Author Topic: <@ Crazy Duck @> *chapter 10* update 14 Desember 2011  (Read 5260 times)

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
<@ Crazy Duck @> *chapter 10* update 14 Desember 2011
« on: August 18, 2011, 10:43:52 am »




INDEX CHAPTER

CHAPTER 1,2 & 3 ada dihalaman ini [lovestruck]

CHAPTER 4

CHAPTER 5

CHAPTER 6

CHAPTER 7

CHAPTER 8

CHAPTER 9

CHAPTER 10

CAST



LEE MIN HO as LEE MIN HO

 
Lee Min Ho adalah seorang actor muda ternama di korea, umurnya kini menginjak 23 tahun, suka dengan perempuan yang lebih dewasa dari dia, sikapnya sangat dingin jika bersama seorang perempuan, kecuali dengan orang yang disukainya Terlihat sangat angkuh, Meskipun begitu, hatinya sangatlah baik, kata cengeng adalah kata yang paling dibenci. Dia juga laki-laki yang sangat keras kepala.



GOO HYE SUN as GOO HYE SUN

 
Goo Hye Sun yang kini berumur 21 tahun adalah seorang mahasiswi di universitas yang cukup ternama di korea, dunia kesehatan adalah tempat dimana ia kini memperoleh ilmunya. dia adalah mahasiswi yang cerdas, namun ia juga bisa bersikap konyol sewaktu-waktu, perempuan yang susah ditebak dan sangatlah keras kepala, namun ia juga seperti perempuan kebanyakan, sangatlah cengeng




CHOI SI WON as PARK HYUN JOO

 
Park Hyun Joo adalah seorang dosen muda di universitas dimana hye sun kuliah, umur 24 tahun, banyak dari mahasiswi-mahasiswi yang mengidolakannya, bagaimana tidak, dengan wajah tampannya mampu memikat hati perempuan, laki-laki yang satu ini amatlah pendiam, tutur bahasa yang sangat sopan, dan yang jelas baik hati.



YOON EUN HYE as GOO YOON AH

 
Goo Yoon ah adalah kakak dari Goo Hye Sun, dia juga seorang artis, biasanya dia di panggil yoona, teman sekaligus gebetan Lee Min Ho, dia umurnya 24 tahun, di idolakan para laki-laki, ia sangat menyayangi adiknya.


KIM SO EUN as KIM SO EUN




KIM BUM as KIM BUM


chapter 1


  “dongsaeng…” panggil seorang perempuan dari balik pintu kamar mandi

  “ne.. ada apa onnie…?” jawab hye sun panic

  “apa yang kau lakukan di situ?”

  “aku sedang membuat sarapan buat kita onnie…, memang ada apa…?” Tanya hye sun        untuk kedua kalinya

  “onnie mendengar suara handphone bunyi… apa kau tak mendengar..?”

Mendengar jawaban dari onnienya, hye sun kini sadar ,, sejak kapan suara dari Hand phone itu berdering, yang jelas itu bukan miliknya…

  “ne onnie.. suara Hand phone milikmu berbunyi….!!” Teriak hye sun sambil membawa HP tersebut

  “ bisakah kau menerima panggilan itu untukku..?”

  “tentu..” jawab hye sun singkat, setelah itu ia pun menekan tombol untuk menjawab panggilan tersebut, terdengar suara seorang yang tak di kenalnya seberang sana

  “yeoboseo..?”

  “yaaa… noona..!!, lama sekali mengangkat panggilan dariku… apa noona sudah tak mau  menerima telpon dariku..?”

  “ye,.. kau siapa..?”
 
 “Aishhh… noona kenapa tiba2 menjadi cepat pikun sich..?”

  “aku Tanya sekali lagi kau siapa…?, memang berat bagimu tuk kasih tau siapa kau?”

  “ ya… kau bukan Yoona noona…!, mana dia..?, kau siapa..? ” Tanya laki-laki itu

  “aku memang bukan dia.. aku dongsaengnya…” jawab hye sun tegas

  “pantas saja.. nada bicaranya.. tinggi seperti ini,… mana yoona noona..?”

  “dia sedang mandi, dia memintaku untuk menerima panggilan ini..”

  “kalau begitu nanti ku telpon dia lagi..,”

Belum sempat hye sun tau namanya, tepon sudah terputus

  “yaa..ya.. kau siapa?” tak ada jawaban, yang terdengar hanyalah suara “ tuuut..tuut”
Mendengar itu hye sun menggerutu tak jelas.., namun dia sadar ada yang terlupakan.. nasi goring kesukaan yoona, yang jadi sarapannya dan yoona ternyata..

  “hmmm bau apa ini…?” Tanya yoona ketika keluar dari kamar mandi, itu pula yang menyadarkan hye sun,..

  “kyaaa… nasi gorengnyaaaaa…!!!!” teriak hye sun sambil belari terbirit-birit, dan segera mematikan kopor gas itu.

Nampak nasi goring yang di buat khusus untuk onnienya, kini tinggal nasi goreng yang sebagian sudah tak layak untuk di sajikan……

Yoona yang melihat itu juga tertawa kecil melihat sikap ceroboh dongsaengnya yang tak hilang-hilang, meskipun hye sun seorang mahasiswi yang cerdas, namun ia punya kecerobohan yang bisa datang tiba-tiba.

  “aisshhh… nasi gorengnya…., gimana nichhh…?, onnie… miane..!!” sesal hye sun sambil menundukkan kepalanya

  “gwencana dongsaeng… biar nanti onnie sarapannya di lokasi shooting..” jawab yoona menenangkan adik semata wayangnya itu

  “lagian ini bukan salahmu.. tadi kau kan menerima panggilan dari hand phone onnie, oya.. siapa yang menelpon tadi…?” lanjut yoona

  “ne.. dia gak mau kasi tau namanya.. sepertinya dia teman dekat onnie, sampai2 memanggil onnie dengan sebutan noona…” jawab hye sun
Mendengar jawaban hye sun, yoona pun yakin siapa yang menelpon tadi..

  “ya sudah.. onnie minta maaf padamu dongsaeng, gara-gara ada yang menelpon tadi, nasi goreng yang kau buat untuk kita jadi seperti itu.. lain kali kau buatkan onnie lagi ya…” pinta yoona

  “ne…” jawab hye sun singkat

Setelah itu yoona masuk ke kamarnya untuk bersiap-siap berangkat ke lokasi shooting, mengingat propesi yang di jalaninya sekarang, menjadikan ia seorang artis yang sibuk, jarang-jarang ia bisa bertemu dongsaengnya.. dalam satu minggu hanya satu kali, bahkan kadang satu minggu full tidak jumpa dengan dongsaengnya, hye sun. tapi ia berfikir.. semua itu demi hye sun.. dia harus membiayai kuliahnya, ia ingin adiknya tak akan menginjak dunia intertein, seperti dirinya.. hanya dia yang di punya… orang tua mereka bercerai ketika yoona berusia 7 tahun, ibunya meniggalkan ayahnya karena alasan yang sangat tak masuk akal, ketika yoona beusia 8 tahun dan duduk di bangku sekolah dasar, ia dan adiknya hye sun, di tinggal oleh ayahnya untuk selamanya… saat itu yoona kecil hidup mandiri.. bekerja sebagai pelayan, di salah satu mini market dekat rumahnya. Agar ia bisa melanjutkan sekolahnya… awalnya pemilik toko itu menolak permintaan yoona untuk bekerja sebagai pelayan, mengingat usianya yang sangat dini untuk mencari kerja, namun akhirnya.. pemilik itu prihatin dengan keadaannya, apalagi ia hanya hidup berdua dengan adiknya..
Dengan hasil gaji perhari yang di perolehnya.. yoona bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan adiknya, pemilik toko itu sengaja menggaji yoona setiap hari, karena ia yakin yoona memerlukan itu.
Setiap hari yoona harus pintar mengatur keungannya

*****


Pukul 7.30 pagi
Hye sun sedang berada di dalam ruang perpustakaan sebelum nanti jam 8 tepat jam kuliah mulai.. dia sibuk mencari buku-buku yang hendak di pinjam..

  “mana bukunya ya…?, dari tadi belum ku jumpai…” gerutu hye sun di sela-sela keheningan suasana perpustakaan…

Tiba-tiba seseorang dari belakang mengagetkan hye sun

  “hye sun…a!!”

  “yaaa so eun… kau mengagetkanku saja…!!”

  “siapa suruh terlalu serius menatap buku-buku di rak ini…” keluh so eun sambil menunjuk rak yang ada di depan mereka

  “yaa.. kamu tau sendiri, aku sedang sibuk mencari buku yang akan di bahas nanti ketika jam kuliah mulai,..”

  “duuuhhh.. miane hye sun..a..” sesal so eun

  “Aku gak mau terlihat bodoh di depan dosen killer itu..” lanjut hye sun

  “maksudmu  MR. Park…?” selidik so eun meyakinkan dirinya

  “ siapa lagi…!!”

  “dosen yang satu itu.. membuat hari-hariku selalu merasa ketakutan.. setiap pertanyaan yang di
ajukan, aku tak pernah bisa menjawabnya…” keluh so eun

  “aku tak pernah menyuruhmu main-main kan…?”

  “hye sun..a.. kau mengolokku ya..?”

  “so eun,.. kau seperti tak mengenalku…” cetus hye sun sambil meyiku lengan so eun..  mendengar
ucapan hye sun, so eun pun sadar.. temannya yang satu ini memang.. sangat serius jika sudah melibatkan pelajaran, sungguh beda ketika ia berubah menjadi perempuan yang konyol..

  “araseo.. hye sun.. aku Bantu mencari buku yang kau cari..” so eun pun membantu hye sun mencari buku yang dari tadi menyita waktu hye sun.., setelah beberapa menit, buku yang di cari ketemu juga.
****

Pada pukul 12.00, matakuliah MR.Park berakhir, membuat satu kelas yang merupakan kelas hye sun dan so eun, bersorak-sorak.. mendengar pernyataan MR. Park sebelum keluar dari ruang kelas tadi..

Flash back=>
  “mohon perhatiannya sebentar.. sebelum saya keluar dari kelas ini, saya mau mengatakan sesuatu…”
Semua yang berada di dalam kelas, bertanya-tanya..

  “mahasiswa sekalian.. kalian pasti senang mendengar berita ini… bahwa.. “ kata-kata MR. Park
terputus… mendengar beribu pertanyaan dari seisi kelas itu

  “memang berita apa MR. Park…?? Tanya seorang perempuan yang merupakan teman sekelas hye sun

  “enggg… mulai besok… saya tak mengajar di sini lagi…” jawab MR. Park dengan tegas

  “akan ada yang menggantikan posisi saya.. dan mungkin jauh lebih kalian senangi..” lanjutnya
Mendengar itu.. hye sun merasa bingung,, apakah harus senang atau sedih.. walaupun dia orang yang galak, dia juga orang yang cukup disegani, karena bisa menaklukkan mahasiswa yag nakal-nakal.. bagaimana tidak, seorang yang ditakuti tidak akan selalu membawa kesengsaraan, dia juga memiliki sifat baik.

Hye sun pun tiba-tiba mengajukan pertanyaan pada MR. Park

  “miane.. MR. Park.. kalau boleh saya tahu, apa alasan anda berhenti untuk mengajar kami…?, apakah anda bosan mengajar kami…?”

  “ha..ha… aniyo… hye sun ssi…!! Jawab MR. Park sambil memamerkan sederet gigi putih yang masih kokoh

  “lalu… kenapa anda bisa berhenti mengajar kami…?”

  “aku merasa kini saatnya aku pensiun,.. mengingat ada penggantiku.. why not..?” jawab MR. Park

  “aku ucapkan…… lanjutkan perjuangan kalian, meski bukan aku lagi…” setelah mengeluarkan kata-kata itu, MR. Park pun keluar dari ruang kelas…

****
Di halaman belakang kampus.. nampak hye sun dan so eun sedang ngobrol..
  “akhirnya… MR. Park yang galak tidak ada lagi…” cetus so eun tiba-tiba

  “sepertinya kau sangat bahagia..?” selidik hye sun

  “apa kau tidak senang dengan pemberhentian MR. Pak…?” Tanya so eun lagi

  “entahlah.. soalnya aku tidak bisa menjamin, apakah pengganti MR. Park itu bisa lebih baik dari MR. Park…” jawab hye sun

  “aku yakin orang yang mengganti MR. Park adalah orang yang bisa di andalkan..”

  “semoga saja..” mendengar kata hye sun, so eun pun menatap sahabatnya itu, kemudian merangkulnya..
  “jangan kuatir hye sun.. pasti orang itu.. jauh lebih baik dari MR. Park… kau tak perlu sedih seperi itu.. dia kan tidak meninggalkan kita untuk selamanya..”
Mendengar ucapan so eun, hye sun hanya bisa menampilkan senyum simpulnya.

Part 2

Sore itu pukul 18.00, jam kuliah hye sun berakhir, dia kini harus segera pulang.. nampak So Eun dengan mobil mewahnya menghampiri Hye Sun.
  “teett.....teett” bunyi klakson mobil so eun

  “Hye Sun-a..!!!” sapa So Eun dari balik kaca mobilnya

  “ne..”

  “cepat naik..!!, aku antar pulang..!”

  “tidak perlu..aku naik bis saja...” tolak Hye Sun

  “apa kau tak mau naik mobilku lagi...” keluh So Eun

   “aniyo....!!, aku berencana.. ke suatu tempat dulu..!, jadi tidak perlu menghawatirkanku...”

  “kau yakin tak mau ku antar pulang...?”

  “ne...”

Mendengar jawaban Hye Sun, So Eun pun kemudian meminta ijin untuk duluan, dan menancapkan kembali gas mobilnya..berlalu meninggalkan Hye Sun.
Kini Hye Sun kembali berjalan sendiri menuju terminal bis.. dengan mempercepat langkah kakinya.. jujur saja saat itu ia sangat buru-buru, untuk sampai di rumah.. tak ada suatu tempat yang hendak dikunjunginya seperti yang dikatakan pada So Eun, tapi ia merasa malu terhadap So Eun yang selalu mengantarnya pulang.. dia merasa menjadi beban orang lain, cukup ia merasa menjadi beban buat onnienya saja,  dia merasa onnienya terlalu baik terhadapnya.. siang malam harus mencari uang untuk kehidupan mereka, Hye Sun selalu berharap bisa membantu onnienya, sempat dulu ia melamar kerja di sebuah warung makan, dekat dengan tempat kuliahnya, tapi itu diketahiu onnienya, sehingga memarahinya habis-habisan. Yoona berfikir Hye Sun tak menghanggai jerih payahnya selama ini, dengan bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah warung makan, apa yang akan di katakan orang jika tahu.. seorang artis seperti dia membiarkan adiknya bekerja sebagai seorang pelayan toko, orang akan mengira kalau dia tak mampu membiayai kuliahnya, Yoona juga tak mau .. Hye Sun bekerja sebagai pelayan di warung makan itu, karena ia berfikir cukup hanya dia yang merasakan penderitaan itu, ia tak mau hye sun mengalami hal yang sama.. lagi pula kini kehidupan mereka telah membaik, jika Hye Sun bekerja paruh waktu.. itu juga akan mengganggu jam kuliahnya.
Perintah onnienya terus membuat ia merasa menjadi orang yang selalu merepotkan onnienya, Hye Sun bertekad, suatu saat dia akan bisa meyakinkan onnienya.. bahwa ia bisa menjadi lebih berguna dibanding saat ini. Di sela-sela lamunannya Hye Sun kemudian tiba-tiba dikejutkan oleh suara klakson mobil seseorang yang tak dikenalnya

  “tuuuuuttt...tttuuut.....!!!” suara klakson itu mengagetkan Hye Sun

  “heiii... kau sudah bosan hidup...ya...?” teriak seorang laki-laki dari balik kaca mobilnya...

  “yaaa... tidak perlu sekeras itu kan membunyikan klakson mobil milikmu..” teriak Hye Sun tak kalah keras

Mendengar teriakkan Hye Sun laki-laki itupun turun dari mobilnya, dan...
  “perempuan sinting.. apa kau sudah bosan hidup...?”

  “untuk apa kau teriak sekeras itu.. ha... kau kira aku tuli apa...? balas Hye Sun tak mau kalah sambil memonyongkan bibirnya..

  “aishhh.. untung aku masih sabar menghadapi perempuan siting sepertimu...”

  “kau bilang aku sinting...?”

  “ya.. kau selain sinting.. juga tuli..”

  “laki-laki brengsek.. memang ayahmu yang punya.. jalan ini ha...?”

  “eh,,,” kekeh laki-laki itu

  “sepertinya hidupmu sangatlah membosankan ya..., kau tak tahu kau sekarang sedang berhadapan
dengan siapa...” lanjutnya

  “mana aku peduli kau siapa...” tegas Hye Sun

  “araseo... tidak penting meladeni bebek sinting sepertimu..., lebih baik aku pergi saja.. masih banyak yang lebih penting dari ini.

  “dasar laki-laki brengsek...”
Kini laki-laki itu meninggalkan hye sun yang masih kesal dengan tingkah lakunya..
****


Pukul 18.45
Sesampainya Hye Sun di depan gerbang rumahnya.. ia terkejut melihat apa yang di lihatnya saat itu..
Sebuah mobil bertengger di halaman rumahnya.. mobil itu tak asing baginya..

  “ya... mobil itu..” terka Hye Sun
Untuk memastikan siapa pemilik dari mobil itu, iapun segera masuk ke dalam rumahnya.. sungguh terkejutnya ia, mendapati seorang yang sangat membuatnya jengkel

  “yaaa.....ka..kauuuuuuu........?, ngapain ada disini........?” tanya laki-laki itu pada hye sun

  “seharusnya aku yang tanya, kau kenapa bisa ada di sini....?”

  “tentu saja untuk bertemu dengan pemilik rumah ini...” jawabnya tegas

  “aiissshh... jangan bilang kau kesini mau bertemu dengan onnie...”

  “apa...?, onnie katamu...?”

  “ne... Yoona onnie adalah onnieku...”

  “ohhh jadi kamu dongsaengnya Yoona noona...?”

  “tentu saja... apa kamu tak melihat kemiripan kami.. ha..?”

  “he..he.. tentu saja tidak.. kalian jauh beda..., Yoona bagaikan angsa yang cantik..., sedangkan dirimu
Cuma bebek sinting..” ejek laki-laki itu

  “dasar... laki-laki brengsek... sampai kau menginjakkan kakimu di rumahkupun, masih sempat menghinaku...”

*Ooo... jika mendengar mereka bertengkar, seakan dunia milik berdua... wah..wah..*

Yoona yang sejak dari tadi berada di dalam kamarnya karena siap-siap untuk pergi dengan laki-laki yang sejak tadi beradu mulut dengan Hye Sun, kini keluar menuju ruang tamu.., ia mendapati dongsaeng dan teman laki-lakinya itu beradu mulut, sehingga membuat Yoona terkejut..

  “yaa dongsaeng kau sudah pulang...?, tapi masih di sini..., ada apa ini..?”

  “onnie.. apa dia temanmu..?” tanya Hye Sun pada onnienya seolah-olah tak percaya kalau onnienya punya teman seperti laki-laki macam orang itu

  “ha..ha.. pertanyaanmu konyol sekali,.. tentu saja dia teman onnie..!, untuk apa ia berada di sini jika bukan teman onnie...” jawab Yoona

  “kau masih tak percaya..?” cetus laki-laki itu

  “tentu saja aku tak menyangka, onnieku yang baik hati ini punya teman laki-laki seperti dirimu..”

  “sepertinya kalian sudah saling kenal ya..?, kalau begitu aku tak perlu mengenalkan kalian satu sama lain..”

  “untuk apa kenal dengan laki-laki brengsek seperti dia” jawab Hye Sun ketus

  “apakah kamu fikir aku juga mau kenal dengan bebek sinting macam kamu..?

  “Mino-ya..!!, bagaimanapun juga dia adikku.., jadi ku mohon hargai dia..” ucap Yoona tiba-tiba

  “oo jadi namanya Mino..?, nama yang sangat cengeng...”

  “kamu bilang apa... cengeng..?, jangan pernah katakan kata itu.. kalau tidak aku akan bertindak sesuatu yang akan membuatmu lupa, siapa aku..”
Mendengar itu..Hye Sun tak sedikitpun merasa takut, karena ia tak mengerti kemana arah omongannya.. Yoona yang tidak tahu harus bagaimana menghadapi dua orang yang mungkin kepalanya terbuat dari batu.

  “yaaa... Hye Sun... Mino...!!, kalian sama sekali tidak menghargaiku di sini” teriak Yoona di sela-sela keributan yang dibuat oleh dua orang itu.
Mendengar teriakan Yoona, Hye Sun pun merasa bersalah dengan onnienya itu

  “miane..onnie..” ucap Hye Sun dengan rasa bersalah

  “sudahlah..oya..onnie mau pergi dongsaeng..setelah kembali nanti, apa kau tak mau makan sesuatu?” tanya Yoona pada hye sun dengan lembut

  “tidak perlu onnie.. aku cukup makan makanan rumah saja...nanti aku suruh pelayan membuat sesuatu untukku...”

  “kalau begitu, onnie pergi dulu...” sembari berkata itu, yoona langsung menggandeng tangan laki-laki yang bernama Mino, lebih tepatnya LEE MIN HO


Bersambung..



Chapter 2

Cast
Lee min Ho as Lee min Ho
Goo hye Sun as Goo hye sun
Choi si won as park hyun joo
Yoon eun hye as Goo yoon ah/yoona
Kim so eun as kim so eun
Kim bum as kim bum
[/color]



Hari minggu yang cerah tepat Pukul 07.00 di rumah Hye Sun
Terdengar suara laki-laki mengucap salam sambil mengetok pintu

  “annyeong haseyo...!!”
Mendengar suara itu, Hye Sun pun bergegas membukakan pintu, siapa yang ditemuinya...?

  “yaaa...., kau lagi...?” tanya  Hye Sun kaget

  “tentu.. jangan terlalu kaget seperti itu... nanti juga kau pasti terbiasa dengan kedatanganku yang tiba-tiba ini,... boleh aku masuk...?” pinta Mino tiba-tiba

  “kau mencari onnie sepagi ini, untuk apa...?”

  “tentu saja untuk mengajaknya pergi...”

  “dia tidak bisa... karena onnieku harus menemaniku sarapan pagi ini..”

  “kalau begitu aku sarapan di sisni saja”

  “siapa yang mengundangmu hah...?”

  “tidak ada...”

sambil berkata itu, dengan seenaknya Mino nyelonong masuk, sehingga membuat Hye Sun makin jengkel dibuatnya

  “yaaa... dasar tidak punya etika bertamu...aku belum memperbolehkanmu masuk...”

  “ehhh terlalu lama... habisin waktu saja...” jawab mino ringan

Mino tak memperdulikan teriakan hye sun, dan akhirnya mino pun ikut menikmati sarapan di rumah hye sun, selama sarapan ia tak berhenti bicara dengan yoona.. sehingga membuat hye sun risih.. dia paling tak suka jika ada yang bicara selama ia sedang makan, yoona yang mengenal sifat adiknya itu hanya mengangguk mendengar pernyataan mino, selesai makan yoona dan mino pun berpamitan pada hye sun untuk pergi jalan-jalan.. kini hye sun harus merelakan onnienya dibawa pergi.. padahal hari minggu ini.. ia kira bisa bersama onnienya seharian penuh... mengingat hari ini tidak ada jadwal untuk ke lokasi shooting..tapi harapan tinggal harapan..

Ketika hye sun bingung harus mengerjakan apa.. ia pun menelpon sahabatnya.. so eun..

  “yeoboseo.....”

  “yaa.. hye sun-a.., ada apa..?”

  “so eun-a.. apa yang kau kerjakan saat ini..?” tanya hye sun

  “aku sedang menemani ommaku ke butiq.., ada apa memangnya..”

  “ooo... aku kira kau lagi di rumah.., ya sudah..”

  “hye sun-a..”

  “tuuuuuuttt”

Terdengar sambungan diputuskan hye sun
Hye sun tak ingin berdiam diri di rumah, itu akan membuat otaknya beku..

  “seandainya.. di saat seperti ini bisa punya kegiatan yang lebih berguna, seperti kerja sampingan..” gerutu hye sun sambil menjitak kepalanya.., kemudian ia pun keluar rumah.. tanpa meniggalkan memo untuk onnienya.. ia tahu pasti bahwa ia akan lebih dulu balik ke rumah.. dari pada onnienya..
Hye sun menuju suatu tempat yang lama tak pernah dikunjunginya.., yaitu makan ayahnya.. disana ia mendo’akan ayahnya..

****

Di taman bermain nampak sepasang anak muda yang sejak dari tadi pagi.. sampai menjelang sore..

  “noona..apa kau mau naik rol coaster itu..” tunjuk mino pada sebuah rol coaster yang kini berada di depan mereka..

  “aniyo.. aku tak suka naik permainan itu..”

  “bagaimana kalu kita naik ke tower itu..” tunjuk mino sekali lagi.. dan kali ini yoona tak menolaknya
Mereka berdua naik ke tower itu.. di sana kita bisa melihat seluruh dunia..
Tak heran.. tempat itu menjadi ajang bagi pasangan untuk kencang.. kini yoona dan mino..sudah sampai di bagian atas tower, di sana ada dua pasang anak muda yang sedang berkecan.. mino mengambil tepat yang paling tepat untuk momentnya yang penting ini.

  “noona.. sebelah sini..”

  “ne..”jawab yoona singkat

  “wah... indah sekali....!!” rasa kagum yoona tak terelakan lagi,

Lampu-lampu yang berada dibawah sana sangat memukau..

  “gomawoyo.. dongsaeng...!!” tutur yoona pada mino

  “apa noona suka...?”

  “tentu...” sambil membentangkan kedua tangannya, iapun berteriak..

  “ooo.. rasanya.. seluruh korea berada di bawah kakiku.....!!!!”

  “aniyo, bukan hanya korea.. tetapi seluruh dunia berada di bawah kakimu.., aku senang jika noona senang..” kini mereka bertemu mata.. yoona yang sadar akan kejanggalan itu..langsung memalingkan pandangannya.., namun ucapan mino mengejutkan yoona

  “noona-a.. apa kau tak menyadari sesuatu telah terjadi pada diriku..?”

  “maksudmu apa dongsaeng..?” mendengar pertanyaan yoona, mino langsung merengkuh tangan yoona erat

  “noona-a..”

  “mwooo...?”

  “sa.....ra.....ng....hae.....!!”

Yoona yang mendengar pernyataan mino, sangat kaget dibuatnya.. karena yang ia rasakan saat ini bukan itu.. yoona menganggap mino seperi dongsaengnya.. yoona sadar umurnya juga lebih tua dari pada mino

  “aniyo.. dongsaeng.. aku tak mungkin menjadi orang yang kamu suka..” ucap yoona sambil melepas pegangan tangan mino

  “we...?” tanya mino dengan tatapan tajam..

  “apa karena kau lebih tua dariku...?” lanjut mino

  “aniyoo.. bukan itu saja..”

  “lalu apa...?”

  “aku menyukai orang lain..” jawab yoona sambil menatap kedua bola mata mino..
Menengar pengakuan yoona.. mino pun tertunduk lemas.. kini yoona pergi meniggalkan mino yang masih terpaku..

****

Pukul 19.00
Hye sun yang masih di halte.. sedang menuggu bis.. nampak serius memperhatikan jalan yang sepi..,kemudian sebuah bis berhenti, untuk menaikan penumpang.., setelah naik bis itu, hye sun kini mencari tempat duduk yang sangat padat diduduki oleh penumpang lain, terdapat sebuah kursi kosong di belakang paling ujung.. sesampainya di tempat duduk itu, nampak seorang laki-laki yang bertubuh kekar dengan sebuah tato menempel di kulit lengannya.. hye sun memberanikan diri, daripada tidak dapat tempat.. selama duduk dengan laki-laki itu ia sangat risih.. sejak tadi ia di perhatikan, dan laki-laki itu mencoba menyetuh kaki hye sun.. sambil berkata

  “heii.. gadis yang imut.. kau mau pulang kemana...?”
Dengan senyum paksaan, hye sun menjawab

  “tidak kemana-man..”

  “kau tidak punya tempat tinggal ya...?”

  “aniyo.. aku punya..kok..”

  “sudahlah.. kalau tak punya tempat tinggal.. pulang ke rumahku saja...”

  “he..he.. gomawo.. tapi, miane.. aku punya rumah..”

  “ sudahlah.. jangan malu-malu..” goda laki-laki itu

  “dasar laki-laki brengsek..” gerutu hye sun dalam hati
Laki-laki itu terus saja membuat hye sun takut.. mulai dari ia memegang pahany, kemudian melingkarkan tangan kirinya ke bahu hye sun.., hye sun kebingungan.. tak tau kenapa suaranya mendadak hilang..

  “tolong.. seseorang.. siapa saja.. tolong aku...” teriak hye sun dalam hati


  “tolong seseorang...siapa saja.. tolong aku...!” teriak hye sun untuk kedua kalinya. Nampaknya laki-laki itu tak menghiraukan ketakutan hye sun, keringat mulai membasahi wajahnya.. ia seakan tak bisa berbuat sesuatu untuk dirinya di saat seperti ini
*beda banget sama Geum jan Di, di BBF*

Terdengar suara cekikikan dari mulut laki-laki itu

  “ckckckcck...manis.. jangan takut ya...?”

  “ku mohon.. lepaskan aku..” pinta hye sun

  “memang mau kemana...?”

kini hye sun mencoba berontak..sambil memandang seorang laki-laki yang sejak tadi duduk berseberangan dengannya, melihat tingkah hye sun yang tak wajar itu, laki-laki itupun langsung.. bertindak..

  “lepaskan perempuan itu..” pintanya

  “dasar.., anak ingusan.. mau apa kamu mengganguku..?”

  “sepertinya perempuan ini tak suka dipegang olehmu..”

  “tahu apa kamu hah..?”

  “Terlihat bahwa tampangmu terlalu mengerikan untuk perempuan seperti dia..”

  “apa katamu...?” tanya laki-laki itu geram, dan pegangannya kini terlepas dari bahu hye sun, mendengar suara ribut-ribut dibelakang..para penumpang pun tercengang.. di tambah lagi..dengan tonjokan yang yang kini membuat wajah sang preman, yang tadinya hancur, jadi tambah hancur... laki-laki itu terus saja memberikan tinjunya pada sang preman itu.. hingga keluar darah segar dari hidung dan mulutnya, melihat kegaduhan dari penumpangnya, supir bis itu refleks memberhentikan bis tersebut, kesempatan bagi preman untuk kabur...
Laki-laki penyelamat itu.. mencoba menenangkan penumpang lain.., dan bis tersebut kembali berjalan. kini laki-laki itu mendekati hye sun yang sejak tadi terpukau melihat aksinya.

  “hei.. kau tak apa-apa..?” tanya laki-laki itu pada hye sun

  “aniyo...”  jawab hye sun gugup

  “kau yakin..?”

  “ne...”

  “gamsahamnida...!!” ucap hye sun pada laki-laki itu

  “boleh aku duduk di sebelahmu..?” pintanya

  “boleh...!”

  “apa rumah mu masih jauh dari sisni..?” tanya laki-laki itu lagi

  “aniyo.. sebentar lagi sampe..”

  “oya... siapa namamu..?”

  “hye sun..  Goo hye sun,..” jelas hye sun

  “kalau anda siapa..?” hye sun balik bertanya

  “namaku Park hyun joo..”

  “ooo...” tampang hye sun melongo ^0^

  “anda sepertinya orang baru ya...?” tanya hye sun

  “ha..ha.. darimana kau tahu...?, aku memang belum lama tinggal di korea, aku baru pulang dari amerika, menyelesaikan studiku, oya jagan panggil anda.. kita kan sudah kenalan, jadi panggil aku hyun joo oppa..”

  “hehehe.. ye.. hy..hyu..hyun joo..op..oppa..” jawab hye sun dengan nada terputus-putus...
*biasa penyakit gagap kambuh..* >o<

Setelah sampai di tempat tujuan, kini hye sun meminta pamit, pada laki-laki yang menolongnya tadi..

  “aku turun disini.., sekali lagi gamsahamnida..!!”

  “ne.. sampai ketemu lagi..”
Mendengar ucapan laki-laki yang bernama lengkap park hyun joo itu hye sun hanya bisa tersenyum..

****

Sesampai di depan gerbang rumahnya, yoona menyuruh pelayan untuk membukakan pintu gerbang untuknya.. dia mencari adiknya.. dan menanyakannya.

  “dimana hye sun..?” tanya yoona pada seorang pelayan

  “sejak tadi pagi arashi keluar..”

  “kemana..?”

  “dia bilang mau ke makam ayah arashi..”

  “sendiri..?”

  “sepertinya begitu.. saya kurang tahu.., tapi arashi bilang dia mau sendiri ke makam MR. Goo”

  “sampai sekarang belum pulang juga..?”

  “ne.. arashi..”

  “ya sudah..”

Belum sempat masuk ke kamarnya, yoona mendengar suara adiknya..

  “apa onnie sudah pulang..?” tanya hye sun pada pelayan di rumahnya

  “ne.. arashi.. dia baru saja tiba..”

  “yaaa.. dongsaeng.. kau pergi ke makam appa tak mengajak onniemu ini, memang kau pikir hanya kau saja anaknya..?” keluh yoona pada hye sun tiba-tiba sehingga membuat hye sun kaget

  “onnie....!!, aku bukannya tak mau mengajak onnie pergi.. onnie sendiri kenapa meninggalkanku pergi dengan laki-laki macam mino itu..”

Mendengar ucapan hye sun yoona kini hanya terdiam..

  “onnie kenapa..?” tanya hye sun

  “aniyo... sudahlah dongsaeng.. kau istirahat saja, besok kan kau mau kuliah..!!”

  “apa onne ada masalah dengan mino...?” tanya hye sun penuh selidik

  “yaaa.. apa onnie di sakiti sama dia...?” lanjutnya

  “sebenarnya bukan onnie yang disakiti, melainkan onnie yang sakiti dia..”

  “maksud onnie apa...?”

  “jangan tanyakan itu disini... kita ke kamarmu saja dongsaeng..!” pinta yoona
Merekapun menuju kamar hye sun.. *biasa adik-kakak yang satu ini selalu curhat..*

  “nah,.. sekarang ceritakan onnie..”

  “onnie bingung mau ngomong apa.., tadi mino ngajak pergi ke taman bermain..di sana dia menyatakan perasaanya ke onnie..”

  “dia bilang apa..?”

  “dia bilang... dia suka onnie...”

  “lalu.. apa jawaban onnie...?

  “saat itu juga onnie langsung menolaknya...”

  “baguuuussss...!!, pantasnya laki-laki seperti dia tak perlu di ladeni..”

  “bukan begitu dongsaeng.. kau tahu sendiri onnie seperti apa...?, onnie menganggap hubungan kami selama
ini hanya sebatas noona dan dongsaeng.. tidak lebih.. tapi dia salah mengartikan..”

  “yaa.. onnie ternyata baru menyadari perhatiannya ke onnie sekarang...?”

  “onnie.. jadi serba salah..dengan mengatakakan itu padanya..”

  “aniyo...aniyo... onnie tidak salah.. laki-laki itu memang tidak cocok untuk onnie.. dia Cuma laki-laki brengsek..”

  “dongsaeng.. mino itu adalah laki-laki yang baik, malah sangat baik.., mungkin sifat cuek dan kekanak-kanakan yang kadang membuat orang sekitarnya jengkel.. tapi sebenarnya dia sangat baik..” tutur yoona sambil membayangkan wajah mino









*****


Bersambung....




Chapter 3

Cast
Lee min Ho as Lee min Ho
Goo hye Sun as Goo hye sun
Choi si won as park hyun joo
Yoon eun hye as Goo yoon ah/yoona
Kim so eun as kim so eun
Kim bum as kim bum
[/size]


Pukul 07.00 hye sun berangkat menuju kampus.. kali ini hye sun tak menolak ajakan onnienya untuk mengantarnya ke kampus, kebetulan yoona akan berangkat syuting juga, sampainya di depan gerbang kampusnya, hye sun pun berpamitan pada onnienya.. sambil cupika-cupiki.
Suasana kelas saat itu sangatlah riuh.. tak sengaja hye sun mendengar obrolan teman-temannya..

  “he..tahu kan kemarin MR. Park bilang akan berhenti mengajar kita...?”

  “ne...memang kenapa dengan MR. Park?”

  “tidak ada apa-apa dengan dia, tapi hari ini kita kedatangan dosen baru...!!”

  “benarkah...?, apa orangnya galak seperti MR. Park..?”

  “mana ku tahu..., dengar-dengar sich.. penggantinya itu.. tak lain dan tak bukan adalah anak dari MR. Park..”

  “hahhh...!!? apa dia seorang dosen laki-laki..?”

Belum berlanjut obrolan dari teman-teman hye sun, kini datang seorang laki-laki dengan pakaian yang sangat rapi.. memasuki kelas.. postur tubuh yang sangat tinggi, dengan rambut yang modis.. membuat seisi kelas tercengang, termasuk teman-teman perempuan hye sun itu..
Suara sorak anak perempuan itu kini semakin menjadi-jadi.. melihat ketampanan dosen muda itu.. hye sun yang baru menyadarinya..tak kalah terkejut dan tepesona...

  “yaa.. op..oppa...?” ucap hye sun dan membuat so eun yang duduk di sebelahnya kaget dengan sebutan oppa itu

  “hye sun-a..?, apa kau kenal dengan dia..?” tanya so eun

  “sebenarnya tidak kenal dengan baik,.. kemarin kami berjumpa di bis.. dia yang menolongku.. dari preman bis..”

  “apa?? preman bis..? kau di copet...?” tanya so eun panik

  “aniyo.. aku Cuma di ganggu, tapi untung ada dia..”

Hye sun yang sedang asyik bahas kejadian yang menimpanya semalam, tidak memperhatikan apa yang di katakan dosen barunya itu.. sehingga ia mendengar sebuah ketukan tiga kali..

  “tok..tok..tok.. mohon perhatiannya sebentar,... nama saya Park hyun joo, saya disini menggantikan posisi dari MR. Park yang tak lain adalah ayah saya sendiri.. saya harap kita menjadi rekan yang baik..”

Selesai hyun joo berbicara, suara riuh kembali terdengar..terutama dari mulut teman-teman perempuan hye sun.., selama jam kuliah berlangsung hye sun hanya terpaku.. melihat dosen mudanya itu.. tak disangka orang yang menolongnya kemarin terlihat sangat beribawa ketika memakai blezer warna putih, dengan bawahan yang sepadan, tak lupa sebuah dasi begantung rapi di kerah kemejanya..

  “seperti pangeran berkuda putih...” bisik hye sun

Hyun joo pun agak sedikit kaget melihat hye sun yang di tolongnya itu, ternyata adalah salah satu mahasiswanya..
Setelah jam pelajaran selesai hye sun menghampiri hyun joo

  “annyeong haseyo...!” sapa hye sun

  “eh.. kau yang kemarin itu kan...?” tanya hyun joo seolah-olah meyakinkan dirinya

  “ne... ternyata.. oppa... ehh..”

Kata-katanya terputus mengingat ucapannya yang tak pada tempatnya

  “gwenchana.. kau bebas memanggilku oppa kok...!”

  “aniyo.. terdengar tak sopan.., aku harus panggil oppa.. MR. Park saja..”

  “ohhh.. sebenarnya aku kurang setuju.. dengan panggilan itu, nanti orang mengenalku,.. karena ayahku.. bukan karena kemampuanku.. jadi cukup panggil MR. Hyun”

“araseo.. MR. Hyun..!”

Kini hye sun sepakat memanggil hyun joo dengan menambahkan kata MR di depannya, jika di luar jam kuliah ia bisa memanggilnya dengan sebutan oppa..


-------



Hari demi hari keakraban mereka makin nampak, hye sun mengagumi sosok hyun joo.., begitupun dengan hyun joo..

Jika ada waktu senggang nampak hye sun dan hyun joo berduaan.. terlihat tidak wajar, seorang mahasiswa dan dosen ngobrol seakrab itu.. sehingga menimbulkan kecemburuan pada teman-teman hye sun, baik itu laki-laki maupun perempuan, karena tak sedikit laki-laki yang mengagumi hye sun.. karena kepintarannya.. dia lebih suka dikenal karena kepintaranya, daripada mengenal hye sun karena tampangnya.. apalagi jika mengenalnya karena ia adalah adik dari yoona, seorang artis terkenal di korea.

  “Mr. Hyun..!”

  “mwo..?”

  “bagaimana bisa kau dan MR. Park...”
Hye sun tak melanjutkan kata-katanya.. takut ia akan menyinggung perasaan hyun joo

  “kamu tidak menyangka kalau aku adalah anak dari MR. Park..?” lanjut hyun joo

  “he..he.. ne..”

  “aku tak tahu bagaimana ketika ayah ada di depan kelas.. apakah ia orang yang galak atau tidak, aku tak tahu.., sejak lulus SMA, aku di minta melanjutkan kuliah ke amerika.. di sana aku mulai menyesuaikan semua.. dan sekarang harus kembali lagi korea..”

  “apa kau menyesal kembali ke korea lagi..?”

  “menyesal....?, tentu saja tidak.. tapi untuk menyesuaikan diri lagi.. amatlah sulit..”

  “apa kau mau di kalahkan oleh seekor bunglon...?”

  “mwo.. bunglon...?, kau menyamakan aku dengan bunglon...?”

  “ne.. bunglon.. kan hewan yang paling mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya..”

  “aiisshhh... kau sungguh kejam hye sun.. membandingkan aku dengan seekor bunglon.. apalagi ternyata yang menang adalah bunglon itu... aku sangat malu...”

  “ha..ha.. kau sangat lucu.. oppa... eh.. MR. Hyun..”

  “jika tak ada orang kau bisa panggil oppa kok...”
Mendengar pengakuan hyun joo, hye sun hanya senyum simpul..

  “oya.. apa kau tinggal dengan orang tuamu...?” tanya hyun joo tiba-tiba

  “aniyo..aku Cuma tinggal dengan onnieku.. appa sudah meninggal, dan omma.. tak tahu sekarang dimana..” dengan raut yang sedih hye sun menceritakannya.. sehingga membuat hyun joo serba salah

  “miane.. hye sun-a... bukan maksud untuk mengingatkan masa lalumu..”

  “gwenchana oppa..., oya... apa oppa mau datang ke rumahku.. nanti malam, aku mengundang oppa untuk minum teh.. anggap saja sebagai ucapan terima kasih telah menolongku..apa oppa mau...?”

  “Tentu oppa mau..”
Hye sun menyodorkan alamat rumahnya pada hyun joo, Akhirnya hye sun mengundang hyun joo untuk minum teh di rumahnya..
****

Pukul 19.00
Hyun joo sudah ada di rumah hye sun, nampaknya onnienya hari ini bakal pulang malam lagi, seperti biasanya.. di rumahnya Cuma ada 2 pelayan, dan 2 orang kepercayaanya, hitung-hitung sebagai teman hye sun ngobrol jika onnienya sedang tidak ada di rumah...
Hyun joo yang sejak 5 menit datang itu sedang duduk di ruang tamu rumah hye sun, lebih tepat.. rumahnya yoona..
Nampak hyun joo menikmati teguk demi teguk teh yang di sajikan hye sun untuknya..

*maklum.. di amerika enggak ada teh senikmat teh korea.. apalagi yang buat hye sun...
makin tambah enggak pernah dijumpai dech...*

Hyun joo yang sedang asyik menikmati teh buatan hye sun nampak duduk dengan tenang.., namun kini matanya tertuju pada sebuah  bingkai foto yang lumayan besar bergantung di dinding ruangan itu

  “orang yang berada di foto itu siapa..?”
Hye sun terkejut mendengar pertanyaan hyun joo yang tiba-tiba itu, sambil menoleh ke arah yang di tunjuk hyun joo

  “ne.. apa oppa kenal dengannya...?, oya.. tentu saja oppa kenal.. onnieku kan seorang artis”

  “apa...?, dia sekarang adalah seorang artis..?, apa kau dan yoona saudaraan..?”

  “oppa kenal dengan onnie..?”

  “tentu saja.. dia adalah teman SMP dulu.. kalian dulu tinggal di jeju bukan...?” tanya hyun joo antusias.. seperti menemukan sesuatu yang lama hilang, kini ada di depan mata..

  “ne.. oppa benar.. aku dan onnie dulu tinggal di jeju, dulu kami sempat merasa hidup layaknya keluarga biasanya.. keluarga yang lengkap, tapi semenjak omma pergi dari kami tanpa alasan yang sangat tidak masuk akal, appa merasa sedih.. dan ia sakit-sakitan, dan appa pun meninggalkan kami untuk selamanya.. makam appa juga berada di jeju.. hidup kami jadi tak terurus, kemudian onnie bekerja di usia yang masih sangat kecil, demi melanjutkan sekolahnya, dan untuk membiayai sekolahku, terus setelah onnie lulus SMA, onnie dan aku pindah ke seoul, di sini juga aku melanjutkan sekolah SMA, dan di saat itu seorang bintang pengintai menawarkan onnie untuk mau menjadi seorang aktris, dia pun tak menolaknya.. meski onnie baru tamat SMA, tapi daya tariknya bisa menjadikan dia seperti sekarang ini.. hidup kami benar-benar berubah.. sekarang semua bisa terpenuhi.., di seoul ini aku dan onnie berharap bisa menemukan omma kami, tapi,,,, sudah hampir 5 tahun tinggal di sini, kami belum menemukan jejak omma..” tutur hye sun sedih

Dengan seksama hyun joo mendengar cerita hye sun yang mengenang masa lalunya bersama yoona, hyun joo pun mencoba meyakinkan hye sun

  “tenang saja.. kalian pasti bisa bertemu omma kalian”

  “gomawo oppa..”

  “aha.. aku jadi lupa.. besok malam jam 19.00 ada acara di rumahku oppa.. apa oppa mau datang besok malam..?, sebenarnya ini acara onnie, tapi aku mengundang oppa tuk datang juga.., apa oppa tidak kangen dengan onnie..?”

Mendengar permintaan hye sun, hyun joo pun menyetujui permintaan hye sun, meski tampak  pipi hyun joo yang memerah..

******


Keesokan harinya pukul 19.00, tepatnya selasa malam di rumah hye sun
nampak ada beberapa teman yoona sudah datang..sedangkan hye sun masih di dalam kamarnya, kini ia bingung harus berpenampilan seperti apa, biasanya dia tak menghiraukan dirinya dalam berpenampilan.. , sambil memandang tamu-tamu yang sudah datang dari balik kaca jendela kamarnya.. begitu terkejutnya dia mendapati mino sudah datang dan duduk di bawah pohon kecil di halaman rumahnya itu.., sungguh mengagumkan.. mino tampil sempurna malam itu, dengan blezer warna hitamnya.. rambutnya yang tebal membuat dia semakin terlihat keren, betul betul postur tubuh yang ideal.., tak kalah dengan hyun joo..

  “aishh... ada apa denganku..?” hye sun sadar dari lamunan singkatnya, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal..

Kini hye sun membuka lemari bajunya.. baju yang di belikan yoona seminggu yang lalu.. tak pernah di cobanya.. ia terus menatap baju itu, namun tiba-tiba yoona masuk ke kamar hye sun, sehingga membuat ia terkejut

  “yaa.. onnie.. ?”

  “apa yang kau lakukan.. dongsaeng..?, kau belum juga siap-siap..?”

  “miane onnie.. aku bingung.. mau pakai baju yang mana...”

  “kau bisa pakai yang mana saja.. baju yang pernah onnie belikan seminggu yang lalu juga bagus, ini juga onnie bawakan baju, tadi onnie sempat mampir di butiq langganan onnie..” tutur yoona sambil menyodorkan baju itu pada hye sun

Melihat itu semua hye sun hanya tersenyum kecil

  “onnie.. aku tak tahu yang mana yang paling cocok..”

  “serahkan semua pada onnie..”
Yoona pun kemudian memulai aksinya untuk membuat hye sun menjadi tambah manis..
Setelah beberapa menit..
*
*
*
*

  “sudah siap.. taraaa...!!”
Yoona membawa hye sun ke depan cermin dan memuji dongsaengnya itu

  “bagaimana...? kau terlihat tambah manis kan dengan penampilan seperti ini..”

