Author Topic: THE PRISONER OF PRINCE Chapter 8 21102012  (Read 24522 times)

Offline dafa yuvi

  • Junior
  • **
  • Posts: 202
  • love is trust
  • Location: surabaya
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 4 16 Agustus 2011
« Reply #315 on: August 29, 2011, 06:57:45 pm »
makkkkkk,,,, kapan update euy,,prince jun [on] [on]
my princess mesti latian  [fighting] [fighting] [hammer] [hammer] buat ngelawan. jangan mau ditindas,, ~hadeuhapasihdafa
 [what] [what] lanjut yahhhh :P [hmff]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 4 16 Agustus 2011
« Reply #316 on: October 16, 2011, 03:13:50 am »
mohon maaf jika ada yang kurang berkenan baca nih FF.....
jika terdapat unsur kekerasan mohon dimaafkan karena ini hanya cerita fiktif belaka  [biggrin] [biggrin]
jika ada kesamaan cerita, sungguh ini TAKDIR yang tidak disengaja [goodgrief] [goodgrief]








CHAPTER 5





Sentuhannya semakin liar pada setiap lekuk tubuhku, terasa lembut_bergairah …. Namun bagai tusukan sembilu yang kian menyakitkan, saat kemarahan kini menjadi pelampiasan sempurna akan “kesalahan” yang mungkin aku lakukan pada masa laluku…



Jandi menjerit, disela- sela bungkaman yang menutup rapat mulutnya, menghentikan nafasnya, diiringi detak jantung yang kian memburu saat prince jun menindih tubuh mungilnya dengan ciuman bertubi_liar pada bibir mungilnya yang gemetar…

“aku mohon….lepaskan…lepaskan aku….”

Sekuat tenaga jandi mencoba untuk menolak, namun ia sadar kekuatan lelaki itu jauh dibandingkan dengan tubuh lemahnya saat ini. ketika lidah itu mencoba masuk, diiringi bibir yang semakin menguasai, membuat tubuh jandi semakin lemah dalam dekapan erat sang prince.

“ aku diam_lemah dalam pelukannya … tubuhku gemetar… saat lengannya dengan kasar menekan erat seolah, mendorong dan menahanku untuk tidak bangkit dan melawan  akan  kekuasaan yang ia tunjukkan atas diri dan tubuhku”



“weo… kenapa…kau berhenti jandi-a ? sungguh saat kau mencoba menolakku, dengan jeritan dan perlawanan mu_ hal itu membuatku semakin bergairah!” prince jun berbisik sambil menatap sayu mata itu. mata bulat ketakutan_ basah saat  bulir- bulir air mata jatuh menetes dipipinya, terisak pelan dalam dekapan sang prince.

BRETTTTTTTT


Dengan kasar, junpyo menarik gaun tidur yang ia kenakan. Jandi mengerang, wajah cantiknya semakin ketakutan, karena dalam sekejap gaun itu terlepas hingga lagi- lagi mempertontonkan setiap lekuk keindahan dada dan tubuhnya yang sempurna.

Ini bukan kali pertama prince Jun melakukannya….

Prince Jun tersenyum dingin. Terlihat jelas tawa menyeringai dibalik gurat amarah sang prince, saat menatap tubuh gadis yang kini ada didalam pelukannya.

“kini kau tahu, aku sang penguasamu …Anthea, penguasa tubuhmu, pikiranmu bahkan jiwamu.”

Dengan liar sang prince menjamah lagi tubuh yang terbujur kaku dalam pelukannya, saat ia sadar gadis itu menyerah akan perlawanannya. Amarahnya seketika kembali memuncak saat memandang wajah “lemah” yang menurutnya kepura- puraan. Wajah sendu yang membawanya kelubang kehancuran, wajah bidadari yang menggiringnya pada dendam akan pengkhianatan.

Dengan kemarahan ia kembali mendekap dan menindih tubuh jandi dan dalam waktu yg bersamaan ia mencium bibirnya, memaksa….brutal…..berbahaya…..kasar…dan menyakitkan.



Jandi yang diam berusaha kembali mengelak saat ia merasa tubuh besar itu kini menguasainya lagi, membuatnya tak sanggup bernafas namun memacu adrenalinnya saat sentuhan itu kembali membawanya melayang akan wajah yang mungkin cukup ia rindukan.

“goo…jun…pyo….” Isak jandi dalam tangisnya.

Junpyo tersentak ketika mendengar panggilan itu. Dan dengan cepat ia hentikan jamahannya akan tubuh jandi yang gemetar.

Dengan nafas tersengal ia pandang wajah gadis yang kini menatapnya, dengan tatapan kepiluan.

“kau….memanggil namaku, jandi_a? apa kau…ingat semuanya…?” bisik junpyo dengan suara bergetar.

Jandi terdiam pikirannya terasa berat, ia pandang mata tajam yang kini menatapnya. Mata yang terasa tidak asing, mata yang seolah tersenyum….mata yang dulu selalu memandangnya dengan lembut…

“tidak… kau…bukan… dia….kau…berbeda…” bisik jandi, saat ia sadar mungkin hanya imaginasinya yang sesaat. Meski ia tidak tahu, mengapa ia menyebut nama lelaki itu_sebuah nama yang seolah lekat dalam bibirnya…

Junpyo seketika terkekeh, akan sikap menyerahnya yang “sesaat”. Entah mengapa ia merasa luluh saat gadis itu menyebut namanya dengan lembut, panggilan lembut yang mungkin cukup ia rindukan.

Prince tahu, ia menunggu saat- saat ini. saat semua harus dibayar lunas oleh gadis yang pernah ia cintai, dan dengan “ingatan” yang sempurna_akan lebih membuatnya yakin; dendam itu akan terbalas dengan sedemikian rupa!

“bwo? Aku berbeda?, dengannya?” suara pelan itu terdengar bagai sidiran.

