Author Topic: The Day I Fall in LOVE (another MinSun FF from me ^^) chap 20 : 3 Jan 2013 ^^  (Read 50242 times)

Offline minhye

  • Newbie
  • *
  • Posts: 89
    • View Profile
lage nunggu update-an nich..... [AddEmoticons04217] [AddEmoticons04217] [AddEmoticons04217] [AddEmoticons04217]

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile

The Day I Fall in LOVE

Chap 13

Jamuan makan siang sederhana yang diadakan di taman belakang kediaman keluarga Lee sebagai resepsi pernikahan Hyun Soo dan Hee Young, berjalan dengan lancar. Keluarga dan teman-teman kedua mempelai kelihatan sangat menikmati acara itu, tak terkecuali Lee Hyun Shik.

Walaupun hatinya tidak begitu menyetujui pernikahan ini, tapi demi nama baiknya dan perusahaannya, Hyun Shik menampakkan wajah bahagianya di hadapan para tamu. Sikapnya ini membuat istrinya senang…demikian pula dengan Hyun Soo dan Hee Young. Mereka sadar kalau pernikahan mereka tidak mendapat persetujuan 100% dari Hyun Shik, tapi ketika melihat sikapnya hari ini…Hyun Soo dan Hee Young merasa sangat bahagia.

“Aku senang aboji menampakkan kerjasamanya hari ini” bisik Hyun Soo di telinga Hee Young yang duduk di samping kirinya.

Hee Young mengangguk setuju, “Ne, tuan Lee tampak sangat menikmati acara ini”

“Bukankah mulai sekarang kau harus memanggilnya aboji, sayang?” bisik Hyun Soo lagi, kali ini dengan suara menggoda…membuat kedua pipi Hee Young merona malu.

Hyun Soo bertambah semangat menggoda istrinya itu, “Aku senang melihatmu dalam keadaan malu, sayang…kau kelihatan sangat cantik”

Hee Young kembali tidak bisa menjawab kata-kata suaminya itu, karena sekarang kedua pipinya terasa semakin panas. Untunglah, Dae Kwan menjadi penyelamat suasana baginya…karena berkat Dae Kwan, Hyun Soo mengalihkan perhatian dari dirinya.

“Bersulang untuk kedua mempelai yang berbahagia!”

Seruan Dae Kwan itu langsung mendapat dukungan dari tamu-tamu yang hadir…mereka ikut berdiri dan mengangkat tinggi-tinggi gelas sampanye dan menyerukan ucapan selamat bagi Hyun Soo dan Hee Young.

“Semoga pernikahan kalian langgeng dan bahagia selalu” ucap Dae Kwan lagi.

“Gumawo” sahut Hyun Soo sambil tersenyum lebar pada sahabatnya itu.

“Dan aku ingin memberi sedikit nasihat bagi kalian berdua. Jangan pernah bawa permasalahan kalian ke tempat tidur. Kalau belum selesai, selesaikanlah…dan jangan naik ke tempat tidur sebelum masalah itu selesai”

Tamu-tamu yang lain tertawa dan bertepuk tangan mendengar nasihat itu. Hyun Soo tersenyum senang melihat Hee Young kembali tersipu malu karena nasihat Dae Kwan. Demi Hee Young, Hyun Soo merasa tidak harus serius menanggapi nasihat Dae Kwan itu.

“Apakah kau punya pengalaman berumah tangga sebelumnya, Dae Kwan-a?” balas Hyun Soo.
Dae Kwan menggeleng, “Aku tidak memiliki pengalaman berumah tangga, dan aku yakin demikian pula dengan dirimu, sahabatku”

Mereka berdua tertawa bersama dengan tamu-tamu yang lain, hanya Hee Young yang tidak tertawa…dia terlalu sibuk dengan rasa malunya akibat gurauan suaminya dan Dae Kwan tadi.

‘Bisa-bisanya masalah tempat tidur juga dibawa-bawa di acara jamuan makan...dasar laki-laki!’ keluh Hee Young di dalam hati.

Acara jamuan makan siang kembali dilanjutkan. Semua yang hadir kembali larut dalam suasana penuh keakraban dan kebahagiaan yang menyelimuti mereka. Setelah acara makan siang selesai, para tamu yang hadir satu persatu mengucapkan selamat kepada Hyun Soo dan Hee Young, untuk kemudian meninggalkan kediaman keluarga Lee.

Keluarga Goo merupakan orang-orang yang terakhir meninggalkan pesta itu. Mereka menyempatkan diri untuk berbincang bersama dengan Hee Young sebelum pulang. Keluarga itu merasa berat untuk berpisah dengan Hee Young, dan begitupun sebaliknya.

Hyun Soo dan kedua orangtuanya paham benar dengan apa yang Hee Young dan keluarganya rasakan, oleh karena itu mereka memutuskan untuk meninggalkan halaman belakang dan membiarkan Hee Young menghabiskan waktunya…selama yang diinginkannya, bersama keluarganya.



_________

Hyun Soo memandang puas interior kamar tidur lamanya yang sudah disulap oleh sang ibu menjadi kamar pengantin yang nyaman. Dia memang lebih senang memboyong Hee Young ke penthouse pribadinya setelah acara pernikahan mereka...tapi demi menyenangkan ibunya,Hyun Soo bersedia untuk menghabiskan malam pertamanya bersama Hee Young di rumah ini, di dalam kamar tidurnya sendiri. Hyun Soo tersenyum senang,  membayangkan tidak lama lagi kamar ini akan menjadi saksi penyatuan dirinya dan Hee Young.

“Aku sudah resmi menjadi seorang suami sekarang” ujarnya senang sambil meminum sampanye-nya...khayalannya mulai menjelajah ke saat-saat intim yang akan dibaginya bersama Hee Young nanti.

‘Tok…tok…tok…’

Suara ketukan di pintu membuyarkan khayalan Hyun Soo tentang apa yang akan dilakukannya pada istri cantiknya di saat malam pertama mereka,
 
“Siapa?” tanya Hyun Soo.

