Author Topic: My Angel, Thank You Chapter 7 ' August, 25, 2011'  (Read 6021 times)

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You
« Reply #15 on: April 25, 2011, 04:01:30 am »
    Rie chukkahamnida buat ff barunya tapi kapan neh chap perdananya di luncurkan ?


    di sni perannya Minho aga beda banget ya jadi peran orang  stres :(, sungguh membuat pensaran hati


         

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You
« Reply #16 on: April 25, 2011, 09:46:20 pm »
wew mino jd orang stres [sweat] org stres yg cakep [hmpfh] perawatnya eunsun de yg setia nememani trs mino sembuh jatcin kawin de #ngayal ketinggian blon jd dimulai [hmpfh] [laughing]


ADAM COUPLE SELCA

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You
« Reply #17 on: April 25, 2011, 10:01:12 pm »
Jarang jarang kan Mino dapat peran jadi orang stress  [laughing]

Offline huey

  • Newbie
  • *
  • Posts: 73
  • bogosipta....saranghae...
  • Location: Semarang
    • View Profile
    • Huey is Coming
Re: My Angel, Thank You
« Reply #18 on: April 26, 2011, 01:29:28 am »
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

ff baru lagi yaaaaaaaaaa......

selamat²........

ayoo di tunggu mino stress nyaaaaa.... [hmpfh]
eh update nyaaaa.....

annyeong... [bye]

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You
« Reply #19 on: April 28, 2011, 04:48:37 am »
Additional Cast
Jang Geun Seuk as Jang Geun Seuk or Dr. Jang
[/size]

Chapter 1

“ Yong Hwa.. ” Sapaan itu sangat lembut di telinga Yong Hwa

“ Omma… Appa… ” Gumam Yong Hwa tidak percaya

“ Ya nak.. Ini kami. Kami sangat merindukanmu. Lihat kau sudah dewasa sekarang. Kau sekarang sangat tampan putraku. Pasti kau digilai oleh wanita-wanita. ” Puji Mrs. Kim

“ Ne. Omma Appa aku merindukan kaliaannn… ” Ujar Yong Hwa girang dan berniat memeluk kedua orangtuanya. Belum sempat ia melakukan niatnya itu Mrs. Kim mencegahnya

“ Tidak nak.. Jangan kesini. ” Ujar Mrs. Kim lembut

“ Wae.. Aku hanya memeluk omma dan appa saja. Tidak bolehkah? ” Raut kekecewaan tergambar jelas di wajah yong hwa.

“ Kami sangat merindukanmu. Tapi, jika satu langkah saja kau melangkah kea rah sini, kau tidak akan pernah kembali, kau akan meninggalkan onnie mu sendirian. Apakah kau tak kasihan pada onnie mu? Lagipula, kau sudah berjanji akan melindungi onnie mu? ” Kali Mr. Kim yang bersuara

“ Apa maksud appa? A..aku tidak mengerti. Setiap kali kita bertemu. Aku selalu menanyakan hal yang sama dan Appa dan omma juga menjawab hal yang sama.. Ada apa sebenarnya ini? ” Tanya Yong Hwa tak mengerti.

Terlihat oleh Yong Hwa. Ommanya meneteskan airmatanya, sedangkan appanya berusaha menenangkan istrinya.

“ Omma.. Appa.. Jawab pertanyaan ku!! ” Teriak Yong Hwa dengan bibir bergetar menahan tangis. “ Jangan buat aku seperti ini.. ” lanjut Ying Hwa pelan..

Mr. Kim memandang istrinya lembut begitupun sebaliknya. Serentak, mereka memandang Yong Hwa yang jauh didepan mereka, namun mereka masih bisa menangkap raut wajah anaknya itu. Penyesalan hinggap dihati keduanya.
Perlahan-lahan, Mr. Kim dan Mrs. Kim mundur, menjauhi Yong Hwa. Yong Hwa pun mencoba melangkahkan kakinya mendekati kedua orang tuanya, tapi kakinya tidak bisa digerakkan, kaku, seperti ada yang menahannya. Yong Hwa tidak bisa lagi menahan, dia terduduk dan air matanya jatuh membasahi pipinya. “ Omma.. Appa.. ” gumam Yong Hwa, sementara bayangan kedua orangtuanya perlahan menghilang hingga tak tampak sama sekali..