“kau benar- benar ingin mempermainkanku, jandi_a… bahkan disaat kehilangan ingatanmu, kau masih ingat wajah bajingan itu!” suara itu berbisik tajam.

“jangan pernah bandingkan aku dengan anjing peliharaanmu jandi_a… karena aku berbeda”

“AKU BERBEDA!!!”

dengan brutal ciuman liar itu kembali mendarat dibibir mungilnya, lagi- lagi terasa sangat liar… memaksa….menyakitkan. jandi mengerang, ia dorong dagu panjang yang berada dalam lekukan lehernya… saat bibir itu mulai menjamah, menggigit, bagai api yang siap membakar tubuh gemetarnya.

Namun, lagi- lagi kegagalan yang dapat ia rasakan. Perlawananya seketika harus berakhir, saat junpyo menjepit kedua kakinya, mengangkat tangan lemahnya keatas_masuk kedalam belenggu kekuasaannya.

“kau pikir, akan menyenangkan bagiku menjamah tubuh kotormu, jandi_a?”TIDAK!” bisik junpyo_menekan.

 “tapi…ada kalanya… aku menginginkanmu, budakku! Karena saat ini menikmati deritamu adalah kebahagianku, jandi_a!”

Tangan kiri kekarnya menahan lengan keatas, dan dengan tangan kanannya sang prince kembali beraksi pada setiap lekuk kaki jenjang…menelusur, menyingkap gaun tidur….dari bagian bawah kaki hingga keatas, ….

“aku bisa merasakan bagaimana buasnya lelaki itu. dia bagaikan harimau ganas yang akan siap menelanku hidup- hidup tanpa peduli! Tanpa peduli….akan tangisanku…. Permohonanku!, … oemma……tolong…aku…”

Jandi memejamkan matanya, ia menyerah_kekuatannya telah habis, ketika lengan kekar itu memaksa membuka kedua kakinya,… mencoba memaksa masuk_menyatukan dirinya. Tanpa peduli, akan air mata dan ketakutan yang kini melingkupi jiwanya, saat keperkasaan sang prince kini mulai kembali terasa menguasai tubuhnya. Ciuman, sentuhan kian terasa bertubi_tanpa membiarkan sejengkal tubuhnya lolos akan sentuhan itu.

Jandi menaikkan bahunya, saat ia merasa geli_ jijik akan gigitan pada telinga kanannya, dan pada hitungan detik gigitan itu kembali menjadi ciuman yang menekan lagi- lagi pada bibir ranumnya…

“goo… jun…pyo…jun…pyo…ja…ngan…” bisik jandi.

Saat tiba- tiba ia merasakan, sesuatu memasuki bagian tubuhnya, sesuatu yang menghentak dengan kasar!!!

“akh!” isak tangis disertai rintihan itu kembali memecah, namun tertahan. Menghiasi kesunyian malam, tangisan yang seolah “membungkam” tersembunyi diantara pelukan erat lelaki “asing” yang terus melampiaskan amarahnya_ dengan menyatukan tubuh mereka.

Jandi menggigit kuat bibir bawahnya, hingga merasakan rasa besi pada mulutnya, saat perlahan darah menetes dari bibirnya dan terasa… pada tubuhnya yang lain. Diiringi genggaman erat pada setiap jemari sang prince yang “menawannya”…,

hingga akhirnya, semua terhenti… saat prince tersadar ruang itu begitu sempit untuk ia lalui.


Dan saat semuanya terjadi…, ia tahu,…. Semua sudah terlambat.


---


“andwee”

Mata prince jun seketika terbelalak lebar, saat menatap wajah pucat yang meringis didalam pelukannya.
 
Dengan wajah yang seolah terperangah kalut, prince jun perlahan…. Melepaskan genggamannya.

“jan….jandi_a….” bisik prince, sambil terus menatap wajah pucat jandi.

Jandi terisak, dan perlahan…. Seolah melawan rasa sakit pada bagian tubuhnya, ia coba menarik lengan kanannya, dan menutup mulutnya pada jemari- jemari tangannya yang gemetar_menangis dalam bungkaman itu.

“i…ini…tidak mung…kin, ti…tidak” bisik prince jun.

“ka…kau… kau… perawan, kau… kau… tidak…tidak…” prince jun menggeleng kepalanya_seolah menolak kenyataan yang kini ada dihadapannya, dan dengan cepat ia angkat tubuhnya dari tubuh gadis malang itu.

“nafasku tersengal, pikiranku kini diliputi ribuan pertanyaan saat aku sadar akulah lelaki pertama yang menjamah tubuhnya. Aku angkat tubuh besarku dari tubuhnya, melepaskan keperkasaanku  atau lebih tepatnya nafsu amarahku dan berharap…. Ini mimpi…”


……


Prince jun duduk dipinggir ranjang kecil itu, membalikkan tubuhnya, sehingga terlihat jelas otot- otot punggung tubuhnya. Ia terdiam, hanya diam sambil mendengarkan rintihan jandi yang tergolek lemah diatas ranjang.





Jandi hanya mampu melihat tubuh lelaki itu dari belakang, sambil menarik gaun tidurnya yang terlepas, anthea… meringkuk. Lagi- lagi menutup tubuhnya dengan dengkul kaki yang dilipat, dan sesekali mengerang saat ia merasakan sakit pada bagian tubuhnya.

“apa maksud semua ini…. kejamkah takdir yang mempermainkan diriku, anthea?”  bisik jun pyo dengan suara yang bergetar.

“aku tidak pernah tahu permainan apa ini…. apa yang terjadi… dan apa yang kau sembunyikan….” Bisiknya lagi.

Jandi tidak menjawab, dengan perlahan ia coba pejamkan matanya, membalikkan tubuhnya kearah lain_seolah jijik menatap sang prince, meski hanya punggung lelaki itu. ia juga tidak peduli akan “rintihan” lelaki yang baru saja merenggut kesuciannya.

