukannya pada sang ayah (dan manager Kwon dapat memastikan kalau hal itulah yang sedang dilakukan oleh Chung Ae sekarang), direktur Park tidak akan mungkin memecatnya ataupun mencabut dana yang sudah dikucurkannya pada proyek LGG…lagipula direktur Park sendiri yang mengatakan padanya kalau pendanaan untuk proyek ini adalah murni karena dia tertarik pada ide awal yang dikeluarkan oleh Hyun Soo, sedikitpun tidak ada campur tangan urusan pribadi dalam masalah ini. Berkat pemikirannya itu, manager Kwon menjadi sedikit lega dan kembali bergabung bersama Hyun Soo, manager Hwan dan perwakilan kontaktor untuk membahas masalah proyek lagi.

Di tengah keasyikan mereka membahas kesulitan yang dihadapi selama masa pengerjaan proyek, ponsel Hyun Soo bergetar…menandakan ada panggilan masuk untuknya.

“Permisi” ucap Hyun Soo kepada ketiga rekan bicaranya dan mengambil jarak yang cukup untuk menerima panggilan di ponselnya…sebuah nomor yang tidak dikenal.

“Hyun Soo-a…ini paman Chung Ho”

Suara di seberang itu langsung membuat Hyun Soo berpikir, ‘cepat juga laporannya’

“Annyong hasaeyo, paman”

“Apa kabar, nak?”

“Baik, paman. Ada masalah apa, paman?”

“Tidak ada masalah apa-apa, nak. Paman hanya ingin meminta maaf atas sikap Chung Ae selama kunjungannya ke lokasi”

“Dia sudah bicara pada paman, rupanya”

“Ya, nak. Mohon kau jangan ambil hati setiap ucapan dan perbuatannya, dia memang manja. Padahal dia paman kirim ke sana untuk belajar banyak padamu, bukannya membuat keonaran seperti ini”

“Tidak ada masalah denganku, paman. Hanya saja sikap Chung Ae pada manager Kwon sudah sangat keterlaluan…aku tidak bisa berdiam diri lagi. Sekarang Chung Ae sudah berada di bandara untuk kembali ke Seoul dengan pesawat pribadiku, sementara manager Kwon akan pulang bersamaku sore ini. Apakah paman tidak keberatan?”

“Tentu saja tidak, nak. Keputusanmu untuk memulangkan Chung Ae sudah tepat, daripada dia terus berulah. Soal manager Kwon, paman setuju bila dia pulang bersamamu. Dia wakil paman untuk proyek ini, maka paman harap kau dan dia dapat bekerjasama dengan baik”

“Tentu, paman. Terima kasih atas pengertiannya”

“Paman yang berterima kasih padamu karena telah menjaga Chung Ae dengan baik. Dan paman yakinkan padamu bahwa masalah Chung Ae ini tidak akan mempengaruhi pendanaan kami terhadap proyekmu”

“Terima kasih, paman”

Hyun Soo menyelesaikan pembicaraannya dengan perasaan lega. Tentu saja dia tidak mengkhawatirkan masalah pendanaan yang mungkin akan dicabut bila dia bermasalah dengan Chung Ae…dia mengkhawatirkan nasib manager Kwon. Tapi setelah mendengar sendiri kalau ayah Chung Ae sendiri yang mengangkat manager Kwon sebagai wakilnya di proyek ini membuat Hyun Soo bisa menjadi lebih tenang. Lagipula perasaannya memang sudah menjadi lebih nyaman semenjak Chung Ae benar-benar mejalankan aksinya untuk pergi dari tempat ini…ya, perasaannya terasa lebih ringan sekarang.

Hyun Soo kembali ke tempatnya semula, begitu dia kembali manager Hwan melaporkan kalau pesawat pribadi Hyun Soo sudah membawa Chung Ae kembali ke Seoul, dan tiket penerbangan yang diminta oleh Hyun Soo pun sudah siap…Hyun Soo akan kembali ke Korea sore ini juga…dan pemikiran itu tentu saja semakin membuat Hyun Soo bersemangat.

Semangat yang ditunjukkannya langsung menulari ketiga lawan bicaranya, terutama manager Kwon yang mendapat kepastian dari Hyun Soo bahwa Park sajangnim tidak menyalahkannya atas insiden Chung Ae.

Selang 10 menit setelah Hyun Soo kembali ke grupnya, ponselnya kembali berbunyi…kali ini dari sekretaris Im.

“Ada apa, sekeratris Im?”

“Ada berita yang cukup penting, doronim”

Suara sekretaris Im yang terdengar serius membuat Hyun Soo memutuskan untuk kembali meninggalkan meja diskusinya agar bisa fokus mendengarkan berita yang akan disampaikan oleh sekretaris Im.

“Berita tentang apa?”

“Berita tentang kedua orang tua nona Goo Hee Young”

Kata-kata sekretaris Im itu sukses membuat Hyun Soo merasa sedikit cemas.

“Ada apa dengan mereka?”

“Kedua orangtua nona Goo tewas dalam kecelakaan lalu lintas tadi pagi di ruas jalan menuju bandara Incheon, doronim”

Kedua lutut Hyun Soo terasa lemas sekarang…dia ingat kecelakaan yang disaksikannya tadi pagi dalam perjalanan menuju bandara Incheon.

“Kecelakaan antara mobil dengan sebuah truk” kata-kata itu keluar begitu saja dari mulutnya.