“Saya, doronim” suara butler Nam terdengar dari luar.

Hyun Soo membuka pintu kamarnya dan dengan sigap butler Nam membungkukkan tubuhnya untuk memberi hormat pada tuan mudanya ini.

“Ada perlu apa, butler Nam?”
 
“Maafkan saya, doronim…tapi tuan besar Lee meminta anda untuk menemuinya di ruang baca sekarang juga”

Kening Hyun Soo berkerut bingung, “Apakah dia memberitahumu apa alasannya?”

“Tidak, doronim. Tuan besar Lee hanya berpesan agar doronim menemuinya di ruang baca”

“Apakah istriku sudah selesai berbincang dengan keluarganya?”

“Belum, doronim. Nyonya muda Lee masih berada di beranda belakang bersama mereka”

Seulas senyum bahagia menghiasi bibir Hyun Soo ketika mendengar panggilan ‘Nyonya Muda’ yang disebutkan oleh butler Nam untuk istrinya.

“Bagaimana menurutmu istriku, butler Nam? Dia cantik, bukan?” tanya Hyun Soo dengan nada suara bangga.

Butler Nam tersenyum dan mengangguk, “Ne, nyonya muda sangat cantik, doronim. Beliau juga sangat ramah kepada saya dan para pelayan di rumah ini…kami semua sangat menyukainya”

“Syukurlah kalau kalian menyukainya”

“Ne, doronim. Nyonya muda Lee memang sangat disukai di rumah ini”

Dada Hyun Soo membusung tinggi mendengar pujian itu, tingkahnya seperti remaja yang sedang memamerkan kekasih hatinya pada orang lain…dia sangat bahagia mendengar semua orang di rumah ini menyukai istrinya…kecuali ayahnya sendiri. Mengingat ayahnya, wajah ceria Hyun Soo menjadi serius kembali,

“Aku akan menemui aboji sekarang. Kalau istriku mencariku, katakan agar dia menungguku di dalam kamar kami. Tunjukkan padanya jalan menuju kamar ini, butler Nam”

“Baik, doronim”

Hyun Soo sebenarnya merasa sangat malas untuk bertemu dengan ayahnya saat ini, tapi mengingat sekarang dirinya tengah berada di rumah ayahnya, maka sudah kewajibannya untuk memenuhi permintaan sang ayah. Dan Hyun Soo yakin kalau apa yang akan dikatakan ayahnya nanti hanya akan semakin membangkitkan pertentangan antara mereka berdua saja.


$$$

Hyun Soo masuk ke ruang baca dan menemukan ayahnya tengah duduk di atas sofa, menunggunya.

“Ah, kau datang juga Hyun Soo-ya…duduklah!” ujar Hyun Shik sambil tersenyum puas melihat kedatangan putranya.

Hyun Soo tidak membalas senyumannya, wajahnya terlihat serius, “Ada perlu apa, aboji? Aku rasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi karena aku sudah memenuhi segala persyaratanmu…lagipula kau tahu sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk berbicara denganku, karena aku sudah memiliki kegiatan yang lebih penting daripada sekedar berbincang denganmu” ucapnya sambil duduk di hadapan sang ayah.

Hyun Shik tersenyum, “Kurasa kegiatan yang kau maksudkan adalah kegiatan yang melibatkan istrimu di dalamnya…bukankah demikian, putraku?”

“Kau tahu benar apa yang kumaksudkan, aboji” sahut Hyun Soo sinis.

“Jangan terlalu sinis padaku, nak. Aku berharap pernikahanmu ini bahagia…bukankah lewat pernikahan ini, kau akan memberikanku seorang cucu”

“Kau tidak perlu khawatir mengenai cucumu, aboji. Aku dan istriku akan memberikan apa yang kau idam-idamkan itu”

“Istrimu sehat?”

Hyun Soo menatap ayahnya dengan bingung, “Apa maksudmu, aboji?”

“Aku bertanya…apakah istrimu dalam keadaan sehat sehingga dia bisa mengandung cucuku dengan segera?”

Wajah Hyun Soo merah padam mendengar pertanyaan itu, perasaannya tersinggung, “Istriku sehat, aboji…100% sehat! Aku tidak terima kau mempertanyakan hal semacam itu tentang dirinya!”

“Kau tidak boleh tersinggung, anakku. Sebagai ayahmu, aku berkewajiban menanyakan hal itu…kebahagiaanmu yang dipertaruhkan dalam pernikahan ini”

“Kebahagiaanku? Kau mengkhawatirkan kebahagiaanku, aboji?! Apa aku tidak salah dengar? Kalau kau mengkhawatirkan kebahagiaanku, maka kau tidak akan mempunyai pikiran untuk menjodohkan aku dengan Park Chung Ae! Lagipula kau salah, aboji…kebahagiaanku tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan kebahagiaan istriku, kebahagiaannya yang lebih penting!” sahut Hyun Soo dingin.

“Aku tidak ingin menyulut permusuhan denganmu, anakku. Aku hanya ingin melihatmu bahagia…demikian pula dengan istrimu, aku juga ingin melihatnya bahagia. Terlebih lagi dia masih terlalu muda”

“Usianya tidak ada hubungannya dengan hal ini, aboji. Istriku cukup dewasa sehingga bisa memutuskan apa yang diinginkannya untuk dirinya sendiri. Kau tidak perlu memikirkan hal itu!”

“Tapi selain hal itu, aku juga memikirkan tentang omongan orang tentang pernikahan kalian. Kau tidak ingin mendengar berita miring mengenai kalian kan?”

“Aboji…aku sudah bilang kalau kau tidak perlu mengkhawatirkan hal itu! Aku tidak peduli apa yang akan dikatakan oleh orang lain mengenai pernikahan kami! Orang lain tidak begitu bodoh untuk salah menghitung jarak antara pernikahan kami dan waktu kehamilan serta persalinan istriku nanti! Aku yakinkan padamu, aboji…istriku dan aku tidak melakukan hal yang akan memalukanmu sebelum pernikahan kami!”