Suasana terasa sunyi…. Ruangan kamar lembab itu, terasa hening…, sampai akhirnya… sang prince, kembali berujar_dengan suaranya yang gemetar…

 “jandi-a…, apa kau…tertidur?” panggil prince jun dengan suara bergetar.

Tidak ada jawaban dari jandi yang meringkuk disisi ranjang.

Dengan perlahan … prince jun membalikkan tubuhnya mencoba menoleh, sambil bangkit dari duduknya melangkahkan kakinya_mencoba mendekati.  

“ia tertidur, dengan matanya yang masih basah…. Bibirnya yang merah, dan rambutnya yang tergerai menutupi sebelah wajah cantik itu. tanpa ragu, aku memberanikan diri… mengangkat jemariku dan perlahan…membelai wajahnya, lembut….”

Entah mengapa lelaki itu melakukannya. Apakah ia masih mencintainya? Atau… hanya menyesali tindakan yang baru saja ia lakukan?

Untuk beberapa menit ia pandang wajah itu, sampai akhirnya Ia tarik selimut yang tergeletak disisi kanan ranjang_menutup tubuh jandi, yang meringkuk seolah menggigil. Diiringi belaian lembut saat jemari itu bermain lagi_membelai wajah pucat itu…

..

Namun tiba- tiba, rasa benci kembali singgah saat teringat kejadian 5 tahun yang lalu, saat junpyo lagi- lagi harus menatap wajah yang penuh “kemunafikan” itu dari dekat. dan dengan cepat, ia tarik lengannya menjauhi wajah itu sambil tersenyum dingin…

“permainanmu, tipu muslihat dan pengkhianatanmu… sedikit demi sedikit akan segera kau bayar jandi_a… ini dosamu, semua terjadi karena KAU!, kau!” bisik prince jun dingin.

“dan aku…. Aku hanya penuntut, jandi_a. ini bukan kesalahanku, bukan….”

“BUKAN kesalahanku….”

“BUKAN…..Bisik prince jun seolah melawan KEBIMBANGAN yang kini membelenggu hatinya, saat ia sadar satu dari pertanyaan 5 tahun yang lalu, kini telah terjawab.




-------------------------------------------




“oppa” min young tersenyum sambil menggelayutkan kedua lengannya pada pundak prince yang bersandar duduk pada sebuah sofa, yang menghadap tungku perapian yang telah padam.

Tiba- tiba…

Sebuah kecupan mendarat dipipi sang prince, membuat lelaki itu tersentak, saat menatap wajah gadis yang kini menyeringai dihadapannya.

“ini….ciuman selamat pagi dariku” bisik minny dengan wajah penggodanya.

 Junpyo melirik gadis itu sesaat, namun masih memasang wajah dinginnya pagi itu.

“oppa….kau…terlihat lelah, tidak tidur semalam?” tanya minny, Dengan sedikit heran saat mendapati junpyo beberapa menit yang lalu terbaring_bersandar dikursi tepat dihadapan perapian, dengan  sebotol anggur disisinya.

Dengan cepat prince jun bangkit dari duduknya, melepaskan pelukan minny perlahan…sambil menarik kimono merah yang ia kenakan…. Menyatukan setiap tali, dan mengikatnya kepinggang.

“begitu banyak permasalahan diotakku, minny. Dan…untuk saat ini, ada baiknya jangan mengusikku”

Seketika dahi minny mengkerut, sambil memasang wajah yang seolah ditekuk ia melangkah mendekati prince jun, yang berdiri membelakanginya.

“oppa… mianhe…” bisik minny sambil memeluk erat pinggang prince jun.

“aku tahu, jika kau seperti ini…berarti…ada masalah yang membebanimu, tapi sungguh karena kini kau adalah kekasihku, aku ingin menolongmu oppa…., paling tidak…dengan pelukanku” tukas minny  dengan nada manja.

Jun Pyo menarik sungging bibirnya, seolah bosan akan tingkah manja park min young.





“aku…? kekasihmu?” minho mengangkat alisnya. “bukankah…semua akan kupertimbangkan terlebih dahulu, sayang”

Minny lagi- lagi menekuk wajahnya, namun tetap memeluk tubuh besar sang prince.




“aku tahu oppa… tapi…biarkan aku menunjukkan seberapa besar aku mencintaimu. Dan…dengan begitu, cepat atau lambat hatimu…akan menjadi milikku”

Mendengar pernyataan itu, junpyo lagi- lagi hanya diam sambil tersenyum dingin.

TOK TOK TOK


Terdengar ketukan pintu yang seketika merubah raut wajah minny menjadi sedikit kesal. Dengan cepat prince jun menurunkan lengan gadis itu dari pinggangnya, saat pelayan Jang memasuki ruangan.





“prince, saatnya…untuk sarapan pagi” tukas pelayan jang sopan.

“ya…kami akan segera turun, pelayan Jang. Terima kasih” tukas prince Jun dengan nada datar.

Pelayan Jang menundukkan kepalanya memberi hormat, sebelum meninggalkan ruangan. Namun, saat ia mencoba melangkah keluar….

“oh, pelayan jang! Apa…” minho melirik minny sesaat sebelum akhirnya melanjutkan kalimatnya “apa… budak, tidak! Maksudku pelayanku, sudah siap melayaniku pagi ini ?!” tanya prince jun dengan suara parau.

“ya Prince, seperti yang anda perintahkan. Bibi ma, telah melakukan semuanya” jawab pelayan Jang.

“mmm…baiklah, kau boleh pergi!”

TAP TAP TAP

Terdengar langkah kaki pelayan Jang saat meninggalkan ruangan yang bergaya eropa itu.

Prince jun menggigit kecil bibirnya, lalu memandang minny yang sedari tadi berdiri disampingnya dengan pandangan “penuh tanya”

“pelayan?” tanya minny sambil mengkerutkan dahinya.