“Benar, doronim. Bagaimana anda bisa mengetahuinya?”

“Aku menyaksikannya, sekretaris Im…walaupun bukan kejadian persisnya, tapi aku meyaksikan mobil hancur itu ketika aku menuju ke bandara…siapa sangka itu adalah…”

“Ne, doronim. Berita tentang kecelakaan itu baru saja ditayangkan di televisi siang ini…dan saya langsung menghubungi anda karena saya pikir berita itu cukup penting bagi anda”

“Sangat penting, malah. Kau bertindak benar, sekretaris Im”

“Ne, doronim”

Begitu pembicaraannya dengan sekretaris Im terputus, Hyun Soo langsung menghubungi Jung Dae Kwan, sahabatnya. Hyun Soo ingat kalau sekarang sahabatnya itu tengah menjalin hubungan dengan sahabat Hee Young, maka bisa dipastikan Dae Kwan tahu bagaimana kondisi Hee Young sekarang. Hyun Soo memutuskan tidak akan menghubungi Hee Young, karena kondisi gadis itu pasti tidak memungkinkan saat ini.

“Dae Kwan-a…aku sudah mendengar berita yang menimpa keluarga Goo” ujar Hyun Soo begitu sambungan teleponnya diterima oleh Dae Kwan.

“Kau sekarang berada dimana, Hyun So-a?”

 “Aku sedang ada di lokasi proyekku di Taiwan. Sekretaris Im yang mengabarkan beritanya padaku barusan. Apakah kau sekarang berada di kediaman keluarga Goo?”

“Ya, aku berada di kediaman mereka”

“Bagaimana keadaan Hee Young-ssi?”

“Secara fisik dia baik-baik saja…tapi secara mental, kelihatan jelas kalau dia sangat terpukul. Dia pingsan cukup lama tadi dan setelah sadar dia tidak berhenti menangis”

Kata-kata Dae Kwan itu membuat jantung Hyun Soo terasa seperti diremas. Kenyataan bahawa Hee Young masih sangat muda untuk menanggung derita sebesar itu justru makin membuat hati Hyun Soo sakit membayangkannya.

“Aku akan segera pulang ke Korea”

“Ya, itu lebih baik. Upacara penghormatan dan pemakaman akan dilangsungkan esok…kau masih sempat memberikan penghormatan terakhirmu bila kau pulang sore ini”

“Ya”

“Aku tutup dulu, Hyun Soo-a”

“Tunggu dulu…bagaimana keadaan Hee Young-ssi sekarang?”

“Terakhir kali aku melihatnya, dia sedang menangis dalam pelukan tantenya”

“Adiknya?”

“Dia juga berada di dekat Hee Young-ssi, menggenggam tangan kakaknya dan menangis, tentu saja”

“Baiklah”

Hubungan telepon itu terputus begitu Hyun Soo mengucapkan kata terkahirnya itu.

“Manager Hwang, kapan pesawatku berangkat ke Seoul?” tanya Hyun Soo begitu dia kembali ke tempat para lawan bicaranya berada.

“Jam 5 sore ini, sajangnim. Apakah sajangnim ingin membatalkannya?”

“Tidak, manager Hwang…kami akan kembali ke Seoul sesuai dengan jadwal”

“Ne, sajangnim”

Dan Hyun Soo sekarang menyesal telah menyuruh Chung Ae untuk kembali ke Seoul menggunakan pesawat pribadinya.



*********

Upacara penghormatan terakhir untuk dr. dan Ny. Goo berlangsung dengan hikmad. Semua rekan kerja dr. Goo di rumah sakit serta kerabat dan keluarga berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir mereka kepada pasangan yang terkenal harmonis dan mesra itu. Diantara pelayat yang hadir juga nampak beberapa orang yang menjadi pasien dr. Goo, merekapun ingin menghormati dokter ramah dan baik hati itu, dan juga istri cantiknya.

Hee Young dan Jae Hwa adalah pusat perhatian di acara itu, banyak orang yang hadir menitikkan airmata melihat kesedihan kedua buah hati pasangan Goo itu. Hee Young duduk di dekat altar dimana foto kedua orangtuanya dipajang, menangis dalam dekapan adik bungsu ibunya, Myung Hee, di kanan-kiri mereka duduk Eun Kyung dan ibunya serta bibi Ma, mereka pun menitikkan airmata seiring tangisan pilu Hee Young.

Sementara Jae Hwa nampak lebih tabah, dia berdiri di samping suami Myung Hee, Jung Hwan, dan ayah Eun Kyung, untuk menyambut para pelayat yang hadir.

“Jae Hwa-ya…duduklah di samping noona. Biar samchon yang menerima tamu, nak” saran Jung Hwan bijak pada keponakan istrinya yang baru berusia 14 tahun itu.

Jae Hwa menggeleng, “Tidak perlu, samchon. Aku harus berdiri disini demi appa dan omma…juga demi noona. Appa telah berpesan agar aku menjaga noona baik-baik, maka ini adalah salah satu bentuk dari penjagaan itu. Noona sudah sangat sedih, aku harus lebih tabah agar noona tidak bertambah sedih”

Kata-kata Jae Hwa itu membuat Jung Hwan dan ayah Eun Kyung menitikkan airmata mereka,

 “Jae Hwa-ya…ahjussi bangga padamu, nak…dan ahjussi yakin kalau appa dan omma-mu juga sangat bangga pada dirimu” ujar ayah Eun Kyung sambil menepuk bahu remaja laki-laki itu dengan penuh rasa sayang dan bangga. Jae Hwa mengangguk singkat. Mereka bertiga kembali larut dalam tugas mereka menerima kedatangan para pelayat.