Hyun Shik menatap wajah putranya yang sudah demikian marah padanya…dia tahu kalau setiap perkataannya pastilah membuat Hyun Soo merasa tersinggung, tapi Hyun Shik tidak peduli dengan hal itu.

“Aku hanya khawatir, anakku. Apakah hal itu salah?”

“Terima kasih atas perhatianmu, aboji. Tapi sekali lagi tidak ada yang perlu kau khawatirkan tentang kami! Nah, bila tidak ada lagi yang ingin kau bicarakan…aku permisi!”

Hyun Shik tidak berkata apa-apa ketika Hyun Soo berdiri dan meninggalkannya sendirian di ruang baca itu, dia tidak ingin melarang dan menghentikan Hyun Soo.

“Nona Goo Hee Young” hanya itu yang diucapkan oleh Hyun Shik setelah pintu ruang baca menutup. Diangkatnya gelas sampanyenya tinggi-tinggi seolah-olah sedang bersulang untuk Hee Young, disertai sebuah senyuman puas yang menghiasi bibir tuanya.



_________

Hee Young melepas kepergian keluarganya dengan ditemani oleh ibu mertuanya. Hyun Soo tidak bisa menemani mereka karena sedang berbincang dengan ayahnya di ruang baca. Semula Soo Yun ingin memanggil putranya itu, namun pihak keluarga Goo melarangnya…mereka tidak ingin mengganggu pembicaraan antara Hyun Soo dan ayahnya itu.

“Kau ingin istirahat, Hee Young-a?” tanya Soo Yun pada Hee Young, sesaat setelah mobil keluarga Goo meninggalkan gerbang kediamannya.

Hee Young mengangguk, “Ne, omma”

Soo Yun tersenyum, “Omma antar ke kamarmu?”

“Kamsahamnida, omma” jawab Hee Young sambil mengangguk setuju.

Soo Yun dan Hee Young berjalan beriringan menuju kamar tidur yang akan ditempati oleh Hee Young sambil mengobrol dengan riang.  Soo Yun sangat bahagia karena akhirnya Hee Young benar-benar menjadi menantunya sekarang…demikian pula halnya dengan Hee Young yang merasa bersyukur mendapatkan ibu mertua sebaik Soo Yun.

“Nah, kita sudah sampai” ujar Soo Yun ketika mereka berhenti di depan pintu sebuah kamar di lantai dua.

Soo Yun membuka pintu kamar itu dan mengajak Hee Young masuk ke dalam.

“Cantik sekali…gumawo, omma” seru Hee Young sambil tersenyum pada Soo Yun. Sesaat kemudian Hee Young sudah melanglang buana…mengagumi keindahan kamar tidurnya sendiri.

“Ini kamar pengantinmu, Hee Young-a” ucap Soo Yun menggoda Hee Young yang masih sibuk berkeliling…melihat-lihat keindahan kamar tidurnya.

Hee Young berhenti melangkah ketika mendengar Soo Yun berbicara padanya, dan menatap ibu mertuanya itu dengan bingung, “Ne? Cheosonghaeyo, omma…saya tidak mendengar kata-kata omma tadi”

Soo Yun tersenyum, “Omma bilang kalau kamar ini adalah kamar pengantinmu, Hee Young-a”

Kedua pipi Hee Young merona panas saat dia memahami maksud kata-kata Soo Yun…ibu mertuanya benar, ini kamar pengantinnya. Sesaat Hee Young lupa kalau sekarang dia telah menjadi istri orang…dia begitu terpukau menatap keindahan interior kamar tidurnya, sehingga melupakan Hyun Soo yang akan menempati kamar ini bersamanya.

Soo Yun tertawa senang melihat pipi menantunya merona malu, “Kau menyukai penataan kamar ini?”

Hee Young mengangguk malu, dia tidak bisa berkata apa-apa pada ibu mertuanya ini…Soo Yun semakin bahagia melihat sikap malu-malunya.

“Kalau begitu, tunggulah suamimu di kamar ini, dia pasti akan datang sebentar lagi…omma keluar dulu, ya” ucap Soo Yun sambil menepuk pipi kanan Hee Young dengan lembut.

Hee Young ingin sekali melarang, tapi ibu mertuanya sudah berbalik dan meninggalkannya sendirian di kamar ini. Kedua pipinya terasa semakin panas ketika dia menatap photo Hyun Soo di atas meja kecil di sebelah tempat tidur…benar, pria itu sudah resmi menjadi suaminya, dan itu berarti Hyun Soo bukan hanya akan berbagi kamar ini saja dengannya…tapi juga akan berbagi tempat tidur dengan dirinya.

Hee Young bergerak-gerak dengan gelisah. Sekarang bukan lagi kedua pipinya yang terasa panas, tubuhnya ikut-ikutan menjadi panas…Hee Young mulai panik,

“Oh, apa yang terjadi padaku? Padahal semalam aku tidak sepanik ini, aku malah santai-santai saja…oh, mengapa aku jadi gelisah begini? Tenanglah, Hee Young-a…tenanglah” ujarnya sambil duduk di atas tempat tidur.
Baru sebentar dirinya duduk disitu, Hee Young sudah berdiri dengan kaget,

“Hyun Soo-ssi…” ucapnya ketika melihat Hyun Soo masuk ke kamar pengantin mereka dengan wajah yang kelihatan gusar.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Hee Young lagi…melihat wajah Hyun Soo yang merah padam menahan amarah, Hee Young jadi lupa dengan kepanikannya sendiri.