“ Aaaakkkkhhh……… ” 

>>>>>>******<<<<<<

“ Aaaaaakkhh… Omma!! Appa!! Jangan pergi!! Aku mohoonn!! ” Teriak yong hwa histeris. Kim Yoon Ah, kakah Yong Hwa yang mendengar teriakan Yong Hwa segera menghampiri yong hwa di kamarnya.

Braakk…

Terdengar pintu yang di banting oleh Yoon ah. Tersirat di wajahnya kekhawatiran dan panik..

“ Yong Hwa, ada apa denganmu?? ” Tanya Yoon ah sambil mengusap wajah adik tercintanya ini.

“ Mereka datang lagi, mereka datang lagi, mereka datang lagi ” kata-kata itulah yang terlontar dari mulut Yong Hwa, pandangannya lurus kedepan, kosong..

“ Yong Hwa,.. ” mulut Yoon ah bergetar, jujur ia prihatin dengan adiknya, ‘ semenjak kepergian orangtua mereka, yong hwa tidak seperti ini, tapi kenapa?’ isak tangis terdengar dari mulut Yoon ah, beban yang ditanggungnya sangat berat setelah kematian kedua orang tua mereka dan keadaan adiknya ini.

“ Noo...na.. ke..kenap..pa om.omma.. ap..appa da..tang lag..gi..? K..ken..apa? ” Ucap Yong Hwa terbata-bata…
Yoon ah tidak menjawab pertanyaan adiknya, ia malah memeluknya erat seakan akan menenangkan adiknya dan dirinya sendiri. Sungguh.. ia tak tahan melihat adiknya seperti ini. Teman Yoon ah yang mengetahui keadaan Yong Hwa, menyarankan agar dibawa ke rumah sakit Jiwa. Tapi Yoon ah tidak mau. Yong Hwa hanya mengalami trauma. Dan aku bisa menyembuhkannya. Kata-kata itu yang selalu ia ucapkan untuk menenangkan dirinya..
Kadang-kadang Yoon ah sempat berpikir, apa yang dikatakan teman-temannya benar adanya. Segera ia membuang jauh-jauh pikiran tersebut.

10 menit sudah Yoon ah memeluk adiknya. Tidak ada pertanyaan ataupun gumaman dari Yong Hwa. Ternyata Yong Hwa terlelap di pelukan Yoon ah. Perlahan lahan Yoon ah membaringkan tubuh jangkung itu dan menyelimutinya. Lalu, merogoh saku untuk mengambil ponsel, mengotak atiknya sebentar dan menempelkan ponsel itu ke telinganya.

“ Yeobseyo.. ” Sapa seorang gadis diseberang.

“ Hyo Joo.. Bisakah kau ke sini. Yong Hwa berteriak lagi.. Mungkin kedatanganmu bisa membuatnya sedikit tenag.
Bisakah? ” Pinta Yoon ah

“ Miane onnie.. Aku capek jika Yong Hwa begini terus.. Lebih baik onnie memasukkannya kerumah sakit jiwa. Agar yong
hwa bisa sembuh dengan cepat ” Balas Hyo Joo dengan lembut.

“ Tapi, kau kekasihnya. Onnie mohon Hyo Joo. Sebentar lagi onnie mau kekantor.. ” Rajuk Yoon ah ke Hyo Joo

“ Sekali lagi, miane onnie. Aku menyerah. Memang kedatangan ku membuatnya sedikit tenang. Tapi aku tidak bisa begini terus. Aku sudah lelah menunggunya, 2 bulan sudah aku menunggunya, tapi tidak ada perkembangan. Orang tua ku menginginkan aku cepat menikah. Tidak ada pilihan lain. Jeongmal miane onnie ” Balas Hyo Joo dengan nada bersalah.