Hyun Soo datang pagi itu dalam balutan jas hitamnya, menandakan diapun ikut berkabung dengan musibah itu. Dia datang bersama Dae Kwan dan mereka langsung ikut antri menanti giliran untuk memberikan penghormatan mereka.

Selama menunggu, Hyun Soo tidak pernah lepas memandang Hee Young yang tidak menyadari kehadirannya. Gadis itu tampak terpukul, kedua matanya yang biasanya bersinar indah pagi itu digenangi oleh airmata sehingga kedua kelopaknya tampak bengkak, menandakan kalau sang pemilik sudah terlalu banyak menangis…hidungnya tampak memerah. Dalam dekapan sang tante, Hee Young tampak amat sangat rapuh, tidak terlihat kalau sebenarnya gadis itu adalah seorang sosok yang periang…kalau dia bisa, Hyun Soo sangat ingin mendekap tubuh mungil itu dan ikut berbagi kesedihan dengan dirinya.

Ketika tiba gilirannya dan Dae Kwan, Hyun Soo benar-benar khusyuk dalam memberikan penghormatan terakhirnya.

Kedua matanya memandang foto dr. dan Ny. Goo yang dihias oleh pita berwarna hitam, Hyun Soo sangat menyesal tidak sempat berkenalan dengan mereka berdua…dan dari dalam lubuk hatinya Hyun Soo berkata,

‘terima kasih, dr. Goo…terima kasih, Ny. Goo…karena telah melahirkan dan membesarkan Hee Young serta menjadikannya gadis yang sangat menyenangkan. Izinkan saya untuk dapat lebih mengenal putri anda berdua dengan lebih baik…restui saya’

Selesai memberikan penghormatan, Hyun Soo menghadapi kelima wanita yang duduk di dekat altar itu. Hanya empat wanita yang menerima penghormatan belasungkawanya, wanita yang justru menjadi pusat perhatiannya malah menenggelamkan diri dalam dekapan tantenya, menangis tanpa menyadari kalau sekarang Hyun Soo ada di hadapannya…Hyun Soo sadar kalaupun Hee Young mengangkat kepalanya dari dekapan tantenya, Hee Young mungkin tidak akan mengenalinya karena pandangannya yang kabur akibat airmata yang terus mengalir. Walaupun Hee Young tidak menyadari kehadirannya, Hyun Soo tetap merasa tenang karena gadis itu bersama dengan orang-orang yang mencintainya.

“Onnieeee…Oppaaaa!”

Teriakan histeris itu terdengar saat Hyun Soo dan Dae Kwan sudah beranjak dari hadapan Hee Young, mereka kini duduk di bangku yang telah disiapkan oleh pihak rumah duka untuk para pelayat yang ingin mengantarkan jenazah dr. dan Ny. Goo ke pembaringan terakhirnya.

Seorang wanita cantik dan seorang pria paruh baya memasuki ruangan dengan tergesa-gesa. Keduanya memotong antrian pelayat dan langsung memberikan penghormatan pada pasangan Goo…banyak orang yang memandang mereka dengan bertanya-tanya, tapi tidak demikian dengan Hee Young, Myung Hee, Eun Kyung, Ny. Han dan bibi Ma…mereka berlima justru memandang pasangan itu dengan raut wajah yang semakin sedih.

“Hee Young-a…putri kecilku” wanita tadi langsung memeluk Hee Young dan Hee Young balas memeluknya dengan erat…tangisannya semakin kencang dalam pelukan wanita itu.

Hyun Soo dan Dae Kwan saling berpandangan, masing-masing merasa bingung dengan suguhan dramatis di hadapan mereka itu.

“Siapa dia?” tanya Hyun Soo pada Dae Kwan yang langsung menggeleng,

“Akupun tidak tahu siapa dia. Tapi kelihatannya dia sudah sangat familiar bagi Hee Young-ssi dan keluarganya”

Dan sampai upacara pemakaman selesai, Hyun Soo dan Dae Kwan tetap tidak mengetahui identitas pasangan tadi.

Hyun Soo dan Dae Kwan ikut mengantarkan jenazah kedua orangtua Hee Young sampai ke pemakaman…dan tidak sekalipun Hyun Soo bisa mengadakan kontak dengan Hee Young karena sang gadis berada dalam dekapan erat keluarganya dan fokus perhatian gadis itu hanyalah pada makam kedua orangtuanya…bagi Hyun Soo itu tidak masalah…akan ada banyak waktu dan kesempatan untuk menghibur lara hati Hee Young dan melihat senyum ceria muncul kembali di bibir gadis manis itu.




_________

Hee Young kembali ke rumahnya dengan perasaan galau…kini rumah itu tidak lagi sama tanpa kehadiran kedua orangtuanya…banyak kenangan manis yang mereka rasakan selama satu setengah tahun mereka di rumah itu, dan Hee Young merasa semakin sedih bila mengingat semua kenangan manis itu.