“Kwenchana” sahut Hyun Soo sambil menarik nafas untuk menenangkan dirinya, “Kita pergi dari sini”

Ucapan Hyun Soo itu membuat Hee Young terkejut lagi. Dipandanginya Hyun Soo dengan bingung, Hyun Soo membalas tatapannya dan berucap tegas, “Kita akan pergi ke penthouseku…tidak ada gunanya berada disini lebih lama lagi”

“Tapi, Hyun Soo-ssi…bagaimana dengan omma?”

“Aku akan berbicara dengan omma nanti…aku yakin omma akan paham dengan maksudku membawamu pergi dari sini”

Hee Young mengangguk, “Baiklah”

Hyun Soo tersenyum lega, “Mianhae. Tapi kita memang harus pergi dari sini, itu lebih baik” ujarnya sambil meraih tangan kanan Hee Young dan mengenggamnya dengan erat.

Hee Young mengangguk lagi, dibalasnya genggaman erat tangan Hyun Soo di tangannya…dan mereka berdua keluar dari kediaman Lee saat itu juga.



$$$

Hee Young menatap Hyun Soo yang baru selesai berbicara dengan ibunya di telepon. Soo Yun memang mengetahui tentang keputusan Hyun Soo dan Hee Young untuk keluar dari rumahnya dan melepaskan kepergian mereka dengan tangisannya. Hyun Soo berjanji untuk menelpon ibunya dan menjelaskan semuanya di dalam perjalanan mereka, dan dirinya baru saja menepati janjinya itu.

Saat ini Hyun Soo dan Hee Young tengah dalam perjalanan menuju penthouse Hyun Soo dengan menggunakan mobil pribadi Hyun Soo yang dikemudikan oleh supir Yin…sehingga Hyun Soo bisa dengan leluasa menelpon ibunya dan berbicara dengan Hee Young tanpa membagi konsentrasinya ke jalanan.

“Bagaimana omma? Apakah beliau baik-baik saja?” tanya Hee Young cemas.

Hyun Soo tersenyum, “Omma baik-baik saja. Dia sudah lebih tenang sekarang, dia juga maklum dengan keputusanku untuk membawamu pergi dari rumah”

“Apakah semua ini benar-benar karena aboji, Hyun Soo-ssi?”

Hyun Soo mengangguk, “Ya, karena dia. Rupanya aboji masih memerlukan waktu untuk menerima pernikahan kita…aku ingin memberinya waktu yang diperlukannya itu, dan aku yakin kepergian kita dari rumah adalah hal yang paling baik buat kita semua”

“Mudah-mudahan saja aboji bisa menerima pernikahan kita ini, Hyun Soo-ssi” ucap Hee Young lirih.

Hyun Soo mengangguk, “Tidak ada gunanya membicarakan masalah aboji sekarang ini. Ceritakan padaku tentang pertemuanmu dengan keluargamu” ujarnya sambil merangkul pundak Hee Young dengan lembut.

Hee Young merinding sebentar akibat sentuhan kulit Hyun Soo di pundaknya yang sedikit terbuka, tapi dengan suara mantap dia bercerita, “Bibi Ma, Jae Hwa serta yang lain mengucapkan selamat bagi kita…mereka mendoakan yang terbaik bagi pernikahan kita”

“Terima kasihku untuk mereka…aku menyesal tidak bisa menemui mereka ketika mereka ingin pulang tadi, karena aboji memanggilku” sahut Hyun Soo lembut,

“Mereka mengerti, Hyun Soo-ssi…mereka juga titip salam bagimu”

Hyun Soo tersenyum lagi, “Kita akan menemui mereka nanti untuk mengucapkan terima kasih kita secara langsung. Kau setuju?”

Hee Young mengangguk senang, “Ne…gumawo, Hyun Soo-ssi”

“Itu sudah menjadi kewajiban kita, kan? Nah, sekarang lanjutkanlah ceritamu, sayang”

Hee Young kembali merinding mendengar kata ‘sayang’ dari bibir Hyun Soo itu, namun dia tetap melanjutkan ceritanya, masih dengan suara mantapnya, “Tadi kami juga membahas tentang perwalian Jae Hwa”

“Perwalian Jae Hwa?”

“Ne, perwalian Jae Hwa. Mendiang appa dan omma menunjuk Mun Hee-imo untuk menjadi wali kami. Tapi mereka juga memutuskan untuk menunjukku sebagai wali bila aku sudah berusia 25 tahun…atau bila aku sudah menikah, walaupun usiaku belum genap 25 tahun. Dan berkat pernikahan ini, aku resmi menjadi wali Jae Hwa mulai sekarang”

“Bagaimana dengan Mun Hee-imo?”

“Itulah yang kami bicarakan tadi. Aku memutuskan kalau imo dan samchon tetap tinggal bersama Jae Hwa, karena itu juga yang diinginkan oleh Jae Hwa dan bibi Ma. Lagipula imo dan samchon belum memiliki rumah sendiri di Seoul ini, mereka baru akan membangunnya…jadi aku rasa akan lebih baik bila mereka tetap tinggal bersama dengan Jae Hwa dan bibi Ma. Itu lebih baik, karena kita tidak mungkin tinggal di rumah itu kan?”

Hyun Soo menatap Hee Young dengan lembut, “Kita bisa tinggal disana, sayang”

“Benarkah?” tanya Hee Young antusias.

Hyun Soo mengangguk lagi, “Tentu saja. Kita akan tinggal dimanapun yang kau inginkan”

“Tapi…aku rasa kita lebih baik tinggal di penthousemu dulu, Hyun Soo-ssi. Aku tidak akan bisa mandiri bila kita tinggal di rumahku…aku harus belajar jadi istri yang baik. Nanti setelah imo dan samchon sudah memiliki rumah sendiri, barulah kita akan pindah ke sana” ujar Hee Young lagi, kali ini dengan nada yang lebih serius.

“Terserah kau saja, sayang. Sebagai suamimu, aku akan mengikuti setiap keinginanmu” sahut Hyun Soo sambil mengecup kening Hee Young dengan lembut…dan hal ini, sayangnya bukannya membuat Hee Young lega, tapi malah kembali memicu kepanikannya, yang untung saja tidak disadari oleh Hyun Soo.



