Author Topic: LOVE : "WHAT'S HAPPENING?" update 17 oktober  (Read 17574 times)

Offline mumu

  • Junior
  • **
  • Posts: 200
  • Tatapanmu mengalihkan duniaku....
  • Location: indonesia
    • View Profile
voldi cantik,unyu...
bagus bgt deh critana
ampe kbwa mimpi...hiks...hiks
DALIMUNTE, PROFESOR MUDA DENGAN ROMANTISME KELUARGA KECILNYA...mau...mau...

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
spechless bacanya Emoticons0429 Emoticons0429 Emoticons0429 kembalilah dengan selamat,, FUKUSHIMA 50 [AddEmoticons04261]

Love you more than I can say

Offline dalbyeol

  • Senior
  • ****
  • Posts: 803
    • View Profile
biarpn terlambat...tp tetep pengen blng k sist.voldy : it's a GOOD story,sist...REALLY GOOD!!!

wish all the best for Japan & Fukushima (specially for Fukushima 50) [AddEmoticons04261]

gumawo,sist.voldy for this amazing story (memang bikin speechless... [AddEmoticons04284])

HWAITING!!! [bye]

And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love

Offline Unique_Mirror

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1061
    • View Profile
tdk bs ngebayangin kl jd keluargax,baik istri or anaky pasti hdupx g tenang dihantui maut trus[cry] [cry]..
kl mmg hrs mati di agama yg gw anut namax mati syahid.
 [wacko] [wacko]
[/size][/color][/b]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
voldi cantik,unyu...
bagus bgt deh critana
ampe kbwa mimpi...hiks...hiks
makasih [lovestruck] [lovestruck] waah ampe kebawa mimpi, gak nyangka
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
spechless bacanya Emoticons0429 Emoticons0429 Emoticons0429 kembalilah dengan selamat,, FUKUSHIMA 50 [AddEmoticons04261]
amin [smiley-gen013]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
voldy q juga ikut nangis loh baca ff kamu yg ini :( benar" besar pengorbanan mereka untuk negara, mreka akan mendapatkannya yg setimpal dengan apa yg mereka perbuat
amin...ikutan nangis juga. aku juga, pas baca twitternya si nekko, langsung deh kepikiran buat ff ini. katanya udah ada yang meninggal di fukushima
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
hi sis voldi...  [cry] [cry] [cry] [cry] [cry]baca ff kamu..
PRAY FOR JEPANG semoga ada hikmah di balik bencana yang besar ini, 
yes, pray for jepang. indonesia akan ikut terpuruk jika jepang terpuruk [cry]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Sedih ceritanya...
Bener2 menyentuh hati. Dan gue rasa true story tentang ini pasti ada.
Semoga orang2 yang masih mengabdikan diri di Fukushima bisa kembali ke keluarganya dengan sehat. Tidak kekurangan apapun...

AMEN....
ya, pasti ada true story tentang ini. kalaupun fukushima 50 kembali ke keluarga mereka dengan selamat, tapi sisa hidup mereka akan dihabiskan dengan melawan kanker ganas. tapi itulah hidup
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
sedih bgt ceritanya, semoga keluarga yg dtggalkan tabah. dan semoga amal kebaikan mrk dterima d sisiNya.
amin [smiley-gen013]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
mewek. . TT__TT . bdw unyu in kisah nyata yah? oh my god. gk bisa gw  bayangin kalo MINHO benaran ad d posisi i2 . . ToT
gw bahkan gak bisa bayangin jika papa gw yang ada di posisi itu
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
voldiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii,  [cry] [cry] [cry] [cry] gw jadi inget film paporit gw ARMAGEDON. 3 pahlawan yg berjuang demi negaranya ( Min Ho, Hyun Joong, KIM BUM).

gw percaya kok masih ada orang2 seperti mereka di jaman yg semakin gila ini, dan gw yakin orang2 terpilih itu adalah orang2 yang sudah mendapatkan tempat istimewa di Surga nanti.

gw lebih salut ama keluarganya ( istri, anak2nya, orang tuanya) yg merelakan kepergian mereka demi negaranya [cry] [cry]

thanx voldi buat share true story nya lewat FF ini. thanx for this beautifull story [huglove]
belum nonton onn...ceritanya gimana? bagus gak?
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
sedih banget ceritanya....setuju ma yang lain, menyentuh banget....samapai nangis bacanya...ternyata di dunia ini masih ada orang seperti itu yang rela berkorban demi sesama^^.......semoga mereka mendapatkan balasan yang setimpal atas perbuatannya [biggrin]