“ya pelayan pribadiku !” jawab junpyo.

“sejak kapan kau membutuhkan pelayan pribadi, oppa… yang kutahu, kau tidak menyukai mereka”

“kali ini aku butuh!, minny”

Suasana hening sesaat, sambil merenggangkan otot kepalanya yang tegang junpyo kembali berujar….
“mungkin pada awalnya semua bisa aku jalani dengan baik, tapi… untuk saat ini aku butuh perubahan kecil, pada rencanaku” junpyo tersenyum tipis.

“rencana? Apa maksudmu, oppa?” tanya minny heran.

“ sudahlah, kau tidak akan mengerti.” tukas junpyo_merubah posisi menghadapkan tubuhnya pada minny, sambil memandang wajah gadis itu dengan pandangan tajam.

“bukankah…kau ingin menunjukkan seberapa besar cintamu padaku, baby?”

Min young tersenyum simpul, sambil menyembunyikan wajahnya yang memerah saat tiba- tiba prince jun mensejajarkan pandangan mereka.

“n…ne, ne oppa...” jawab minyoung tersipu.

“bagus! Kalau begitu… Tetaplah diam, dan terus berdiri disampingku, karena kini… kau, pemeran wanitaku”




------------------------------------------


Perlahan, prince jun menuruni anak tangga diiringi minny yang “menggelayut” pada lengannya. Entah seberapa besar kebahagiaan yang kini terpancar pada wajah gadis, yang menurut prince Jun adalah gadis yang paling bodoh, didunia ini.

Namun karena ketololan minyoung, hal tersebut akan menjadi keuntungan yang besar bagi sang prince saat ia benar- benar membutuhkan gadis yang sangat disukai ibunya itu, untuk mengikuti setiap permainannya.

Dalam hitungan detik….

“Pasangan” baru ini telah berada diruang makan.

Ruang makan itu terlihat mengagumkan. Ada sejumlah lukisan- lukisan di sekeliling dinding selain pajangan- pajangan yang berhiaskan emas. Meja makanpun tidak kalah luas, dengan hidangan pagi yang terlihat lezat, dan terdapat rangkaian bunga putih tepat ditengah meja.

Namun, Semua itu hanya dapat ditangkap oleh mata park min young, tidak dengan prince Jun. ia abaikan semuanya, saat matanya menangkap sesosok tubuh yang berdiri sambil menundukkan wajahnya tepat disisi  kursi yang akan ia duduki.

“silahkan…tuan…” tukas pelayan Jang sopan, saat melihat junpyo dan minyoung masih berdiri dimuka ruangan itu.

Perlahan, prince jun melangkahkan kakinya. Ia terihat santai meski masih mengenakan kimono berwarna merah tua, dengan sandal tidur dikakinya. Berbeda dengan pasangannya saat ini. min young mengenakan gaun tipis berwarna merah muda yang sedikit memperlihatkan lekuk dadanya, dipadu dengan rok mini senada. Ia terlihat cantik namun, tidak dengan kulitnya yang sedikit agak terlihat pucat.

Pada awalnya min young berharap bahwa prince jun akan menarik kursinya dan mempersilahkannya duduk. Namun lagi- lagi ia harus mengubur keinginannya dalam- dalam, saat mendapati prince jun berjalan terlebih dahulu menuju kursinya dengan satu arah pandangan mata, yakni gadis dengan pakaian seragam pelayan.

Srettt

Terdengar suara kursi yang digeser, saat pelayan mempersilahkan minny untuk duduk. Namun, saat salah satu pelayan muda yang lain mencoba menarik kursi untuk prince jun, tiba- tiba…

“siapa yang mengizinkanmu, menarik kursi untukku!” pelayan muda itu seketika tersentak. Ia pandang raut wajah ketidak sukaan majikannya, beberapa saat sebelum akhirnya menundukkan wajahnya yang ketakutan.

Suasana terasa hening untuk beberapa saat, diiringi pandangan minny yang sedikit heran akan tingkah prince jun.

Mulai saat ini, tidak ada seorang pelayan pun yang melakukan tugas- tugas dariku, kecuali…. Nona muda ini!” suara itu terdengar lantang, sambil terus menatap wajah jandi yang terus menundukkan pandangannya.

“dia pelayanku! Pelayan pribadiku!”

Jandi lagi- lagi hanya tertunduk. Gadis malang itu bukan hanya merasa takut, tapi…jijik. Entah mengapa saat berada disamping lelaki itu, ia bagai gadis yang seluruh tubuhnya seolah dikerumuni kutu- kutu busuk!





Benar saja, setelah kejadian semalam jandi hanya dapat memejamkan matanya sesaat sampai mimpi buruk itu membangunkan dirinya. Ia mendapati gaun tidur nya yang robek, dengan bagian tubuh yang terasa sakit, jandi kembali menangis sendirian dikamar lembab sambari membayangkan wajah ibunya.
 
Saat ia sadar kesuciannya telah terenggut paksa, jandi tidak henti- hentinya membasuh tubuh dengan air… menggosok- gosok tiap lekuk tubuhnya dengan handuk basah, hingga membuat kulit putihnya memerah_karena kuat nya gosokan pada tubuh itu. namun semua terhenti, saat ia kembali pada kenyataan bahwa noda itu tidak akan sanggup ia bersihkan, meski ia mandi ribuan kali.

“ayo, kau tidak ingin melihat majikanmu berdiri lama disini, nona pelayan?”

Jandi terdiam, tidak membalas perkataan prince Jun yang sama sekali tidak melepaskan sedikitpun pandangan darinya. Dengan wajah pucat dan tertunduk , jandi berjalan beberapa langkah, dan dengan tangannya yang gemetar ia tarik kursi itu perlahan….