Dengan bergandengan tangan dengan adiknya Hee Young berjalan gontai. Di belakangnya mengikuti pasangan Myung Hee-Jung Hwan, Tuan dan Ny. Han, Eun Kyung, bibi Ma serta pasangan yang baru tiba di acara penghormatan terakhir yang ternyata adalah adik perempuan Ny. Goo yang lain, Kim Mun Hee dan suaminya. Mereka mengikuti langkah Hee Young dan Jae Hwa dalam kebisuan.

Sesampainya di ruang keluarga, mereka duduk di sofa masih dalam diam dan kesedihan. Bibi Ma yang pertama kali memecahkan kebisuan itu,


“Hee Young-a, Jae Hwa-ya…kalian belum ada makan dari tadi pagi. Sekarang bibi siapkan makanan untuk kalian makan, ya?”

Hee Young dan Jae Hwa serempak menggeleng lemah, “Kami tidak lapar, bibi Ma…terima kasih” jawab Hee Young.

“Terima kasih, bibi Ma” timpal Jae Hwa lagi. Kepalanya direbahkan di pundak kiri kakaknya yang memeluknya dengan erat. Semua yang hadir hanya bisa menatap mereka dengan sedih. Bibi Ma mengangguk, tidak ingin memaksa keduanya…dan dia memilih untuk pergi ke dapur untuk menyuruh pelayan menyiapkan makanan untuk semua yang hadir, termasuk Hee Young dan Jae Hwa.

“Kapan onnie tiba dari Paris?” tanya Myung Hee pada kakak perempuannya yang langsung membuyarkan kesunyian yang ada.

Mun Hee menatap adiknya dan tersenyum lembut, “Tadi pagi, kami langsung ke rumah duka…kami langsung berangkat kemarin begitu mendengar kabar darimu. Oh ya, maafkan aku karena kami tidak menghadiri acara pernikahanmu”

“Sudahlah, onnie…kesehatan onnie jauh lebih penting dari acaraku. Apakah sekarang onnie sudah pulih?”

“Ya, apakah kau sudah benar-benar pulih, Mun Hee-ya?” tanya Ny. Han dengan nada khawatir.

“Kwenchana, onnie…Myung Hee-ya…aku baik-baik saja. Setelah keguguran itu, kesehatanku memang belum sepenuhnya pulih…tapi, aku harus kembali ke Korea demi kedua keponakanku ini walau bagaimanapun caranya. Aku harus hadir demi mereka dan juga demi Min Hee-onnie serta Man Young-oppa” sahut Mun Hee sambil menggenggam tangan kiri Jae Hwa yang berada di samping kanannya.

Hee Young dan Jae Hwa menatap tante mereka itu dengan penuh rasa terima kasih. Sudah 5 tahun mereka tidak bersua dengan adik perempuan ibunya itu karena beliau diboyong oleh suami keduanya ke Perancis sehingga otomatis baru kali ini mereka bertemu dengannya lagi. Hee Young merasa sangat bersyukur bahwa akhirnya mereka sekeluarga dapat berkumpul lagi, namun di saat bersamaan hatinya kembali terasa perih mengingat pertemuan itu terjadi justru di hari yang paling menyedihkan untuk dirinya dan adiknya.

“Kalian menginap dimana?” tanya tuan Han pada Mun Hee.

Belum sempat Mun Hee menjawab, Hee Young sudah bersuara, “Menginaplah di sini, imo”

“Benar, onnie…biar Hee Young dan Jae Hwa tidak merasa kesepian…kami juga akan menginap di sini. Benarkan, yeobo?” sambung Myung Hee.

“Benar” sahut Jung Hwan sambil tersenyum pada Hee Young dan Jae Hwa. Ada sinar kebahagiaan di mata keduanya saat mendengar imo dan samchonnya akan menemani mereka.

“Aku juga akan menginap disini…bolehkan, omma…appa?” Eun Kyung tak mau kalah…Hee Young menatapnya dengan penuh rasa terima kasih.

“Tentu saja kau boleh menginap disini, sayang” sahut ny. Han sambil mengelus lembut rambut putrinya. Melihat elusan itu, kedua mata Hee Young kembali berkaca-kaca, dia teringat ibunya yang selalu memanjakannya…melihat Hee Young mulai menangis lagi, Eun Kyung dengan segera menepis tangan ibunya dari rambutnya, dan membuat isyarat dengan matanya agar ibunya tidak lagi melakukan hal itu di depan Hee Young.Ny. Han segera tersadar,

"Hee Young-a...Jae Hwa-ya..." dihampirinya Hee Young dan Jae Hwa yang langsung berdiri menyambutnya. Keduanya masuk dalam dekapan hangat ny. Han.

“Ahjumma pulang dulu, sayang. Eun Kyung akan menemani kalian...dia akan berada di sini selama kalian membutuhkannya” ujarnya setelah pelukan mereka terlepas...kedua tangannya masing-masing membelai pipi kanan Hee Young dan pipi kiri Jae Hwa dengan lembut.

“Terima kasih, ahjumma” sahut Hee Young dan Jae Hwa serempak.

“Ahjussi juga akan pulang sekarang Hee Young-a…Jae Hwa-ya” kata tuan Han pada keduanya, Hee Young dan Jae Hwa mengangguk…dan pada anggota keluarga yang lain, dia berkata “Kalian bisa berkumpul disini esok hari? Ada sesuatu yang akan kusampaikan...aku harap seluruh anggota keluarga dapat hadir. Baiklah, kami pulang dulu”

Semua yang hadir menatap tuan Han dengan pandangan bertanya-tanya, tapi tuan Han tidak menjelaskan apa maksud perkataannya karena dia sudah berjalan keluar bersama istrinya…menyisakan rasa penasaran di dalam hati semua orang.