Sumpah ni crita menyentuh bgt hiks mpe mewek bacanya mreka rela berkorban demi menyelamatkan yg laen T.T smoga amal ibadahnya diterima disisiNya kluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan amien

touch story
salut for "FUKUSHIMA 50" You was the hero in the real world :)
Hero yang sebenar benarnya
may god bless them :)

thanks buat ff ini [weird] [weird] gw setuju ama yg lain, ceritanya menyentuh banget. gw ampe hiksss basah2 nih [AddEmoticons04284] [AddEmoticons04284]
pray for japan,, pray for fukushima [AddEmoticons04261] [AddEmoticons04261] semoga segalanya lebih baik, amin~~

unyu, mian baru komen sekarang, jangan salahin gw ya, salahin inet gw yang lola [hmpfh]

ceritanya bikin gw [cry] [cry]
gak kebayang perjuang keluarga mereka melepaskan orang2 yang mereka cintain untuk membela negara [AddEmoticons04241] [AddEmoticons04241]

cuma bisa mendoakan agar semua penderitaan dan duka yang mereka hadapi cepat berlalu, amin [biggrin]

bener2 keren n menyentuh sangat..
smga mereka yg dtggalkan bs kuat dan tabah..
smga mereka yg berjuang dbukain pntu surga selebar2nya.. amin..

ayo jepang bangkit lagi!! semangat!

hi sis voldi...  [cry] [cry] [cry] [cry] [cry]baca ff kamu..
PRAY FOR JEPANG semoga ada hikmah di balik bencana yang besar ini,  

AMIN  [smiley-gen013]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
maaf jika saya baru membalas komen hari ini.... [biggrin]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Sekuat tenaga Min Ho dan Hyung Joong mengangkat karung-karung pasir itu ke atas reaktor. Hanya ini yang bisa dipikirkan Min Ho mengenai cara pencegahan tingkat radiasi yang semakin meluas. Sudah hampir lima jam ia dan pekerja lain berkerja sama menutup bagian atas reaktor dengan karung-karung pasir. Sedangkan dari atas kepala mereka pesawat-pesawat terus menyiramkan air dengan debit yang tidak sedikit. Beruntung pakaian standar kerja yang mereka pakai bisa melindungi mereka dari terpaan air-air itu.

Setelah menguras tenaga yang tidak sedikit akhirnya pekerjaan itu selesai juga. Mereka semua hanya bisa berharap semoga timbunan pasir-pasir itu bisa mencegah—atau setidaknya memperlambat radiasi yang semakin menyebar.

“Min Ho—ssi, Min Ho—ssi.”

Min Ho yang sedang berbicara dengan Hyung Joong berbalik. Keningnya berkerut melihat salah satu pekerjanya berlari kearahnya dengan panik.

“Wee?”

“A—ano...itu...disana...” pekerja itu terengah-engah menjelaskan situasinya pada Min Ho.

Hyung Joong yang berada di belakang Min Ho maju dan menepuk pelan punggung pekerja itu. “Ne Hang In—ssi, tarik napas dulu. Setelah itu bicaralah.”

Hang In menurut. Perlahan di hirupnya napas dalam-dalam dan dihembuskannya, membuat partikel-partikel udara kecil membentuk uap dan membekas di penutup kaca yang dipakainya.

Setelah merasa tenang barulah ia bersuara. “Min Ho—ssi, dua pekerja ditemukan tewas di reaktor tiga, tepat disamping ladang bayam.”

“MWO?” Hyung Joong dan Min Ho berteriak dengan suara keras sehingga beberapa pekerja yang masih ada disekitar mereka mendekat.

“Ada apa Min Ho-ssi?” tanya salah satu pekerja itu.

Min Ho tidak menjawab. Otaknya tiba-tiba stuck. Reaktor tiga? Samping ladang bayam?

Apa itu berarti...


A 2011 Minsun Fanfiction

Starring

Lee Min Ho
Goo Hye Sun

Kim Hyung Joong
Lee Min Jung

Kim Sang Bum
Kim So Eun

DEDICATED TO
FUKUSHIMA “50” AND FAMILY
KOMUNITAS CM YANG SUDAH MEREVIEW CHAP SEBELUMNYA


Ketika kesempatan itu datang lagi...

Tuhan memilihmu...

Berlari menangkap udara dengan tangan kosong

Dengan semua resiko yang kau tanggung

Ketika kesempatan itu datang lagi...

Sesungguhnya

Semua ini hanyalah sebuah permulaan



INCEPTION © VOLDI



PART 1
[/size][/color]

Ryuu melihat ibunya lagi-lagi menangis. Tapi tenda pengungsian yang ribut mengalahkan isak tangis ibunya. Rhea, adik kembarnya, juga ikut-ikutan menatap ibunya. Sedetik kemudian ia berpandangan dengan kakaknya, ingin ia tanyakan, ‘Kak, kenapa omma menangis?’ tapi kalimat itu tertahan di ujung lidah ketika melihat pandangan kakaknya yang seolah mengatakan ia juga tak tahu. Keduanya kembali mengalihkan pandangan mereka ke arah pintu tenda—tempat dimana ibu mereka sepanjang hari terus duduk, menunggu ayah mereka kembali.

Kaki kecil Rhea melangkah mendekat ke arah ibunya. Tangan mungilnya dijulurkan, ingin menyentuh paha ibunya.

“Omma.”