Semua pelayan memandang wajah gadis yang terlihat “asing” dirumah itu, termasuk Pelayan Jang.

Saat kursi bergeser, sang prince sama sekali tidak langsung mengikuti “langkah” yang diberikan jandi. Ia masih berdiri, seolah ingin bermain- main dengan gadis yang sedari tadi tertunduk dihadapannya.

“apa kau bodoh? Atau mungkin….kau tuli!” tukas junpyo kasar.

Jandi terdiam, lagi- lagi tanpa berkutik. Diiringi tatapan keterkejutan semua orang yang berada diruangan, termasuk Park min young.

“oppa… apa yang…” belum sempat menyelesaikan kalimatnya, junpyo segera mengangkat lengan kanannya, mencoba menunjukkan bahwa ia tidak suka akan “ikut campur” minyoung akan “permainannya”.

“kau pikir seorang pelayan hanya cukup menggeser kursi, tanpa mempersilahkan majikannya duduk, nona pelayan?!”

Jandi yang sedari tadi hanya menundukkan wajahnya, perlahan… dengan keberanian, ia angkat wajah pucatnya membalas pandangan sang prince…

“ si....lahkan… silahkan duduk, tuan muda” suara jandi terdengar berat.

Prince Jun seketika menyeringai dingin, karena akhirnya ia mampu menguasai jandi seutuhnya.

Dengan wajah aristrokat nan angkuh, lelaki itu perlahan duduk. Ia mencoba untuk santai, seolah ingin mengatakan kepada dunia khususnya kepada wanita yang berdiri disisinya bahwa, kau kini budakku…. Budakku Anthea…

Meski junpyo sadar ia harus merubah semua rencana, saat PENYESALAN sedikit hinggap direlung hati kecilnya….
   




--------------------------------------


“oppa, jadi…dia pelayanmu!” suara park min young terdengar kesal.


Prince Jun hanya diam seolah malas menjawab pertanyaan yang terlontar dari gadis itu. tubuh besarnya melangkah dengan cepat, menaiki satu persatu anak tangga….

“oppa……….. jawab pertanyaanku, oppa….”

Dengan berat hati, Prince jun menghentikan langkahnya namun masih berdiri disalah satu anak tangga_membalikkan tubuhnya.

“bukankah kau sudah lihat, dan ….ya dia pelayanku!”

Prince jun melangkahkan lagi kakinya, meninggalkan park min young yang berdiri kaku, diiringi dengan wajah kesal, Saat kecemburuan singgah dihatinya, kecemburuan yang muncul saat ia sadar gadis itu terlalu cantik untuk menjadi seorang pelayan, ….


“pelayan” sang pageran.


-----




“bagaimana bisa aku keluar dari tembok istana ini, aku tahu…. Seberapa jauh aku berlari… dia akan tetap menemukanku…”

Jandi melangkahkan kakinya perlahan, menatap sekeliling ruangan istana sang prince yang luas. Wajahnya masih terlihat pucat, pikirannya terasa kosong, dengan pandangan mata yang nanar…. Ia melangkah memasuki kamarnya, saat langkah kaki itu menggiringnya kembali keruangan gelap dan lembab…

Perlahan ia buka pintu kamar itu….

Suasana masih tampak terlihat sama, saat ia meninggalkan ruangan pagi tadi. Kamar itu tampak berantakan dengan selimut yang belum tersusun rapi_ dengan seprai yang terlihat acak.

Perlahan air matanya kembali menetes, saat mengamati ruang lembab dan dingin itu. tubuhnya seketika menggigil dan gemetar jika harus mengingat kejadian terkutuk semalam, saat menatap ranjang yang menjadi saksi bisu_ketika lelaki itu merenggut kesuciannya….

“akh” tiba- tiba terdengar isakan kecil yang tertahan dari bibir mungil jandi.

Dengan tubuh yang masih tampak lemah ia jatuhkan dirinya kelantai, lagi- lagi sambil menangis diiringi jeritan yang tertahan dengan “bungkaman” jemari yang menutup erat mulutnya.





"omma… omma…omma….” isaknya.

Berulang kali ia panggil nama ibunya, menyesali semua yang terjadi dengan ribuan tanya yang hinggap dipikirannya…

“mengapa…mengapa harus aku…, mengapa….,” isak jandi

hingga seketika jeritan itu terhenti saat sebuah lengan memeluk erat tubuhnya dari belakang….

Jandi tersentak, lagi- lagi nafasnya kembali tercekat, saat mencium aroma tubuh yang sangat ia kenal, aroma tubuh yang selalu melekat bagai racun yang menjalar disetiap tubuhnya….

“bisakah kau hentikan tangismu, jandi_a? bisik prince jun lembut.

Mata jandi seketika terbelalak dengan lebar saat terkaannya tejawab. Benar saja, prince Jun, lelaki itu kini tengah memeluknya…

Perlahan…jandi mencoba menghentikan tangisnya meski masih menyisakan isakan kecil dan deraian air mata yang mengalir dipipinya.

“apa…masih terasa sakit?” bisik prince Jun seolah peduli.

“aku tahu…kau tidak ingin berada dikamar ini. karena aku yakin… semua terasa tidak nyaman untukmu, sayang….”

Jandi terdiam tanpa berkutik, bahkan gadis malang itu tidak mampu membalikkan pandangannya saat sebuah kecupan lembut mendarat dilehernya.

“bibi Ma, akan membawamu keruangan yang baru_lebih nyaman dari ruangan ini, jandi_a. dan aku yakin…kau pasti menyukainya.”

Prince jun tersenyum kecil_menghela nafasnya perlahan, saat mencium aroma harum dari rambut jandi_ seolah menikmati.

“hari ini…aku akan pergi menuju SHINWA, dan saat kukembali ku harap kau akan terus berada disini. Kau tahu…dimata semua orang dirumah ini, kau pelayanku jandi-a.”

Jandi mengangkat bahunya, saat lagi- lagi ia merasakan kecupan lembut dari sang prince, pada pundak dan menyusur ketelinganya…

“tapi bagiku kau tawanan jandi-a, tawananku… tawanan penting bagiku.” Bisik prince jun lembut.

“jadi kuharap kau bisa menghargai keputusanku, dan jangan pernah coba untuk lari, sayang…” bisik prince Jun lagi sambil menyanggahkan dagunya pada pundak jandi.

“karena jika kau mencoba untuk lari..”

Ia eratkan lagi pelukannya pada tubuh jandi yang gemetar sebelum melanjutkan kalimatnya, kalimat yang membuat jandi kembali gemetar ketakutan!

“aku akan menghancurkan orang- orang yang berada disampingmu, semuanya! Semuanya! Hingga kau tidak sanggup memejamkan matamu bahkan menghembuskan nafasmu dengan tenang jandi-a.”

“kau tahu, aku mampu melakukan semuanya, aku mampu melakukan apapun seperti aku membalikkan telapak tanganku!”


Jandi lagi- lagi menggigit kuat bibirnya, ia ketakutan_kata- kata itu kini menjadi “borgol” dalam kehidupannya, borgol besi yang kuat yang kini mengikat kaki, dan tangannya…. karena Ia sadar kini ia seorang tawanan.

Untuk beberapa menit pelukan itu masih terasa, pelukan lembut akan lengan kekar lelaki yang masih menyanggahkan dagunya pada pundak_tubuh gemetar itu….


.
.

Perlahan… sang Prince melepaskan pelukan erat itu, dan dengan perlahan pula…. Ia membalikkan tubuh jandi yang gemetar dengan lengannya…

Dalam hitungan detik, gadis itu kini berada dalam pandangannya, namun masih tetap menundukkan wajah pucatnya….

“kau mengerti…apa yang kukatakan??” bisik prince jun sambil mengangkat dagu jandi dengan jemarinya, mencoba membuat gadis itu membalas pandangannya dan ya!  Prince Jun berhasil menyatukan pandangan mereka,…

“ aku menatap mata rapuh dihadapanku, mata sembab yang terus menangis karena perbuatan terkutukku!, mata yang kini memohon padaku, akan kebebasan akan rasa sakit yang entah mengapa, kini bagai sembilu yang menyayat hatiku….”


Beberapa menit mereka saling bertukar pandang, sampai akhirnya…




Wajah tampan itu perlahan mendekati bibir jandi yang ranum_meraih kepalanya dengan lembut, dan tanpa ragu sebuah kecupan lembut sang prince mendarat pada bibir jandi yang gemetar.
 
Lembut…. Ciuman lembut yang berbeda… sangat berbeda, seolah bagai   “kebiasaan” yang terlupa_ciuman yang seolah terkubur untuk sekian lama….




---


Perlahan jun pyo bangkit dari duduknya setelah mencium gadis itu, meninggalkan ANTHEA yang terpaku, menatap kepergiannya,…

Lelaki itu pergi, tanpa membalikkan wajahnya. Dengan dibalut jas hitam ia melangkah dengan gagah….

Mata itu tidak lagi menangkap kegagahan tubuh besar lelaki itu, hanya terdengar langkah kaki beratnya yang berlalu…. Dan Sambil menyeka lembut bibirnya_dengan pandangan nanar jandi kembali berbisik, menyebut “sesuatu” yang seolah “biasa”ia ucapkan dan kini bersenandung lagi didalam hatinya….


“Goo … Jun Pyo”, bisik jandi saat tiba- tiba nama itu kembali terucap tanpa ia sadari…





END OF CHAPTER


selesai, enjoyyyy ya.......  [biggrin] [biggrin] [biggrin] [biggrin]
« Last Edit: October 16, 2011, 08:57:05 am by hye sun »



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #317 on: October 16, 2011, 04:53:25 am »
Ada nama MIN HO nyatol [hmfph] jadi sebenarnya jandi itu istrinya prince yg masih perawan? Kalau ngak istrinya ngapain ommanya jandi main serahin anak begitu aja!

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #318 on: October 16, 2011, 04:55:29 am »
demi apapun... ane merinding bacanya maaaaaaaakkkkkk,,,,,,,,,, gila ye,,,,, prince jun makin buas aja.... owww.... jandi udah ditelen. maksudnya udah di habisin (aduh apa sih, kata yang halus,,,, udah dihilangin perawannya..) nah itu... waduh parahnya lagi price gak tahu klo jandi masih perawan,,, emang gila nih prince,,, jadi makin kesini makin kebaca... kaya'nya prince pernah cemburu ma seseorang, eh siapa yg dimaksud anjing peliharaan ma prince itu? ane masih bingung bagian itu... trus jandi mmg bner2 pernah lupa ingatan ya? nyebut nama junpyo depan prince bikin luluh hati prince,,,, haduh meludak hati ane saat liat prince berubah lembut gitu...  [love eyes] [love eyes]

mak gumawooooooo  [huglove] [huglove] [huglove]banget deh buat vitaminsun ini sumpaaah..... ane sukaaaaaaaa.... [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #319 on: October 16, 2011, 05:37:16 am »
makasih eonni updatenya
jujur ya eonni aku menitikakan air mata  [cry] baca chap kali ini engga TEGA ngebayangin jeritan hati jandi saat tubuhnya /kesuciannya di renggut paksa (walau pun jandi istrinya)  [bored] sedangkan dia dalam keadaan hilang ingatan tidak mengatahui kesalahan apa yang di perbuatnya terhadap P.jun sampai semurka itu terhadapnya , satu kesalahan besar buat P.jun karana telah merenggut keperawanan JANDI yang  anggapannya selama ini tubuh jandi yang KOTOR , jadi pertanyaan besar siapa orang yang di maksud jadi itu *DIA*  [what] seperti lawan beratnya P.jun karna dia murka saat mendengar jandi membandingkannya dengan *DIA* adakah penyesalan di hati P.jun karna sudah merenggut kesucian jandi  [bored] .
dan yang paling senang baca bagian si MINY aadalah gadis paling BODOH SEDUNIA  [smiley-dance013] good joob eonni  [flowers] berharap cepat terungkap kesalah pahaman P.jun terhadap jandi  [sweat]
tapi.. ini ff lebih tokcer dari anak eonni yang satunya  [drool] baru chap 5 udah pembobolan sedangkan anak satunya sudah chap 18 / end part 1 belum JEBOL juga whistling
« Last Edit: October 16, 2011, 05:53:54 am by Imahminsun »

Offline Mawar Jingga

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #320 on: October 16, 2011, 05:59:25 am »
Trims ya updetannya....