__________

Malam itu Hee Young berbagi kamar dengan Eun Kyung dan adiknya. Jae Hwa tidur di atas kasur busa tunggal di bawah, sementara Hee Young dan Eun Kyung tidur di atas tempat tidur Hee Young.

Seperti yang sudah dijanjikan oleh paman-paman dan tante-tantenya, mereka semua menginap di rumah Hee Young...dan itu membuat perasaan Hee Young dan Jae Hwa menjadi terhibur.
 
“Hee Young-a, kau sudah tidur?” ujar Eun Kyung kepada punggung Hee Young yang tidur membelakanginya.

Butuh waktu agak lama bagi Hee Young untuk menjawab dan ketika dia menjawab, suaranya terdengar sengau…Eun Kyung tahu kalau dia baru saja menangis lagi,

“Hmm…aku tidak bisa tidur…apakah Jae Hwa sudah tidur?”

Eun Kyung menengok ke bawah, “Dia sudah terlelap”

Hee Young langsung menghadap Eun Kyung begitu tahu adiknya sudah nyenyak,

“Aku tidak mau dia mendengar aku menangis lagi. Aku harus kuat untuknya, Eun Kyung-a”

“Ya, aku tahu…pasti ini sangat berat untuk kalian berdua. Tapi, jangan khawatir kami semua selalu siap untuk kalian berdua”

“Gumawo, Eun Kyung-a” Hee Young tersenyum tulus pada sahabatnya itu.

Eun Kyung balas tersenyum, sesaat kemudian dia bertanya, “Apakah kau tahu kalau Lee Hyun Soo-ssi datang melayat?”

Hee Young sedikit terkejut mendengar berita itu, “Anhi, aku tidak tahu. Oh, tadi pagi aku benar-benar tidak sopan…tidak satupun pelayat yang bisa kuhadapi dengan baik, termasuk Hyun Soo-ssi”

“Sudahlah, semua orang memahami alasanmu…kau sedang bersedih, tidak ada yang akan menganggapmu tidak sopan karena hal itu”

“Hyun Soo-ssi juga?”

“Pastinya”

“Jung Hwan-samchon dan dia pasti akrab, sehingga dia mau datang melayat tadi pagi”

Eun Kyung mengangguk menyetujui, “Dae Kwan-oppa juga datang”

Hee Young tersenyum mendengarnya, “Sampaikan rasa terima kasihku padanya karena telah membantu persiapan upacara omma dan appa…kemarin dia juga berada disini seharian…aku sangat menghargai itu. Sampaikan juga rasa terima kasihku dan permintaan maafku karena dia telah sudi membatalkan kencannya bersamamu agar kau bisa menemani aku malam ini..." Hee Young berhenti sebentar, "Mianhae, Eun Kyung-a…” sambungnya lagi

“Untuk apa?”

“Untuk batalnya rencana saling memahami antara kau dan Dae Kwan-ssi malam ini”

Wajah Eun Kyung langsung merona merah mendengarnya, “Yaa…saat seperti ini kau masih bisa bercanda. Sudahlah, aku mau tidur…kalau diteruskan, kau bisa semakin ngawur nantinya”

Hee Young tersenyum melihat Eun Kyung langsung memejamkan kedua matanya…dia senang melihat wajah Eun Kyung merona malu karena penyebutan nama Dae Kwan…dia tidak ingin sahabatnya itu juga larut dalam kesedihannya. Dan ternyata menggoda Eun Kyung bisa membuat suasana hatinya terasa lebih ringan dan nyaman…seringan dan senyaman saat dia mendengar kalau Lee Hyun Soo datang melayat kedua orangtuanya…’gumawo, Hyun Soo-ssi…’ ucap hati Hee Young sebelum kedua mata lelahnya terpejam.



akhirnya bisa d update jg chap 6-nya...mian,terlalu mem-boring-kan [biggrin]

seperti biasa...kritik & masukannya...ditunggu lho,sista2 [biggrin]
« Last Edit: May 15, 2011, 08:19:34 am by dalbyeol »

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
oen sistaaaaaaaaaaaaa baru baca chap 5 udin tiba tuh chap 6 [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
comment chap 5 dulu yak.......


Quote
“Maafkan, saya, Nyonya. Tapi kami meminta kesediaan agashi untuk ikut bersama kami ke rumah sakit. Kami ingin beliau mengidentifikasi…”

 [cry] [cry] [cry] [cry] [cry]

identifikasi mayat omma dan appanya ya..sistaaaaaaaaaa... bagian ini buat sedih...apalagi teringat lambaian terakhir Mr and Mrs.Goo

mungkin...untuk itu akan terjadi pernikahan tanpa cinta antara hyun soo and hee young
pernikahan yg terjadi setelah kematian orang tuanya hee young  [goodgrief] [goodgrief]


meski tragis....tapi.... bagus juga dah klo ga ...ga mungkin bakal mereka nikah  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
setiap kejadian pasti ada hikmah....

okeyy comment chap 6 nyambung y sistaaaaaaaaa  [biggrin] [biggrin] [biggrin]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Quote
Kedua matanya memandang foto dr. dan Ny. Goo yang dihias oleh pita berwarna hitam, Hyun Soo sangat menyesal tidak sempat berkenalan dengan mereka berdua…dan dari dalam lubuk hatinya Hyun Soo berkata,