“ Sudahlah, terima kasih kau sudah menjaga Yong Hwa ” Ucap Yoon ah dingin dan menekan tombol merah.
Sebelum menekan tobol merah, Yoon ah mendengar Hyo Joo berusaha mencegahnya. Tapi terlambat..

Zzzrrttt… Zzzrrttt…

Ponsel Yoon ah bergetar pertanda ada pesan masuk. Yoon ah melihat nama pengirim. “ Hyo Joo ” dengan malas Yoon ah membuka pesan tersebut.

Onnie.. Miane.. Jika pengakuan ku tadi membua onnie kecewa.
Aku mohon sama onnie, jangan memberitahu Yong Hwa dulu. Nanti dia semakin sakit. Beritahu ia, jika ia sudah sembuh..
Satu lagi onnie, kalau boleh, aku memberi saran. Sebaiknya Yong Hwa di bawa kerumah sakit Jiwa onnie, agar Yong Hwa cepat sembuh.

Hyo Joo



Yoon ah tidak membalas pesan tersebut, ia terpaku di tempatnya. Saran yang diberikan Hyo Joo sama dengan teman-temannya. ‘ Apakah aku memasukkan Yong Hwa ke rumah sakit jiwa. Lalu, siapa yang menemaninya, memeluknya, melindunginya, menjaganya? Apakah perawat disana mampu menyembuhkan Yong Hwa? ’
Yoon ah berkutat dengan pikirannya sendiri. Setelah setengah jam, ia memutuskan mengikuti saran yang ia dengar dari teman-temannya dan Hyo Joo. Ini semua demi Yong Hwa.

>>>>>>******<<<<<<

“ Appa!! Bogoshipo!! ” Wanita bertubuh mungil itu berlari menuju Mr. Lee, appanya, dan memeluknya erat.

“ Ne.. Appa juga merindukanmu, Eun ” Jawab Mr. Lee dan membalas pelukan putrinya, tak kalah erat

“ Bagaimana keadaan appa dan omma sekarang? ” Tanya wanita yang dipanggil Eun, Lee Eun Sun

“ Seperti yang kau lihat, appa baik-baik saja, omma pun begitu. ” Jawab Mr. Lee sambil memeragakan tubuhnya, bahwa ia sehat sehat saja.

“ Syukurlah.. Aku senang sekali appa.. Akhirnya aku pulang juga.. Ahh.. Lega, kuliah ku berakhir juga. Dan sekarang aku mau perawat dirumah sakit kita. ” Ucap hye sun dengan wajah berseri seri

“ Benarkah? Sampai di mana kemampuanmu hah! ” ledek Mr. Lee

“ Yya, Appa! Jangan meledekku. ” Eun cemberut, bibir mungilnya manyuunn..

“ Hehehe, Appa hanya bercanda kok! Jadi, kau siap menjadi Psikolog ”

“ Ne!! Aku akan berusaha dengan sebaik mungkin untuk menyembuhkan orang-orang yang sakit ” Ujar Eun Sun
bersemangat..

“ Yang kau tangani bukan orang yang biasa-biasa saja. Tapi.. kau menangani orang gila ” bisik Mr. Lee untuk menakuti Eun Sun

“ Jeongmal?? ” Teriak Eun  keras.

“ Yap, kenapa kau takut? ” Tantang Mr. Lee lagi

“ Tidak! Malahan Eun sangat senang Appa. Dengan menangani pasien gila, aku akan mendapatkan pengalaman baru. Apalagi bisa menyembuhkan pasien gila itu. Aku jadi tidak sabar ” Ucap Eun bersemangat
Mr. Lee yang mendengar ocehan riang putrinya hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum bahagia.

>>>>>>******<<<<<<

“ Yong Hwa.. ” Panggil Yoon ah lembut. Ia melihat adik kesayangannya ini, duduk sambil memeluk lututnya dan memandang lurus kedepan dengan pandangan kosong.

“ Yong Hwa, kita kerumah sakit ya.. ” Rujuk Yoon ah sambil membelai rambut lebat adiknya.
Yong Hwa hanya menganggukkan kepalanya. Yoon ah tersenyum lembut dan perlahan memeluk adiknya.