  “ne...”

Hye sun tersenyum puas melihat dirinya di depan cermin..
Yoona dan hye sun kemudian keluar menuju tempat dimana para teman yoona berkumpul..

#Goo hye sun
Aku merasa menjadi pusat perhatian malam itu.. semua mata kini seolah tertuju padaku.. apa aku sekarang seperti onnie yang cantik.., walaupun aku sadar aku tak akan bisa menandingi kecantikan onnie, sungguh merasa berbeda malam ini..
Lampu neon yang terpasang dimana-mana seolah menjadi hiasan gaunku, gaun yang dipilihkan onnie sangat anggun, tapi aku merasa sedikit risih memakainya, mungkin karena terlalu pendek dan bagian belakangnya terbuka.


#Lee min ho
Ketika pandanganku tertuju kepada seorang perempuan yang tengah berdiri sambil malu-malu itu.. membuat mataku tak berkedip.. nampak sangat manis dengan balutan busana yang anggun, sungguh cantik, tapi aku malah tersentak ketika sadar kalau perempuan itu..

  “yaaaa..itu..itu.. si bebek sinting...!!” teriak mino.. memecah kesunyian
Hye sun yang mendengar teriakan yang keras itu, membuat nyalinya menciut, dan tentu saja, wajahnya yang tadi menampilkan senyum manis, berubah menjadi cemberut, dan ia pun menghampiri mino yang tengah duduk di bawah pohon itu

  “yaa.. apa maumu..?” tanya hye sun pada mino

  “tidak ada apa-apa.. aku Cuma kaget saja.. ternyata orang yang berpenampilan seperti ini adalah bebek sinting itu..”

  “kau masih bilang aku bebek sinting...?”

  “hehehehe.. apa kau pikir bebek sinting bisa berubah menjadi angsa..?”

  “maksudmu...?”

  “kau tak mengerti juga.. maksud...” belum selesai mino menjawab, ia dikagetkan dengan suara hye sun yang memanggil nama seseorang

  “oppa....!!”

Kini hye sun meninggalkan mino yang masih berdiri di tempat
Hye sun yang menghampiri seseorang yang tak lain adalah hyun joo

  “oppa.. kenapa baru datang..?”

  “miane.. tadi sempat mampir dulu di toko bunga..”

  “ohh.. aku tahu apa yang kau pikirkan sekarang..., ayo.. kesana.. oppa pasti sudah tak sabar menemui seseorang
 hye sun menarik lengan hyun joo hingga sampai di depan yoona, yoona yang terkejut melihat dongsaengnya bertingkah seperti itu.. tiba-tiba membuat wajah yoona berubah.. dan ..

  “hy..hyun... joo....??”

  “hai yoona... kau sangat berubah.. kau jadi tambah cantik...”

  “ba.. bagaiman bisa kau ada di sisni...?” tanya yoona

  “beberapa hari lalu aku dan hye sun tak sengaja bertemu, dan ia juga adalah muridku..”

  “aku tak percaya dengan penglihatanku...”

Melihat reaksi yoona yang sangat super terkejut akan kemunculan hyun joo yang tiba-tiba, menyadarkan hye sun.. bahwa, hyun joo lah orang yang di tunggu yoona selama ini, hingga menolak cinta mino begitu saja..
Mino yang masih terdiam menyaksikan adegan yang mengharukan antara hyun joo dengan yoona, membuat hatinya hancur, ternyata itu alasan yoona menolaknya, dia tak mau seseorang melihatnya dalam keadaan seperti ini, terutama yoona.. ia pun berjalan menuju halaman yang tidak di kunjungi banyak orang, mino saat ini ingin menyendiri.. hatinya sangat kacau betapa malu jika ia harus bertatapan dengan yoona, kini hanya ada dia seorang yang berada di halaman belakang itu, sambil menatap langit malam

****

Hyun joo yang kini berdiri di depan yoona, hingga membuat yoona sangat gembira, di tambah dengan hyun joo yang sedari tadi menggenggam tangan yoona erat sambil berkata

  “yoona-a..aku bingung harus ngomong apa..setelah sekian lama kita tidak bertemu..”

  “hyun.., aku..” kata-kata yoona terhenti, dan secara tiba-tiba yoona langsung memeluk hyun joo erat..

  “hei..?” hyun joo nampak heran dengan tindakan yoona, yang seperti itu

  “ku mohon hyun joo biarkan aku seperti ini meski hanya beberapa menit saja”

Mendengar pinta yoona, hyun joo hanya bisa tersenyum sambil membelai lembut rambut yoona.. yoona yang tahu apa yang di rasakan hyun joo saat ini makin mempererat pelukannya, yoona kini tak peduli jika teman-temannya yang ada disana memperhatikan mereka, yang ia inginkan saat hanya bisa melepaskan kerinduan selama ini..

  “hyun.. aku mohon jangan pergi lagi..” cetus yoona tiba-tiba

  “we..?”

  “aku tak pernah membayangkan apa aku akan punya keberanian untuk mengatakan ini padamu, tapi melihatmu yang sekarang ini begitu dekat denganku, maka tidak ada keraguan lagi dalam hatiku.. getaran ini.. aku bisa merasakannya.. getaran ini.. hanya untukmu..”jawab yoona yakin dengan perasaannya

  “yoona..”

  “ne...” wajah yoona yang tadinya berada tenggelam di dada hyun joo, kini terangkat memandang wajah hyun joo, dan..

  “saranghae....!” tutur hyun joo lembut, sehingga membuat yoona makin tenggelam dalam suasana.. sebuah kecupan lembut didaratkan hyun joo tepat di bibir yoona, teman-teman yoona yang melihat adegan mesra antara yoona dan hyun joo itu, makin tercengang, dan kebetulan pada acara itu, yoona sengaja mengundang wartawan untuk meliput acaranya, sungguh merupakan keuntungan yang luar biasa bagi wartawan itu bisa meliput berita yang selangka ini, apalagi berita tentang kisah cinta seorang artis terkenal seperti yoona, yoona yang menyadari.. bahwa cahaya-cahaya kamera sekarang sedang menghujani dirinya dan hyun joo yang sedang dilanda rindu, dibiarkan begitu saja..
Kemudian ia melepaskan pelukannya, dan berkata

  “teman-teman yang sudah bersedia datang di acara ini, aku hendak mengumumkan sesuatu, selain untuk merayakan kesuksesan serial yang ku bintangi.. juga aku ingin memberitahu kalian semua.. seperti yang kalian ketahui, bahwa laki-laki yang di sampingku ini.. adalah orang yang paling penting dalam hidupku, setelah adikku”

Mendengar keputusan yoona yang mendadak seperti itu, teman-teman, wartawan, dan hyun joo yang tak kalah terkejutnya, tapi sepertinya semua orang senang dengan berita itu, kecuali.. Mino.!!

Bersambung...




« Last Edit: December 13, 2011, 05:52:37 pm by vhia_minsuners »


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Share on Bluesky Share on Facebook


Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #1 on: August 18, 2011, 06:00:45 pm »
bebek gila o.O,, wah wah, si mino lum tahu kehebatan hyesun rupanya [hmpfh] [hmpfh] tar bang, klu dah diicip2, baru tahu rasa deh,, ternyata bebek sinting sedap jg bo [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Nanad_rath02

  • Newbie
  • *
  • Posts: 55
  • Omo !!! My Mom
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #2 on: August 18, 2011, 08:26:05 pm »
Chukkae buat ff'nya  [arms]  [arms]  [arms]
Ni ff yg ada d fb kan??  [chin] [chin]  [chin]

Wah si Mino,,seenaknya aja ngatain Hye Sun si bebek sinting,,mw d  [fighting]  [fighting] ma Hye Sun yah??  [devil2]  [devil2]  [hmff]  [hmff]

Nnti lama2 si Mino bkaln ska jga ma si Hye Sun kan??  [lovestruck]  [lovestruck]  [lovestruck]

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #3 on: August 18, 2011, 08:42:56 pm »
bebek gila o.O,, wah wah, si mino lum tahu kehebatan hyesun rupanya [hmpfh] [hmpfh] tar bang, klu dah diicip2, baru tahu rasa deh,, ternyata bebek sinting sedap jg bo [laughing] [laughing]


bebeknya belum berubah jadi angsa...... ntar deh.... tahu ge mana rasa bebek,,,, mau bebek panggang, bebek goreng...

lagian paksa hoby suka ma yg noona2.....
[on] [on]


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #4 on: August 18, 2011, 08:46:35 pm »
Chukkae buat ff'nya  [arms]  [arms]  [arms]
Ni ff yg ada d fb kan??  [chin] [chin]  [chin]

Wah si Mino,,seenaknya aja ngatain Hye Sun si bebek sinting,,mw d  [fighting]  [fighting] ma Hye Sun yah??  [devil2]  [devil2]  [hmff]  [hmff]

Nnti lama2 si Mino bkaln ska jga ma si Hye Sun kan??  [lovestruck]  [lovestruck]  [lovestruck]


gumawo sista.... ya ni FF pernah di post di FB, jauh jauh hari.... [sweat] [sweat]

yup... ntar bakal dy yang jadi bebek sinting karna memikirkan bebek sintingnya....


 [hmff] [hmff]


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #5 on: August 19, 2011, 12:48:05 am »
bebek gila o.O,, wah wah, si mino lum tahu kehebatan hyesun rupanya [hmpfh] [hmpfh] tar bang, klu dah diicip2, baru tahu rasa deh,, ternyata bebek sinting sedap jg bo [laughing] [laughing]


bebeknya belum berubah jadi angsa...... ntar deh.... tahu ge mana rasa bebek,,,, mau bebek panggang, bebek goreng...

lagian paksa hoby suka ma yg noona2.....
[on] [on]
kira2 proses berubah jd angsanya gimana ya? bakal lama ga? teyussssss .. sapa yg suka duluan [what] mino pa hyesun [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Ernie_minsun

  • Newbie
  • *
  • Posts: 14
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #6 on: August 19, 2011, 02:46:46 am »
 [briggin] Emoticons0427kyaaaaa..... Crazy duck di post di mariiieeee..... [AddEmoticons04231] [AddEmoticons04231] oghh....bisa rerun kembali yang ituuu... [AddEmoticons04249]awww.... Puasa....puasa! Untung di sadarin ... Hehehe [AddEmoticons04261] [AddEmoticons04261] semoga eonni or bini.a si wonnie oppa mendapat ilham buat bikin new ff lagi... [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] yg lebih romantis + hot..hot pop! Gkgkgkgkgk~

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #7 on: August 19, 2011, 02:54:13 am »
bebek gila o.O,, wah wah, si mino lum tahu kehebatan hyesun rupanya [hmpfh] [hmpfh] tar bang, klu dah diicip2, baru tahu rasa deh,, ternyata bebek sinting sedap jg bo [laughing] [laughing]


bebeknya belum berubah jadi angsa...... ntar deh.... tahu ge mana rasa bebek,,,, mau bebek panggang, bebek goreng...

lagian paksa hoby suka ma yg noona2.....
[on] [on]
kira2 proses berubah jd angsanya gimana ya? bakal lama ga? teyussssss .. sapa yg suka duluan [what] mino pa hyesun [biggrin]


cuma dipermak dikit ma eonnienya... gk lama amat sih mam,,,,, yang suka... siapa ayooo...?? [hmff] [hmff]


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #8 on: August 19, 2011, 11:14:16 am »
[briggin] Emoticons0427kyaaaaa..... Crazy duck di post di mariiieeee..... [AddEmoticons04231] [AddEmoticons04231] oghh....bisa rerun kembali yang ituuu... [AddEmoticons04249]awww.... Puasa....puasa! Untung di sadarin ... Hehehe [AddEmoticons04261] [AddEmoticons04261] semoga eonni or bini.a si wonnie oppa mendapat ilham buat bikin new ff lagi... [AddEmoticons04235] [AddEmoticons04235] yg lebih romantis + hot..hot pop! Gkgkgkgkgk~

kyaaaa................. belum apa-apa udah nginget yg begituan......   [hammer] [hammer]
inget puasa..... *padahal tahun kemarin pas ge gencar2 ni CD, juga bulan puasa, tapi tetep aja update yg bgtuan yaaa* maaf yaaa... tahun lalu sering buat ileran siang2....   [heh] [heh]

wah ane mungkin belum sempet buat yg baru ermes.... tunggu eonn selesai wisuda, baru lah kita lanjutin yang masih dianggurin.... [briggin] whistling whistling


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #9 on: August 20, 2011, 04:50:42 am »
thanks buat updatean chp 2 nya [hug] [hug]
yeaaa nih dua orang, lum apa2 udah main debat-debit aja [hmpfh] [hmpfh] itu si yoona, lum tahu kehebatan mino rupanya, langsung main jurus nolak bala [goodgrief] ckckck [nono] [hmff] [hmff]
lanjut [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #10 on: August 20, 2011, 06:38:03 am »
thanks buat updatean chp 2 nya [hug] [hug]
yeaaa nih dua orang, lum apa2 udah main debat-debit aja [hmpfh] [hmpfh] itu si yoona, lum tahu kehebatan mino rupanya, langsung main jurus nolak bala [goodgrief] ckckck [nono] [hmff] [hmff]
lanjut [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

emang gk ada minat tu si yoona ma mino mam...  [sweat] [sweat]
udah dijatahin buat dongsaengnya... hohoho  [on] [on]


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #11 on: August 20, 2011, 06:50:54 am »
thanks buat updatean chp 2 nya [hug] [hug]
yeaaa nih dua orang, lum apa2 udah main debat-debit aja [hmpfh] [hmpfh] itu si yoona, lum tahu kehebatan mino rupanya, langsung main jurus nolak bala [goodgrief] ckckck [nono] [hmff] [hmff]
lanjut [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

emang gk ada minat tu si yoona ma mino mam...  [sweat] [sweat]
udah dijatahin buat dongsaengnya... hohoho  [on] [on]

rugi mah si yoona,, klu gw--ceplok dulu sebelum dilempar ke dongseng [goodgrief] [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline vhia_minsuners

  • Full
  • ***
  • Posts: 411
  • saranghae MinSun.... saranghae Joondi...
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #12 on: August 20, 2011, 08:20:35 am »
thanks buat updatean chp 2 nya [hug] [hug]
yeaaa nih dua orang, lum apa2 udah main debat-debit aja [hmpfh] [hmpfh] itu si yoona, lum tahu kehebatan mino rupanya, langsung main jurus nolak bala [goodgrief] ckckck [nono] [hmff] [hmff]
lanjut [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

emang gk ada minat tu si yoona ma mino mam...  [sweat] [sweat]
udah dijatahin buat dongsaengnya... hohoho  [on] [on]

rugi mah si yoona,, klu gw--ceplok dulu sebelum dilempar ke dongseng [goodgrief] [hmpfh] [hmpfh]

klo mami gak perlu ditanya,,,, pasti dilahap habis hingga ujung-ujungnya....  [hmpfh] [hmpfh]


kissing you baby... muaaaccchhh ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #13 on: August 20, 2011, 09:16:13 am »
thanks buat updatean chp 2 nya [hug] [hug]
yeaaa nih dua orang, lum apa2 udah main debat-debit aja [hmpfh] [hmpfh] itu si yoona, lum tahu kehebatan mino rupanya, langsung main jurus nolak bala [goodgrief] ckckck [nono] [hmff] [hmff]
lanjut [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

emang gk ada minat tu si yoona ma mino mam...  [sweat] [sweat]
udah dijatahin buat dongsaengnya... hohoho  [on] [on]

rugi mah si yoona,, klu gw--ceplok dulu sebelum dilempar ke dongseng [goodgrief] [hmpfh] [hmpfh]

klo mami gak perlu ditanya,,,, pasti dilahap habis hingga ujung-ujungnya....  [hmpfh] [hmpfh]
otak mecum lu hammer2 hammer2  gw pan bilang, si yoona [hmff] [hmff]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
Re: <@ Crazy Duck @> *chapter 1*
« Reply #14 on: August 20, 2011, 10:53:59 am »
lagi dong vieee...eh apaan tuh yg bikin ileran???...mau dong ileran..kpn ni bagi2 ilernya. [on] [bav]