‘terima kasih, dr. Goo…terima kasih, Ny. Goo…karena telah melahirkan dan membesarkan Hee Young serta menjadikannya gadis yang sangat menyenangkan. Izinkan saya untuk dapat lebih mengenal putri anda berdua dengan lebih baik…restui saya’


suka bangett sista atas pernyataan Hyun soo...  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] meskipun sedih, ane bacanya tapi...ini dapat lebih menenangkan jiwaku sista.... nah...loh.... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

pasti Ny and Tn Goo ...jawab gini ya sistaa... "chomaneyo..jaga anakku baik- baik ya.... kami berdua merestui kalian  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ntar di  [hammer] [hammer] [hammer] ama author


kira2 apa yang akan terjadi selanjutnya y sista.... kira2  HYun soo bakal baikk ga sih ama hee young. [chin] [chin].takutnya baikk karena kasian aja sama gadis itu  [goodgrief] [goodgrief]

ditunggu next chap y sistaaaaaaaaaaaaa  [biggrin] [biggrin]





[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Dalbyeol-aa, gw mewek2 ni bacanya*mewek dlm pelukan bang cassa*. Pak Han mau ngomgn apa,soal warisan atau soal apa, apa t'masuk soal pengasuhan hee young dan jae hwa?? Hyun soo sweet banget minta ijin ama mendiang eomma & appa nya hee young u/ lbh mengenal hee young & menjaganya. Next chap jg bikin mewek lg ya,hks hks


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
Quote
Kedua matanya memandang foto dr. dan Ny. Goo yang dihias oleh pita berwarna hitam, Hyun Soo sangat menyesal tidak sempat berkenalan dengan mereka berdua…dan dari dalam lubuk hatinya Hyun Soo berkata,

‘terima kasih, dr. Goo…terima kasih, Ny. Goo…karena telah melahirkan dan membesarkan Hee Young serta menjadikannya gadis yang sangat menyenangkan. Izinkan saya untuk dapat lebih mengenal putri anda berdua dengan lebih baik…restui saya’


suka bangett sista atas pernyataan Hyun soo...  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] meskipun sedih, ane bacanya tapi...ini dapat lebih menenangkan jiwaku sista.... nah...loh.... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

pasti Ny and Tn Goo ...jawab gini ya sistaa... "chomaneyo..jaga anakku baik- baik ya.... kami berdua merestui kalian  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ntar di  [hammer] [hammer] [hammer] ama author


kira2 apa yang akan terjadi selanjutnya y sista.... kira2  HYun soo bakal baikk ga sih ama hee young. [chin] [chin].takutnya baikk karena kasian aja sama gadis itu  [goodgrief] [goodgrief]

ditunggu next chap y sistaaaaaaaaaaaaa  [biggrin] [biggrin]




akhirnya dia nongol jg [biggrin]

gumawo dh dbaca,sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

jawaban omma & appa-nya Hee Young mungkin spt yg sist.Hye Sun tulis...bahagianya Hyun Soo yg dh drestui [hmpfh]

yg terjadi slanjutnya bakaln banyak,sist...hidup Hee Young yg serba datar akhirnya bergejolak (keren kn bhs gw??? [hmff]) & ujung2nya jd deh dia istri sah-nya Hyun Soo...prosesnya bakaln dceritain d next-next chap (bhs apa yg aku pake ini??? [hmpfh])

Hyun Soo suka sm Hee Young bukan krn kasian,sist...tenang aja...dia suka krn kepribadian Hee Young yg mmng ramah...gr2 i2 dia memilih Hee Young (pdhl awal2nya gr2 betis  [laughing])

next chap dtunggu ya,sist...mudh2an bs cepat [biggrin]

HWAITING!!! [AddEmoticons04262]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
Dalbyeol-aa, gw mewek2 ni bacanya*mewek dlm pelukan bang cassa*. Pak Han mau ngomgn apa,soal warisan atau soal apa, apa t'masuk soal pengasuhan hee young dan jae hwa?? Hyun soo sweet banget minta ijin ama mendiang eomma & appa nya hee young u/ lbh mengenal hee young & menjaganya. Next chap jg bikin mewek lg ya,hks hks

gumawo dh dbaca sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

benar2 jejak yg indah...pake mewek d pelukan bang cass lg [hmff] (ane br aja jwbin komentnya omma bang cass...eh,trnyata anaknya malah peluk2 sist.shanty dmari...untung omma bang cass dh kgk dsini lg,klo gak bs d [hammer] sm si omma [hmpfh])

mr. Han mo bilang apa ya??? [chin] pastinya sesuatu yg penting menyangkut dua anak dr & ny.Goo yg tercinta...apakh i2??? nantikn d chap brikutnya [biggrin]

Hyun Soo mmng sweet...mudh2an dia bs sweet trus spt i2 (apa mksdnya coba??? [hmpfh])

next chap d usahain gak mewek2 lg...kasian princess doll klo dtinggal trus sm bang cass gr2 hrs meluk2 sist.Shanty yg lg mewek [hmpfh]

HWAITING!!! [AddEmoticons04262]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Quote
Kedua matanya memandang foto dr. dan Ny. Goo yang dihias oleh pita berwarna hitam, Hyun Soo sangat menyesal tidak sempat berkenalan dengan mereka berdua…dan dari dalam lubuk hatinya Hyun Soo berkata,

‘terima kasih, dr. Goo…terima kasih, Ny. Goo…karena telah melahirkan dan membesarkan Hee Young serta menjadikannya gadis yang sangat menyenangkan. Izinkan saya untuk dapat lebih mengenal putri anda berdua dengan lebih baik…restui saya’


suka bangett sista atas pernyataan Hyun soo...  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] meskipun sedih, ane bacanya tapi...ini dapat lebih menenangkan jiwaku sista.... nah...loh.... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

pasti Ny and Tn Goo ...jawab gini ya sistaa... "chomaneyo..jaga anakku baik- baik ya.... kami berdua merestui kalian  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ntar di  [hammer] [hammer] [hammer] ama author


kira2 apa yang akan terjadi selanjutnya y sista.... kira2  HYun soo bakal baikk ga sih ama hee young. [chin] [chin].takutnya baikk karena kasian aja sama gadis itu  [goodgrief] [goodgrief]

ditunggu next chap y sistaaaaaaaaaaaaa  [biggrin] [biggrin]




akhirnya dia nongol jg [biggrin]

gumawo dh dbaca,sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

jawaban omma & appa-nya Hee Young mungkin spt yg sist.Hye Sun tulis...bahagianya Hyun Soo yg dh drestui [hmpfh]

yg terjadi slanjutnya bakaln banyak,sist...hidup Hee Young yg serba datar akhirnya bergejolak (keren kn bhs gw??? [hmff]) & ujung2nya jd deh dia istri sah-nya Hyun Soo...prosesnya bakaln dceritain d next-next chap (bhs apa yg aku pake ini??? [hmpfh])

Hyun Soo suka sm Hee Young bukan krn kasian,sist...tenang aja...dia suka krn kepribadian Hee Young yg mmng ramah...gr2 i2 dia memilih Hee Young (pdhl awal2nya gr2 betis  [laughing])

next chap dtunggu ya,sist...mudh2an bs cepat [biggrin]

HWAITING!!! [AddEmoticons04262]


hehehe tadi anak gue pesen jangan lupa mampir di thret tetangga sebelah.....
tuh temennya Cassa... Hyun Soo [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


tapi tenang anak ku ga akan lirik menantumu sist  ngomong apaan nih gw  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


syukur deh sist bukan karena kasian, takutnya karena itu hyun soo mau nikahin hee young...

ternyata bonyoknye hee young ngomong githu y sist  [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]
bangga tuh hyun soo udin dapet restu ama bonyok hee young....

selanjutnya adegan sweet y sist...sekalian tancapppp aja ye... [on] [on] [on]
bergejolak itu maksudnye apa yak...????

bergejolak dalam arti negatiff kan yak.... gejolak napsu githu  [chin] [chin] [chin] [chin] [AddEmoticons04259]

dasar omessssssssssss nih otakkkkkkkkkkkkkkkkkk
 [AddEmoticons04249] [AddEmoticons04249] [AddEmoticons04249]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
wah chap ini masi nyesek n moment minsunnya jg masi dikit..tpi si hyun so ntu cinta kan ma hee young?keliatannya si begitu,si hee young jg kyanya ada rasa jg...oke dalb 3hr lg ditunggu updateannya,bng ilhamnya skrg uda stand by terus tu dipos ronda..

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
Quote
Kedua matanya memandang foto dr. dan Ny. Goo yang dihias oleh pita berwarna hitam, Hyun Soo sangat menyesal tidak sempat berkenalan dengan mereka berdua…dan dari dalam lubuk hatinya Hyun Soo berkata,

‘terima kasih, dr. Goo…terima kasih, Ny. Goo…karena telah melahirkan dan membesarkan Hee Young serta menjadikannya gadis yang sangat menyenangkan. Izinkan saya untuk dapat lebih mengenal putri anda berdua dengan lebih baik…restui saya’


suka bangett sista atas pernyataan Hyun soo...  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] meskipun sedih, ane bacanya tapi...ini dapat lebih menenangkan jiwaku sista.... nah...loh.... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

pasti Ny and Tn Goo ...jawab gini ya sistaa... "chomaneyo..jaga anakku baik- baik ya.... kami berdua merestui kalian  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ntar di  [hammer] [hammer] [hammer] ama author


kira2 apa yang akan terjadi selanjutnya y sista.... kira2  HYun soo bakal baikk ga sih ama hee young. [chin] [chin].takutnya baikk karena kasian aja sama gadis itu  [goodgrief] [goodgrief]

ditunggu next chap y sistaaaaaaaaaaaaa  [biggrin] [biggrin]




akhirnya dia nongol jg [biggrin]

gumawo dh dbaca,sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

jawaban omma & appa-nya Hee Young mungkin spt yg sist.Hye Sun tulis...bahagianya Hyun Soo yg dh drestui [hmpfh]

yg terjadi slanjutnya bakaln banyak,sist...hidup Hee Young yg serba datar akhirnya bergejolak (keren kn bhs gw??? [hmff]) & ujung2nya jd deh dia istri sah-nya Hyun Soo...prosesnya bakaln dceritain d next-next chap (bhs apa yg aku pake ini??? [hmpfh])

Hyun Soo suka sm Hee Young bukan krn kasian,sist...tenang aja...dia suka krn kepribadian Hee Young yg mmng ramah...gr2 i2 dia memilih Hee Young (pdhl awal2nya gr2 betis  [laughing])

next chap dtunggu ya,sist...mudh2an bs cepat [biggrin]