_________

Sinar matahari sore memasuki jendela-jendela besar di penthouse dan membuat suasana di dalam penthouse menjadi sangat menyenangkan, ketika Hyun Soo dan Hee Young memasuki tempat tinggal mereka itu.

“Selamat datang di rumah barumu, nyonya muda Lee” bisik Hyun Soo di telinga Hee Young.

Hee Young yang sudah gugup sejak di dalam perjalanan, semakin salah tingkah akibat bisikan itu. Pipi mulusnya tentu saja sudah dihiasi oleh warna merah merona yang membuat Hyun Soo semakin bersemangat menggodanya.

“Kau ingin melihat kamar tidurmu sekarang?”

Hee Young tertawa kikuk, “Nanti saja, Hyun Soo-ssi. Sekarang aku ingin menikmati pemandangan sore”

Hyun Soo tersenyum geli, “Kau ingin menikmatinya dimana? Di kamar tidur kita?”

Kedua mata Hee Young terbelalak lebar mendengar usulan itu, “Anhi…aku…aku ingin menikmatinya di…” kepalanya celingukan mencari lokasi, “Aku akan menikmatinya di balkon saja”

“Bolehkah aku ikut bergabung dengan dirimu?” tanya Hyun Soo lagi dengan senyuman menggodanya.

“Aku rasa…kau boleh ikut…tapi, kau sebaiknya mandi saja… akan lebih baik bila kau mandi” sahut Hee Young asal-asalan.

“Kalau begitu, kau ikut bersamaku…kita mandi bersama” ajak Hyun Soo.

“Hyun Soo-ssi…” kedua pipi Hee Young semakin panas, mengiringi protesnya itu.

Hyun Soo terkekeh geli, “Arasso…arasso. Baiklah, aku akan mandi sementara kau menikmati pemandangan soremu. Setelah  kau mandi, kita akan menikmati jamuan malam ini…berdua saja”

Hee Young mengangguk cepat-cepat dan segera menuju balkon tempat dia bisa ‘menikmati’ suasana sorenya seorang diri…dia tidak mau repot-repot mengartikan kata-kata suaminya tadi, yang penting baginya adalah udara yang banyak untuk menenangkan jantungnya yang berdegup kencang.

 Hyun Soo menatap Hee Young dengan perasaan bahagia…bagaimana tidak, sekarang dirinyalah yang menjadi pemilik resmi nona yang suka tiba-tiba panik dan punya sifat pemalu itu…dan seketika Hyun Soo merasa sangat bersyukur, karena dirinya tidak pernah membawa satupun wanita dari masa lalunya ke kediamannya ini…termasuk Jessica. Hanya Hee Young-lah wanita pertama yang dibawanya kesini…dan Hyun Soo merasa semakin bersyukur dengan kenyataan itu.



$$$

Hee Young menyelesaikan mandinya dengan puas hati. Berendam dan bersantai di bath tub membuat pikirannya yang tadinya sedikit panik menjadi ringan, apalagi Hyun Soo kelihatannya sudah tidak ingin menggodanya lagi…suaminya itu masih memperlakukannya dengan lembut, tapi tidak ada lagi nada-nada menggoda dalam suaranya, membuat Hee Young merasa sedikit lega karenanya.

Hee Young keluar dari bath tub dan mengeringkan tubuh mungilnya dengan handuk putih yang disediakan oleh Hyun Soo untuknya. Selesai mengeringkan tubuh, Hee Young memukul jidatnya dengan gemas, dia lupa membawa pakaiannya ke dalam kamar mandi…sehingga mau tak mau Hee Young harus mengenakan handuk untuk pergi ke kamar tidur dan mengambil pakaiannya yang masih berada di dalam koper.

‘Tidak apa-apa…lagipula Hyun Soo-ssi pasti sekarang sedang sibuk dengan permainan bilyardnya…kan tadi dia ada di ruangan bilyard ketika aku ingin mandi, jadi aku bebas pergi ke kamar tidur dengan menggunakan handuk ini saja’ pikir Hee Young sambil menyemangati dirinya.

Dengan berjingkat kecil seolah-olah dia adalah maling di rumahnya sendiri, Hee Young membuka pintu kamar mandi yang terhubung dengan kamar tidurnya dan Hyun Soo. Setelah merasa keadaan pintu kamar tidur masih tertutup rapat dan tidak ada tanda-tanda kehadiran orang lain di kamarnya, Hee Young bergegas masuk, handuknya  dipegang erat-erat…senandung kecil keluar dari bibirnya ketika dia mendekati kopernya yang ditaruh di dekat tempat tidur.

“Lagu yang bagus sekali”

Suara itu membuat Hee Young terlonjak.

“Hyun Soo-ssi…apa yang kau lakukan di situ?!” tanya Hee Young kaget sambil menunjuk Hyun Soo yang sedang asyik duduk di sofa malasnya yang terletak di pojok kamar tidur.

“Aku? Aku sedang duduk, sayang” sahut Hyun Soo sambil tersenyum melihat istrinya yang kembali salah tingkah...kedua mata Hyun Soo tidak lepas menatap tubuh mungil Hee Young yang hanya terbalut selembar handuk saja.

“Sejak…sejak kapan kau duduk disitu? Mengapa aku tidak melihatmu?”

“Aku duduk disini sejak kau masuk ke kamar mandi. Kau tidak melihatku karena kau tidak menolehkan kepalamu ke arahku, kau hanya sibuk mengawasi pintu…apakah kau takut kalau aku tiba-tiba masuk, sayang?”

“Aku? Tidak…tidak, aku tidak takut” sahut Hee Young pura-pura berani, padahal tangannya gemetaran sambil menguatkan pegangan di handuknya.