“ Kita bersiap siap sekarang, kau belum mandi kan? Ayo mandi sekarang. Onnie tunggu dibawah ”
Lagi lagi Yong Hwa tidak menjawab. Perlahan, ia melepaskan pelukan kakaknya, berdiri dan melangkahkan kakinya menuju ke kamar mandi. Yoon ah hanya memandang punggung adiknya sedih. Ia sangat merindukan Yong Hwa yang dulu. Yong Hwa yang penyayang, pengertian, dan melindungi yang dicintainya.

Hanya dalam sekejap, Yong Hwa berubah, sejak kemunculan mimpi kedatangan orangtuanya yang memberikan pertanyaan besar bagi Yoon ah. ‘ Kenapa mereka muncul secara tiba-tiba. Setelah 20 tahun meninggalkan kami. Kenapa sekarang? Dan kenapa harus Yong Hwa? Kenapa tidak aku saja?’ Pertanyaan ‘ KENAPA ’ muncul di otak Yoon ah terus menerus.

Yoon ah tersentak dari lamunannya ketika mendengar suara di kamar mandi. Perlahan Yoon ah keluar dari kamar Yong Hwa dan menunggunya di lantai bawah.

>>>>>>******<<<<<<

“ Sebaiknya, Yong Hwa dirawat disini. Keadaannya akan semakin parah jika dirawat di rumah ” Jelas Dr. Jang yang memeriksa Yong Hwa tadi.

“ Tapi, saya tidak bisa meninggalkannya sendiri. Dia akan merasa kesepian. Apakah dokter tidak bisa memberikan tips atau cara merawat pasien seperti Yong Hwa? ”

“ Apakah anda seorang Psikolog? ” Tanpa membalas pertanyaan Yoon ah. Dr. Jang itu malah Tanya balik

“ Tidak. Memangnya kenapa? Apakah seorang Psikolog mampu mnyembuhkan Yong Hwa? ” Tanya Yoon ah lagi

“ Benar. Hanya seorang ahli kejiwaan atau Psikolog yang mampu menyembuhkan Yong Hwa. Tapi.. ” Dr. Jang tidak melanjutkan perkataannya lagi.

“ Tapi… ” Ulang Yoon ah penasaran.

“ Kami tidak punya ahli kejiwaan di rumah sakit ini, itu… ” kalimat Dr. Jang terputus karena teriakan Yoon ah

Braakk…

“ Mwo!! Bagaimana bisa di rumah sakit yang katanya ‘ Terkenal ’ dan mempunyai fasilitas lengkap tidak punya Psikolog ” Ucap Yoon ah keras dan marah

“ Tenang Yoon ah-ssi. Ini rumah sakit, anda bisa membangunkan pasien kami. ” Setelah menenangkan Yoon ah, Dr. Jung
melanjutkan perkataannya yang sempat terpotong.

“ Ahli kejiwaan kami yang lama tidak bekerja disini lagi, bukan berarti dia mengundurkan diri. Ada sebuah rumah sakit di Afrika yang sangat membutuhkan seorang Psikolog, salah satu utusan rumah sakit tersebut memilihnya. Kami tidak bisa mencegahnya, karena ia menerima untuk bekerja disana ” Jelas Dr. Jang panjang lebar.

“ Lalu, bagaimana dengan pasien-pasien lain? Apakah mereka tidak membutuhkan seorang Psikolog ” Tanya Yoon ah lagi

“ Mereka tidak sama dengan Yong Hwa. Yong Hwa hanya stress biasa dan trauma dan masih bisa disembuhkan oleh Psikolog. ” Jawab Dr. Jang

“ Begitu. Baiklah Dr. Jang. Terimakasih atas informasinya, saya akan mencari seorang Psikolog untuk Yong Hwa. Secepatnya ” Ucap Yoon ah tersenyum kepada Dr. Jang

>>>>>>******<<<<<<

Cup..