HWAITING!!! [AddEmoticons04262]


hehehe tadi anak gue pesen jangan lupa mampir di thret tetangga sebelah.....
tuh temennya Cassa... Hyun Soo [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


tapi tenang anak ku ga akan lirik menantumu sist  ngomong apaan nih gw  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


syukur deh sist bukan karena kasian, takutnya karena itu hyun soo mau nikahin hee young...

ternyata bonyoknye hee young ngomong githu y sist  [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]
bangga tuh hyun soo udin dapet restu ama bonyok hee young....

selanjutnya adegan sweet y sist...sekalian tancapppp aja ye... [on] [on] [on]
bergejolak itu maksudnye apa yak...????

bergejolak dalam arti negatiff kan yak.... gejolak napsu githu  [chin] [chin] [chin] [chin] [AddEmoticons04259]

dasar omessssssssssss nih otakkkkkkkkkkkkkkkkkk
 [AddEmoticons04249] [AddEmoticons04249] [AddEmoticons04249]


bergejolak dlm arti positif donk...penuh lika-liku (makin indah bhsku ini [hmpfh]) & akhirnya.........jebol (lha,kok mlh ikutan ngawur??? [hmff])

sabar omma bang cass...jgn nampar diri sndiri,ntar berbekas cap lima jari...kn gak enak dpandang mata [hmpfh]


And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
 Emoticons0429 Emoticons0429

chap-ni sedih banget... ayo hyun soo... cepertan dilamar dunk... pujaan hatimu...


 [hmpfh] [hmpfh]


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Quote
Kedua matanya memandang foto dr. dan Ny. Goo yang dihias oleh pita berwarna hitam, Hyun Soo sangat menyesal tidak sempat berkenalan dengan mereka berdua…dan dari dalam lubuk hatinya Hyun Soo berkata,

‘terima kasih, dr. Goo…terima kasih, Ny. Goo…karena telah melahirkan dan membesarkan Hee Young serta menjadikannya gadis yang sangat menyenangkan. Izinkan saya untuk dapat lebih mengenal putri anda berdua dengan lebih baik…restui saya’


suka bangett sista atas pernyataan Hyun soo...  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] meskipun sedih, ane bacanya tapi...ini dapat lebih menenangkan jiwaku sista.... nah...loh.... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

pasti Ny and Tn Goo ...jawab gini ya sistaa... "chomaneyo..jaga anakku baik- baik ya.... kami berdua merestui kalian  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ntar di  [hammer] [hammer] [hammer] ama author


kira2 apa yang akan terjadi selanjutnya y sista.... kira2  HYun soo bakal baikk ga sih ama hee young. [chin] [chin].takutnya baikk karena kasian aja sama gadis itu  [goodgrief] [goodgrief]

ditunggu next chap y sistaaaaaaaaaaaaa  [biggrin] [biggrin]




akhirnya dia nongol jg [biggrin]

gumawo dh dbaca,sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

jawaban omma & appa-nya Hee Young mungkin spt yg sist.Hye Sun tulis...bahagianya Hyun Soo yg dh drestui [hmpfh]

yg terjadi slanjutnya bakaln banyak,sist...hidup Hee Young yg serba datar akhirnya bergejolak (keren kn bhs gw??? [hmff]) & ujung2nya jd deh dia istri sah-nya Hyun Soo...prosesnya bakaln dceritain d next-next chap (bhs apa yg aku pake ini??? [hmpfh])

Hyun Soo suka sm Hee Young bukan krn kasian,sist...tenang aja...dia suka krn kepribadian Hee Young yg mmng ramah...gr2 i2 dia memilih Hee Young (pdhl awal2nya gr2 betis  [laughing])

next chap dtunggu ya,sist...mudh2an bs cepat [biggrin]

HWAITING!!! [AddEmoticons04262]


hehehe tadi anak gue pesen jangan lupa mampir di thret tetangga sebelah.....
tuh temennya Cassa... Hyun Soo [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


tapi tenang anak ku ga akan lirik menantumu sist  ngomong apaan nih gw  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


syukur deh sist bukan karena kasian, takutnya karena itu hyun soo mau nikahin hee young...

ternyata bonyoknye hee young ngomong githu y sist  [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]
bangga tuh hyun soo udin dapet restu ama bonyok hee young....

selanjutnya adegan sweet y sist...sekalian tancapppp aja ye... [on] [on] [on]
bergejolak itu maksudnye apa yak...????

bergejolak dalam arti negatiff kan yak.... gejolak napsu githu  [chin] [chin] [chin] [chin] [AddEmoticons04259]

dasar omessssssssssss nih otakkkkkkkkkkkkkkkkkk
 [AddEmoticons04249] [AddEmoticons04249] [AddEmoticons04249]


bergejolak dlm arti positif donk...penuh lika-liku (makin indah bhsku ini [hmpfh]) & akhirnya.........jebol (lha,kok mlh ikutan ngawur??? [hmff])

sabar omma bang cass...jgn nampar diri sndiri,ntar berbekas cap lima jari...kn gak enak dpandang mata [hmpfh]





 [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

jebollllllllllllll ??? i like this.... [bav] [bav] [bav] [bav]

dibuat segera yak....ga apa2 kok klo emang mendahului PD  [laughing] [laughing] [laughing]

ane tunguuuuuuuuuuuuuuu  [biggrin] [biggrin] [biggrin] [biggrin]






[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]