Hyun Soo tersenyum nakal, “Kau tidak takut kalau aku mendekatimu sekarang?” tanya Hyun Soo sambil berdiri dari tempat duduknya.

“Yaa…Hyun Soo-ssi, kenapa kau berdiri? Duduk saja…dulu…disitu…eh, anhi…lebih baik kau tunggu aku diluar saja” ucap Hee Young gugup.

Hyun Soo semakin mengembangkan senyuman nakalnya, “Tapi aku ingin disini…melihat istriku yang cantik”

“Melihatku? Tapi kita bisa terlambat makan diluar kalau kau disini untuk melihatku” sahut Hee Young asal-asalan lagi.

“Siapa yang bilang kita akan makan di luar?” tanya Hyun Soo sambil semakin mendekat ke arah Hee Young.

“Bukankah…bukankah kau yang bilang padaku…kalau…kalau kita akan menikmati jamuan malam ini berdua saja…sebelum kau mandi” jawab Hee Young, kedua kakinya mundur perlahan mengantisipasi langkah Hyun Soo yang semakin mendekatinya.

“Aku tidak mengatakan jamuan makan malam kan? Aku hanya bilang kalau kita akan menikmati jamuan…jamuan, sayang…bukan jamuan makan malam”

“Apa maksudmu?” tanya Hee Young cemas.

“Kau akan tahu apa maksudku” ujar Hyun Soo…kali ini senyuman nakalnya berubah menjadi senyuman manis yang menawan hati Hee Young.

Hee Young menatap senyuman itu tanpa berkedip. Hyun Soo terlihat semakin tampan dalam balutan kemeja putihnya yang terbuka di bagian dadanya, memperlihatkan kulit coklat sehatnya…Hee Young terpaksa meneguk liurnya sendiri.
 
‘Ya Tuhan, mengapa sekarang aku ketakutan di hadapan suamiku sendiri? Bukannya aku sudah bertekad untuk tidak mengecewakannya? Myung Hee-imo…apa yang imo katakan padaku tentang hal ini semalam? Aku sudah lupa’ keluh Hee Young di dalam hati.

Sementara Hee Young berkutat dengan kata hatinya sendiri, Hyun Soo sudah sampai di depannya. Hee Young menahan napasnya ketika tangan kanan Hyun Soo membelai pipi kirinya.

“Aku pernah berjanji untuk tidak melakukannya sebelum kita menikah kan?” bisik Hyun Soo lembut.

Hee Young mengangguk, tatapannya terpaku pada mata Hyun Soo yang menatapnya lekat-lekat.

“Dan kini setelah kita menikah…aku boleh melakukannya padamu kan?” bisik Hyun Soo lagi.

Dan Hee Young kembali hanya bisa mengangguk.

“Apakah kau sudah siap?”

Bagai terhipnotis Hee Young mengangguk lagi.

“Aku berjanji aku akan sangat lembut padamu karena ini adalah saat pertamamu…aku akan berhenti bila kau merasa tidak nyaman, sayang. Walaupun aku harus tersiksa dengan hasratku sendiri…tapi bila aku menyakitimu, aku akan menghentikannya…aku berjanji”

Hee Young kembali mengangguk.

Hyun Soo tersenyum lembut…dibawanya tubuh Hee Young untuk mendekat ke tubuhnya. Perlahan-lahan bibirnya mengunci bibir Hee Young dalam ciuman lembut.

Hee Young berjinjit untuk membalas ciuman itu, kedua tangannya merangkul leher Hyun Soo…tak ada lagi rasa takut itu, sekarang Hee Young pasrah, dia sudah menjadi milik Hyun Soo dan Hyun Soo adalah miliknya…saat inilah pembuktian kata-kata itu.

Hyun Soo tertahan sebentar ketika merasakan ciuman Hee Young berubah agresif…tapi tak lama kemudian Hyun Soo mengembalikan ciuman itu dengan gairah yang sama besar, bahkan mungkin lebih besar. Erangan dan desahan terdengar dari bibir mereka yang saling melumat…penuh gairah.

Kedua tangan Hyun Soo mulai menjalar ke tubuh Hee Young yang hanya berbalut handuk.  Erangan Hee Young terdengar ketika Hyun Soo menyentuh bagian-bagian sensitifnya, menambah semangat Hyun Soo untuk  dapat menguasai tubuh dan jiwanya.

Perlahan-lahan tangan Hyun Soo melepaskan lilitan handuk yang menutupi tubuh Hee Young disela-sela ‘serangan’ bibirnya di leher istrinya itu. Dan ketika ‘tugasnya’ selesai, Hyun Soo mundur sedikit untuk melihat tubuh polos Hee Young.

“Sayangku…kau cantik sekali…”

Pujian itu tidak selesai diucapkan oleh Hyun Soo karena bibir mungil Hee Young telah melumat bibirnya lagi. Hyun Soo tersenyum di sela-sela ciuman itu.

Diangkatnya tubuh Hee Young dari atas lantai, Hee Young menyilangkan kakinya di sekitar pinggul Hyun Soo. Sambil terus berciuman, Hyun Soo meletakkan tubuh mungil istrinya itu ke atas tempat tidur.

“Mau kemana?” Hee Young berucap di sela-sela napas memburunya ketika Hyun Soo beranjak dari tubuhnya.

Hyun Soo tersenyum nakal, “Kita tidak akan melakukannya bila aku terus seperti ini kan?” ujarnya sambil mengembangkan kedua tangannya…memperlihatkan dirinya yang masih berpakaian lengkap, walaupun sudah acak-acakan.

Hee Young tertawa…dan suara tawanya membuat Hyun Soo ingin cepat-cepat terbebas dari ‘belenggu’ pakaiannya, dan bergabung kembali dengan istrinya itu di tempat tidur mereka.

Suara tawa Hee Young menghilang ketika tubuh polos suaminya terpampang dengan jelas di hadapan matanya. Hyun Soo tersenyum nakal ketika melihat kedua pipi istrinya kembali bersemu merah.