Setelah mencium kening Yong Hwa, Yoon ah akan meninggalkan adiknya ini sendirian disini. Ketika akan beranjak, tangan Yoon ah digenggam adiknya. Yoon ah menoleh dan memerhatikan wajah adiknya. Sungguh, Yong Hwa memandang kakaknya dengan pandangan sendu. Tapi, Yoon ah, melepaskan genggaman Yong Hwa ditangannya lembut. Dan menyelimuti tubuh Yong hwa, duduk disamping Yong Hwa yang berbaring.

20 menit sudah Yoon ah menunggu Yong Hwa tidur, akhirnya pemuda tersebut tidur juga. Perlahan Yoon ah meninggalkan Yong Hwa sendirian.

Belum juga Yoon ah meraih ganggang pintu, tapi pintu tersebut sudah dibuka seseorang. Ternyata Dr. Jang yang masuk dan tersenyum ketika melihat Yoon ah.

“ Mau pulang? ” Tanya Dr. Jang

“ Ne.. ” Jawab Yoon ah singkat

“ Aku antar pulang ya? ”

“ Oh.. ne ”

>>>>>>******<<<<<<

Perjalanan pulang menuju rumah Yoon ah

“ Dr. Jang… Boleh aku minta tolong? ”

“ Hmm.. Tentu. Katakanlah ”

“ Sementara saya mencari Psikolog untuk Yong Hwa, tolong jaga Yong Hwa, dia tidak biasa sendiri. Sesungguhnya aku khawatir dengannya. Jika ia menanyakan tentang ku. Katakan saja kalau saya mencari Psikolog untuk nya. ” Pinta Yoon ah pelan

“ Baiklah. Saya penuhi permintaan anda. Tapi saya tak janji, jikasaya harus meninggalkannya sementara karena pekerjaan ”

“ Terimakasih Dr. Jang. ”

Setelah itu tidak ada balasan dari Dr. Jang. Hening menyelimuti mobil itu.

“ Di sini saja Dr. Jang ” Ucap Yoon ah tiba-tiba

“ Oh, disini rumahmu? ” Tanya Dr. Jang tak percaya

“ Ne. Kenapa? ”

“ Ternyata rumah kita searah. ”

“ Oh benarkah? Baguslah. Sekali lagi Terima kasih Dr. Jang, anda telah mau membantuku dan mengantar ku pulang. Sangat merepotkan anda ” Ucap Yoon ah menundukkan kepalanya.

“ Tidak apa-apa, saya senang membantu anda Yoon ah-ssi. Ah ya, panggil saja aku Geun Seuk. ”

“ Baiklah Geun Seuk. Sekali lagi Terimakasih ” Ucap Yoon ah sambil membungkukkan badannya ke Geun Seuk

“ Ne, aku pulang dulu. See You! ”
Yoon ah memandang mobil yang perlahan menghilang di perbelokkan. Tanpa disadarinya, ia tersenyum lembut.

>>>>>>******<<<<<<

Pagi harinya, Yoon ah meminta cuti 2 hari dari kantornya. Selama 2 hari, ia akan mencari seorang Psikolog untuk Yong Hwa. Demi kesembuhan Yong Hwa, ia rela meninggalkan pekerjaannya sebagai Pembawa Berita.
Yoon ah memulainya dari mendatangi sebuah rumah Psikolog yang ia tahu di koran yang dibacanya kemarin.
Setelah berbicara sebentar, Psikolog itu mau menerima tawaran Yoon ah, dan mereka menuju rumah sakit dimana Yong Hwa dirawat. Sesampainya disana. Yoon ah langsung mengenalkan Psikolog iu ke Yong Hwa. Tapi, Yong Hwa malah menatap tajam dan memperlihatkan ketidaksukannya terhadap Psikolog itu. Sehingga Psikolog yang umurnya sekitar 25 tahun takut ditatap seperti itu oleh Yong Hwa.

Walaupun ditatap seperti, Psikolog itu tetap bertahan. Ini semua dilakukannya karena ia menganggur.
Suatu hari Psikolog itu berusaha mengajak Yong Hwa bicara, tapi pemuda itu malah menacuhkannya. Sehingga Psikolog itu tak tahan dengan sikap Yong Hwa. Akhirnya, ia mengundurkan diri.