Hye Sun tetap terpaku. Matanya seakan terkunci di depan sana—jalan raya yang mulai padat oleh kenderaan pengangkut bahan-bahan untuk pengunsi. Berharap suaminya, pemimpim reaktor satu PLTN Fukushima turun dari salah satu mobil itu dan berlari kearahnya dan memeluknya dengan erat.
Rhea terdiam. Tangannya perlahan diturunkan kembali. Ia lalu berbalik menatap kakaknya.

“Oppa.”

Ryuu akhirnya tersenyum juga. Ditariknya pelan tangan Rhea.

“Kita main saja. Omma lagi menunggu appa.”

Rhea mengernyit bingung, “Ne? Memangnya appa kemana?”

Ryuu terdiam. Dia bingung harus menjawab apa pada adiknya.

“Appa lagi kerja, sayang. Melindungi orang-orang disini.”

Kedua kembar itu mengalihkan pandangan mereka ke arah Hye Sun yang sekarang tengah memandang mereka dengan senyum. Hanya sebuah senyum datar tanpa cahaya. Bukan sebuah senyum yang biasa mereka dapatkan ketika mereka tiba di rumah.

“Melindungi orang-orang?”

“Ne.” Hye Sun kemudian berdiri dari duduknya dan menghampiri mereka. Ia berjongkok menyamakan tingginya dengan tinggi Rhea, pelan diusapnya puncak kepala anak perempuan itu. “Appa kan orang baik, jadi appa harus melindungi orang-orang disini. Makanya, Rhea jangan nakal ya, nanti appa sedih. Araso?”

“Ne.”

“Nah sekarang, Rhea main dulu sama oppa sama teman-teman yang lain. Nanti kalau Rhea lapar, bilang saja sama bibi Jung. Rhea kenal bibi Jung kan? Yang semalam.”

“Ne.” Dan dengan semangat sambil bergandengan tangan dengan Ryuu, anak itu pergi berlari keluar tenda.

Sepeninggal kedua anaknya, Hye Sun kembali ke tempatnya semula. Kembali memandang hampa ke depan.


OoO
[/size][/color]

Min Jung dan So Eun sedang asyik bercengkrama ketika Hye Sun datang menghampiri mereka. Mereka berdua tersenyum kearah sahabatnya itu. Sejak suami-suami mereka pergi melawan maut di PLTN sialan itu, ketiganya menjadi sangat tertutup dengan lingkungan disekitar mereka. Mereka bertiga hanya mau berkomunikasi dengan sekitarnya jika perlu. Diluar itu, mereka bertiga seakan dikelilingi baja.

“Bagaimana kabar anak ini? Tidak nakal kan?” ujar Hye Sun sambil membelai perut buncit So Eun.

So Eun ikut membelai perutnya dengan lembut. “Akhir-akhir ini dia sangat nakal, bibi. Dia sering menendang perut ibunya dengan sangat keras.” Ujarnya dengan intonasi suara mirip anak kecil.

Ketiganya kemudian tertawa pelan. Hye Sun lalu beralih ke Min Jung.

“Hyung Joong sudah menghubungimu?” tanyanya serius.

Raut wajah Min Jung perlahan meredup. Ditatapnya Hye Sun dengan lemah, “Anyi.” Jawabnya singkat.

Hye Sun mengangguk pelan. Ia kemudian tersenyum. Dengan lembut ditepuknya pundak Min Jung dan So Eun. “Sabar saja. Mereka pasti akan selamat.”

Setiap berkata seperti itu, jauh didalam sana, Hye Sun merasa remuk. Hatinya semakin rapuh setiap detiknya. Sebuah doa dipanjatkannya ke Yang Kuasa.

Min Jung dan So Eun tahu. Hye Sun berkata seperti itu hanya untuk menguatkan dirinya sendiri. Mereka berdua tahu, Hye Sun lebih rapuh dan lebih lemah dibandingkan mereka jika sudah menyangkut suami mereka. Mereka sangat tahu bahwa cinta Hye Sun begitu besar untuk Min Ho.

Keheningan yang menyelimuti mereka terpecah oleh suara desingan. Ketiganya kemudian menoleh. Seorang polisi datang tergopoh-gopoh menghampiri ketiganya.

“Andakah yang bernama Nyonya Kim?” tanyanya pada So Eun.

So Eun mengangguk. Sebuah desiran halus merayap dihatinya membuat bulu kuduknya merinding. “Ne. Ada apa?”

“Suami Anda, Kim Sang Bum ditemukan tewas di sekitar reaktor tiga pagi ini pukul 9. Jasadnya sekarang berada di rumah sakit distrik 3. Anda ingin melihat jasadnya sekarang?”

Dan saat itu juga, ketiga wanita itu merasa dunia mereka runtuh. Sejalan dengan teriakan panik dari sekitar mereka, So Eun terjatuh pingsan ke pelukan Hye Sun.


TBC
[/size][/color]

Dilanjutkan ntar, kalo lagi ada waktu dan ide dan mood dan lappi dan mood dan lappi dan mood dan pizza dan minho dan mood dan ide dan pulpy dan mood dan mood lagi dan mood lagi (sangat terlihat bahwa segala sesuatu itu dipengaruhi oleh mood)
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME