Chapter Enam ~ Miny
Choi Young menatap Jae Won dengan tatapan tajam ,matanya memandang dengan begitu sinis .Jae Won ,kedua matanya tidak membalas tatapan Choi Young ,ekspresinya terlihat gusar ,seolah-olah diliputi rasa khawatir ,sedangkan Eun Ho hanya dapat menatap mereka berdua dengan bingung ,tak bisa mengatakan apa-apa ,suasana semakin dingin ketika air mata Choi Young mulai membelalak..
“Bi..bibi?gwencana?”Eun Ho menjadi salah tingkah ,pikirannya diliputi kebingungan ..
“Eun-ho ya…ayo kita pergi,”Choi Young menggengam tangan Eun Ho dan mengajaknya keluar dari café itu ,air matanya merebak ,ia tak bisa menahan tangisannya..,seluruh wajahnya terasa sangat panas seolah api baru saja menyambarnya..
Jae Won berdiri terpaku di tempatnya ,ia tidak bergerak sedikitpun..
“Bibi..,”
“Sudahlah Eun ho ,”ia menggengam tangan Eun Ho lebih erat dan mempercepat langkahnya..
**
Yong Chan menghela nafas panjangnya ,ia melempar jas dan jam tangannya ke kasur dengan tidak peduli..
Syuting The Sword untuk hari ini selesai juga ,tetapi masih banyak yang adegan yang belum terselesaikan ,besok ,besok ,dan besok seterusnya ,ia yakin akan menjadi hari yang sangat melelahkan..
Hari ini ia meninggalkan banyak perkerjaan yang tak terselesaikan ,berbagai adegan dilakukannya dengan banyak kesalahan ,tidak seperti Yong Chan yang biasanya ..ia tidak mengerti apa yang salah..
Yong Chan membaringkan tubuhnya di atas kasurnya yang empuk dan penuh dengan bantal ,masih membayangkan bagaimana nasibnya besok..,syuting The Sword ,CF Jolly House..ahhhh semua membingungkannya..pikirannya kacau..
Hanya ada..
Eun Ho ,Eun Ho ,dan Eun Ho ,di pikirannya…ia tidak bisa membohongi dirinya lagi..tidak bisa..ia tidak tahan lagi ,api di dalam hatinya terlalu besar ,pikirannya seolah tersumbat ,bagaimana bisa ,hanya karena seorang Eun Ho yang polos, masuk dan mengacak-acak kehidupannya ,membuatnya gila..ini membuatnya gila..
Ia tidak bisa bohong ,kemarin saat Jae Won memeluk Eun Ho ,ia tidak bisa menepis keinginan untuk menghajar Jae Won dan merebut Eun Ho ,tapi ia tahu ini semua akan berakibat panjang..,tapi hati Yong Chan terus saja berdebat ,bahwa ia tak tahan ,ia ingin membawa Eun Ho kedalam pelukannya ,
Lamunan Yong Chan terputus begitu saja ketika Yong Sae dan Yong Na membuka pintu kamarnya dengan perlahan..
Kreek..
“Oppa..,”Yong Sae mengintip oppanya dari balik pintu ,di belakang nya ada Yong Na yang sibuk dengan handphonenya..
“Yong Sae ,sudahlah ,kubilang jangan ganggu oppamu..,”Yong Na menarik tangan Yong Sae..
“Oo..kenapa Yong Sae?”Yong Chan menjawab dengan lesu..
“Ikuti kata hatimu oppa..”
“Y..ya..Yong Sae..malam-malam jangan melantur ,”Yong Na menepuk-nepuk pundak Yong Sae.
Mata Yong Chan membelalak mendengar pernyataan adiknya..
“Ikuti kata hatimu..aku tahu ,aku bisa melihat ada sesuatu yang salah..matamu tak bisa berbohong oppa..”
“Yong Sae sudahlah..ayo kita pergi..,”Yong Na menarik tangan Yong Sae lebih erat..