Kekecewaan merasuki hati Yoon ah, untung saja ada Geun Seuk yang menyemangatinya. Karena merasa dapat dukungan. Yoon ah mencari lagi Psikolog di Koran yang baca. Tapi hasilnya tetap sama, Yong Hwa menolak dan bahkan mengacuhkan Psikolog-Psikolog itu. Sempat Yoon ah berfikir ‘ Dia stress atau tidak sikh.’ Langsung saja Yoon ah dapat jawaban. Tiba-tiba saja Yong Hwa teriak-teriak tak karuan. Dan yoon ah percaya kalau  Yong Hwa masih stress.

Selanjutnya, Yoon ah mencari Psikolog di rumah sakit terkenal yang ada di Seoul. Tapi, hasilnya sama saja, tidak ada yang mampu menyembuhkan Yong Hwa bahkan Yong Hwa menolak dan memberontak saat Psikolog-psikolog terkenal itu memaksanya. Beginilah akhirnya.

Sudah 6 bulan Yoon ah mencari Psikolog yang cocok untuk Yong Hwa. Yoon ah sudah menyerah, Yoon ah hanya berdo’a kepada Tuhan agar mendatangkan Psikolog yang cocok untuk Yong Hwa. Tidak lama kemudian, Geun Seuk membawa kabar gembira untuk Yoon ah. Bahwa, putri pemilik Lee’s Hospital adalah Psikolog, dan akan menggantikan Psikolog yang lama. Yoon ah yang mendengar berita dari Geun Seuk sangat senang. Dia terus menerus mengucap syukur kepada Tuhan.

“ Sebentar lagi ia datang. Bagaimana antusiasnya putri Mr. Lee mengetahui ia akan memiliki pasien ” Ucap Geun Seuk kepada Yoon ah di ruang kerjanya. Geun Seuk melanjutkan “ Walaupun ia baru lulus, tapi aku yakin ia mampu menyembuhkan Yong Hwa, dari keceriannya ”

“ Terimakasih Geun Seuk. ”

Tok.. Tok.. Tok..

Seseorang mengetuk pintu dan sahutan ‘ masuk ’ dari Geun Seuk terdengar diiringi bunyi pintu yang dibuka seseorang. Terlihat wanita mungil berkulit putih memasuki ruangan Geun Seuk. Senyum tidak pernah lepas dari bibir mungil gadis itu. Siapa saja yang melihat senyuman itu pasti ikut tersenyum. Senyuman yang tulus.

“ Lee Eun Sun, kau sudah datang rupanya. ”

“ Ne Dr. Jang. Jadi mana pasien ku yang bernama Kim Yong Hwa itu? ” Tanya Eun antusias dan tak sabaran. Melihat tingkah laku Eun, Yoon ah tersenyum   lebar. ‘ Benar yang dikatakan Geun Seuk, Ia mampu menyembuhkan Yong Hwa ’ bisik Yoon ah dalam hati. Sedangkan Geun Seuk…

“ Kau tak sabaran rupanya Eun. Lebih baik kau memperkenalkan diri kepada Noona nya Yong Hwa. Kim Yoon Ah ” Ujar Geun Seuk sambil merangkul Yoon ah yang berdiri disebelahnya.

“ Annyong Lee Eun Sun, Kim Yoon Ah imnida ” tangan Yoon ah terulur sambil memperkenalkan dirinya

“ Ne, onnie. Lee Eun Sun. ” Eun membalas uluran tangan Yoon ah.

“ Bagaimana kalau kita ketempat Yong Hwa sekarang. Kau tidak sabarkan untuk menemuinya? ” Goda Yoon ah sambil
mengedipkan sebelah matanya dan berlalu menuju kamar Yong Hwa.
Eun yang mendengar perkataan Yoon ah, hanya menundukkan kepalanya malu. Tiba-tiba ia merasakan ada tarikan kecil ditangannya. Ternyata Geun Seuk menarik Eun agar cepat.