Kok gw masih bingung aja neh ama alur ceritanya. Tapi pasti ada penjelasannya kaaan??? Trus Jandi masih perawan, nah si Anthe itu sapa??? Yang JAndi inget itu Junpyo, sama gak sih ama Prince Junpyo??? Bingunnnnnggggg.....

Ditunggu ya updetannya....

Trima kasssiiii.... [arms] [arms]

Offline My My

  • Junior
  • **
  • Posts: 165
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #321 on: October 16, 2011, 07:11:18 am »
Wah Prince dah berhasil jebolin AntheaKapan nech Abangnya aka Cassanova sukses jebolin PD,,finally Gumawo dah update tapi kurang panjang,,

9 November Nanti Update PD ya Eomma Cassa [huglove] [hmpfh]

Offline Unique_Mirror

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1061
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #322 on: October 16, 2011, 07:23:42 am »
thanks dah update  [biggrin]...wah,itu jandi kasian selain dilecehkan dia juga sudah di perkusion [angry] [angry] mana Jandinya masih ting ting lagi.Mereka dah merit kan,tapi kok Jp nya kaget gitu Jandi msh perawan [what],jangan2 jandi kabur pas nikah ma JP,trus dikira kabur sama si anjing itu [what] [what].hadeh teka teki silangnya susah amet [dry]
aduh syethon masih menguasai otak JP,padahal tadinya udah luluh wkt adegan perkusion itu [goodgrief] [goodgrief].next chap jangan nunggu 2bulan ya nyobul sayang [biggrin] @rayudulu
btw kutu busuknya author muncul di ff juga [laughing]
[/size][/color][/b]

Offline Nanad_rath02

  • Newbie
  • *
  • Posts: 55
  • Omo !!! My Mom
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #323 on: October 16, 2011, 07:40:49 am »
gumawo mami dah update... [smiley-dance013]  [smiley-dance013]  [smiley-dance013]

waduh ane mkin bngung ma critanya,,jdi sbnarnya Jandi itu siapa'ny P Jun??  [what]  [what]  [what]

dripda bngung,mnding nunggu chap brkutnya deh.. [smiley-gen013]  [smiley-gen013]  [smiley-gen013]
jngn lma" ya mami  [biggrin]  [biggrin]  [biggrin]

si PD jga,,jngn lpa d update yah  [lovestruck]  [lovestruck]  [lovestruck]

#di  [ranting]  [ranting]  [ranting]  [ranting] ma mami  [hmff]  [hmff]  [hmff]

Hwaiting  [smiley-gen013]  [smiley-gen013]  [smiley-gen013]
 [smiley-dance013]  [smiley-dance013]  [smiley-dance013]

Offline miranti

  • Newbie
  • *
  • Posts: 21
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #324 on: October 16, 2011, 07:59:33 am »
MAKKK PRINCASSS..tega bgt ih sma  jandii..
Banjirrrr.. Airr mata #lebehh..
Ikan hiu ikan cucut..
Ayoo di lanjutt.. :D

iiuuu

  • Guest
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #325 on: October 16, 2011, 10:26:16 am »
smga prince sadar n perlahan cintanya kembali buat jandi...

siprince emang krg azar..moso perkusi jandi...
jandi uda inget dkt2 ya nie?? aduh penasaran nih.. jandi ama prince uda cere blon nie?? gomawo uda update nie.

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #326 on: October 16, 2011, 10:29:58 am »
Ada nama MIN HO nyatol [hmfph] jadi sebenarnya jandi itu istrinya prince yg masih perawan? Kalau ngak istrinya ngapain ommanya jandi main serahin anak begitu aja!

Rabbit sistaaa, thanks udin baca yak  [lovestruck] [lovestruck] [flowers] [flowers]

benerrr ada kesalahan teknis pada nama lead male, maklum biasa nulis minho casso, jadi gini deh...but udh diperbaiki [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Quote
jadi sebenarnya jandi itu istrinya prince yg masih perawan?

menurutmu  [devil2] [devil2] [devil2]
yah...lama kelamaan reader bisa jawab sendiri semua teka- teki ini  [biggrin] [biggrin] [biggrin]
« Last Edit: October 16, 2011, 11:13:35 am by hye sun »



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #327 on: October 16, 2011, 10:39:04 am »
demi apapun... ane merinding bacanya maaaaaaaakkkkkk,,,,,,,,,, gila ye,,,,, prince jun makin buas aja.... owww.... jandi udah ditelen. maksudnya udah di habisin (aduh apa sih, kata yang halus,,,, udah dihilangin perawannya..) nah itu... waduh parahnya lagi price gak tahu klo jandi masih perawan,,, emang gila nih prince,,, jadi makin kesini makin kebaca... kaya'nya prince pernah cemburu ma seseorang, eh siapa yg dimaksud anjing peliharaan ma prince itu? ane masih bingung bagian itu... trus jandi mmg bner2 pernah lupa ingatan ya? nyebut nama junpyo depan prince bikin luluh hati prince,,,, haduh meludak hati ane saat liat prince berubah lembut gitu...  [love eyes] [love eyes]

mak gumawooooooo  [huglove] [huglove] [huglove]banget deh buat vitaminsun ini sumpaaah..... ane sukaaaaaaaa.... [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]



bu admin Vhia.... thanks udh baca my sistaaaa  [lovestruck] [lovestruck] [flowers] [flowers]
yups prince Jun emang liarr bangett nih, kagak tahan liat Jandi "perawan" lama2  [on] [on] [on]
"anjing peliharaan" juga merupakan "kunci" rahasia semuanya sista, dan ane belum mau menyebutkan siapa "namja" itu..... [nono] [nono] [nono]

jandi emang lupa sebagian ingatannya, namun lama- kelamaan dia ingat, dan semua dimulai dari nama Prince yg asli, GOO JUN PYO. untuk itu prince luluh saat jandi memanggil namanya, cuma...emang jandi masih rada2 samar githu sistaaaa [goodgrief] [goodgrief] [goodgrief]

ya...prince melunak, namun masih sakit ati juga, kenapa prince melunak, para reader jg bisa menangkap bahwa prince MENYESAL atas tindakan yg ia lakukan, karena dari situ salah satu "pertanyaannya" mulai terjawab,  [biggrin] [biggrin] [biggrin]

thanks bu admin, udh suka nih FF  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #328 on: October 16, 2011, 10:48:40 am »
makasih eonni updatenya
jujur ya eonni aku menitikakan air mata  [cry] baca chap kali ini engga TEGA ngebayangin jeritan hati jandi saat tubuhnya /kesuciannya di renggut paksa (walau pun jandi istrinya)  [bored] sedangkan dia dalam keadaan hilang ingatan tidak mengatahui kesalahan apa yang di perbuatnya terhadap P.jun sampai semurka itu terhadapnya , satu kesalahan besar buat P.jun karana telah merenggut keperawanan JANDI yang  anggapannya selama ini tubuh jandi yang KOTOR , jadi pertanyaan besar siapa orang yang di maksud jadi itu *DIA*  [what] seperti lawan beratnya P.jun karna dia murka saat mendengar jandi membandingkannya dengan *DIA* adakah penyesalan di hati P.jun karna sudah merenggut kesucian jandi  [bored] .
dan yang paling senang baca bagian si MINY aadalah gadis paling BODOH SEDUNIA  [smiley-dance013] good joob eonni  [flowers] berharap cepat terungkap kesalah pahaman P.jun terhadap jandi  [sweat]
tapi.. ini ff lebih tokcer dari anak eonni yang satunya  [drool] baru chap 5 udah pembobolan sedangkan anak satunya sudah chap 18 / end part 1 belum JEBOL juga whistling



thanks udh baca ya imahhh ....  [lovestruck] [lovestruck] [flowers] [flowers]

“tidak… kau…bukan… dia….kau…berbeda…” bisik jandi, saat ia sadar mungkin hanya imaginasinya yang sesaat. Meski ia tidak tahu, mengapa ia menyebut nama lelaki itu_sebuah nama yang seolah lekat dalam bibirnya…

DIA , disini.... ya GOO JUN PYO, sistaaa....
pada awalnya jandi merasakan wajah yg sama namun tingkah laku yg berbeda.... maklum, ingatan jandi masih samar  [biggrin] [biggrin] junpyo aja yg telatt nangkep  [hmpfh] [hmpfh]

dari chapter ini, juga bisa dikatakan bahwa prince jun menyesal, sebab kita bisa liat tingkahnya yg ga garang lagi ama Jandi aka Anthea, .....
mungkin prince juga harus merubah setiap rencana, yg telah ia buat.... karena sepertinya TUBUH KOTOR itu, hanya terkaan yg salah pada masa lalu  [goodgrief] [goodgrief]

minny emang bodoh!!! disini, karena cintanya dia ama Prince , dia terus MENGGELAYUT ama junpyo, hampir mirip sama peliharaannya tarzan  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

yups anak ane yg satu ini emang beda...dia sukanya yg LANGSUNG ga pake rayu2an apalagi basa basi  [hmpfh] [hmpfh] maklum sistaa klo orang cemburu dan dendam, emang begitu.... [devil2] [devil2] [devil2]

« Last Edit: October 16, 2011, 11:11:20 am by hye sun »



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: THE PRISONER OF PRINCE CHAPTER 5 16 October 2011
« Reply #329 on: October 16, 2011, 11:05:04 am »
Trims ya updetannya....

Kok gw masih bingung aja neh ama alur ceritanya. Tapi pasti ada penjelasannya kaaan??? Trus Jandi masih perawan, nah si Anthe itu sapa??? Yang JAndi inget itu Junpyo, sama gak sih ama Prince Junpyo??? Bingunnnnnggggg.....

Ditunggu ya updetannya....

Trima kasssiiii.... [arms] [arms]

thanks udh mau baca Rose  [lovestruck] [lovestruck] [flowers] [flowers]
masih bingung y sistaa..... bagian mana   [what][biggrin] [biggrin]

Anthea itu ya Jandi,  itu panggilan kesayangan prince pada jandi  [biggrin] [biggrin] di chap chap sebelumnya dijelaskan kok sistaa  [biggrin] [biggrin]

nah Prince Jun itu nama "angkuhnya" GOO jun pyo.... jd Prince Jun ama Goo Jun pyo ya...orng yg sama sistaa....
untuk itu prince jun tersentak saat jandi memanggilnya GOO JUN PYO, karena itu adalah nama yg bisa dikatakan hanya jandi yg bisa menggunakannya, tidak orng lain

semoga bisa sedikit jelas y sistaa, klo ada pertanyaan lgi bisa ditanyakan  [devil2] [devil2] [biggrin] [biggrin]
« Last Edit: October 16, 2011, 11:33:57 am by hye sun »



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]