“Noona..lepaskan Yong Sae..,”jawab Yong Chan datar ,matanya bertatapan dengan mata Yong Sae..
Yong Chan mengambil jasnya dan memakainya dengan cepat ,ia meraih handphone ,jam tangannya ,lalu berjalan menghampiri Yong Sae ,memeluknya..
“Gumawo..,”katanya..
“Oppa AZA!”
Yong Chan mencium pipi noonanya dan ia berlari keluar..
Yong Chan dengan tekad bulat ,menancap gas mobil Porsche miliknya ..ia tersenyum..,”Eun Ho…yah ,aku akan jujur padanya..aku akan jujur..”
Yong Sae terkekeh melihat oppanya itu dari jendela kamar ,di belakangnya ada Yong Na yang tersenyum kecil ..
**
Di malam yang sama Eun Ho dan Choi Young duduk di sebuah kursi taman..keduanya terdiam ,masih terkaget dengan kejadian siang tadi..
“Bi..bibi..”
“Oo?”
“Hmm..apakah Jae Won Sonbae ..hm..”
“Yah..dia adalah lelaki yang waktu itu kuceritakan..waktu itu..Dia dan Yong Na…aku muak!”
“Bibi..apakah sudah mendengar penjelasan Yong Na?”
“Aku ingin tapi aku terlalu muak dengannya..”
“Apakah tid..,”pembicaraannya dengan Choi Young terputus ketika suara handphone Eun Ho berdering..
‘Yong Chan’
Kedua mata Eun Ho membelalak melihat siapa yang meneleponnya..
“Yeobseo”
“Kamu dimana?”suara Yong Chan masih tetap seperti biasa ,dingin..
“Apa urusanmu?”balas Eun Ho dengan sinis..
“Ini urusanku..”
“Apa..apa kau bilang?”
“Ini urusanku..karena kau adalah pacarku!”
“Yeobseo??Apakah kau salah orang?sejak kap,”
“Karena aku mau kau jadi pacarku ,kau harus jadi pacarku…”
“Apa kau bilang?”
“Aku yang akan membuatmu menjadi pacarku..aku bisa gila jika harus menahan ini terus..,”jawab Yong Chan sedikit memohon..suaranya masih tetap dingin..
“Lelaki brengsek!”Eun Ho menutup teleponnya dengan muka kesal..
**
Eun Ho berjalan pelan menuju rumahnya ,mukanya terus menghadap kebawah ,memikirkan perkataan Yong Chan ,ia menjadi merinding sendiri..
Akhirnya ia sampai di rumah ,tetapi belum apa-apa ..,
Yong Chan ,yah Yong Chan berdiri di depan pintu rumahnya..Pandangan Eun Ho sinis melihatnya..
“Eun Ho-ya..”
“Untuk apa kau kesini?”
“Aku tidak bisa memendamnya lagi”
Yong Chan merangkul Eun Ho kedalam pelukannya…seketika itu juga..sekali lagi, para wartawan datang dan menggerubungi pasangan itu ,
“Yong Chan..Yong Chan..benarkah ini pacar barumu,?”seorang wartawan berteriak..
“Iya..,”jawab Yong Chan singkat,.ia menggandeng Eun Ho dan membawanya masuk ke dalam rumah..
dalam hati Eun Ho hanya dapat berkata lagi dan lagi ,”Sial!!!Dasar Lelaki brengsek!!!”
Brakk..
Yong Chan membanting pintu rumah Eun Ho dan menatap Eun Ho yang berdiri dengan kesal..
“Apa yang kau lakukan?apakah kau gila?”Eun Ho berteriak ,seluruh mukanya memerah karena kesal.
“Tidak..aku tahu ini terdengar gila ,tapi..”
“Tapi apa?”
“Aku sungguh tak bisa menahannya lagi..ini membuatku gila…aku sungguh….sungguh..ehm..saranghae Eun Ho-ya..aku sadar..aku sadar sekarang..,”Yong Chan membawa Eun Ho kedalam pelukannya ..ia memeluk Eun Ho dengan erat..
“YY..YYA!..APA YANG MEMBUATMU TIBA-TIBA BEGINI?”
“Cinta yang membuatku begini..”
Pelukannya terlalu erat..Eun Ho tidak bisa bergerak sedikitpun..,sedikitpun tidak..
“Aku begini..aku tidak mau melepaskanmu lagi..,mulai sekarang ,aku yang akan menjadi pelatih pribadimu..aku tak peduli..aku tak peduli..,”jawab Yong Chan dengan lembut..
(Ahhh Choi Yoon oppa terlalu bernapsoe neh hahah aduhay..!!)
**
Yong Na dan Yong Sae malam itu ,memutuskan untuk pergi ke sebuah pusat perbelanjaan ,keduanya berjalan sembari mencari barang yang diperlukan ,Yong Sae berjalan di sebuah lorong tempat penjualan makanan ringan ,baru saja ia memasuki lorong itu ,Choi Young terlihat sedang berdiri di salah satu rak ..
“Ch…Choi Young Onni?”
Choi Young menatap kebelakangnya..dan mendapati Yong Sae yang berdiri kaget..,barang-barang yang ada di tangan Choi Young terjatuh begitu saja..ia berdiri terpaku melihat Yong Sae..
“Yong..Yong Sae?kamukah itu?”Choi Young menatap Yong Sae dengan seksama..
“Iya..Onni..lama tak berjumpa..,kau terlihat semakin cantik..”Yong Sae menghampiri Choi Young ,dirinya sama sekali tidak tahu tentang permasalahannya dengan Yong Na..
“Kamu sudah besar..aku bahakan tak menyadari ini adalah kamu..baik-baik kan?”Choi Young memeluk Yong Sae ,ia dan Yong Na sudah sepakat bahwa Yong Sae tidak boleh tahu masalah ini..sedikitpun tidak boleh..
Biarpun Choi Young benci dengan Yong Na ,tetapi ia tetap tidak mau menyakiti Yong Sae yang bagaimanapun tidak ada sangkut pautnya dengan masalah mereka berdua..
“Aku baik-baik saja disini..bagaimana dengan Onni?”kata Yong Sae tersenyum menatap Choi Young..
“Ahaha..aku baik..karirku juga lancar..hmm tak terasa juga ya ,kau sekarang sudah menjadi seorang remaja ,dulu terakhir kali aku bertemu denganmu perasaan kau masih merengek minta permen hahaha..,”canda Choi Young..
“Onni…stttt,!!”
“Yong Sae,”Yong Na yang baru saja memasuki lorong itu memanggil Yong Sae dengan pelan..
“Oh onni..lihat ada siapa?”
Pandangan keduanya bertemu..Yong Na ,Choi Young..keduanya bertatapan …mata Choi Young menatap Yong Na dengan tajam ,pandangannya tak bisa berbohong kalau ia diliputi rasa benci yang sangat..sedangkan Yong Na hanya dapat menatap sahabatnya itu dengan sedih..
Choi Young menghampiri Yong Na ,dan memeluknya agar Yong Sae tidak curiga…pelukan dingin ,tidak ada senyum ,tawa ,ataupun kerinduan seorang sahabat..Yong Na berbisik pada Choi Young dengan pelan ,”Besok jam 4 kutunggu di taman tempat biasa..”
Lalu pelukan itu lepas begitu saja ,Choi Young segera melambaikan tangannya pada Yong Sae yang menatapnya dengan bingung..
“Anyong..Yong Sae..kau baik-baik ya..,anyong Yong Na,”Choi Young menekan kata-kata Young Na dengan sinis..,semua ini membuat Yong Sae bertambah bingung..
Yong Na hanya dapat berdiri ,terpaku ,ia sedih karena ia tahu ini semua adalah kesalahpahaman..kesalahpahaman yang konyol yang seharusnya tidak terjadi diantara mereka berdua…Yong Na bertekad menceritakan semuanya besok…yah ,semuanya ,tak peduli apa semua harus selesai ,tidak peduli sahabatnya itu hendak memaafkannya atau tidak tapi Yong Na bertekad menyelesaikan semuanya..besok!
**
Pagi yang cerah ,hari ini agak sedikit dingin ,Yong Chan memarikirkan mobilnya di depan sebuah gedung casting ,ia berjalan keluar dari mobilnya dan memasuki gedung itu untuk melakukan proses penyelesaian casting aktris perempuan yang akan memerankan Jolly House ,ia terpaksa datnag karena sutradara ingin melihat chemistrynya dan aktris perempuan itu ,entahlah ,Yong Chan memasuki gedung dengan tampang dingin seperti biasa ,berjalan tegap ,pandangannya lurus ,kosong ..
Ia berhenti di sebuah ruangan ,di dalamnya semua kru telah berkumpul ,Yong Chan menginjakkan kedua kakinya di ruangan itu dan berdeham..
Semua kru yang sibuk ,sekarang memperhatikan Yong Chan dan semua mata bukan tertuju padanya ,namun tertuju dengan siapa yang ada di belakangnya..
“Hey sini kamu ,”kata Yong Chan..
“Yya..apa yang kamu lakukan..,”seorang wanita menutup mukanya dengan kertas..
“Sudahlah..”Yong Chan merangkul bahu wanita itu …tangannya mengambil paksa kertas yang digunakan untuk menutupi mukanya..
Choi Young yang baru datang dari toilet ,membelalak..,”E…EUN HO?”
Eun Ho yang hari itu ‘dipermak’ habis-habisan oleh Yong Chan ,ia memakai gaun putih sepaha ,rambutnya dibuat sedikit bergelombang dan diberikan bandana sutera ,kacamatanya hilang ,ia memang Eun ho tetapi tidak tampak seperti Eun Ho disaat yang sama…
Yong Chan hanya menatapnya dengan bangga ,semua kru terpukau oleh kecantikan Eun Ho hari ini ,selama ini Eun Ho selalu memakai baju tertutup ,ternyata badan Eun Ho sempurna ,ia sungguh cakap menjadi seorang model..
“”Kasih kesempatan ia untuk ikut cast..kalau tidak ,aku mengundurkan diri..,”kata Yong Chan dengan tatapan dingin..
**
Yong Na duduk di kursi taman ,ia hanya seorang diri ,sudah 2 jam ia menunggu Choi Young tapi ia tidak melihat siapapun yang datang..
Yong Na masih terus menunggu …sore ini cuaca semakin dingin ,hidungnya berair ,pipinya menjadi merah pekat…
Satu jam lagi ia menunggu…tidak ada siapapun..hari sudah gelap..jalanan semakin sepi..
Yong Na mengucak-ucak matanya yang berair ..tangan kirinya terlihat menggengam erat sebuah amplop berwarna pink bermotifkan bunga..
Seseorang berdiri di depannya ,merebut amplop itu dengan cepat..
Yong Na menatap orang itu…Choi Young..yah, Choi Young berdiri disitu ,ia memandang amplop itu ,rasanya kebencian masih belum hilang dari raut wajahnya..
“Apa ini?”Tanya Choi Young dengan kasar..
“Amplop…tapi cukup untuk membereskan semua masalah ini..,”jawab Yong Na dengan santai..
“Apa maksudmu?”
“Ini adalah bukti..tapi kau tidak pernah mau sekalipun mendengarku ,kali ini aku tidak akan berbicara banyak ,aku hanya ingin memberikan bukti..bukalah dan kau akan tahu saiapa Jae Won sebenarnya..Jae Won yang telah merusak persahabatan kita ,Jae Won yang licik ,Jae Won yang brengsek..ia lelaki brengsek…bacalah semuanya dan kau akan tahu..siapa Jae Won sesungguhnya,”kata Yong Na..ia berdiri dan berjalan meninggalkan Choi Young yang berdiri terpaku di tempatnya..
Dalam hati Yong Na pasrah..ia hanya ingin sahabatnya mengetahui kebenaran yang sesungguhnya..