“Apakah aku sudah pernah bilang kalau kau sangat cantik bila sedang tersipu malu, sayang?” bisiknya di telinga Hee Young ketika dirinya sudah berada di atas Hee Young lagi.

Hee Young tidak sempat mengangguk karena Hyun Soo tidak memberinya kesempatan untuk melakukan hal itu. Dia hanya bisa mendesah dan mengerang ketika suaminya itu kembali menghadiahi telinga, bibir, leher dan dadanya dengan ciuman dan lumatan yang menggairahkan.

Malam itu Hyun Soo mengambil apa yang sudah sah menjadi hak miliknya dengan penuh kelembutan, seperti janjinya pada Hee Young. Mereka mencapai kepuasan termanis dari hubungan suami-istri pertama yang mereka lakukan…dan akhirnya tertidur dalam posisi saling berpelukan sehabis mereguk kenikmatan yang tak terhingga dari surga dunia yang mereka ciptakan bersama.



mian,klo membosankn ya sista2...soalnya bikinnya ngebut,sih (membela diri sendiri [hmpfh])

oh ya,mian jg klo telat updatenya...mianhae ya sista2 [AddEmoticons04218] [biggrin]

spt biasa...komentnya dtunggu ya [biggrin]

oh ya sebelum lupa...saya ingin sekali mengucapkn "HAPPY BIRTHDAY" bagi uri Lee Min Ho-ssi yang tampan [cheekkiss]...semoga Min Ho selalu sehat & bahagia bersama dgn pujaan hatinya (tau kn siapa yg saya maksud??? Goo Hye Sun!!! [lovestruck]) [AddEmoticons04262]
« Last Edit: June 22, 2011, 01:37:36 am by dalbyeol »

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline aii.d luffy

  • Full
  • ***
  • Posts: 301
    • View Profile
wuuuaaaaa ga ff sebelah, ff sini pada bikin yang     [AddEmoticons04235]  [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235]

BELIEVE IN HAPPY ENDING--MINSUN

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
hoaaa lagi musim minsun merit ya  [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] andai realnya kayak gini wkkkkk
dalb thanks ya buat updatetannya next chap jangan lama2 wkkk langsung di  [hammer] [hammer]

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
wuuuaaaaa ga ff sebelah, ff sini pada bikin yang     [AddEmoticons04235]  [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235]



MinSun lg ngalamin musim merit,sist (minjam kata2 sist.Virna [hmpfh])...makanya bawaannya [AddEmoticons04235] mlulu [hmff]

btw,gumawo dh baca ya [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
 THANK YOU Dalby updatannya  Emoticons0427 Emoticons0427

 akhirnya sudah bisa bernafas tenang karna Hyun soo dan Hee young sudah resmi jadi suami istri  [AddEmoticons04262] [AddEmoticons04262]

 sepertinya appanya Hyun soo hanya mau menguji kesungguhan Hyun soo soal pernikahannya ini  [chin] [chin]
 makanya appanya sengaja menanyakan masalah yang menyulut kemarahan Hyun soo  [devil2] [devil2]
 
setelah mendengar jawabann Hyun soo appa nya jadi bisa tenang dan sangat berterima kasih dengan Hee young  [briggin] [briggin]

 Hyun soo suka banget menggoda istrinya dengan hal" yang membuat muka Hee young berubah memirah   [AddEmoticons04258] [AddEmoticons04258]

 dengan ucapan Hyun soo kalau dia akan berbuat selembut mungkin melakukan MP nya membuat kegugupan hati Hee young hilang terkena hipnotisnya Hyun soo  [AddEmoticons04231] [AddEmoticons04231]

 sekarang hanya kebahagian saat ini yang di rasakan dua pasang pengantin baru ini  [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] kehidupan di penuhi dengan cinta   [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225]


 next di tunggu Dalby beberapa hari lagi  [AddEmoticons04272] [AddEmoticons04272] [AddEmoticons04272]

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
hoaaa lagi musim minsun merit ya  [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] andai realnya kayak gini wkkkkk
dalb thanks ya buat updatetannya next chap jangan lama2 wkkk langsung di  [hammer] [hammer]

iya ya...klo MinSun realnya nikah beneran...wuaaaaaaaaaahhhhh heboh dunia per-MinSun-an...MinSun shippers pasti pd [2vil3jc] saking bahagianya [lovestruck]

next chap gak bakaln lama,sist...paling satu bulan lg [hmpfh]

btw...gumawo dah baca ya,sist.Virna [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
THANK YOU Dalby updatannya  Emoticons0427 Emoticons0427

 akhirnya sudah bisa bernafas tenang karna Hyun soo dan Hee young sudah resmi jadi suami istri  [AddEmoticons04262] [AddEmoticons04262]

 sepertinya appanya Hyun soo hanya mau menguji kesungguhan Hyun soo soal pernikahannya ini  [chin] [chin]
 makanya appanya sengaja menanyakan masalah yang menyulut kemarahan Hyun soo  [devil2] [devil2]
 
setelah mendengar jawabann Hyun soo appa nya jadi bisa tenang dan sangat berterima kasih dengan Hee young  [briggin] [briggin]

 Hyun soo suka banget menggoda istrinya dengan hal" yang membuat muka Hee young berubah memirah   [AddEmoticons04258] [AddEmoticons04258]

 dengan ucapan Hyun soo kalau dia akan berbuat selembut mungkin melakukan MP nya membuat kegugupan hati Hee young hilang terkena hipnotisnya Hyun soo  [AddEmoticons04231] [AddEmoticons04231]

 sekarang hanya kebahagian saat ini yang di rasakan dua pasang pengantin baru ini  [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] kehidupan di penuhi dengan cinta   [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225]


 next di tunggu Dalby beberapa hari lagi  [AddEmoticons04272] [AddEmoticons04272] [AddEmoticons04272]

gumawo jg dah baca,sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

yup,aboji cuman pengen ngetes anaknya,serius apa kagak dgn istri pilihannya sndiri...& dia puas dgn reaksi yg dberikn Hyun Soo [biggrin]

Hyun Soo emang pengen bikin hati Hee Young tenang...dia tahu klo Hee Young gugup & panik menghadapi MP mereka...tp ternyata stelah dmulai...Hee Young yg duluan agresif [laughing]

next chap dtunggu aja,sist...soalnya bang ilham lg demen ronda ke kampung2 sbelah [hmpfh]...ntar klo bang ilham dh pulang,pasti d update lg [biggrin]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline Mawar Jingga

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
    • View Profile
Thanks ya dalbyeol...


