Author Topic: MinSun-- My Oxygen, My Life, My Everything. JUNE25' *UPDATED - Chapter 3 Part 2*  (Read 8977 times)

Offline chizumi

  • Junior
  • **
  • Posts: 132
    • View Profile
oww... so romantic they are
thanx minlusun lgsg di up date ternyata, senangnya  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
walopun cemburu2an mereka sama2 bahagia ya, tetep aja akan balik ke semua karena mereka sebenernya tahu klo pasti akan berakhir dengan baikan... ga akan berlama2 marahannya...
saling percaya tapi tetep cemburuan itu so cute :)

ditunggu next chap-nya ya minlusun :)

Offline Dindin

  • Newbie
  • *
  • Posts: 76
    • View Profile
Hai ^^ thanks dah update
minho posesif banget dia ngelarang hye sun masak karna gak mau hye sun kenapa",hye sun juga suka banget ngerjain minho,makanya jangan sering" di tinggalin pergi. Minho kalo dah deket" hyesun bawaannya mau meluk mulu.ditanya serius 'mau makan apa eh di balesnya mau makan kamu'hahaha <-- ini efek dari gak ketemu beberapa hari,next chap mereka di busan gak sabar nunggu moment" mereka berdua

Offline el_minoz

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • upssss.....
    • View Profile
Thanxxx udah updateeeeee
Wahhh minsunnn so romantic
Tetep si minho so protective!hahahahah
Suka pas hye sun bilang hanya minho yang diizinkan untuk ngatur dirinya wakakakakak
Ditunggu lanjutannya sist!

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
ululllllll mian baru koment weitsssss awal chap agak mellow ya tapi pas kebawah gabegitu .. lu konfliknya tambah lebih dong hae masukin napa biar minho cembokur wkkkkk

shileehye

  • Guest
manis.. manis .. sugar..  [what] #apadeh  [hmpfh]

pokonya mah keren, beneran ngga boong,.  [lovestruck]
autornya juga keren  beneran gak boong juga..
beuhh lebi keren kalo cepet di updatenya.. eh beneran lohh ngga boong-boongan..  [clap]

younee

  • Guest
UPDAAAATTEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

Offline MINLUSUN

  • Newbie
  • *
  • Posts: 39
  • It's the beginning of MinSun's baby in the future.
  • Location: Jakarta, Indonesia
    • View Profile
[smiley-gen013] HAIIIIIIIIII [smiley-gen013]



Numpang iklan sebentar yaaaaa  Hface Hface



“Kau begitu sempurna, sayang .. “ Min Ho kembali mencium bibir Hye Sun. Sekarang Min Ho tidak membiarkan lidahnya untuk diam saja. Hye Sun menyambut lidah Min Ho yang menari-nari dalam mulutnya. Membalas, dan menikmati segala perlakuan yang diberikan Min Ho terhadapnya.




Update soon. Around tuesday or wednesday  [biggrin]
« Last Edit: April 17, 2012, 11:09:08 pm by MINLUSUN »

~MINSUNHAE'S SIMILAR OUTFIT~

younee

  • Guest
Apa ini ?????????? iklan yang bikin [on] [on] Langsung update aja deh sistaaaa

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
[smiley-gen013] HAIIIIIIIIII [smiley-gen013]



Numpang iklan sebentar yaaaaa  Hface Hface



“Kau begitu sempurna, sayang .. “ Min Ho kembali mencium bibir Hye Sun. Sekarang Min Ho tidak membiarkan lidahnya untuk diam saja. Hye Sun menyambut lidah Min Ho yang menari-nari dalam mulutnya. Membalas, dan menikmati segala perlakuan yang diberikan Min Ho terhadapnya.




Update soon. Around tuesday or wednesday  [biggrin]

mateeeeeeeeeeeeeeeeeee, LULU jangan membunuhku dengan perlahan dunk, ayo tanggung jawab bikin ane megap2 begini. up dateeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee [hmpfh] [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

shileehye

  • Guest
sis iklannya lama amat  [cry], udah dong mulai critanya..  [lovestruck] penasaran tingkat mampus ni  [wacko]



[smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]UPDATE [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013][/color]

Offline chizumi

  • Junior
  • **
  • Posts: 132
    • View Profile
up date pleaseeeee...  [AddEmoticons04234] [AddEmoticons04234]

Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Ini katanya mau diupdate selasa atau rabu..sekarang dah lewat dari tempo lho eon..aya update donk,kangen minsun nih.

Offline MINLUSUN

  • Newbie
  • *
  • Posts: 39
  • It's the beginning of MinSun's baby in the future.
  • Location: Jakarta, Indonesia
    • View Profile
My Oxygen, My Life, My Everything








--- C H A P T E R  3 ---





31 Maret 2012


Terlihat tubuh jenjang nan mempesona sedang serius berkutat dengan IPadnya di atas ranjang berlapis sprai putih bersih. Sedangkan di sisi lain terdengar suara gemericik air, tanda seseorang sedang membersihkan tubuhnya di dalam ruangan itu.

“Tempat ini cukup keren .. “ Gumam Min Ho saat dia telah menemukan tempat yang cocok untuk menghabiskan waktunya bersama Hye Sun setelah menyelesaikan tugasnya di China nanti.

Setelah Min Ho selesai booking semua tempat yang dia inginkan, tidak lama terdengar suara pintu kamar mandi terbuka. Keluarlah Hye Sun dengan baju handuk putih yang tidak sukses menutupi bagian lutut hingga kakinya. Melihat itu, Min Ho hanya terdiam dalam rasa terpesonanya. Hye Sun tidak pernah gagal membuatnya terpesona setiap detik.

“Sial! ..” Umpat Min Ho. Dia langsung kembali mengalihkan pandangannya dari Hye Sun. Kembali mengatur detak jantungnya. Kembali membenarkan akal sehatnya agar tubuhnya tidak melakukan sesuatu yang lebih tanpa kontrol akal sehatnya.

“Hahaha.. Kenapa kau?” Tanya Hye Sun diselingi tawa lucunya. Perlahan dia berjalan mendekati Min Ho sambil tetap mengeringkan rambut pendeknya.

“Masih bertanya?” Min Ho balik bertanya pada Hye Sun. Tetap menujukan pandangannya pada IPadnya, tidak ingin menatap Hye Sun sedikitpun, atau pembuluh darahnya akan berhenti seketika.

“Hahaha. Ada apa denganmu? Kau bahkan sudah hampir setiap hari melihat semuanya.” Hye Sun mulai menaiki tempat tidur, dan duduk di samping Min Ho.

“Sulit untuk menjelaskannya.” Ujar Min Ho sambil mendekatkan wajahnya pada wajah Hye Sun dan mengecup bibir gadisnya singkat.

Tidak sampai lima detik Min Ho melepas ciuman mereka. Masih tetap menatap wajah gadisnya dalam jarak yang sangat dekat. Tangan Min Ho terjulur untuk mengusap pipi gadis dihadapannya dengan penuh perasaan. Menelusuri setiap jengkal wajah gadis dihadapannya dengan begitu teliti. Merekam pesona gadis dihadapannya lebih lama lagi.

“Kau begitu sempurna, sayang .. “ Min Ho kembali mencium bibir Hye Sun. Sekarang Min Ho tidak membiarkan lidahnya untuk diam saja. Hye Sun menyambut lidah Min Ho yang menari-nari dalam mulutnya. Membalas, dan menikmati segala perlakuan yang diberikan Min Ho terhadapnya.

“Hmphhh .. “ Lenguh keduanya saat ciuman mereka perlahan menjadi ganas dan melenyapkan akal sehat mereka.

Min Ho mulai mengubah posisinya. Memposisikan tubuhnya tepat di depan Hye Sun sekarang. Tangannya memegang tengkuk Hye Suh, mengatur gerakan kepala gadis itu agar dapat melahap bibirnya lebih dalam. Puas dengan bibir Hye Sun, ciuman Min Ho terus turun ke leher Hye Sun. Seakan mengerti apa yang Min Ho inginkan, Hye Sun mendongakkan kepalanya, memberi akses lebih luas untuk Min Ho pada lehernya.

“Shh .. “ Hye Sun mendesah nikmat. Jarinya menelusup dalam helaian rambut Min Ho.

Tangan Min Ho mulai dalam aksinya. Mulai menarik tali baju handuk yang Hye Sun kenakan. Saat tali itu sudah terpelas dalam ikatannya, tangan Min Ho mulai menelusup masuk, mengelus kulit perut Hye Sun yang halus. Tubuh Hye Sung mengenjang, merasakan tangan hangat Min Ho bermain-main di atas perutnya.

“Ngghhh tunggu .. “ Pinta Hye Sun. Tangannya menangkap tangan Min Ho, memintanya untuk berhenti.

“Ada apa hmphh? Tanya Min Ho tanpa menghentikan aktivitasnya.

“Hentikan dulu.” Akhirnya Mn Ho menghentikan aktivitasnya, terlihat dengan jelas tatapan kecewa di sudut mata Min Ho.

“Wae?” Tanya Min Ho dengan nada cukup kecewa.

“Saat liburan nanti, kau akan mendapatkan sedikit jika melakukannya sekarang.”

“Sial. Kau mengancamku?”

“Haha bukan begitu. Entahlah belakangan ini aku sedang tidak ingin melakukannya.. “

“Oke. Sekarang tidurlah. Dan jangan coba-coba menghindari janjimu, aku akan menagihnya!” Min Ho kembali mengikat tali baju handuk Hye Sun. Lalu merapihkan helaian rambut Hye Sun yang berantakan akibat ulah tangannya.

“Kau membiarkanku tertidur mengenakan ini?” Tanya Hye Sun saat Min Ho sudah siap untuk tidur dan memeluknya.

“Astaga, maaf .. “ Min Ho menepuk jidatnya. “Tunggu sebentar .. “ Min Ho beranjak menuju lemari dan mengambilkan piyama untuk gadis mungilnya itu.

“Ini. Cepat ganti sebelum kau masuk angin.”

“Iya ,..” Hye Sun melepaskan baju handuknya, lalu meletakan benda itu di sampingnya. Tidak tahan melihat tubuh mulus Hye Sun, Min Ho berinisiatif mengambil baju handuk yang Hye Sun lepas tadi, lalu dia menuju kamar mandi dan meletakannya di sana.

“Sudah?” Min Ho keluar dari kamar mandi setelah dengan susah payah memperbaiki nafas dan kerja otaknya.

Hye Sun memberikan jawabannya dengan sebuah anggukan dan senyum manis pada Min Ho. Keduanya mengatur posisi, mencari posisi nyaman untuk tidur.



**********


02 April 2012


Pesan singkat Min Ho sukses membuat Hye Sun repot dua kali sekaligus. Pesan singkat pertama Hye Sun baca saat dia sedang sibuk mengurusi film 3D-nya dan isi pesan itu adalah “Tinggalkan semua pekerjaanmu. Aku menunggumu disana! Lebih baik cepat kau rapihkan tubuhmu dan jangan tanya kenapa.” Maksudnya? Tanya Hye Sun dalam hati. Liburan mereka dipercepat? Bagaimana bisa?

Hye Sun enggan bertanya pada Min Ho apa alasannya, selain sudah diperingatkan oleh Min Ho untuk tidak bertanya, dia juga enggan bertanya karena kalau dia tetap bertanya itu hanya akan menghabiskan waktu saja, dan dia tau kalau Min Ho akan mengoceh mengalahkan kicauan burung di pagi hari kalau dia lama berdandan dan membuat lelaki itu lama menunggu.

Sesuai dengan yang dikatakan Min Ho kalau mereka lagi-lagi akan pergi ke pantai, jadi Hye Sun memutuskan untuk mengenakan hot pants. Berfikir bahwa saat ini hanya akan ada mereka berdua, jadi Hye Sun tetap nekat untuk memakai hot pants. Tapi kekasih super protektifnya tidak berfikiran sama dengannya kali ini. Pesan singkat kedua yang membuatnya repot untuk kedua kalinya: “No hot pants, baby..,” Sial! Umpat Hye Sun dalam hati. Sedikit ada niat untuk protes, tapi sepersekian detik niat itu terurung! Sudah dipastikan tenaganya untuk protes tidak akan menghasilkan apa-apa. Min Ho terlalu seram untuk dibantah.


Gadis mungil itu terlihat semakin cantik bahkan hanya dengan sedikit polesan bedak di wajahnya. Akhirnya dia mengenakan celana jeans panjang berwarna abu-abu setelah mendapat peringatan dari kekasihnya. Tubuh mungilnya ditutupi dengan kaus putih ditambah dengan cardigan hitam di atasnya. Tidak terlihat seperti gadis yang ingin berkencan. Tapi inilah keinginan kekasihnya. Tubuhnya hanya milik Min Ho seutuhnya.

Ponselnya berdering saat dia sudah berada di dalam mobil, siap pergi menuju bandara. Siapa lagi kalau bukan Min Ho yang meneleponnya?

“Cepatlah sedikit! Kau tidak tau kalau oksigenku hampir habis karena menunggmu!” Sembur Hye Sun saat dia menangkat telepon Min Ho. Sedangkan kekasihnya di seberang sana hanya menahan tawanya.

“Apa-apaan kau? Aku baru saja sampai, jadi kali ini aku tidak akan marah-marah hahahaha” Akhirnya Min Ho tidak bisa menahan tawanya. Gadisnya terlalu lucu. Gadisnya begitu hapal apa yang akan dikatakannya kalau dia sudah terlalu lama menunggu si mungil itu.

“Oh, aku kira..” Ucap Hye Sun malu. “Lalu apa tujuannya meneleponku?” Lanjut Hye Sun.

“Sejak kapan ada peraturan kalau seorang kekasih harus mempunyai alasan saat ingin menelepon kekasihnya?” Min Ho balik bertanya. Benar saja, Min Ho memang tidak pernah mempunyai alasan khusus mengapa dia menelepon gadisnya. Bahkan hanya untuk mendengar deruan nafas gadisnya, memeriksa apakah deruan nafas itu masih seperti dengan yang seharusnya. Itulah alasan yang paling sering membuat Min Ho menelepon Hye Sun.

“Oke, deruan nafasku baik-baik saja, kan?” Ucap Hye Sun, seakan mengerti apa yang sedang dipikirkan dan didengarkan oleh Min Ho. “Lalu, sebentar lagi aku baru sampai bandara. Jadi, lebih baik kau tidur saja dulu dan tidak perlu menungguku. Aku akan meneleponmu saat aku sudah sampai. Cukup?” Hye Sun melaporkan semua keadaan yang dia rasa perlu dilaporkan kepada “Ibu” keduanya. Sementara sang “Ibu” kedua hanya mendekap kedua tangannya di depan dada sambil mendengarkan semua laporan Hye Sun dengan menyunggingkan bibirnya membuat senyuman tipis.

“Oke cukup,..” Senyuman itu makin mengembang lebar. “Ya sudah hati-hati di jalan. Perhatikan langkahmu, hindari segala sesuatu yang bisa menimbulkan goresan-goresan di kulitmu. Dan....”

“Cukup, baby. Semua laranganmu sudah terekam di otakku. Sekarang tidurlah.” Hye Sun memotong perkataan Min Ho. Setelah menyuruh kekasihnya untuk tidur, dia langsung memutus telepon diantara mereka. Kesal sih tidak, hanya saja dia yang sebagai pendengar saja merasa capek, bagaimana si pengoceh yang sepanjang hari tidak ada berhentinya melarangnya melakukan ini-itu, dan menyuruhnya melakukan segala hal dengan super hati-hati agar tidak ada goresan-goresan yang menghiasi kulit indahnya?



**********


Berjam-jam Min Ho terlelap dalam tidurnya sambil menunggu telepon dari gadis mungilnya sebagai tanda kalau gadis itu sudah sampai. Merasa sudah cukup lama dia tertidur, Min Ho mengerjapkan matanya. Dan benar saja, tidak lama saat dia sudah mulai terbiasa dengan cahaya yang menusuk matanya, ponselnya berdering.

“Sudah sampai?” Tanya Min Ho pada Hye Sun. Min Ho mulai beranjak dari tempat tidur, berjalan menuju meja rias, bercermin membenarkan penampilannya, dan jari-jari indahnya mulai terampil merapihkan helaian-helaian rambutnya yang berantakan layaknya orang bangun tidur.

“Sudah. Menjemputku di bawah atau masih ingin melanjutkan tidurmu?” Hye Sun mengapit ponselnya menggunakan bahunya, sedangkan kedua tangannya sedang sibuk menurunkan barang-barangnya dari mobil.

“Jelas saja menjemputmu di bawah. Tunggu aku, oke?” Ucap Min Ho di depan pintu lift.

Tidak lama setelah semua barang telah diturunkan, tubuh jenjang Min Ho sudah berada tepat di hadapan Hye Sun. “Oh, hai..,” Hye Sun menyapa Min Ho dengan wajah sedikit kaget.

“Hai. Ayo!~” Tanpa babibu lagi, tangan Min Ho langsung menarik tangan Hye Sun, tidak sabar untuk memeluk gadis mungilnya.

Mereka berdua masuk ke dalam hotel. Saling menatap satu sama lain dengan senyuman indah di bibir mereka. Hotel yang sepi dan tenang, sangat cocok untuk liburan mereka kali ini. Langkah keduanya kini mulai memasuki lift, hanya mereka berdua di dalamnya.

“Bagi..” Ucap Min Ho saat Hye Sun terlihat sedang membuka permen yang diambilnya dari saku di jaketnya.

“Tinggal satu.” Jawab Hye Sun polos sambil menunjukan permennya. Tangan Min Ho langsung menyambar permen yang dipegang Hye Sun, tapi sayang, seakan mengerti apa yang akan Min Ho lakukan, tangan Hye Sun lansung saja memasukan permennya ke dalam mulut dengan gesit.

“Maaf Tuan tampan, tanganmu masih kurang cepat..,” Hye Sun mencibir Min Ho.

“Tsshh” Min Ho berdesis kesal. Matanya melirik Hye Sun dengan senyuman jahil seperti menemukan suatu ide. Bukan Min Ho namanya kalau ia kehabisan akal begitu saja.

“Tapi kalau masalah ini kau yang kalah cepat, baby..” Ucap Min Ho sambil menyurukan kepalanya mendekat ke kepala Hye Sun.

Tubuh jenjang itu langsung saja menyerbu tubuh mungil gadis di sebelahnya. Melumat bibir gadisnya dengan kasar. Menjulurkan lidah panjangnya ke dalam rongga mulut gadisnya, mencari-cari benda kecil yang sedari tadi mereka perebutkan. Sang gadis hanya bisa pasrah, membalas dan menikmati permainan yang diberikan kekasihnya. Balik menjahili kekasihnya dengan tidak memberi izin pada lidah kekasihnya untuk merebut benda kecil itu. Tapi sayang, lidah itu begitu gesit, cepat, dan tidak memberi ampun. Akhirnya Min Ho mendapatkan apa yang dia cari dalam mulut gadisnya, diambilnya benda itu dengan cepat menggunakan lidahnya. Bunyi lift yang nyaring menyadarkan mereka akan permainannya. Min Ho mengerlingkan matanya pada Hye Sun, lalu menggandeng gadis itu menuju kamar mereka.

“Maaf Nyonya Lee, kau harus kalah..” Ucap Min Ho setelah mereka keluar dari lift. Lengannya merangkul Hye Sun gemas.

“Sial kau!” Hye Sun menyikut pinggang Min Ho diiringi dengan bibirnya yang dikerucutkan. Lucu sekali sampai-sampai Min Ho harus menahan dirinya untuk tidak menyerang gadis itu untuk yang kedua kalinya.






PART 2.., TBC--



Sebenernya chapter ini belum selesai, dan bener-bener belum dapet ilham buat lanjutin. Karna sudah mengingkari janji terlalu lama jadi aku post aja deh. Maaf menunggu, dan maaf juga kalo mengecewakan. Part 2 secepatnya  [bye]
« Last Edit: June 24, 2012, 11:20:16 am by MINLUSUN »

~MINSUNHAE'S SIMILAR OUTFIT~

younee

  • Guest
Gomawo updateannya sist [lovestruck]
Tapi kok pendek ya..???? xixixixi
#digamparauthor
Part 2 ditungguuuu…
Secepatnya ya…

Offline Namutz

  • Junior
  • **
  • Posts: 197
  • nona goo is inspiring women
    • View Profile
lanjutttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt waww  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]