Sesampainya mereka di kamar Yong Hwa, Yong Hwa terlihat sedang duduk meringkuk dilantai sambil memeluk lututnya dan memandang didepannya lurus.

“ Yong Hwa… Lihat noona ingin memperkenalkanmu pada seseorang. Namanya Lee Eun Sun. Ia yang akan merawatmu selagi noona bekerja ” Ucap Yoon ah sambil membelai rambut hitam lebat adiknya. Agar Yong Hwa menoleh ke arahnya.

“ Hai Yong Hwa.. Aku Lee Eun Sun, senang berkenalan denganmu ” Sapa Eun riang dan mengulurkan tangannya

Tapi Yong Hwa hanya memandang tangan yang terulur itu tanpa berniat membalasnya. Perlahan-lahan wajah Yong Hwa mendongak keatas. Pertama kali yang ia lihat adalah senyuman tulus bagaikan malaikat yang turun dari surge. Yong Hwa menatap senyuman itu lekat. Karena dipandang seperti itu, Eun menjadi bingung. Yoon ah yang melihat cara Yong Hwa memandang Eun juga bingung. 

“ Yong Hwa.. Kenapa kau memandang Eun Sun seperti itu? ” Tanya Yoon ah lembut. Yong Hwa tidak membalasnya, hanya memandang wajah Eun lekat.

End Chap


maaf jika membosankan dan pendek   [sweat] [sweat]
ditunggu komennya  [lovestruck]

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
eh,dah d update...gumawo,sist Riesha [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

karakternya msh hrs dpelajari,untung aja msh sedikit...jd msh bisa dhapalin (gak kyk karakter d ff gw...bnyk nama baru,bikin puyeng pembaca  [laughing])

sist...Yong Hwa kasian banget ya...dia agak2 stress (dia stress kn???) gr2 ortunya passed away,ya???

untung ada Eun Sun...ntar mereka dekatnya d  R.S i2 ya??? Yong Hwa & Eun Sun bakalan  Emoticons0425 & nikah kn,sist (bnyk nanya...d [hammer] sm sist.riesha [hmff])

sist...lanjutannya jgn lama2 ya...HWAITING!!! [AddEmoticons04262]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
  sist Rie gomawo udah di updat , prihatin banget ya sama keadaanya Yong Hwa yg stris gara" mimpi

 di dtangi ke dua orang tuanya :( .

  untung nya nona nya selalu setia merwat & menjaganya jadi bisa sedikit tenang buat yong hwa

  apa lagi sudah ada kedatangan Angel yg akan siap menyembuhkan yong hwa .

 sebenarnya ada maksud apa ya mimpi nya yong hwa itu...? jujur penasaran tingkat tinggi neh...!

 di tunggu lanjutannya lagi ya....

Offline Luhiexminsun

  • Newbie
  • *
  • Posts: 18
    • View Profile
    annyeong sist Rie salam kenal ya :)

   yong hwa mengalami deprisi hebat gara" mimpinya , tapi.... aku salut banget  sama nona nya

 yang sangat tidak patah semangat demi kesembuhan adiknya,

  beda banget sma pcarnya yg langsung meninggalkannya begitu aja , awas aja kmu klo
 yong hwa sembuh nanti mau balik lagi ,  (gue cekek loh ) miane emosi sesaat ,heheheh...

 tenang yong hwa sang penyelamat udah muncul yg dengan setia akan mendampingimu
 
sampai sembuh nanti.

    di tunggu chap 2 nya sist

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Ya ampun kesian liat yonghwa depresi kek gt ortunya meninggal dr yonghwa msh kecil ya sha trs jd stres gt yonghwa tersepona ngliat eunsun kek bidadari turun dr khayangan keknya langsung nyaman sm eunsun

Btw thanks sha udin diupdate (?_?) 


ADAM COUPLE SELCA

Chainezz_Vian

  • Guest
anyeonghaseo sist rie_sha  [bye]
lam kenall ya  [arms] panggil apa nie..?
wah... ff baru, chukae  [clap]
tp koq mino jadii org stress gitu c  [cry]
ky'a bakalan berat nie tugas hye sun di ff ini..
oke dech... hwaiting sist!!!  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
ada apakah gerangan [what] [what]
apakah si yong hwa melihat sesuatu yang akrab pada diri eun sun, sehingga dia memandangnya begitu lekat [what] [what] ayo eun sun, seharusnya dishake aja tangan yong hwa biar dia melihat lebih jelas ketulusanmu [biggrin] [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
CHUKKAE... [biggrin] [biggrin] next chap kpn?? [what] #reader ga tau diri [hmpfh] [hmpfh]

Love you more than I can say

Offline Freesia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1547
  • ♥ sunnies ♥ minsuners ♥
    • View Profile


annyeong rieshaaa sistaaa :)  [hug]
omoooo, minong masup rsj [sweat], pasien tertampan di penjuru rsj seduniaaa  [hmff]
Yong Hwa langsung fall in luve pada pandangan pertama ya ke Eun Sun  [hmpfh] [lovestruck] [lovestruck]
bwat Hyoo Joo tegaa bener, ninggalin Yong Hwaa yang lagi seperti ituw  [heh]
mungkin saat pertama kali melihat Eun Sun, Yong Hwa langsung mrasa nyaman and comfort?
jadi dia memandang Eun Sun begitu lekat  [what]

..figthing..for next chap sist ..:)  [AddEmoticons04273]

‘’ I don’t  need anyone else ,
" I never leaned on anyone but me”
“ I always took pride standing on my own two feet ”
 “ Cause I’m Stronger  than anything “

" I’m Zevaa - [ The God Of War ] "

Offline el_minoz

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • upssss.....
    • View Profile
anyong sist
wah ff baru lagi wkwkwkwk
yong hwa dah nemuin angel y yah!smoga j bisa sembuh n g kebayang2 lagi
g bisa bayangin si yong hwa gila

d tunggu next chap sist!thanx

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
eh,dah d update...gumawo,sist Riesha [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

karakternya msh hrs dpelajari,untung aja msh sedikit...jd msh bisa dhapalin (gak kyk karakter d ff gw...bnyk nama baru,bikin puyeng pembaca  [laughing])

sist...Yong Hwa kasian banget ya...dia agak2 stress (dia stress kn???) gr2 ortunya passed away,ya???

untung ada Eun Sun...ntar mereka dekatnya d  R.S i2 ya??? Yong Hwa & Eun Sun bakalan  Emoticons0425 & nikah kn,sist (bnyk nanya...d [hammer] sm sist.riesha [hmff])

sist...lanjutannya jgn lama2 ya...HWAITING!!! [AddEmoticons04262]

Yong Hwa emang stress, tapi gg parah" amath kok..  [biggrin] [biggrin]

  sist Rie gomawo udah di updat , prihatin banget ya sama keadaanya Yong Hwa yg stris gara" mimpi

 di dtangi ke dua orang tuanya :( .

  untung nya nona nya selalu setia merwat & menjaganya jadi bisa sedikit tenang buat yong hwa

  apa lagi sudah ada kedatangan Angel yg akan siap menyembuhkan yong hwa .

 sebenarnya ada maksud apa ya mimpi nya yong hwa itu...? jujur penasaran tingkat tinggi neh...!

 di tunggu lanjutannya lagi ya....
Penasaran ya...
gw aja juga penasaran  [heh] [heh]

anyeonghaseo sist rie_sha  [bye]
lam kenall ya  [arms] panggil apa nie..?
wah... ff baru, chukae  [clap]
tp koq mino jadii org stress gitu c  [cry]
ky'a bakalan berat nie tugas hye sun di ff ini..
oke dech... hwaiting sist!!!  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]


manggil risa aja sist  [biggrin] [biggrin]
Tugas hye sun alias Eun Sun emang berat. Tapi lebih berat tugas gw, jadi pusing buatnya mau  banghead banghead ni kepala

Terima kasih dah mau baca FF ini  [biggrin]  [arms] [biggrin]