Seneng banget, banyak updetan FF neh hari ini. Kecipratan deh kita2 dari ultahnya kang Minho yang guanteng, semuanya pada boros kasih kado buat para pembaca...Senengnya sayaaa.... [clap] [clap] [clap] [clap].

Sebenernya apa sih kendala papanya Minho? kok dia masih gag sreg aja sih ama Hee young. Padahl kan dia ga kenal. Ga kenal maka ga sayang, gitu kata emak gue dulu...Kasian kan Hee Young. Untung dia punya keluarga yang baik, dan mendukung dia banget. Kalo nggak, wah, kasian kan. Apalagi kalo misalkan dia lagi berantem2 ama Hyun Soo, terus dia kalo mau lari, ortunya udah ga ada...sediiih...Tapi mudah2an Hyun Soo gak pernah nyakitin dia deh...

Waaahh, udah MP ya? Kok ga berasa yak???  Tapi bagus kok, gak vulgar, tapi  maksudnya nyampe (walupun yang vulgar teteup mau) [hmpfh] [hmpfh]...

Anyway, thanks yaaa sist atas updetnya...

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
Thanks ya dalbyeol...


Seneng banget, banyak updetan FF neh hari ini. Kecipratan deh kita2 dari ultahnya kang Minho yang guanteng, semuanya pada boros kasih kado buat para pembaca...Senengnya sayaaa.... [clap] [clap] [clap] [clap].

Sebenernya apa sih kendala papanya Minho? kok dia masih gag sreg aja sih ama Hee young. Padahl kan dia ga kenal. Ga kenal maka ga sayang, gitu kata emak gue dulu...Kasian kan Hee Young. Untung dia punya keluarga yang baik, dan mendukung dia banget. Kalo nggak, wah, kasian kan. Apalagi kalo misalkan dia lagi berantem2 ama Hyun Soo, terus dia kalo mau lari, ortunya udah ga ada...sediiih...Tapi mudah2an Hyun Soo gak pernah nyakitin dia deh...

Waaahh, udah MP ya? Kok ga berasa yak???  Tapi bagus kok, gak vulgar, tapi  maksudnya nyampe (walupun yang vulgar teteup mau) [hmpfh] [hmpfh]...

Anyway, thanks yaaa sist atas updetnya...

sist.Mawar...gumawo dh baca yah [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

aboji gak punya mksd apa2 kok,sist...dia cmn pengen liat kesungguhn anaknya,kn mereka blm kenal lama dh main nikah aja...so,aboji msh punya keraguan pd Hyun Soo & Hee Young...Hee Young mmng bukan menantu pilihannya,tp aboji dh mulai bs menerima keputusan Hyun Soo buat menikahi Hee Young krn anaknya ternyata mmng sungguh2 dgn niatnya (wlopn akibatnya Hyun Soo jd tersinggung berat gr2 ucapannya [sweat])

mksd MP-nya nyampe ya,sist??? syukurlh [hmpfh]

gw bingung klo hrs merangkai kata utk bikin MP yg vulgar,sist...bisa2 gw [collapse] nanti [hmff] (ntar deh blajar lg bikin yg lbh berasa [laughing])

next chap dtunggu aja,sist...mdh2an bs cepet updatenya [biggrin]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline miss_princess

  • Junior
  • **
  • Posts: 141
    • View Profile
Yaa ampunnn saya ketinggalaann 2 chapter..
Huaaaaa

Tapi..tapi..
Kok hy hs masih sedikit sih chapnyaa..

Lebih banyak dongg..
Sama lebihh HOT!!
#tepokjidat..

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
Yaa ampunnn saya ketinggalaann 2 chapter..
Huaaaaa

Tapi..tapi..
Kok hy hs masih sedikit sih chapnyaa..

Lebih banyak dongg..
Sama lebihh HOT!!
#tepokjidat..


msh sedikit apa mksudnya,sist??? [sweat]

klo mo lbh bnyk HOT-nya...ntar gw semedi dl ya [hmpfh]

btw,gumawo dh baca ya,sist [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Dalbyeol-aa, ni chap bikin panas dingin ye,hmf. Suka suka suka kalo bgan Hee Young yg sk shy shy cat tiap di goda hyun soo. Hadeuh hyun soo bwaannya ambek2an aja kalo da ngobrol ama abojinya,hufff. Hee young kalo da ditantang suka jd lebih agresif ye ampe lgsg lumat abis bibir lakinya,lol. Tinggal nunggu yg oek2 aja ni kyknya,hmf. Dalby lanjooottttt


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
yuhu ane datang dalb2 gumawo tuk updateannya ya
mian blm komen karna ane blm baca, but janji ane punya utang 2 komen ya ama ffmu
yuhu kaborr baca dulu ya [hmpfh]
note klo gak sempat komen sekarang bsk ya [laughing]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Di mana2 hyesun (klu di sini hee young hehe) selalu berubah agresif klu dah minho (hyun soo) mulai dulun ngajarinnya yg ga2 wkkk,, selamat buat kawinan hee young n hyun soo  [laughing] semoga pernikaham mereka kekal abadi. Ayo kekal mana ama rath n daze # nah lho yg disinggung DAZHAT COUPLE lg deh [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun